Euro 2016 : Italia Tersingkir dengan Kepala Tegak

Euro 2016

Langkah Italia di ajang Euro 2016 Perancis akhirnya harus terhenti di tangan Jerman. Lewat pertarungan melelahkan, Jerman berhasil mengalahkan Italia lewat drama adu penalti. Mimpi publik Italia untuk melihat Gianluigi Buffon mengangkat trofi Piala Eropa pun sirna.

Selama turnamen berlangsung, Italia dan Antoio Conte mendapatkan pujian karena bermain sebagai satu kesatuan. Conte berhasil membangun tim Italia sebagai tim yang disegani meskipun tak memiliki pemain bintang. Bisa dibilang, Italia kalah dengan cara terhormat.

Antonio Conte sendiri mengungkapkan jika tak perlu malu karena kalah lewat adu tendangan penalti. Menurutnya, para pemain Italia sudah menunjukkan kelasnya di perhelatan Euro kali ini. Pelatih yang setelah ini akan mengarsiteki Chelsea tersebut bangga terhadap perjuangan anak buahnya.

“Tak perlu malu karena kalah lewat adu tendangan penalti melawan Jerman, kami pun sebenarnya juga bisa melaju lebih jauh. Saya sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh para pemain,” ujar mantan pelatih Juventus tersebut.

“Sang Juara Dunia merubah sistem permainannya untuk menghadapi kami dan hal itulah yang menjadi alasan untuk bangga. Kecewa? hanya di adu penalti, bukan kepada perjuangan dan kecintaan yang ditunjukkan kepada para pemain untuk jersey yang dipakainya. Para pemain telah memberikan segalanya,” tambah Conte.

Kebanggan serupa juga diungkapkan oleh Leonardo Bonucci. Bonucci menjadi pahlawan Italia ketika eksekusi penaltinya berhasil menjebol gawang Manuel Neuer jelang akhir laga. Namun sayang, di babak adu penalti tendangannya bisa dihentikan oleh Manuel Neuer. Bonucci menganggap bahwa Italia tersingkir dengan kepala tegak.

“Tersingkir dari turnamen selalu menyakitkan, tapi semua orang ini, mulai dari pelatih, presiden, hingga semua pemain, adalah individu-individu yang hebat. Kami memberikan segalanya di lapangan. Kami tersingkir dengan kepala tetap tegak dan saya bangga menjadi bagian dari tim ini,” ujar Leonardo Bonucci kepada awak media.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Italia berhasil menunjukkan jati dirinya sebagai salah satu tim terkuat di Eropa. Meski minim pemain bintang, Gli Azzurri tetap berhasil menunjukkan statusnya sebagai peraih 4 kali Piala Dunia dan 1 kali Piala Eropa.