Arsene Wenger – Arsenal Bunuh Diri Secara Defensif Dalam Kekalahan Atas Monako

pemain pengganti Ferreira Carrasco mencetak gol yang semakin memperbesar selisih gol pada waktu tambahan
Gol Alex Oxlade-Chamberlain di awal babak kedua sempat memberi harapan bagi Arsenal

Manajer Arsenal, Arsene Wenger menuduh para pemainnya kehilangan ketenangan mereka dan menyalahkan “bunuh diri” dalam bertahan setelah kekalahan kandang 3-1 oleh Monaco membuat mereka berada di ambang eliminasi dari ajang Liga Champions.

Gol dari Geoffrey Kondogbia dan Dimitar Berbatov membuat Monaco mengendalikan pertandingan pertama di babak 16 besar tersebut. Gol Alex Oxlade-Chamberlain memberi harapan bagi Arsenal, tapi Yannick Ferreira Carrasco menambahkan gol ketiga bagi tim tamu.

“Ini sangatlah tidak benar, memberikan gol tandang seperti yang kami lakukan,” kata Wenger. “Kami kehilangan kesempatan dan bunuh diri dalam bertahan.” Arsenal sekarang harus mencetak setidaknya tiga gol ketika kedua tim bertemu kembali di Stade Louis II pada tanggal 17 Maret jika mereka tidak ingin tersingkir pada babak 16 besar selama lima musim berturut-turut. Belum pernah ada satu timpun yang dapat lolos setelah kalah dengan dengan selisih dua gol atau lebih di leg pertama babak sistim gugur di ajang Piala Eropa maupun Liga Champions sejak Ajax pada tahun 1969.

Wenger memperingatkan bahwa Monaco, yang hanya kebobolan sekali dan hanya mencetak empat gol dalam babak penyisihan grup, akan bermain di serangan balik. Arsenal berhasil mengejar ketertinggalan di awal babak kedua setelah Berbatov mencetak gol kedua bagi Monaco setelah gol pembuka dari Kondogbia. Namun pemain pengganti Ferreira Carrasco mencetak gol yang semakin memperbesar selisih gol pada waktu tambahan.

Arsenal vs Monaco

Monaco lolos ke tahap 16 besar dengan menjuarai Grup C dan hanya kebobolan satu gol
Mantan striker Tottenham, Dimitar Berbatov, 34, kemungkinan akan memimpin serangan Monaco, meskipun hanya mencetak enam gol dalam 18 pertandingan

Leg Pertama Babak 16 Besar Liga Champions
Tempat: Emirates Stadium
Tanggal: Rabu, 25 Februari
Kick-off: 19:45 GMT

Gelandang Arsenal, Jack Wilshere tampaknya akan diistirahatkan untuk pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions Rabu ini melawan Monaco setelah menjalani operasi pergelangan kaki. Aaron Ramsey (hamstring), Mikel Arteta (pergelangan kaki), Abou Diaby (betis) dan Mathieu Debuchy (bahu) juga tidak dapat tampil.

Bek kiri Monaco, Layvin Kurzawa dan pemain sayap Yannick Ferreira-Carrasco juga dikhawatirkan tidak dapat tampil karena cedera. Gelandang Jeremy Toulalan dan Tiemou Bakayoko dan pemain bertahan Ricardo Carvalho dan Andrea Raggi dipastikan tidak dapat tampil.

Prediksi Pertandingan

Monaco, yang lolos ke tahap ini dengan menjuarai Grup C dan hanya kebobolan satu gol, belum pernah bertemu dengan Arsenal di babak-babak sebelumnya, tetapi klub Liga Perancis itu telah mendapat hasil yang baik saat melawan tim-tim lawan mereka yang berasal dari Inggris di babak sistim gugur sebelumnya. Pada tahun 1997, mereka menyingkirkan Newcastle dari ajang Piala UEFA untuk mendapatkan tempat di semi-final, dan kemudian membuat Manchester United harus keluar dari Liga Champions di tahun berikutnya pada tahap yang sama.

