Bayern Munich Akan Mendirikan Kamp Pelatihan Untuk Para Pengungsi

Berita Bola
Jumlah imigran yang memasuki Eropa telah mencapai rekor tahun ini, sebagian besar didorong oleh konflik di Suriah
Spanduk yang membawa pesan positif dalam mendukung pengungsi terlihat jelas pada pertandingan Bundesliga akhir pekan lalu

Bayern Munich rencananya akan mendirikan sebuah ‘kamp pelatihan’ untuk para pengungsi yang datang ke Jerman dan akan menyumbangkan 1 juta Euro ( 730,000 Pounds ) untuk proyek-proyek pengungsi.

Sebagian negara-negara Eropa telah mengalami peningkatan jumlah imigran yang masuk ke negara mereka, dan banyak orang dari Hungaria ingin datang ke Jerman. Klub juara Bundesliga itu berencana untuk menyediakan makanan, pelajaran bahasa Jerman dan peralatan sepak bola untuk anak-anak. “Bayern melihatnya sebagai tanggung jawab sosial untuk membantu para pengungsi,” kata CEO klub, Karl-Heinz Rummenigge.

Jumlah imigran yang memasuki Eropa telah mencapai rekor tahun ini, sebagian besar didorong oleh konflik di Suriah. Jerman memperkirakan akan menerima 800.000 orang pencari suaka tahun ini – empat kali lipat dari jumlah total tahun lalu. Bayern, yang telah memenangkan gelar liga Jerman sebanyak 25 kali dan juara Eropa sebanyak lima kali, juga akan menyoroti krisis pengungsi saat ini di pertandingan kandang berikutnya melawan Augsburg. Pertandingan pada tanggal 12 September itu akan menampilkan starting line-up memasuki Allianz Arena dengan “memegang tangan seorang anak Jerman dan seorang anak pengungsi”.

Saingan mereka yang juga merupakan pemimpin liga saat ini, Borussia Dortmund mengundang 220 pengungsi untuk menyaksikan pertandingan melawan klub asal Norwegia, Odd di Liga Europa hari Kamis lalu. Saingan Bundesliga lainnya, Mainz memberikan 200 tiket gratis untuk pertandingan kandang mereka melawan Hannover akhir pekan lalu. Spanduk yang membawa pesan positif dalam mendukung pengungsi terlihat jelas pada pertandingan Bundesliga akhir pekan lalu. Sementara itu, Celtic mengumumkan bagian mereka dari hasil acara peringatan 30 tahun Jock Stein akhir pekan ini akan ditujukan untuk membantu orang-orang yang terkena krisis pengungsi saat ini.