kualifikasi Piala Dunia 2018

Category Archive kualifikasi Piala Dunia 2018

Prediksi Pertandingan Swedia vs Bulgaria 11 Oktober 2016

Prediksi Pertandingan Swedia vs Bulgaria 11 Oktober 2016

Swedia akan menjamu Bulgaria dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Pertandingan ini sendiri akan dihelat di stadion kebanggaan Swedia, Friends Arena di kota Solna, Swedia (11/10/2016). Anak asuhan Janne Anderson mengincar poin penuh di laga kali ini untuk bisa lolos dari grup maut yang juga terdapat Belanda dan Perancis di dalamnya.

Swedia masih berjuang dalam menemukan bentuk permainan terbaiknya. Swedia memang belum terkalahkan di dua laga awal grup. Namun, permainan Swedia di lapangan masih jauh dari harapan. Timnas Swedia masih belum bisa menemukan sosok pemimpin seperti Zlatan Ibrahimovic. Usai perhelatan Euro 2016 lalu, Ibrahimovic memutuskan untuk pensiun dari timnas Swedia.

Tanpa Ibrahimovic, permainan Swedia memang masih jauh dari harapan. Janne Anderson mencoba beberapa pemain muda yang dimiliki oleh Swedia. Namun, para pemain muda tersebut masih minim pengalaman sehingga belum bisa menunjukkan peforma maksimal.

Pelatih Swedia mempercayakan lini depan kepada penyerang Celta Vigo, John Guidetti dan pemain berpengalaman, Marcus Berg dan juga Ola Toivonen. Ketiga penyerang tersebut diharapkan mampu menjadi goal getter baru Swedia sepeninggal Zlatan Ibrahimovic.

Di lini tengah dan belakang, Swedia memiliki deretan pemain yang malang melintang di liga elit Eropa seperti Ekdal, Martin Olsson, Lustig, Granvisqt dan Hiljemark. Untuk posisi penjaga gawang sendiri, Swedia akan memasang Karl-Johan Johnsson. Meski tak sehebat saat masih ada Zlatan Ibrahimovic, komposisi pemain yang dimiliki ini siap memberikan kemenangan kepada Swedia.

Bulgaria sendiri siap memberikan perlawanan terbaiknya di pertandingan ini. Bermain sebagai tim tamu, Bulgaria tak begitu diunggulkan di laga kali ini. Belum lagi ditambah dengan minimnya pemain berkualitas yang ada di skuad mereka. Meski tak memiliki pemain bintang, Bulgaria akan mengandalkan kolektivitas tim. Beberapa pemain Bulgaria yang wajib diwaspadai oleh kubu Swedia antara lain; Igor Popov, Marcelinho, Galabinov, Dyakov dan juga Aleksandrov.

Meski penampilannya belum maksimal, Swedia diprediksi akan tetap meraih kemenangan atas Bulgaria. Selain status sebagai tuan rumah, materi pemain dan kualitas organisasi permainan yang dimiliki oleh Swedia sedikit lebih unggul dibandingkan dengan Bulgaria.

Tags, ,

Prediksi Pertandingan Finlandia vs Kroasia

Prediksi Pertandingan Finlandia vs Kroasia

Usai menang telak 6-0 atas Kosovo, Kroasia akan kembali berlaga di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan tuan rumah Finlandia. Pertandingan itu sendiri akan digelar di stadion Ratinan, Finlandia. Kroasia akan berusaha meneruskan tren positifnya dengan mengicar kemenangan di kandang Finlandia.

Kemenangan telak 6-0 atas Kosovo menjadi pembakar semangat anak asuhan Ante Cacic. Awalnya, Kroasia sempat diragukan karena badai cedera. Namun, Ivan Perisic cs. mampu membuktikan diri bisa tampil menggila tanpa beberapa pemain kunci. Target utama dari timnas Kroasia sendiri adalah menjadi juara grup I untuk bisa lolos langsung ke babak utama Piala Dunia 2018.