Di bawah pelatih Didier Deschamps, Monaco mengalahkan Chelsea di semi-final untuk mencapai final Liga Champions 2004. Mantan striker Tottenham, Dimitar Berbatov, 34, kemungkinan akan memimpin serangan Monaco, meskipun hanya mencetak enam gol dalam 18 pertandingan. “Dia digunakan untuk bermain di tingkat tinggi, meskipun ia tidak berada dalam kondisi terbaiknya saat ini. Tapi jika dia berada dalam kondisi yang baik, ia dapat memberikan penampilan yang menghibur bagi para penggemar,” kata pelatih Monaco, Leonardo Jardim.

“Saya lebih suka melihat dia bermain lebih sedikit, tetapi dengan intensitas yang lebih. Dia adalah pemain berkualitas tinggi dan tetap merupakan striker nomor satu.” Setelah kehilangan Radamel Falcao ke Manchester United dengan status pinjaman dan menjual James Rodriguez ke Real Madrid, Monaco telah mengalami kesulitan untuk mencetak gol, mereka hanya mampu mencetak 26 gol dalam 25 pertandingan. Monaco tetap menjuarai Grup C meskipun hanya mencetak empat gol dalam enam pertandingan.

Arsenal telah tersingkir pada tahap 16 besar di Liga Champions selama empat tahun terakhir, dua kali oleh Bayern Munich, satu kali oleh Barcelona dan satu kali oleh AC Milan.

Juventus vs Borussia Dortmund

Dortmund berada di babak 16 besar untuk ketiga kalinya setelah hanya kalah dalam satu pertandingan dan berada di atas Arsenal di babak penyisihan grup.
Kami memiliki tim yang kuat dan telah berkembang selama beberapa tahun terakhir ini,” kata bek tengah Juventus, Giorgio Chiellini

Leg Pertama Liga Champions
Tempat: Stadion Juventus
Tanggal: Selasa 24 Februari
Kick-off: 19:45 GMT

Gelandang Arturo Vidal akan bisa kembali bermain setelah pulih dari cedera pangkal paha untuk pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Juventus melawan Borussia Dortmund. Carlos Tevez akan memimpin lini serang dan akan dipasangkan dengan Alvaro Morata atau Fernando Llorente.

Striker Dortmund, Ciro Immobile berharap untuk dapat mencetak gol ke gawang klub tempat ia bermain pada awal karirnya. Tapi Marco Reus dan Pierre-Emerick Aubameyang diperkirakan akan menjadi pilihan utama dari awal.

Prediksi Pertandingan

Setelah gagal mencapai babak sistem gugur tahun lalu, Juventus sedang berusaha untuk meraih gelar Liga Champions kedua dalam delapan penampilan terakhir mereka sejak tahun 2006. Klub yang merupakan pimpinan klasmen sementara Serie A, yang terlihat berada di jalur untuk meraih gelar keempat berturut-turut, mengalami kesulitan di babak grup musim ini sebelum akhirnya berada di peringkat kedua di belakang Atletico Madrid untuk dapat lolos ke babak 16 besar.

“Kami memiliki tim yang kuat dan telah berkembang selama beberapa tahun terakhir ini,” kata bek tengah Giorgio Chiellini. “Sekarang kami juga ingin menunjukkan seberapa jauh kami telah berkembang di kancah sepak bola Eropa. “Kami harus bertanding di Liga Champions dengan penuh semangat, tapi pada saat yang sama kami juga harus menyadari tanggung jawab yang kami miliki dalam membawa nama Italia di Eropa.”

