Montenegro Vs Rusia – UEFA Mengenakan Sanksi Kepada Kedua Asosiasi Sepak Bola

Rusia telah mengajukan keluhan resmi kepada UEFA, menuntut agar mereka diberikan kemenangan
pertandingan Montenegro Vs Rusia ditinggalkan pada menit ke 67 ketika terjadi perkelahian setelah penalti gelandang Rusia, Roman Shirokov berhasil digagalkan

UEFA telah mengenakan sanksi kepada asosiasi sepak bola Montenegro dan Rusia setelah kedua tim meninggalkan pertandingan kualifikasi Euro 2016 hari Jumat lalu di Podgorica. Pertandingan itu ditinggalkan di babak kedua setelah perkelahian yang melibatkan pemain dan staf, setelah sebelumnya pemain Rusia, Igor Akinfeev terkena lemparan suar api.

Asosiasi Sepak Bola Montenegro (FSCG) telah dikenai sanksi karena dianggap telah menyelenggarakan pertandingan yang tidak dimainkan secara penuh, sementara itu baik FSCG dan  Asosiasi Sepakbola Rusia keduanya telah dikenai sanksi atas tindakan para fans masing-masing yang melemparkan kembang api dan benda-benda lainnya ke dalam lapangan. Rusia telah mengajukan keluhan resmi kepada UEFA, menuntut agar mereka diberikan kemenangan dari pertandingan yang berada dalam posisi imbang 0-0 ketika wasit asal Jerman, Deniz Aytekin meninggalkan lapangan pertandingan.

Penjaga gawang Akinfeev terkena lemparan suar api di kepala pada menit pertama pertandingan Grup G di Stadion Gradski itu, dan harus meninggalkan lapangan dengan ditandu. Ia dibawa ke rumah sakit di ibukota Montenegro karena mengalami cedera leher dan luka bakar ringan, namun diperbolehkan untuk meninggalkan rumah sakit setelah hasil pemeriksaan menyatakan ia tidak mengalami luka yang serius.

Setelah mengalami penundaan selama lebih dari 30 menit, pertandingan dimulai kembali, tetapi pertandingan itu ditinggalkan pada menit ke 67 ketika terjadi perkelahian setelah penalti gelandang Rusia, Roman Shirokov berhasil digagalkan dan rekan setimnya Dmitri Kombarov terkena lemparan benda keras. Rusia dan Montenegro, yang menampilkan striker Manchester City, Stevan Jovetic di starting line-upnya, sama-sama memiliki lima poin di klasmen sementara Grup G.

Wayne Rooney – Inggris Bukan Lagi Tim Lemah Setelah Piala Dunia

Tim asuhan Roy Hodgson gagal untuk lolos dari babak penyisihan grup di Brazil
Inggris telah memenangkan lima pertandingan pertama dalam kampanye kualifikasi mereka untuk Kejuaraan Eropa 2016

Kapten Wayne Rooney mengklaim bahwa Inggris bukan lagi merupakan tim yang lemah dan mereka terus memperbaiki diri setelah Piala Dunia.

Tim asuhan Roy Hodgson itu gagal untuk lolos dari babak penyisihan grup di Brazil, tetapi akan berusaha untuk meraih kemenangan beruntun yang kedelapan saat menghadapi Italia pada Selasa selepas Piala Dunia. “Anda tidak ingin memasuki pertandingan dan tim lawan menikmati bermain melawan Anda,” kata Rooney. “Anda ingin tim-tim lawan untuk melihat Inggris dan berpikir, ‘kita tahu bahwa kita akan menghadapi pertandingan yang sulit – pertandingan melawan mereka akan sulit secara fisik.” Rooney mengatakan ia juga ingin agar pihak lawan tahu bahwa mereka akan harus bertahan dan “harus memiliki teknik yang baik untuk dapat menjaga bola”. Dia menambahkan: “Itu adalah apa yang kami ingin agar tim-tim lain rasakan ketika mereka menghadapi kami. Sejak Piala Dunia kami telah melakukan itu..”

