Liga Italia

Category Archive Liga Italia

Diego Simeone Enggan Tanggapi Rumor Inter Milan

Diego Simeone Enggan Tanggapi Rumor Inter Milan

Diego Simeone merasa lelah membicarakan masa depannya. Pelatih asal Argentina itu terus menerus dikaitkan dengan klub baru jelang musim baru. Salah satu tim yang dikabarkan akan menjadi persinggahan baru Simeone adalah Inter Milan. Namun Simeone masih enggan membicarakan masalah tersebut dan memilih untuk fokus mengamankan satu tempat di posisi ketiga klasemen La Liga untuk Atletico Madrid.

Spekulasi mengenai masa depan Diego Simeone bersama Atletico Madrid terus menjadi perbincangan hangat. Salah satu klub yang paling berminat dengan Diego Simeone adalah Inter Milan. Klub asal kota Milan tersebut tidaklah asing bagi sosok Simeone. Saat masih aktif bermain, Simeone pernah membela Inter Milan selama beberapa musim.

Dalam beberapa kesempatan Diego Simeone memang mengungkapkan ketertarikannya untuk bisa melatih Inter Milan di sebuah kesempatan. Kans untuk melihat Simeone melatih Il Nerrazurri semakin besar usai Inter memecat pelatih mereka, Stefano Pioli. Kekosongan pelatih itu membuat berita kepindahan Simeone semakin gencar. Namun sang pelatih enggan mengklarifikasi masa depannya.

“Semua orang hanya peduli untuk bisa membawa tim ini ke posisi yang terbaik, itu yang kami pikirkan saat ini. Setelah itu kita bisa membicarakan banyak hal tentang situasi saya sekarang ini dan tak perlu mengklarifikasi apapun mengenai hal ini,”

“Sebenarnya, apa yang saya pikirkan saat ini adalah bagaimana membawa tim ini ke peringkat ketiga klasemen. Usai hal itu, saya bisa menjawab pertanyaan yang Anda ajukan tersebut. Namun saat ini yang menjadi fokus utama kami adalah bagaimana caranya untuk bisa lolos secara langsung ke babak grup Liga Champions Eropa,” ujar Simeone.

Musim ini tak terlalu bagus bagi Atletico Madrid. Mereka gagal bersaing dalam perebutan gelar juara La Liga dan terhenti di babak semifinal Liga Champions. Namun, Simeone tetap bersyukur dengan pencapaian Atletico tersebut.

“Kami sangat bangga dengan apa yang telah kami capai di La Liga maupun Liga Champions Eropa. Kami mampu bermain baik di dua laga semifinal. Untuk sekarang ini kami harus bisa tetap berkompetisi di Liga Champions karena tim ini membutuhkan banyak sekali peningkatan,” tutup mantan pemain Lazio tersebut.

Tags, , ,

Prediksi Pertandingan Torino vs Napoli 14 Mei 2017

Prediksi Pertandingan Torino vs Napoli 14 Mei 2017

Peringkat ketiga klasemen sementara Liga Italia, SSC Napoli akan bertamu ke kandang Torino dalam lanjutan pekan ke-36 Serie A. Pertandingan ini akan digelar di stadion Olimpico Grande Torino pada hari Minggu (14/5/2017). Baik Napoli maupun Torino sama-sama mengincar tiga angka di pertandingan kali ini.

Napoli masih berharap untuk bisa menggeser AS Roma dari posisi kedua klasemen. Il Partinopei saat ini duduk di peringkat ketiga dengan 77 poin, berselisih satu poin saja dengan AS Roma di peringkat kedua. Napoli mengincar posisi kedua untuk bisa mendapatkan tiket langsung ke Liga Champions Eropa tanpa harus melewati babak kualifikasi terlebih dahulu.

Performa Napoli sendiri sedang bagus-bagusnya. Dari tujuh pertandingan terakhirnya, Napoli tak terkalahkan dengan rincian lima kemenangan dan dua kali hasil imbang. Berbekal rekor yang baik itulah, Napoli siap mempecundangi tuan rumah Napoli. Pelatih Napoli, Maurizio Sarri siap menurunkan para pemain utamanya di laga ini.

Napoli akan mengandalkan trio mautnya di lini depan yaitu Dries Mertens, Jose Maria callejon serta Lorenzo Insigne. Ketiganya akan dibantu oleh lini kedua yang akan dikomandoi oleh kapten tim, Marek Hamsik. Sedangkan di lini belakang ada nama Khalidou Koulibaly, Elseid Hysaj serta Pepe Reina.