Sebaliknya, Dortmund berada di babak 16 besar untuk ketiga kalinya setelah hanya kalah dalam satu pertandingan dan berada di atas Arsenal di babak penyisihan grup. Penampilan mereka di Bundesliga musim ini kurang mengesankan, meski tiga kemenangan liga berturut-turut telah mengangkat mereka keluar dari zona degradasi setelah awal musim terburuk yang pernah mereka alami. “Akan memakan waktu cukup lama sebelum kami berada dalam situasi yang berbeda di Bundesliga,” kata pelatih Jurgen Klopp. “Sampai saat itu, kami akan tetap berada di bawah tekanan. Liga Champions adalah cerita yang berbeda.”

Klub asal Jerman tersebut mengalahkan Juventus ketika mereka terakhir kali bertemu di final tahun 1997, telah tampil luar biasa di liga domestik sejak kembalinya striker Marco Reus. Ia telah mencetak tiga gol dan memiliki membantu menciptakan gol dalam tiga pertandingan terakhir Dortmund, dan juga telah menandatangani kontrak baru dengan klubnya itu. “Kemenangan akan menjadi milik tim yang lebih fokus dan lebih memiliki keinginan untuk menang,” kata Reus. “Kami harus benar-banr memanfaatkan peluang yang bisa kami dapatkan saat melawan tim yang memiliki pertahanan yang baik seperti Juventus. Kami ingin mendapatkan hasil yang baik untuk leg kedua.”

Sam Allardyce Marah Atas Perhitungan Waktu Gaya NFL Dalam Pertandingan Imbang Melawan Spurs

Hasil ini membuat West Ham berada di peringkat kedelapan di Liga Utama Inggris, lima poin di belakang peringkat keenam Spurs
Spurs bermain imbang 2-2 setelah penalti Harry Kane berhasil diselamatkan dan ia mencetak gol dari bola rebound dengan tendangan terakhir dalam pertandingan itu

West Ham gagal meraih kemenangan saat melawan Tottenham karena wasit terlalu banyak waktu memberikan waktu tambahan, kata manajer Sam Allardyce.

Spurs bermain imbang 2-2 setelah penalti Harry Kane berhasil diselamatkan dan ia mencetak gol dari bola rebound dengan tendangan terakhir dalam pertandingan itu. Tapi ketika ditanya apakah peluit seharusnya segera berbunyi segera setelah penyelamatan yang dilakukan oleh Adrian, Allardyce mengatakan: “Jawabannya adalah ya. Tapi dia [wasit Jon Moss] tidak akan cukup berani untuk melakukannya di kandang kan?” “Jadi sekarang kita melakukan perhitungan waktu gaya NFL? Saya ingin agar pencatat waktu bertindak jujur.”

Dalam sepak bola Amerika, NFL, jam berhenti saat bola berhenti dimainkan, yang berarti permainan 60 menit akan berlangsung lebih lama dan permainan juga dapat terus berjalan setelah peluit akhir berbunyi sampai bola benar-benar berhenti. “Dia [wasit] akan mengatakan masih ada waktu dua detik lagi,” kata bos Hammers. “Dia akan mengatakan ketika tendangan penalti diambil, masih ada lima detik tersisa. Ketika rebound terjadi, masih ada sisa waktu tiga detik.”

West Ham, yang mencoba untuk meraih tiga kemenangan berturut-turut di Tottenham, memimpin pertandingan dengan skor 2-0 dengan sisa waktu hanya 10 menit berkat gol dari Cheikhou Kouyate dan Diafra Sakho. Tapi Danny Rose mengejar ketertinggalan sebelum Kane, yang mencetak golnya yang ke 24 di musim ini, dijatuhkan di kotak penalti oleh Alex Song di saat-saat terakhir dari lima menit waktu tambahan.

