Semangat Juang Samurai Biru

Semangat Juang Samurai Biru

Piala Dunia 2018

Di babak 16 besar, Jepang menjadi satu-satunya wakil asia. Praktis Jepang mengemban beban berat karena seluruh negara Asia bakal melihat pertandingan antara Jepang dan Belgia. Jepang memang tampil cukup apik dan spartan di Piala Dunia.

Tak tanggung-tanggung, anak asuh Akira Nishino mampu meraih 4 poin dan keluar sebagai runner-up grup H. Memang hanya 4 poin, namun jika melihat Fase grup H yang dihuni tim-tim sekelas Kolombia, Polandia dan Senegal, tentu Jepang dapt dikatakan tampil cukup apik.

Torehan poin Samurai biru datang setelah menang dengan skor 1-2 atas Kolombia, bermain imbang dengan Senegal dengan skor 2-2 dan kalah tipis atas Polandia. Jepang juga masih memiliki pemain yang dapat diunggulkan, yakni Honda, Kagawa dan Osako yang asing-masing telah membuktikan kualitasnya.

Mundur sedikit lebih jauh pada saat memenangi laga kontra Kolombia, Jepang membuktikan kualitasnya. Pelatih Timnas Jepang, Akira Nishino, memberikan pujian terhadap kemampuan pemainnya menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan, saat meraih kemenangan 2-1 atas Kolombia dalam laga pertama Grup H Piala Dunia 2018, yang berlangsung di Mordovia Arena.

Saat itu gol kemenangan Jepang dicetak oleh Shinji Kagawa lewat penalti di menit ke-6 dan sundulan Yuya Osako pada menit ke-72. Sementara, gol Kolombia dicetak oleh Juan Quintero pada menit ke-39 lewat tendangan bebas.

“Sejak awal pertandingan, saya meminta pemain untuk tampil agresif. Setelah Kolombia minus satu pemain, hal itu menjadi keuntungan bagi tim kami,” kata Nishino, dilansir laman AFP. Nishino mengatakan, dirinya meminta pemainnya untuk terus memberikan tekanan dan membuat pemain Kolombia keletihan, setelah bermain dengan 10 pemain sejak awal babak pertama.

“Pemain langsung berinisiatif melakukan serangan ke jantung pertahanan Kolombia di menit-menit awal babak pertama. Hasilnya, kami langsung unggul 1-0 di awal pertandingan,” jelasnya.

Menurutnya, saat jeda pertandingan, dirinya meminta pemain beraksi dan bergerak lebih agresif, untuk membuat pemain Kolombia keletihan. “Pada babak kedua, kami menguasai bola dan permainan dengan lebih baik. Sebab itu kami mendapat gol kedua,” kata Nishino.

Dengan kemenangan ini, Jepang menjadi tim Asia pertama yang mampu mengalahkan tim Amerika Selatan di ajang Piala Dunia. Tim Samurai Biru juga berhasil membalaskan dendam atas kekalahan menyakitkan yang mereka derita di Piala Dunia 2014.

Kini Jepang akan menatap laga 16 besar kontra Belgia. Dari segi kelas memang beda, namun Jepang telah membuktikan kepada seluruh dunia bahwa wakil Asia juga dapat diperhitungkan. Mereka tidak dapat dipandang sebelah mata, bukti sudah nyata bahwa Kolombia ditaklukan oleh wakil Asia yang tak lain adalah Jepang. Terlepas apapun hasilnya nanti, Jepang telah bekerja keras dengan semangat Samurai.