Torino sendiri juga tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhirnya. Bedanya, Torino meraih lima kali hasil imbang dan dua kali kemenangan. Anak asuhan Sinisa Mihaljovic itu sendiri baru saja menahan imbang saudara sekota sekaligus pemuncak klasemen, Juventus. Hasil itu membuat Juve harus kembali menunda pesta Scudettonya.

Penyerang muda Italia, Andrea Belotti akan menjadi andalan utama Torino di lini depan. Belotti bisa ditandemkan dengan Maxi Lopez ataupun Adam Llajic. Selain Belotti, nama-nama seperti John Obi, Iago Falque, Daniel Zapacosta hingga Joe Hart akan jadi pemain kunci bagi tuan rumah.

Laga ini dipastikan akan berjalan dengan ketat. Kedua tim punya kans yang sama besarnya untuk meraih kemenangan. Napoli akan memanfaatkan ketajaman lini depan serta kesolidan tim. Sedangkan Torino akan memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah untuk bisa mengambil poin sempurna di pekan ke-36 ini.

Tags, , ,

Sang Gladiator Serie-A Akan Mengakhiri Karier Musim Ini

Sang Gladiator Serie-A Akan Mengakhiri Karier Musim Ini

Klub AS Roma akhirnya menginformasikan bahwa kapten sekaligus legenda hidup mereka, Francesco Totti akan pensiun di akhir musim ini. Karir 24 tahun Francesco Totti bersama dengan Serigala Ibukota akan berakhir di musim 2016/2017. Usai pensiun, Totti akan duduk di kursi manajemen sebagai salah seorang direktur AS Roma.

Pemain yang telah berusia 40 tahun tersebut merupakan pemain kesayangan suporter AS Roma. Sejak mengawali karirnya sebagai pemain AS Roma di awal 90an lalu, Totti sudah bermain di lebih dari 600 pertandingan bersama AS Roma dan timnas Italia. Torehan golnya bersama dengan AS Roma dan timnas Italia pun cukup mentereng yakni lebih dari 250 gol.

Kontrak Totti bersama Roma sebenarnya berakhir di musim lalu. Namun manajemen Roma memutuskan untuk memperpanjang kontrak Totti semusim lagi. Musim ini, Francesco Totti hanya bermain sebagai starter sebanyak 1 kali. Totti lebih sering masuk sebagai pemain pengganti. Musim Totti baru mencetak dua gol saja dari  15 kali penampilan di Serie A. Di usia yang tak lagi muda memang sulit bagi Totti untuk bisa terus bermain di level tertinggi.

Direktur olahraga AS Roma, Monchi memberikan pernyataannya mewakili manajemen. Monchi berharap setelah Totti gantung sepatu dirinya bisa lebih dekat dengan sang pemain di jajaran kursi manajemen. Menurutnya, Totti akan menjadi sosok penting bagi masa depan AS Roma.

“Perihal Francesco Totti, saya sudah tahu bahwa ada perjanjian antara klub bahwa tahun ini akan menjadi musim terakhirnya bersama dengan AS Roma, setelah itu dia akan menjadi direktur. Francesco adalah Roma. Saya ingin lebih dekat dengannya sebisa mungkin. Saya ingin tahu meski 1% dari pengetahuan yang dimilikinya,” ujar Monchi.

Pertandingan terakhir Totti bersama AS Roma akan terjadi akhir bulan Mei ini melawan Genoa di ajang Serie A Italia. Klub AS Roma sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menjadikan laga melawan Genoa sebagai laga paling spesial bagi sosok Francesco Totti. AS Roma dan pencinta sepakbola Italia akan segera kehilangan salah satu pemain legendarisnya, Francesco Totti.

Tags, , ,

Prediksi Pertandingan Lazio vs Palermo 23 April 2017

Prediksi Pertandingan Lazio vs Palermo 23 April 2017

Lazio akan berhadapan dengan tim penghuni papan papan bawah klasemen, Palermo dalam lanjutan pekan ke-33 Serie A Italia. Pertandingan tersebut akan diselenggarakan di stadion Olimpico Roma, pada hari Minggu (23/4/2017). Tuan rumah SS Lazio berpeluang besar untuk meraih kemenangan di pertandingan kali ini.