Allardyce menyatakan Kane telah “jatuh lebih dulu” dan mengklaim bahwa Spurs “putus asa” untuk memenangkan penalti, tapi mengatakan Song telah bertindak kurang bijaksana karena memberikan Moss keputusan untuk dibuat. “Dari sudut pandang kami, Alex harus melepaskan tangannya dari lawannya karena lawannya akan merasakan kontak itu dan menjatuhkan diri. Itu pasti. “Apakah itu keputusan yang tepat atau tidak, itu adalah cara sepakbola saat ini. Jika kita belajar dari itu, kita harus melakukan hal yang sama dengan apa Tottenham lebih sering lakukan. Karena kami tetap berdiri, maka kami tidak mendapatkan tendangan bebas. Mereka tersentuh dan terjatuh dan mereka mendapatkan tendangan bebas. Pada akhirnya, itu membuat perbedaan. “

Hasil ini membuat West Ham berada di peringkat kedelapan di Liga Utama Inggris, lima poin di belakang peringkat keenam Spurs .

Mario Balotelli Menunjukkan Rasa Tidak Hormat Kepada Henderson – Steven Gerrard

Itu adalah gol besar," kata Henderson kepada ITV.
Gerrard mengatakan bahwa Balotelli bertindak “sedikit nakal” setelah striker Italia tersebut mengambil bola dari Henderson, yang telah ditetapkan untuk mengambil tendangan penalti

Steven Gerrard menuduh Mario Balotelli menunjukkan “rasa tidak hormat” dengan mengambil penalti kemenangan saat Liverpool melawan Besiktas mendahului Jordan Henderson.

Balotelli mencetak gol dari titik penalti di pertandingan Liga Europa hari Kamis lalu di Anfield untuk mengamankan kemenangan leg pertama dengan skor 1-0. Hal itu terjadi setelah perselisihan dengan kapten Henderson dan Daniel Sturridge mengenai siapa yang harus mengambil tendangan penalti tersebut. Gerrard mengatakan: “Henderson adalah kapten dan Balotelli kurang menghormati Jordan dengan mendahului mengambil penalti itu.”

Sang pemain tengah, yang saat ini tengah menderita cedera, bekerja sebagai komentator di acara liputan ITV. Gerrard mengatakan bahwa Balotelli bertindak “sedikit nakal” setelah striker Italia tersebut mengambil bola dari Henderson, yang telah ditetapkan untuk mengambil tendangan penalti. Henderson mengambil posisi sebagai kapten Liverpool menggantikan Gerrad untuk pertandingan melawan Besiktas, dan Gerrard percaya bahwa Henderson-lah yang seharusnya mengambil penalti tersebut.

“Aturan adalah aturan,” katanya. “Kredit untuk Mario, dia mencetak gol, tapi itu tidak bagus untuk melihat rekan satu tim berdebat. Saya pikir Jordan telah menangani situasi itu dengan sangat baik.” Setelah pertandingan, manajer Liverpool, Brendan Rodgers tidak bersedia menjelaskan siapa yang seharusnya mengambil penalti itu.

Awal dari insiden itu

Dengan waktu kurang dari 10 menit sebelum pertandingan berakhir, Jordon Ibe yang tampil mengesankan dalam pertandingan itu dilanggar di dalam area penalti dan wasit Szymon Marciniak segera menghadiahkan tendangan penalti bagi Liverpool.
Henderson memungut bola dan berjalan menuju titik penalti…

Apa sekarang bos?

… Balotelli mengambil bola dari Henderson dan tampak terlibat perselisihan dengan gelandang Liverpool itu dan juga striker Daniel Sturridge. Henderson menoleh ke bangku cadangan…

Saya Hanya Kehilangan Dua Kesempatan

… Balotelli telah mencetak 26 gol dari 28 tendangan penaltinya sebelum pertandingan hari Kamis dan tampak bertekad untuk mengambil tendangan penalti itu, menempatkan bola di titik penalti …

dan mencetak gol

Teman-Teman Terbaik

Balotelli merayakan gol tersebut besama dengan rekan-rekan satu timnya, termasuk Henderson, yang mengakui gol tersebut lebih dulu dengan menepuk bahu sang striker, sebelum Balotelli menarik dan merangkulnya.