Peluang Kroasia untuk meraup poin penuh di laga ini terbilang cukup besar. Finlandia yang akan menjadi lawan mereka kualitasnya terbilang masih di bawah mereka. Finlandia sendiri baru mengumpulkan sebiji poin dari dua laga yang sudah dijalaninya.

Di laga ini Kroasia masih belum bisa memainkan dia pemain andalannya, yaitu sayap Juventus, Marko Pjaca dan playmaker Real Madrid, Luka Modric. Keduanya sama-sama mengalami cedera saat memperkuat klubnya masing-masing.

Untuk menggedor pertahanan Finlandia, Ante Cacic akan mengandalkan penyerang Juventus, Mario Mandzukic. Di pertandingan melawan Kosovo, mantan pemain Bayern Munchen tersebut berhasil mencetak hattrick. Di laga ini Mandzukic kembali diandalkan untuk membobol gawang lawan.

Absennya Luka Modric membuat persoalan tersendiri di lini tengah Kroasia. Namun, Cacic masih mempunyai playmaker lain yang siap menggantikan Modric, yaitu Ivan Rakitic. Gelandang yang bermain untuk Barcelona tersebut akan bahu membahu di lini tengah bersama dengan Marcelo Brozovic, Badelj, Matteo Kovacic dan juga Vrsjalko.

Untuk pertahanan sendiri Kroasia akan mengandalkan penjaga gawang AS Monaco, Danijel Subasic. Subasic akan dibantu oleh kuartet Verdan Corluka, Dejan Lovren,  Strinic dan Mitrovic. Dengan komposisi tim ini, Kroasia siap menghajar tuan rumah Finlandia.

Kroasia berpeluang besar untuk mengulangi prestasi serupa saat mengalahkan Kosovo. Meski bermain tanpa Luka Modric, Kroasia dipastikan akan kembali menguasai permainan dan meraih tiga angka dari kandang Finlandia. Tren positif Kroasia pun nampaknya akan terus berlanjut.

Tags, , ,

Prediksi Pertandingan Portugal vs Andorra 8 Oktober 2016

Prediksi Pertandingan Portugal vs Andorra 8 Oktober 2016

Jawara Piala Eropa 2016, Portugal bersiap menjamu Andorra di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, grup B. Pertandingan ini sendiri akan dilangsungkan di  Estadio Municipal de Aveiro, Portugal. Tuan rumah termotivasi di pertandingan ini usai di partai pembuka, mereka dikalahkan oleh Swiss dengan skor 2-0.

Kekalahan dari Swiss memang masih membekas di ingatan pelatih Portugal, Fernando Santos. Saat dikalahkan oleh Swiss tersebut, Portugal memang tka bermain dengan kekuatan terbaiknya. Salah satu pemain andalan Portugal, Cristiano Ronaldo tak bisa diturunkan saat itu karena cedera. Pada laga kali ini, Ronaldo siap diturunkan dan siap kembali memimpin European Selecao.

Peluang untuk memenangkan pertandingan ini sangat besar. Melihat kualitas kedua tim, Portugal bisa saja mendapatkan kemenangan mudah di pertandingan tersebut. Dalam lima pertandingan terakhir, Andorra tidak pernah meraih kemenangan. Fernando Santos pun harus bisa memanfaatkan laga ini untuk membayar kesalahan di partai pembuka melawan Swiss.

Megabintang asal Real Madrid, Cristiano Ronaldo akan dijadikan tumpuan oleh Fernando Santos. Hadirnya Ronaldo yang menjabat sebagai kapten akan menghadirkan kepercayaan diri bagi para pemain Portugal. Tak hanya sebagai sosok pemimpin. Ronaldo juga dianggap sebagai goal getter. Ronaldo kemungkinan akan ditemani oleh Eder atau Gelson Martins di lini depan.

Untuk lini tengah, Fernando Santos masih mempercayakan kepada pemain-pemain senior. Nama-nama gaek seperti Luis Nani, Ricardo Quaresma hingga Joao Moutinho masih akan menjadi andalan. Mereka akan menjadi mentor bagi gelandang-gelandang muda Portugal seperti Renato Sanches, Joao Mario dan Andre Gomes.