Misi Lazio untuk bersaing memperebutkan satu tiket Liga Champions Eropa musim depan agaknya mulai sirna. Hasil buruk di beberapa laga terakhir, termasuk kalah telak di kandang sendiri ketika menghadapi rivalnya, Napoli, membuat kans Lazio untuk berada di posisi tiga besar klasemen hampir pasti tertutup. Kini target Lazio adalah mempertahankan posisi keempat sekaligus meraih gelar Coppa Italia.

Partai melawan Palermo ini harus dijadikan momentum kebangkitan Lazio. Tak pernah menang dalam tiga partai terakhir membuat Il Biancoceleste terancam digeser oleh tim-tim lain. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh para suporternya, Lazio harusnya bisa memenangkan pertandingan kandangnya ini.

Pelatih Lazio, Simone Inzaghi akan tetap memainkan skema andalannya yakni formasi 4-3-3. Di skema menyerang tersebut, Inzaghi akan menurunkan trisula maut yang terdiri dari Ciro Immobile, Keita Balde Diao dan juga Felipe Anderson. Immobile akan menjadi target man, sementara Keita dan Felipe Anderson akan menyisir sisi lapangan.

Untuk lapangan tengah, Lazio bisa bertumpu kepada kapten tim asal Argentina, Lucas Buglia. Gelandang timnas Tango tersebut akan bahu membahu bersama dengan Marco Parolo serta pemain muda Sergej Milinkovic-Savic. Di area pertahanan, Lazio akan menurunkan kuartet Dusan Basta, Wesley Hoedt, Wallace dan Stefan Radu. Sementara di bawah mistar gawang ada penjaga gawang muda Albania, Strakhosa.

Palermo sendiri nampaknya akan kesulitan untuk menandingi kualitas yang dimiliki oleh Lazio. Namun bagaimanapun juga Palermo juga butuh tambahan poin untuk bisa lepas dari zona degradasi. Oleh karena itu, Palermo akan bermain ngotot di laga ini.

Pertandingan ini harusnya bisa dimanfaatkan oleh Lazio untuk mengembalikan momentum mereka. Meski sudah mengantongi tiket Eropa musim depan, Lazio harus bisa finish setinggi mungkin di klasemen. Kemenangan di partai ini juga bisa menjadi modal berharga bagi Lazio jelang final Coppa Italia melawan Juventus.

Tags, , ,

Runtuhnya 30 Tahun Dinasti Berlusconi

Runtuhnya 30 Tahun Dinasti Berlusconi

Perpindahan kepemilikan klub AC Milan akhirnya selesai dilaksanakan. Konsorsium asal China akhirnya resmi membeli AC Milan dengan harga mencapai 740 juta Euro. Konsorsium yang bernama Rossoneri Sport Investement menyelesaikan pembelian 99,9% saham AC Milan. Dengan ini, AC Milan yang sebelumnya dikuasai oleh Silvio Berluconi akhirnya berpindah tangan ke konsorsium China.

AC Milan memang sangat identik dengan Silvio Berlusconi yang merupakan mantan perdana menteri Italia. Sejak dikuasai pada tahun 1986, Berlusconi berhasil membawa AC Milan ke puncak kejayaan. Sepanjang 31 tahun kepemilikannya, Berlusconi berhasil membawa AC Milan meraih berbagai gelar bergengsi seperti Scudetto Italia, Liga Champions Eropa, Coppa Italia hingga Piala Interkontinental.

Berlusconi dengan rasa haru pun akhirnya melepas AC Milan ke pemilik baru. Menurut Berlusconi, dia melepas klub yang dikuasainya selama tiga dekade itu dengan rasa berat hati. Namun pada akhirnya Berlusconi harus rela berkorban untuk mengembalikan kejayaan AC Milan di pentas Eropa.

“Setelah 30 tahun lebih, saya meletakkan jabatan Presiden AC Milan. Saya melakukannya dengan rasa sakit dan emosional. Namun saya juga paham jika untuk berkompetisi di level tertinggi di Eropa dan dunia membutuhkan investasi. Sumber daya dari satu keluarga saya tak akan cukup,”

“Saya tak akan melupakan emosi yang Milan berikan kepada kami. Saya tak akan melupakan jasa-jasa dari orang yang telah membangun AC Milan bersama saya dulu. Dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para suporter yang telah mendukung kami selama ini,” ucap Silvio Berlusconi.