“Itu adalah gol besar,” kata Henderson kepada ITV. “Saya menginginkan tendangan penalti itu, Mario merasa percaya diri dan dia telah mengambil tendangan penalti yang penting sebelum pertandingan ini. Semuanya ingin mengambil tendangan penalti itu. Saya percaya Mario bisa melakukannya, ia telah mengambil tendangan penalti yang penting sebelum pertandingan ini dan ia berhasil mencetak gol.”

Barcelona 5-0 Levante

Suarez mencetak gol terbaik dalam pertandingan melawan Levante ketika ia melakukan tendangan voli akrobatik
Lionel Messi mencetak hat-tricknya yang ke 23 dalam 300 penampilannya di La Liga untuk Barcelona

Neymar 17 ‘
Messi 38′, 59 ‘, 65′ (pen)
Suárez 73 ‘

Lionel Messi mencetak hat-tricknya yang ke 23 dalam 300 penampilannya di La Liga untuk Barcelona yang mengalahkan Levante dengan skor telak 5-0.

Hasil ini berarti Barca sekali lagi hanya satu angka di bawah pemimpin klasemen Real Madrid, yang mengalahkan Deportivo La Coruna dengan skor 2-0 pada hari Sabtu. Neymar mencetak gol pembuka dengan tendangan yang berputar di kakinya, sebelum Messi menerobos masuk dan mencetak gol kedua dan kemudian membuat skor menjadi 4-0 dari titik penalti.

Suarez mencetak gol terbaik dalam pertandingan tersebut ketika ia melakukan tendangan voli akrobatik. Itu merupakan penyelesaian yang menakjubkan oleh sang pemain pengganti yang mencerminkan kinerja yang sangat baik dari Barca, yang kini telah memenangkan 11 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi – menyamai rekor mereka pada musim 2008 – 2009 di bawah pelatih saat itu, Pep Guardiola.

Barca membuka skor dalam keadaan yang cukup beruntung ketika tendangan Neymar, setelah menerima umpan dari Messi, berputar di udara sebelum jatuh melewati garis gawang. Gol Barcelona yang kedua tidak begitu aneh. Messi kembali waspada terhadap apa yang terjadi di belakangnya, menyambut umpan dari Marc Bartra sebelum melepaskan tembakan.

Dan skor kembali berubah menjadi 3-0 14 menit setelah istirahat, ketika striker Argentina itu mencetak gol setelah Pedro dengan cemerlang mengalihkan bola lepas dari Sergio Busquets ke arah Messi. Pemain berusia 27 tahun itu kemudian menyelesaikan hat-trick dengan golnya yang ke 26 di liga pada musim ini – sebuah penalti setelah Ivan Lopez menjatuhkan Neymar.

Pemain asal Brasil itu kemudian ditarik keluar dan digantikan dengan Suarez, pemain yang dibeli dengan nilai 75 juta Pounds pada musim panas lalu. Striker asal Uruguay, yang baru mencetak empat gol musim ini, menandai penampilannya dengan gol yang luar biasa, mengubah umpan silang Adriano dari sayap kiri menjadi gol dengan tendangan voli gunting.

Tottenham Hotspur Bertanggung Jawab Untuk Kerusakan Otak Pemain

Tottenham Hotspur dinilai lalai dalalm melaksanakan tugas mereka untuk pemain
Tottenham Hotspur dinilai lalai dalalm melaksanakan tugas mereka untuk melindungi pemain

Radwan Hamed (kiri) bergabung dengan tim pemuda Spurs tanpa mengetahui ia memiliki EKG yang abnormal

Seorang hakim Pengadilan Tinggi telah memutuskan bahwa Tottenham Hotspur lalai melaksanakan tugas mereka untuk pemain berusia 17 tahun yang menderita serangan jantung dalam pertandingan pertamanya untuk klub dan mengalami kerusakan pada otak kirinya.

Radwan Hamed tiba-tiba ambruk di lapangan dalam pertandingan tim pemuda di Belgia pada bulan Agustus 2006. Dalam proses seleksi sebelum ia menandatangani kontrak dengan klub, EKG menunjukkan bahwa jelas-jelas ada kelainan pada jantungnya, tapi ia tetap diijinkan bermain. Nilai ganti rugi yang nilainya bisa mencapai 7 juta Pounds, akan diputuskan pekan depan.

