Duo Terpenting Uruguay

Duo Terpenting Uruguay

Piala Dunia 2018

Di Piala Dunia 2018, Uruguay tergabung ke dalam grup A bersama tuan rumah Russia, Arab Saudi, dan Mesir. Melihat 3 negara yang akan menjadi lawannya, nampaknya Uruguay memiliki peluang yang cukup besar untuk dapat lolos ke babak 16 besar setidaknya dengan mengakhiri penyisihan grup di peringkat 2. Untuk target besar itu, pelatih Oscar Tabarez akan mengandalkan duo striker Luis Suarez dan Edinson Cavani di lini depan.

Kedua pemain ini berperan sangat sentral di lini depan Uruguay dalam beberapa tahun terakhir. Namun bisakah mereka membawa negaranya lolos dan berbicara banyak di Russia? Mari kita lihat lebih dalam. Edinson Cavani yang kini berusia 31 tahun telah menjadi striker utama PSG sejak kepergian Zlatan Ibrahimovic. Dalam 32 laga yang ia lakoni di Ligue 1, Cavani berhasil membukukan 28 gol. Selain itu, mantan striker Napoli ini juga mencatatkan rekor 6 kali assis.

Catatan ini tak bisa diremehkan 3 lawan Uruguay di grup A. Sementara Suarez di Barcelona juga mencatatkan rekor yang biasa. Dalam 33 laga La Liga, Il Pistolero membuahkan 25 gol.  Menariknya lagi, mantan striker Liverpool ini juga sempat membukukan 12 assis untuk kawan-kawannya termasuk Lionel Messi. Tak hanya itu, Suarez juga dapat diplot sebagai penyerang kiri dalam skema 4-2-3-1.

Namun banyak pihak Tabarez yang cukup sukses di Piala Dunia 2010 ini akan menggunakan pola standar 4-4-2 dengan langsung menduetkan Suarez dan Cavani dalam 1 garis.  Untuk memaksimalkan keduanya, sang pelatih tentunya juga akan menempatkan pemain sayap di sisi kanan dan kiri sebagai juru gedor tambahan. Maka dipilihlah Cristian Rodríguez dan Nahitan Nández. Duo terpenting Uruguay akan menjadi tumpuan utama. Namun bila terpaksa keduanya diganti, maka sang pelatih akan menurunkan Christian Stuani.

Meski tak memiliki nama sebesar Suarez dan Cavani, Stuani sempat menorehkan 21 gol dalam 33 laga bersama Girona di La Liga. Catatan tersebut cukup membuatnya menjadi pengganti utama duo termaut Uruguay. Mampukah mantan juara dunia ini berbuat banyak di Russia?