Inggris telah memenangkan lima pertandingan pertama dalam kampanye kualifikasi mereka untuk Kejuaraan Eropa 2016. Mereka berada di puncak Grup E dengan enam poin, kemenangan terakhir mereka dengan skor 4-0 adalah saat menghadapi Lithuania di Wembley pada hari Jumat. Jika kualitas lawan yang mereka hadapi dalam perjalanan ke babak final musim panas mendatang di Perancis telah membuat sulit untuk menilai kemajuan Inggris, menghadapi Italia di Turin mungkin akan menjadi tolak ukur yang lebih jelas, hanya sembilan bulan sejak mereka mengalami kekalahan di pertandingan pembukaan babak penyisihan grup Piala Dunia mereka terhadap tim Azzurri di Brasil.

Kedua pihak tidak akan berada dalam kekuatan penuh mereka, Inggris harus kehilangan Danny Welbeck, Raheem Sterling, James Milner dan Leighton Baines. Tapi Rooney mengharapkan ujian yang lebih dari tim yang meraih gelar juara Piala Dunia empat kali itu. Striker Manchester United berusia 29 tahun itu mengatakan: “Italia memiliki kontrol bola yang sangat baik dan akan ada saat-saat di mana mereka mampu untuk bermain menyerang, sehingga kami harus memastikan kami memilih saat-saat untuk menyerang dengan tepat dan tidak kecolongan.

“Akan ada saat-saat ketika kita harus menyerang, dan akan ada saat-saat di mana kita harus bertahan. “Kondisi saat ini menuju ke arah yang baik. Kami belajar di setiap pertandingan sejak Piala Dunia. Kami semakin baik dan para fans mulai kembali bersemangat menyaksikan Inggris bermain.”

Diafra Sakho – Striker West Ham Mengatakan Usulan FA Hanyalah Sebuah Alasan

Sakho telah menjadi bagian integral dari tim Sam Allardyce, mencetak 12 gol di semua kompetisi
Diafra Sakho – Striker West Ham telah mengikuti tradisi pemain-pemain Afrika yang berhasil di Liga Premier, dengan pemain-pemain seperti Didier Drogba dan Yaya Toure dari Pantai Gading

Kegagalan yang terjadi dalam sepak bola Inggris tidak boleh disalahkan pada jumlah pemain asing di Liga Premier, kata pemain West Ham, Diafra Sakho.

Ketua Asosiasi Sepakbola Inggris, Greg Dyke telah menggarisbawahi rencana untuk membatasi pemain non-Uni Eropa yang masuk ke dalam sepak bola Inggris. Dan bek Inggris, Phil Jagielka telah mendukung kualitas pemain Inggris yang datang melalui sistem sepak bola saat ini. Tapi striker Senegal Sakho mengatakan kepada BBC Sport: “Setiap orang bisa membuat alasan sendiri untuk membela kepentingan mereka sendiri.” Mantan pemain Ligue 1 itu menambahkan: “Perancis memenangkan Piala Dunia pada tahun 1998 dan Liga Prancis saat itu dipenuhi dengan pemain asing, demikian juga dengan Spanyol yang memenangi Piala Dunia dan Euro, dan juga Jerman. “Saya tidak melihat alasan mengapa kita harus menutup pintu terhadap datangnya bakat baru.”

Sakho, 25, bergabung dengan West Ham dari Metz dalam kontrak selamam empat tahun di musim panas dan telah menjadi bagian integral dari tim Sam Allardyce, mencetak 12 gol di semua kompetisi. Dia telah mengikuti tradisi pemain-pemain Afrika yang berhasil di Liga Premier, dengan pemain-pemain seperti Didier Drogba dan Yaya Toure dari Pantai Gading yang memenangkan beberapa piala bersama dengan Chelsea dan Manchester City. “Kita telah melihat banyak pemain Afrika yang berhasil di sini sehingga keputusan itu akan membuat keadaan menjadi sulit bagi mereka,” kata Sakho. “Liga Premier adalah salah satu liga terbaik di dunia, salah satu liga di mana semua pemain muda bermimpi dapat turut bermain.”