Gagal Total

Ayah Hamed, Raymon, menyatakan cedera yang dialami oleh anaknya adalah sebagai akibat dari kelalaian dr Peter Mills, seorang dokter ahli jantung yang memeriksa kondisi fisik anaknya, dan Tottenham Hotspur – melalui Dr Charlotte Cowie dan Dr Mark Curtin, dokter spesialis olahraga bagi klub tersebut.

Mr Justice Hickinbottom memutuskan klub Tottenham Hotspur memiliki tanggung jawab sebesar 70% dan Dr Peter Mills, ahli jantung Asosiasi Sepakbola Inggris untuk daerah South East England bertanggung jawab sebesar 30%. Dalam putusannya, hakim mengatakan Dr Cowie, yang mengepalai departemen pelayanan medis di klub, membuat kesalahan serius ketika dia menyimpulkan bahwa pemain muda tersebut tidak memiliki resiko untuk terkena serangan jantung.

Dia mengatakan: “Dokter klub bukan hanya dokter umum tergugat, tetapi olahraga dokter spesialis dokter yang (seharusnya) mengetahui dengan baik risiko penyakit jantung yang dihadapi oleh atlet muda. “Itu merupakan tanggung jawab mereka, sebagai dokter spesialis dan pengusaha, untuk memastikan bahwa risiko yang relevan diidentifikasi dan dikomunikasikan kepada penggugat dan orangtuanya untuk memungkinkan mereka untuk membuat keputusan apakah akan menanggungnya. Dalam hal ini, mereka luar biasa gagal.”

Jon Stead – Mengalahkan Sunderland Di Piala FA Lebih Luar Biasa Dari Kemenangan Atas Chelsea

Stead mencetak gol untuk kelima kalinya berturut-turut
Stead menambahkan gol kedua setelah gol bunuh diri dari John O’Shea di babak pertama untuk memastikan tempat bagi Bradford di babak delapan besar

Pahlawan Piala FA Bradford, Jon Stead mengklaim kemenangan 2-0 atas Sunderland lebih baik daripada kemenangan menakjubkan mereka atas Chelsea.

Stead mencetak gol untuk kelima kalinya berturut-turut untuk membawa tim Liga Satu tersebut mengklaim tempat di perempat final. Mantan striker Black Cats itu mengatakan harapan telah meningkat setelah kemenangan 4-2 di putaran keempat di Stamford Bridge bulan lalu. Dia berkata: “Ini melebihi kemenangan atas Chelsea karena harapan semua orang kepada kami.”

Stead menambahkan gol kedua setelah gol bunuh diri dari John O’Shea di babak pertama untuk memastikan tempat bagi Bradford di babak delapan besar untuk pertama kalinya dalam 39 tahun. Pemain pinjaman dari Huddersfield itu menambahkan: “Jika boleh saya katakan, kemenangan ini telah menjadi kemenangan mudah. Para fans sangat luar biasa dan kami membuat pertandingan ini menjadi pertandingan yang sulit bagi Sunderland sejak awal, menghalangi permainan mereka..”

Stead hanya mencetak dua gol selama 18 bulan yang mengecewakan di Stadium of Light, sejak bulan Juni 2005 sampai dengan Januari 2007. Pemain berusia 31 tahun itu mengatakan bahwa hal itu tidak membuat gol yang dicetaknya di babak kedua menjadi leih istimewa saat ia membuat total perolehan golnya di musim ini menjadi dua angka.

Setelah mempertahankan rekornya perolehan golnya di setiap putaran di mana Bradford telah terlibat sejauh ini, ia mengatakan kepada BBC Sport: “Tentu saja, saya ingin mendapatkan gol hari ini, tapi saya tidak berpikir tentang mencetak gol di setiap babak. “Saya hanya merasa senang bahwa gol kedua kami memberikan kami sedikit ruang gerak. “Waktu saya di Sunderland tidak menjadi pikiran saya. Dukungan Sunderland sangat fantastis, mereka tetap tinggal untuk bertepuk tangan bagi kami.”

