Brace yang dinantikan dari Sang Mega Bintang

Brace yang dinantikan dari Sang Mega Bintang

Liga Italia

Bursa transfer musim panas tahun ini memberikan beberapa kejutan, pemain datang dan pergi seiring berjalannya waktu. Dan salah satu kejutan berasal dari tim terbaik di Serie A Juventus, dengan yakin skuad besutan Max Allegri memboyong sang mega bintang asal Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Pemain yang berhasil membantu Portugal memenangkan gelar Piala Eropa 2016 dan Champions League di Madrid tiga kali berturut-turut dibanderol kurang lebih Rp 1,68 Triliun.

Sebuah harga yang fantastis tentunya menjadi pembelian mahal bagi Juventus, tentu harapan dan beban ada di pundak pemain yang memiliki nomor favorit 7 ini. Posisi di lini depan sudah tersedia dengan lengsernya Gonzalo Higuain dari tahta juru gedor, ‘pelayan’ macam Paulo Dybala, Miralem Pjanic, dan Sami Khedira siap menjadi penyuplai bola guna menjadikan sang striker lebih tajam pada kompetisi Serie A.

Namun apa daya harapan tidak berjalan selaras dengan kenyataan, di laga debut menghadapi Chievo Verona. Bermain sejak menit awal penampilan Ronaldo tidak mengecewakan sama sekali, hanya gol yang menjadi kekurangan pemain satu ini. Keran gol masih belum terbuka di dua pekan selanjutnya, gawang Lazio dan Parma masih belum tersentuh oleh lesatan pemain spesialis tendangan bebas satu ini.

Terakhir laga menghadapi Sassuolo menjadi spesial, disaksikan oleh sang legenda tim Andrea Pirlo dan Pavel Nedved. Tentu motivasi tinggi untuk membungkam kritikan para media membuat Ronaldo memiliki keinginan memberikan kemampuan maksimal, babak pertama masih dilewati dengan skor imbang. Keajaiban itu datang pada menit 50 saat tandukan pemain bertahan Sassuolo membentur tiang gawang, bola meluncur manja di depan matanya dan Ronaldo tinggal menyentuh bola secara pelan untuk mencetak gol debutnya.

Semua menjadi mudah setelah itu, bermain tanpa beban tentu membuat Ronaldo semakin percaya diri bermain di sisa pertandingan. Gol kedua pun datang saat laga memasuki menit ke 65, serangan balik yang dibangun dari lini belakang. Kemudian gelandang bertahan asal Jerman, Emre Can memberikan bola cepat pada Ronaldo. Dengan mudah pemain satu ini menceploskan bola ke pojok kiri pertahanan lawan menggunakan kaki kiri, dengan torehan tersebut beberapa laga ke depan akan menjadi lebih mudah baginya dalam mencetak gol.