Pemain bertahan Winston Reid pindah ke Upton Park dari klub Denmark, Midtjylland tahun 2010 dan memenangkan penghargaan pemain terbaik West Ham pada musim 2012 – 2013. Pemain asal Selandia Baru itu mengatakan tekanan terhadap klub untuk berhasil di liga memaksa mereka untuk mencari pemain dari luar negeri. “Saat ini Liga Premier adalah bisnis besar bagi klub sepak bola,” katanya di sebuah acara untuk Lycamobile dan West Ham Foundation. “Mereka mungkin tidak akan menurunkan pemain muda tetapi membeli pemain yang lebih baik dari luar negeri. Akan sangat disayangkan jika sebagian dari rekan-rekan saya tidak diberi kesempatan untuk melakukan hal yang sama seperti saya. Ada banyak pemain asing yang bagus di sini.”

Di kompetisi Eropa musim ini, tidak ada satu pun klub Liga Premier yang berhasil lolos ke perempat-final Liga Champions ataupun Liga Europa.

Inggris Dapat Mempertimbangkan Untuk Ikut Dalam Tender Piala Dunia 2026 – Greg Dyke

Dyke mempertanyakan integritas FIFA,
Inggris kalah dari Rusia untuk menjadi tuan rumah turnamen Piala Dunia 2018

Inggris bisa mempertimbangkan untuk ikut dalam proses tender menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026, kata ketua Asosiasi Sepakbola Inggris, Greg Dyke.

Dyke mengatakan upaya tender tersebut tergantung pada apakah Sepp Blatter akan tetap memimpin FIFA selama proses tender tersebut – dan faktor-faktor lainnya. Dia mengatakan penunjukan David Gill dari Inggris untuk duduk dalam komite eksekutif FIFA terbukti bisa memberikan pengaruh. “Jika David bisa meyakinkan kami adanya sistem tender yang adil dan benar, maka kami bisa dibujuk untuk mengikuti proses tender,” katanya. “Tapi untuk saat ini kebijakan kami sangatlah jelas – kami tidak akan mengikuti proses tender sementara Mr Blatter berada di sana.”

Inggris kalah dari Rusia untuk menjadi tuan rumah turnamen Piala Dunia 2018, di mana mereka hanya meraih tempat keempat dalam proses tender, hanya mendapat dua suara. Sebuah penyelidikan mengenai adanya dugaan korupsi dan kolusi dalam tender untuk Piala Dunia 2018 dan 2022 telah dilakukan, namun laporan penyelidikan tersebut membebaskan Rusia dan Qatar dari tuduhan tersebut. Dyke kemudian mempertanyakan kesimpulan laporan itu dan juga integritas FIFA, dan membuat pernyataan tambahan November lalu: “. Saya tidak berpikir bahwa FIFA adalah sebuah organisasi yang lurus dan itu telah berlangsung selama bertahun-tahun”

Blatter, 79, sedang berusaha untuk meraih masa jabatan yang kelima. Jika ia terpilih kembali pada 29 Mei, dia akan mengawasi proses tender untuk turnamen tahun 2026, yang akan berlangsung pada tahun 2017. Mengenai kemungkinan untuk mengikuti proses tender yang baru, Dyke menambahkan: “Hal itu benar-benar tergantung pada jadwalnya. Hal ini tergantung pada seberapa cepat proses itu harus dilakukan.. “Tapi ingat, Anda harus mendapatkan persetujuan dari banyak orang, dan itu tidak akan mudah dilakukan sekarang karena banyak orang yang merasa kecewa dalam proses tender yang terakhir.

“Untuk membuat penawaran, Anda harus mendapatkan persetujuan dari siapa pun yang duduk di pemerintahan, dan kita tidak tahu siapa orangnya karena mereka mempertanggungjawabkan keputusan itu. “Dan juga, proses ini akan melibatkan uang dalam jumlah yang besar, jadi jika Anda tidak punya kesempatan [untuk menang], jangan lakukan itu.”

Phil Jagielka – Tidak Perlu Panik Tentang Masa Depan Sepak Bola Inggris

Salah satu rencana Dyke adalah untuk meningkatkan jumlah minimum pemain asli Inggris dalam skuad utama sebuah klub yang terdiri dari 25 orang dari 8 orang menjadi 12 orang
Jagielka – Masih banyak pemain muda Inggris berkualitas yang bermain di Liga Premier dan Championship

Pemain asal Inggris, Phil Jagielka telah menyatakan dukungannya terhadap kualitas pemain Inggris yang muncul melalui sistem sepak bola domestik yang ada saat ini menyusul diterbitkannya proposal baru oleh Asosiasi Sepakbola Inggris. Ketua FA, Greg Dyke ingin meningkatkan jumlah pemain Inggris di Liga Premier dengan mengubah aturan mengenai pemain asli Inggris dan membatasi pemain non-Uni Eropa. Jagielka setuju dengan prinsip Dyke.