Bradford memiliki sedikit waktu untuk menikmati keberhasilan mereka, karena mereka akan kembali menghadapi pertandingan tandang di ajang Liga Premier di markas Leyton Orient pada hari Rabu. Tim asuhan Phil Parkinson, Bantams tengah menghadapi babak play-off, dan kemenangan bisa mendorong mereka kembali ke peringkat enam besar.

Stead menambahkan: “Kami merayakan kemenangan ini selama beberapa menit di ruang ganti, tapi kami akan bertandang ke Orient minggu ini, jadi jadwal pertandingan kami sangat ketat. “Kami harus menunda pertandingan liga karena keikutsertaan kami di Piala FA, tapi kami merasa senang tentang hal itu. Ini merupakan upaya yang luar biasa dari para pemain.”

Roberto Martinez – Pemain Chelsea Mencoba Untuk Mempengaruhi Wasit

Sangat jelas bahwa tim tuan rumah mencoba mempengaruhi wasit," kata Martinez kepada BBC Sport
Ivanovic menyambar leher McCarthy dengan sangat kasar, kemudian menghantamkan kepalanya

Manajer Everton, Roberto Martinez menuduh pemain Chelsea berusaha untuk mempengaruhi wasit saat timnya kalah 1-0 di Stamford Bridge.

Gol kemenangan yang dicetak Willian menjelang akhir pertandingan terjadi setelah kartu merah yang diterima Gareth Barry dan pertengkaran di mana Branislav Ivanovic lolos dari hukuman untuk bentrokan dengan pemain Everton, James McCarthy. “Sangat jelas bahwa tim tuan rumah mencoba mempengaruhi wasit,” kata Martinez kepada BBC Sport.

Mourinho mengakhiri wawancaranya dengan BBC secara tiba-tiba ketika ditanya tentang disiplin Chelsea. Sebuah permainan yang tampak ditakdirkan untuk berakhir imbang tiba-tiba hidup kembali menjelang akhir setelah Barry mendapat kartu kuning kedua karena menjegal Willian. Ketika kedua pemain tersebut bentrok, Ivanovic mengunci lengannya di leher McCarthy dan tampak mendorong kepalanya ke arah gelandang Everton itu.

Martinez mengkritik wasit Jonathan Moss atas caranya menangani kedua insiden. “Untuk memberikan Barry kartu kuning kedua hanya karena reaksi dari para pemain Chelsea adalah sangat mengecewakan,” katanya. “Anda tidak ingin percaya bahwa keputusan itu diberikan karena reaksi dari para pemain. Ini adalah sesuatu yang sering terjadi pada pertandingan seperti ini. Kita harus mengijinkan pihak berwenang untuk menyelidiki insiden ini.

“Perilaku Ivanovic itu sangatlah salah. Dia menyambar leher McCarthy dengan sangat kasar, kemudian menghantamkan kepalanya. James McCarthy tidak bereaksi sedikit pun. “Jika Anda ingin menjunjung tinggi peraturan, pemain itu seharusnya menerima kartu merah dan kami mendapatkan apapun saat itu.”

Mourinho baru saja kembali setelah menahan diri untuk berkomnetar di media selama 10 hari setelah menuduh pers mempengaruhi keputusan Asosiasi Sepakbola untuk menghukum striker Chelsea, Diego Costa karena menginjak pemain Liverpool, Emre Can. Ketika didesak mengenai kejadian terbaru dalam wawancara pasca pertandingan dengan reporter BBC Sport, Jonathan Pearce, Mourinho memutuskan untuk meninggalkan wawancara itu dan mengatakan kepada Pearce: “Maaf, sampai ketemu besok.”