Di lini pertahanan, duet jantung pertahanan akan kembali dipercayakan kepada dua pemain senior, yaitu Pepe dan Jose Fonte. Kedua pemain tersebut adalah jaminan keamanan di lini belakang. Lalu ada nama Cedric Soares dan Raphael Guererro yang akan mengisi posisi full back. Sementara Rui Patricio akan menjadi penjaga gawang Portugal di laga kali ini.

Kembalinya Cristiano Ronaldo dari cedera akan menjadi pembeda di pertandingan ini. Andorra merupakan tim kecil yang lebih sering dijadikan lumbung gol oleh tim lain. Oleh karena itu, Portugal nampaknya akan berpesta gol di pertandingan kali ini.

 

Tags, ,

juara-piala-eropa-dipecundangi-swiss

Juara Piala Eropa Dipecundangi Swiss

Juara Piala Eropa 2016, Portugal harus tertunduk malu setelah dikalahkan oleh tuan rumah Swiss dengan skor 2-0. Kedua tim bertanding di stadion St. Jakob Basel, dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Russia, Rabu (7/9/2016). Dua gol Swiss di pertandingan tersebut dicetak oleh Breel Donald-Embolo dan Amir Mehmedi.

Salah satu biang keladi kekalahan Portugal di pertandingan tersebut adalah absennya bintang utama sekaligus kapten tim Portugal, Cristiano Ronaldo. CR7 tak dapat memperkuat Portugal di pertandingan tersebut karena mengalami cedera.

Usai menjuarai Piala Eropa 2016, Portugal memang diliputi euphoria yang sangat tinggi. Berkat keberhasilan di ajang empat tahunan tersebut, kepercayaan diri para pemain Portugal menjadi berlipat ganda. Namun sayang, Portugal gagal menunjukkan peforma terbaiknya ketika berhadapan dengan Swiss.

Tanpa Ronaldo, pelatih Portugal, Fernando Santos mempercayakan lini depan kepada Eder, Luis Nani dan Bernardo Silva. Sementara tuan rumah Swiss yang diarsiteki oleh Vladimir Petkovic  bertumpu kepada gelandang Arsenal, Granit Xhaxa di pertandingan tersebut.

Pertandingan berjalan cukup alot di sepuliuh menit pertama. Kedua tim sama-sama ngotot untuk meraih kemenangan. Namun, tuan rumah yang akhirnya lebih dulu mencetak gol melalui sepakan Breel-Donald Embolo di menit ke-23. Pemain yang masih berusia 19 tahun tersebut sukses menjebol gawang Portugal yang dijaga oleh Rui Ptricio.

Swiss berhasil memperbesar keunggulan di menit ke-30 lewat gol yang dicetak oleh Amir Mehmedi. Gol tersebut tercipta berkat kerja sama dengan Seferovic. Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga paruh pertama berakhir.

Di babak kedua, Portugal yang tak ingin malu mencoba lebih aktif menyerang. Beberapa kali pelaung tercipta dari kaki Eder maupun Luis Nani. Namun, solidnya lini pertahanan Swiss malam itu membuat gawang Yann Sommer masih tetap perawan hingga akhir laga. Swiss pun akhirnya sukses meraih tiga poin dari jawara Piala Eropa tersebut.

Kekalahan ini menjadi sinyal yang buruk bagi Portugal. Sebagai juara Piala Eropa, Portugal tentu dijadikan sebagai tim unggulan yang diprediksi tak akan kesulitan untuk bisa menembus babak utama Piala Dunia 2018 Russia.

Tags, ,

Spanyol Cukur Habis Liechtenstein

Spanyol Cukur Habis Liechtenstein

Spanyol berpesta gol di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Liechtenstein. Di pertandingan yang digelar di Estadio Municipal Reino de Leon, Senin (5/9/2016) tersebut, Spanyol yang bertindak sebagai tuan rumah berhasil mencukur tamunya dengan skor super telak 8-0. Ini merupakan kemenangan perdana bagi pelatih baru Spanyol, Lopetegui.