Para pendukung AC Milan agaknya harus berterima kasih kepada Silvio Berlusconi. Lewat tangan dinginnya, Il Rossoneri berhasil mencapai puncak keemasannya. Tanpa Berlusconi, Milan mungkin tak akan bisa sebesar sekarang ini.

Di tangan investor yang baru akan ada banyak perubahan baru di tubuh AC Milan. Kucuran dana yang sangat besar bisa menjadikan AC Milan kembali ke kejayaannya sebagai salah satu klub elit di Eropa. Kita tunggu saja gebrakan-gebrakan yang akan hadir dari AC Milan dengan investor barunya.

Tags, ,

Prediksi Pertandingan Bologna vs AS Roma 9 April 2017

Peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia, AS Roma akan melawan Bologna dalam lanjutan giornata ke-31 Serie A Italia. Laga ini akan dilangsungkan di stadion  Renato Dall’Ara pada hari Minggu (9/4/2017). Serigala Ibukota mengincar poin sempurna di pertandingan kali ini untuk bisa terus membayangi Juventus di puncak klasemen.

Persaingan dalam memperebutkan gelar juara Serie A Italia kembali memanas usai Juventus bermain imbang dengan Napoli. Hasil itu membuat Roma bisa mendekati Juventus. Jarak poin antara keduanya pun kembali menipis.

Asa AS Roma untuk meraih Scudetto Italia belum tertutup. Jarak poin yang semakin menipis dengan pimpinan klasemen Juventus menjadikan AS Roma punya peluang untuk mengejar Si Nyonya Tua. Syaratnya, Roma harus bisa memenangkan semua pertandingan sisa dan berharap Juventus terpeleset di beberapa laga.

Spaletti akan memainkan formasi menyerang 3-4-3. Trisula lini depan AS Roma akan diisi oleh Edin Dzeko, Muhammad Salah dan Diego Perotti. Dzeko yang sudah membukukan 23 gol sejauh ini akan dipercaya sebagai juru gedor utama. Sementara Muhammad Salah dan Diego Perotti akan menyisir pertahanan Bologna.

Di lapangan tengah ada tiga gelandang tengah berpengalaman kepercayaan Luciano Spaletti. Tiga gelandang tersebut adalah Daniele De Rossi, Kevin Strotmann dan Radja Nainggolan. Ketiga gelandang tersebut akan menggalang lini tengah Il Lupi dan menyuplai bola-bola matang kepada barisan depan AS Roma.

Sedangkan di sektor pertahanan ada nama Anthony Rudiger, Fazio dan Kostas Manolas. Tiga bek tengah ini akan bahu membahu untuk melindungi gawang AS Roma dari serangan lawan. Sementara di posisi penjaga gawang ada nama Wolijech Sczesny.

Bologna sendiri yang akan jadi tuan rumah di pertandingan ini tak bisa dipandang sebelah mata. Tuan rumah memiliki beberapa pemain kunci yang punya segudang pengalaman di Serie A seperti Verdi, Mattia Destro, Simon Taider hingga Antonio Mirante.

Jika dilihat dari hitung-hitungan di atas kertas, AS Roma tentu lebih unggul dibandingkan dengan Bologna. Kualitas materi pemain yang dimiliki oleh Il Giallorossi jauh lebih baik dibandingkan tuan rumah. Oleh karena itu, Roma lebih difavoritkan untuk bisa memenangkan pertandingan ini.

Tags, , ,

Prediksi Pertandingan Inter Milan vs Sampdoria 4 April 2017

Prediksi Pertandingan Inter Milan vs Sampdoria 4 April 2017

Inter Milan akan berhadapan dengan Sampdoria pada pekan ke-30 Liga Italia yang akan digelar awal bulan April ini. Pertandingan ini akan berlangsung di stadion Giuseppe Meazza, pada hari Selasa (4/4/2017). Inter membutuhkan tiga angka untuk bisa tetap berada di zona Eropa pada klasemen sementara Serie A Italia.

Tuan rumah Inter Milan sebenarnya punya catatan bagus dalam beberapa pertandingan terakhirnya. dari lima laga terakhir, Inter sukses mendulang 10 angka. Raihan yang tak terlalu buruk bagi tim sekelas Inter Milan. Namun hal itu tak cukup untuk membawa Inter untuk berada di peringkat tiga besar yang berhak mendapatkan jatah bermain di Liga Champions Eropa.