Dia kemudian melakukan wawancara singkat dengan Pearce di mana subjek itu dihindari, tetapi sekali lagi bereaksi dengan marah ketika insiden Ivanovic kembali diangkat dalam konferensi pers dengan media lainnya. “Saya khawatir dengan reaksi saya. Satu pertanyaan lagi dan saya akan pergi,” ancamnya. “Dan setelah itu Anda tidak akan merasa senang. Jika ada pertanyaan berikutnya mengenai cerita itu, maka saya akan pergi.”

Mantan bek Arsenal, Martin Keown mengatakan ia tidak mengharapkan Ivanovic mendapat hukuman dan menyatakan bahwa Mourinho menikmati kontroversi yang terjadi. “Ivanovic menempatkan lengannya di pemain lawan dan kemudian menghantamkan kepalanya ke pemain lawan tersebut,” kata Keown di BBC Match of the Day. “Saya pikir dia bisa saja lolos dari insiden ini. Saya tidak berpikir benar-benar ada kontak fisik dengan kepalanya. “Yang diinginkan Mourinho adalah ketidakadilan itu. Bagi saya, itu adalah propaganda. Jika Ivanovic dikenakan skorsing, hal itu hanya akan memenuhi tujuan Mourinho.”

Arsene Wenger Khawatir Atas Cedera Yang Diderita Aaron Ramsey

Ramsey mengalami cedera hamstring saat menghadapi Galatasaray pada awal Desember yang membuatnya absen selama enam minggu
Ramsey tampak frustrasi ketika ia duduk di rumput sambil menunggu pengobatan yang datang cukup terlambat

Pemain tengah Arsenal, Aaron Ramsey menderita apa yang dijelaskan oleh manajer Arsene Wenger sebagai ” cedera yang mengkhawatirkan” dalam kemenangan 2-1 mereka atas Leicester City. Ramsey yang merupakan pemain asal Wales yang saat ini berusia 24 tahun, masuk ke lapangan pada menit ke 73, tetapi berjalan tertatih-tatih dengan masalah otot. “Ini sangat awal untuk Aaron, tapi ia langsung berhenti dan itu tidak pernah merupakan pertanda baik,” kata Wenger.

Alexis Sanchez juga ditarik keluar lapangan, tapi Wenger mengharapkan pencetak gol terbanyak timnya itu untuk dapat tampil dalam pertandingan menghadapi Middlesbrough di ajang Piala FA hari Minggu ini. Mantan pemain Barcelona – yang kembali tampil setelah pulih dari cedera hamstring – merasakan dampak dari tendangan ke lututnya saat ia meninggalkan lapangan dan digantikan oleh Olivier Giroud di menit ke 68.

Ramsey tampak frustrasi ketika ia duduk di rumput sambil menunggu pengobatan yang datang cukup terlambat, setelah sebelumnya masuk untuk menggantikan Theo Walcott, pencetak gol kemenangan bagi Arsenal. “Dia tidak dimainkan secara berlebihan – sejak ia memiliki masalah ini, saya sudah lebih berhati-hati,” kata Wenger mengenai gelandangnya tersebut. “Sepertinya begitu [cedera hamstringnya kambuh]. Saya belum tahu seberapa parah cederanya itu. Namun itu tidak terlihat baik.”

Ramsey mengalami cedera hamstring saat menghadapi Galatasaray pada awal Desember yang membuatnya absen selama enam minggu, tetapi tampil sejak awal dalam empat pertandingan semenjak ia kembali tampil pada 18 Januari sebelum pertandingan tandang ke Leicester itu. Kemunduran terbaru ini akan menjadi kekhawatir untuk manajer Wales, Chris Coleman, yang timnya akan menghadapi kualifikasi Euro 2016 melawan pemimpin Grup B, Israel pada tanggal 28 Maret mendatang.

Bolasonic adalah salah satu agen resmi sbobet , yang mempermudah member di Indonesia membuat akun dengan menggunakan bank lokal. Proses cepat aman dan keunggulan cs kami yang ramah.