Namun pemain berusia 32 tahun itu mengatakan: “Jika Anda melihat para pemuda muda di skuad ini, di tim U-21s dan U-20, semua yang saya dengar adalah hal-hal yang baik.” Bek Everton itu menambahkan: “Akan sangat baik sekali untuk meningkatkan jumlah pemain Inggris yang bermain di Liga Premier kapan pun, tetapi hanya jika mereka memilili kualitas yang sesuai untuk bermain di tingkat Liga Premier. “Masih banyak pemain muda Inggris berkualitas yang bermain di Liga Premier dan Championship, jadi kita tidak perlu merasa terlalu panik mengenai masa depan sepak bola di Inggris.”

Dyke memperingatkan di awal pekan ini bahwa sepak bola Liga Premier terancam untuk “menjadi tidak ada hubungannya dengan orang-orang Inggris”. Pemain asli Inggris hanya mencakup sepertiga dari total pemain di Liga Premier, sebuah angka pemain asli yang jauh di bawah liga Eropa lainnya. Salah satu rencana Dyke tersebut adalah untuk meningkatkan jumlah minimum pemain asli Inggris dalam skuad utama sebuah klub yang terdiri dari 25 orang dari 8 orang menjadi 12 orang secara bertahap selama empat tahun, mulai dari tahun 2016. Dan dia juga ingin mengubah definisi pemain asli untuk di mana mereka terdaftar di sebuah klub mulai dari umur 15 sampai 18 tahun, tidak lagi dari umur 18 – 21 tahun. Langkah ini diharapkan akan menghentikan tindakan klub-klub Liga Premier yang membeli pemain asing muda daripada mengembangkan pemain-pemain asli dari Inggris.

Jagielka menambahkan: “Kami memiliki hal-hal yang sedang berjalan, seperti delapan pemain asli Inggris dalam satu skuad, jika jumlah itu ditambah menjadi 10, 12, atau 14 pemain, Anda masih akan mendapatkan pemain terbaik dari situ, dan mudah-mudahan pantas untuk mewakili negara mereka. “Ini bisa menjadi rencana yang baik, tetapi jika rencana itu tidak terwujud, kondisi sepak bola Inggris pada saat ini dan komposisi pemain yang kita miliki, saya pikir semua orang merasa cukup senang.”

Daniel Sturridge – Striker Inggris Yang Cedera Akan Melewatkan Kualifikasi Euro 2016

Absennya Sturridge bisa membuka jalan bagi pemain Tottenham, Harry Kane membuat debutnya di Wembley
Sturridge mengalami cedera pinggul saat Liverpool kalah 2-1 oleh Manchester United di ajang Liga Premier

Daniel Sturridge telah dipastikan akan absen dalam pertandingan kualifikasi Euro 2016 antara Inggris dengan Lithuania pada hari Jumat ini karena mengalami cedera pinggul.

Striker Liverpool berusia 25 tahun itu juga akan melewatkan pertandingan persahabatan melawan Italia di Turin pada hari Selasa, 31 Maret. Sturridge mengalami cedera itu saat Liverpool kalah 2-1 oleh Manchester United di ajang Liga Premier hari Minggu lalu. Absennya Sturridge bisa membuka jalan bagi pemain Tottenham, Harry Kane membuat debutnya di Wembley untuk pimpinan klasmen sementara Grup E tersebut. Rekan satu tim Sturridge di Liverpool, Adam Lallana sudah dipastikan akan absen dari skuad Inggris setelah menderita cedera pangkal paha saat melawan tim asuhan Louis van Gaal.