Pelatih Inter Milan Stefano Pioli akan berusaha mempersembahkan poin maksimal di tiap laga yang ada. Pioli sendiri merasa peluang anak asuhanya untuk mendapatkan tiket Liga Champions sudah tertutup. Untuk itu Stefano Pioli akan memastikan jika Inter Milan bisa finish di posisi lima besar klasemen untuk mendapatkan tiket kompetisi Eropa musim depan.

Inter akan tetap mengandalkan Mauro Icardi di lini depannya. Icardi sendiri pernah memperkuat Sampdoria selama beberapa musim sebelum dibeli oleh Inter Milan. Selain Icardi, Inter juga bisa memasang penyerang timnas Italia keturunan Argentina, Citadin Eder.

Lini tengah Inter Milan akan diperkuat oleh para pemain berkualitas seperti Antonio Candreva, Ever Banega, Joao Mario serta  Geoffrey Kondogbia. Sementara di area pertahanan ada nama Joao Miranda, Juan Murillo dan penjaga gawang Samir Handanovic.

Sampdoria sendiri bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Saat ini Il Samp menduduki peringkat ke-9 klasemen sementara Serie A. Meski bertindak sebagai tim tamu, Sampdoria akan mencoba untuk mengalahkan kubu tuan rumah. Berbekal pemain-pemain berpengalaman seperti Ricky Alvarez, Fabio Quagliarela, Luis Muriel hingga Emiliano Viviano, Il Samp yakin bisa meraih angka di Giuseppe Meazza.

Inter Milan harus berhati-hati dengan kekuatan yang dimiliki oleh Sampdoria. Meski akan bertindak sebagai tuan rumah, Inter Milan bisa saja dipermalukan oleh anak asuhan Manolo Giampaolo tersebut. Sampdoria sendiri akan bermain lepas tanpa beban dengan mengandalkan serangan balik.

Tags, , ,

Roberto Mancini : Eropa Adalah Destinasi Tertinggi Pelatih Dunia

Roberto Mancini : Eropa Adalah Destinasi Tertinggi Pelatih Dunia

Pelatih asal Italia, Roberto Mancini siap kembali melatih klub besar Eropa. Mancini yang hampir setahun tak berkecimpung aktif dalam dunia sepakbola mengincar klub besar di kompetisi elit Eropa. Di sisi lain, Mancini sebenarnya berharap bisa menjadi pelatih timnas Italia di masa mendatang. Untuk saat ini, fokus Mancini adalah melatih klub Eropa.

Roberto Mancini bukanlah pelatih sembarangan. Dia punya sejumlah prestasi yang tak bisa dianggap remeh seperti meraih piala domestik bersama dua klub Serie A, Lazio dan Inter Milan. Dan yang paling membanggakan tentu saja membawa Manchester City menjadi juara Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 60 tahun lebih.

Sejak didepak oleh Inter Milan di awal musim 2016/2017 ini, Roberto Mancini memilih untuk menunggu pinangan dari klub-klub Eropa. Mancini bahkan menyatakan jika dirinya menolak tawaran menggiurkan dari China untuk tetap bertahan dan menunggu tawaran dari klub Eropa. Baginya, berada di level tertinggi adalah segalanya. Dia pun mengaku menyesal karena meninggalkan Inter Milan.

“Di masa depan, saya sangat senang jika bisa melatih timnas Italia. Untuk memimpin Negara Anda sendiri adalah pencapaian terbesar dalam karir seorang pelatih. Namun untuk saat ini, saya ingin bekerja dengan klub. Satu setengah tahun bekerja hilang begitu saja saat saya meninggalkan Inter Milan dimana hal itu sangat mengecewakan. Saya percaya jika saya bertahan di Inter bisa mendekati Juventus,” ujar Mancini.

“Saya tidak berpikir untuk pindah ke China. Mereka mencoba menghubungi saya, tapi saya mengatakan tidak karena buat saya, tempat sesungguhnya bagi sepakbola adalah Eropa,” tambah pelatih yang berjuluk Mancio ini.

Sampai saat ini belum ada klub di lima liga top Eropa yang mencoba mendekati Roberto Mancini. Mancini sendiri berharap bisa melatih di Spanyol ataupun Perancis. Dua Negara tersebut bisa menjadi destinasi yang sangat pas bagi Mancini.