Diego Costa, Alvaro Morata dan David Silva menjadi bintang di pertandingan tersebut, dengan torehan masing-masing dua gol. Sementara dua gol lainnya masing-masing dicetak oleh Vitolo dan Sergi Roberto. Ini adalah kemenangan terbesar Spanyol sepanjang tahun 2016 ini.

Lopetegui mempercayakan lini depan kepada Diego Costa. Costa dibantu oleh gelandang-gelandang kreatif seperti David Silva, Thiago Alcantara, Sergi Roberto dan Koke. Pertandingan berjalan sepuluh menit Spanyol langsung unggul melalui Diego Costa. Menerima umpan Koke, sepakan Diego Costa sukses menjebol gawang Liechtenstein.

Gol Diego Costa tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada babak pertama. Spanyol pun menutup paruh pertama dengan skor 1-0. Pesta gol La Furia Roja baru benar-benar terjadi di babak kedua pertandingan.

Sergi Roberto memulai pesta gol Spanyol di menit ke-55. Empat menit berselang, giliran david Silva yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Semenit berselang, Vitolo sukses memperbesar keunggulan Spanyol. Dalam kurun waktu 15 menit, Spanyol pun langsung unggul telak dengan skor 4-0.

Pesta Spanyol malam itu tetap berlanjut di menit ke-66. Kali ini kembali Diego Costa yang sukses mencetak gol. Usai mencetak gol keduanya, Diego Costa ditarik keluar dan digantikan oleh Alvaro Morata. Masuknya Alvaro Morata membuat lini depan Spanyol kembali segar.

Morata sendiri sukses mencetak dua gol dalam kurun waktu dua menit, tepatnya di menit ke-82 dan 83. David Silva akhirnya menutup pesta gol Spanyol lewat golnya di penghujung laga. Skor akhir, Spanyol unggul telak dengan skor 8-0 atas tamunya Liechtenstein.

Kemenangan telak ini paling tidak mengembalikan kepercayaan diri para punggawa timnas Spanyol. Pelatih baru Spanyol, Lopetegui mengemban tugas berat karena harus bisa membawa Spanyol kembali berprestasi di turnamen-turnamen besar antara Negara di Eropa dan dunia.

Tags, ,

Jerman Bukan Lawan Norwegia

Jerman Bukan Lawan Norwegia

Juara bertahan Piala Dunia, Jerman berhasil memetik kemenangan telak dengan skor 3-0 atas Norwegia dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 Russia. Bertandang ke kandang Norwegia di Oslo, Minggu (4/9/2015), Jerman tak kesulitan untuk menghadapi tuan rumah. Kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi Der Panser dalam upaya mempertahankan gelar juara Piala Dunia.

Pelatih Jerman, Joachim Low harus berterima kasih kepada duo pemain Bayern Munchen, Thomas Muller dan Joshua Kimmich. Kedua pemain tersebut berhasil memborong semua gol Jerman di pertandingan tersebut. Muller sukses mencetak dua gol, sedangkan satu gol lagi disumbangkan oleh Kimmich.

Bermain di Ullevaal Stadion kandang Norwegia, Jerman menurunkan kekuatan penuh. Bintang-bintang timnas Jerman diturunkan di laga tersebut seperti Mesut Ozil, Menuel Neuer, Matt Hummels, Thomas Muller hingga Mario Gotze.

Sejak pertandingan dimulai, Jerman langsung mendominasi permainan. Lini tengah berhasil dikuasai oleh anak asuhan Joachim Low tersebut. Jerman akhirnya bisa membuka keunggulan ketika laga memasuki menit ke-15. Sepakan Thomas Muller berhasil menghujam gawang Norwegia yang dijaga oleh Jarstein.

Thomas Muller kemudian menjadi kreator dari terciptanya gol kedua Jerman di pertandingan tersebut. Umpannya berhasil dikonversi menjadi gol oleh Joshua Kimmich di menit ke-45 babak pertama. Skor 2-0 untuk keunggulan Jerman pun bertahan hingga turun minum.