Sturridge telah lama berharap untuk membuat penampilan pertamanya bagi tim nasional Inggris sejak September ketika ia bermain dalam kemenangan 1-0 atas Norwegia dalam pertandingan persahabatan. Sejak itu, cedera telah memaksanya untuk absen dalam semua pertandingan kualifikasi Euro 2016 Inggris – melawan Swiss, San Marino, Estonia dan Slovenia – serta pertandingan persahabatan melawan Skotlandia. Tim medis Inggris mengambil keputusan untuk tidak memasukkan Sturridge ke dalam daftar skuad pada Senin malam, setelah melakukan pemeriksaan medis terhadap sang striker setelah kedatangan skuad tim nasional di St George Park pada hari Senin.

Sturridge mencetak gol penghiburan bagi tim tuan rumah saat melawan Manchester United di Anfield, tapi setelah mengeluhkan rasa sakit di pinggulnya. Kane, kapten Wayne Rooney dan striker Arsenal, Danny Welbeck adalah pilihan alternatif di lini depan. Inggris memimpin kualifikasi Grup E dengan enam poin berkat rekor kemenangan 100% di empat pertandingan pertama mereka. Dua negara teratas akan lolos secara otomatis ke putaran final di Perancis pada musim panas mendatang. Tim Inggris pimpinan Roy Hodgson itu akan menghadapi Italia di Turin pada hari Selasa, 31 Maret.

Barcelona 2-1 Real Madrid – Hanya Sedikit Pemain Yang Bisa Mencetak Gol Seperti Luis Suarez

Gelandang Barca, Javier Mascherano - Melawan tim seperti Madrid, Anda selalu harus memberikan semua yang Anda miliki
Mantan striker Liverpool berusia 28 tahun, Luis Suarez mencetak gol kemenangan saat pimpinan klasmen sementara Liga Spanyol itu mengalahkan saingan mereka dalam perebutan gelar juara, Real Madrid dengan skor 2-1

Penentu kemenangan bagi El Clasico, Luis Suarez adalah salah satu dari beberapa pemain dunia yang dapat menjadi faktor penentu pada pertandingan penting, kata pelatih Barcelona, Luis Enrique.

Mantan striker Liverpool berusia 28 tahun itu mencetak gol kemenangan saat pimpinan klasmen sementara Liga Spanyol itu mengalahkan saingan mereka dalam perebutan gelar juara, Real Madrid dengan skor 2-1. “Sangat sedikit pemain yang bisa mencetak gol seperti yang ia lakukan, dan itulah sebabnya kami membeli dia,” kata Enrique setelah kemenangan di Nou Camp. Suarez menambahkan: “Ini adalah gol saya yang paling penting bagi Barca. Gol ini memiliki nilai lebih karena gol ini dicetak ke gawang rival sejati kami ..”

Pemain asal Uruguay, yang dibeli oleh Barcelona dalam kesepakatan senilai 75 juta Pounds pada musim panas lalu, mencetak gol di babak kedua dan membawa Barca unggul empat poin dari saingan berat mereka, Madrid dengan 10 pertandingan tersisa. “Dia dapat menjadi penentu hasil pertandingan permainan. Dia pencetak gol murni, yang tidak membutuhkan banyak usaha untuk mencetak gol,” tambah Enrique. “Ini adalah kemenangan yang bagus di malam ini dan sesuatu yang dapat dinikmati oleh para penggemar. Tapi meskipun itu merupakan pertandingan penting, itu bukanlah pertandingan penentuan. “Saat ini kami di posisi yang kami inginkan, tapi kami tidak bisa bersantai karena kami bisa saja kehilangan angka di pertandingan manapun.”

Juara Eropa, Madrid juga sempat unggul empat poin atas Barcelona pada tanggal 27 Februari. Tim asuhan Carlo Ancelotti itu menyamakan kedudukan di Barcelona melalui Cristiano Ronaldo di babak pertama, membatalkan keunggulan yang didapat melalui sundulan bek asal Perancis, Jeremy Mathieu. Namun gol ke-14 Suarez di semua kompetisi itu memberikan inisiatif untuk klub Catalan tersebut, yang bertekad untuk mendapatkan kembali trofi La Liga menyusul kemenangan Atletico Madrid musim lalu.

“Perjalanan kami masih panjang dan kami juga harus memikirkan mengenai Liga Champions. Akan menjadi suatu kesalahan untuk menyia-nyiakan keunggulan ini,” kata gelandang Barca, Javier Mascherano. “Melawan tim seperti Madrid, Anda selalu harus memberikan semua yang Anda miliki karena mereka mendorong Anda hingga ke titik batas kemampuan Anda, baik secara fisik maupun mental. “Kami mempertaruhkan banyak hal ke dalam pertandingan ini, terutama jika Anda mempertimbangkan kami akan bermain di tengah pekan melawan Manchester City.”

Brendan Rodgers – Tawaran Liverpool Untuk Raheem Sterling Luar Biasa

Bulan lalu Rodgers mengungkapkan dia membiarkan Sterling untuk mengambil liburan pertengahan musim di Jamaika
Rodgers – Liverpool telah menawarkan kesepakatan yang luar biasa untuk seorang pemain muda

Striker Liverpool, Raheem Sterling telah mendapat penawaran kontrak baru yang luar biasa, tetapi tidak akan mendapatkan “terlalu banyak di usia yang terlalu muda”, menurut manajer Brendan Rodgers.

Kesepakatan saat ini pemain berusia 20 tahun itu berlaku hingga tahun 2017, tetapi kontrak baru telah ditawarkan selama lebih dari sebulan. “Klub telah menawarkan kesepakatan yang luar biasa untuk seorang pemain muda,” kata Rodgers. “[Tapi] jika mereka mendapat terlalu banyak di usia yang terlalu muda, maka itu benar-benar menghalangi perkembangan mereka.”

Rodgers menambahkan: “Hal ini sangat penting bagi pemain muda, bukan hanya Rahim, bahwa mereka memiliki sesuatu untuk diperjuangkan. “Jika mereka diberi nasihat, mereka akan menyadari itu. Ini adalah tentang merencanakan karir seorang pemain. Bukan hanya tentang kesepakatan ini. “Dalam kasus Raheem, kami percaya ini akan menjadi tempat terbaik untuk dia dan saya yakin dia juga tahu itu. “Saya sudah berbicara dengan Raheem beberapa kali dan dia sangat bahagia di sini dan saya pikir Anda bisa melihat itu dalam permainannya.”

Pemain asal Inggris, Sterling telah dikabarkan akan pindah ke Real Madrid atau Chelsea, tapi Rodgers mengatakan Liverpool tidak akan membayar lebih dari yang sepantasnya untuk mengamankan masa depannya di Anfield. “Apa yang telah diberikan di sini adalah kesempatan – kita banyak melihat itu dengan pemain muda – dan mereka mendapatkan imbalan untuk itu,” kata Rodgers. “Tapi kami tentu bukanlah klub yang akan memberikan jauh di atas dari nilai seorang pemain pada waktu tertentu dalam kariernya. “Kami tidak akan memberikan setiap pemain apa yang mereka inginkan.”

Bulan lalu Rodgers mengungkapkan dia membiarkan Sterling untuk mengambil liburan pertengahan musim di Jamaika untuk memastikan dia sepenuhnya beristirahat. “Bagi saya, itu adalah hal yang tepat untuk Raheem,” kata Rodgers pada saat itu. “Dia adalah pemain muda yang sangat berbakat dan kami meminta banyak hal darinya.”

Hull City Dalam Pembicaraan Hukum Dalam Upaya Untuk Menyelesaikan Proses Pergantian Nama

Bek West Ham United, James Tomkins telah menjalani operasi untuk memperbaiki sendi bahu yang terlepas
Pemilik Hull, Assem Allam telah berusaha untuk menjual klubnya tersebut

Tim pengacara Hull City sedang dalam pembicaraan dengan Asosiasi Sepakbola dalam upaya klub Liga Premier tersebut untuk mewujudkan pergantian nama menjadi Hull Tigers.

Keputusan Dewan FA untuk menolak aplikasi awal Hull City dibatalkan pada hari Senin. Hull diberitahu mereka bisa mengajukan kembali perubahan nama tersebut musim depan; FA ingin agar permintaan itu diajukan sebelum 1 April.