Di paruh kedua, Jerman masih tetap mendominasi permainan. Norwegia dipaksa bermain di pertahanannya sendiri. Der Panser sendiri akhirnya berhasil memperbesar keunggulan di menit ke-60, lagi-lagi melalui Thomas Muller. Kali ini, Muller berhasil memanfaatkan umpan dari Sami Khedira untuk mencatatkan namanya kembali di papan skor.

Unggul tiga gol membuat Jerman mengendurkan serangannya. Meski Jerman tak terlalu agresif setelah unggul tigal gol, Norwegia tetap saja tak bisa mengejar ketertinggalan. Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, skor 3-0 untuk kemenangan Jerman tetap bertahan.

Kemenangan ini menjadi awal yang bagus bagi timnas Jerman dalam upayanya untuk mempertahankan gelar juara Piala Dunia di Russia tahun 2018 nanti. Sebelumnya, Jerman gagal mengawinkan gelar Piala Dunia dan Piala Eropa setelah di ajang Euro 2016 lalu mereka tersingkir di babak semifinal.

Tags, ,

Suarez dan Cavani Bawa Uruguay ke Puncak

Suarez dan Cavani Bawa Uruguay ke Puncak

Uruguay akhirnya bisa mengambil alih tampuk pimpinan klasemen kualifikasi Piala Dunia 2018 dari tangan Ekuador. Keberhasilan itu dituai setelah La Celeste mengalahkan Peru dengan skor tipis 1-0 di stadion Centenario, Montevideo, Uruguay.

Luis Suarez dan Edinson Cavani menjadi aktor utama dari kemenangan Uruguay. Kerja sama antara dua penyerang yang bermain di klub Eropa tersebut berhasil membuahkan gol yang dicetak oleh Cavani. Tambahan 3 poin dari laga ini membuat Uruguay bertengger di peringkat pertama klasemen kualifikasi Piala Dunia 2018.

Bermain di depan puluhan ribu pendukungnya sendiri, Uruguay bertekad untuk meraih kemenangan setelah sebelumnya hanya bisa bermain imbang dengan Brazil. Sejak menit pertama, anak asuhan Oscar Tabarez langsung tampil menyerang.

Namun, ketatnya lini pertahanan Peru membuat duet Luis Suarez dan Edinson Cavani cukup kesulitan. Peru sendiri sesekali melakukan serangan balik lewat Paolo Guererro dan Claudio Pizzaro. Tak ada gol yang tercipta di paruh pertama pertandingan. Hingga turun minum skor masih imbang tanpa gol.

Di babak kedua, Uruguay masih mendomninasi jalannya permainan. Mengandalkan pemain-pemain yang telah malang melintang di kompetisi Eropa, Uruguay sukses mengurung pertahanan Peru. Kesabaran dan militansi pasukan Oscar Tabarez membuahkan hasil di menit ke-56.

Edinson Cavani yang tak terkawal menerima umpan terbosan dari Luis Suarez di kotak penalti. Tanpa ampun, penyerang yang merumput bersama jawara liga Perancis, Paris Saint Germain tersebut menghujam gawang Peru dengan tendangan keras kaki kiri. Penjaga gawang Peru pun tak berdaya. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Usai gol Cavani, Uruguay mencoba untuk mencari gol berikutnya. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, skor 1-0 untuk keunggulan Uruguay tetap bertahan. Tambahan 3 poin ini membuat Uruguay langsung naik ke puncak klasemen kualifikasi Piala DUnia 2018 zona Conmebol.

Keberhasilan Uruguay yang naik ke puncak tak lepas dari kekalahan Ekuador dari Kolombia. Uruguay dan Ekuador sama-sama mengumpulkan nilai 13 hasil dari enam pertandingan. Namun, Uruguay unggul jumlah agresifitas gol, sehingga Luis Suarez cs. berhak menempati peringkat pertama.

Tags, ,