Hull percaya aplikasi awal mereka harus dipertimbangkan kembali setelah adanya temuan dari panel arbitrase. Karena itu Hull tidak berniat untuk mengulangi proses pengajuan mereka untuk kedua kalinya. Sebaliknya, FA bersikeras tidak ada yang perlu mereka pertimbangkan sampai permohonan kedua diajukan dan percaya bahwa keputusanan panel arbitrase secara otomatis membatalkan proses awal.

Tim hukum klub Liga Premier itu saat ini sedang berusaha untuk menyelesaikan kebuntuan setelah mereka diberitahu bahwa mereka perlu mengajukan kembali permohonan perubahan nama tersebut dalam kurun waktu dua minggu berikut jika mereka ingin hal ini dapat dipertimbangkan untuk musim 2015-16. Pemilik Hull, Assem Allam telah berusaha untuk menjual klubnya tersebut dan hal itu tidak akan terjadi kecuali dia berhasil dalam usahanya untuk mengubah nama klub menjadi Hull Tigers.

James Tomkins – Pemain Bertahan West Ham Menjalani Operasi Bahu

Bek West Ham United, James Tomkins telah menjalani operasi untuk memperbaiki sendi bahu yang terlepas, tetapi diperkirakan akan kembali beraksi sebelum akhir musim. Pemain berusia 25 tahun itu mengalami cedera setelah terjatuh dalam latihan.

Dia melewatkan kekalahan Sabtu lalu di kandang Arsenal dimana The Hammers kalah dengan skor 3-0. “Kami sekarang akan memulai rehabilitasi, dengan harapan ia dapat kembali memulihkan diri sebelum akhir musim ini,” kata Stijn Vandenbroucke, kepala ilmu kedokteran dan olahraga West Ham.

Sunderland Menghentikan Suspensi Adam Johnson Setelah Penangkapannya

Sunderland mengangkat Advocaat sebagai manajer baru pada Selasa ini setelah pemecatan Gus Poyet sehari sebelumnya
Adam Johnson akan dapat kembali bermain untuk manajer baru Dick Advocaat akhir pekan ini

Pemain Sunderland, Adam Johnson telah kembali berlatih setelah klubnya menghentikan suspensi menyusul penangkapannya.

Pemain asal Inggris berusia 27 tahun itu telah dikenakan skorsing oleh klubnya setelah ia ditangkap karena dicurigai melakukan aktivitas seksual dengan seorang gadis berusia 15 tahun. Klubnya Sunderland mengadakan pembicaraan dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA) dan perwakilan Johnson setelah masa jaminannya diperpanjang. Dia akan dapat kembali bermain untuk manajer baru Dick Advocaat akhir pekan ini.

“Kami menyadari bahwa seorang pemain berhak untuk memulai kembali tugas-tugasnya dengan klub sementara proses hukum terus berlanjut. Karena itu ia akan kembali berlatih,” demikian sebuah pernyataan yang dibuat oleh Sunderland. “Penyelidikan sendiri yang dilakukan oleh klub tidak dapat dilanjutkan sampai ada kesimpulan dari proses hukum.” Sunderland, yang mengangkat Advocaat sebagai manajer baru pada Selasa ini setelah pemecatan Gus Poyet sehari sebelumnya, akan bertandang ke West Ham United di ajang Liga Premier pada hari Sabtu ini.

Johnson, yang merupakan mantan pemain sayap Manchester City, ditangkap pada 2 Maret lalu dan dimintai keterangan di kantor polisi dekat rumahnya di County Durham. Dia segera diskors oleh klubnya dan belum bermain untuk Sunderland sejak saat itu. Berbicara setelah penangkapan Johnson, Poyet menggambarkan hari itu sebagai salah satu hari yang paling sulit dalam karirnya. Johnson diwajibkan untuk kembali melaporkan diri kepada polisi pada pukul 10:00 GMT pada Kamis, 23 April sementara penyelidikan terus berlanjut.

Seorang juru bicara kepolisian Durham mengatakan: “Sunderland AFC memberitahukan keputusan mereka kepada kami pagi ini, yang tentu saja sepenuhnya merupakan hak dari klub tersebut. “Penyelidikan yang dilakukan oleh polisi masih akan terus berlanjut dan seseorang tetap berada dalam jaminan sementara penyelidikan terus berlanjut.”