“Saya pernah pergi ke Inggris dan memenangkan trofi di sana. Tapi ketika ada tawaran lain Anda tak akan pernah tahu. Saya merasa pengalaman yang saya miliki ini sangat cukup, setidaknya untuk bisa melatih klub di Spanyol atau Perancis,” tutup Mancini.

Tags, ,

Paolo Dybala Tertawakan Teori Konspirasi Pendukung AC Milan

Paolo Dybala Tertawakan Teori Konspirasi Pendukung AC Milan

Paolo Dybala menolak anggapan jika Juventus dibantu oleh wasit setelah sang pemain berhasil mencetak gol penalti di menit ke-90+7 saat berhadapan dengan AC Milan di ajang Serie A Italia. Gol penalti Dybala di penghujung laga tersebut memastikan Juventus menang tipis 2-1 atas Il Rossoneri dalam lanjutan Serie A Italia.

Juara bertahan Serie A tersebut mendapatkan hadiah tendangan penalti kontorversial di menit-menit akhir pertandingan. Hal ini berawal dari umpan silang Stephen Lichsteiener yang diarahkan ke kotak penalti AC Milan. Umpan silang tersebut terlihat mengenai tangan dari pemain bertahan Milan, Mattia De Sciglio. Padahal dari tayangan ulang, De Sciglio tak bermaksud untuk menyentuh bola.

Meskipun begitu, penalti tetap dihadiahkan oleh wasit yang memimpin pertandingan. Paolo Dybala yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Gol dari Dybala itu sendiri memastikan tuan rumah Juventus menang dengan skor 2-1. Si Nyonya Tua pun semakin kokoh di puncak klasemen Serie A berkat kemenangan ini.

Seusai laga, perbincangan hangat mengemuka perihal hadiah penalti kontroversial yang diberikan wasit kepada Juventus di akhir laga, terutama dari para pendukung AC Milan. Banyak teori konspirasi menyebut jika Juventus kembali dibantu oleh pengadil di lapangan untuk memperoleh kemenangan. Dybala sendiri sebagai eksekutor penalti kontroversial itu membantah jika Juve dibantu oleh wasit. Dybala justru menyebut kubu AC Milan terlalu sering merengek mengenai hal itu.

“Pendukung AC Milan telah mengeluh tentang Juventus dalam enam tahun lebih. Kami sudah terbiasa dengan hal itu. Mereka harus mencari alasan lain selain menyalahkan wasit untuk kekalahan mereka. Ketika sesuatu seperti ini terjadi, kami akan melihat ke depan dan terus bekerja. Kami pantas mendapatkan kemenangan di pertandingan ini,” ujar Paolo Dybala.

Kemenangan Juventus atas AC Milan di pekan ke-28 ini akan terus menjadi perdebatan hangat di kalangan pencinta Serie A. Skor 2-1 untuk Juventus ini menjadikan Si Nyonya Tua tetap bercokol di puncak klasemen sementara Serie A Italia. Sementara AC Milan yang gagal mendulang poin, harus rela tetap berada di luar zona Eropa.

Tags, , ,

Prediksi Pertandingan Fiorentina vs Cagliari 12 Maret 2017

Prediksi Pertandingan Fiorentina vs Cagliari 12 Maret 2017

Tuan rumah Fiorentina akan berhadapan dengan Cagliari di pekan ke-28 Serie A Italia. Pertandingan antara dua tim ini akan diselenggarakan di stadion Artemio Franchi, kandang Fiorentina pada hari Minggu (12/3/2017). Tuan rumah Fiorentina diyakini mampu mengatasi perlawanan Cagliari dan memenangkan pertandingan kali ini.

Fiorentina masih berusaha untuk berada di zona Eropa. La Viola saat ini menempati peringkat ke-8 klasemen sementara Serie A Italia. Mereka terpaut 10 angka dari zona Eropa. Jika ingin menghidupkan peluang untuk berlaga di kompetisi Eropa, Fiorentina harus bisa konsisten meraih kemenangan, terutama di laga kandang.

Performa tuan rumah memang tak terlalu bagus. Dari empat pertandingan terakhirnya, Fiorentina hanya bisa meraih dua poin saja. Hasil tersebut membuat anak asuhna Paolo Sosa tersebut tertinggal jauh dari para rivalnya. Jika tak segera bangkit, Fiorentina bisa semakin tertinggal dalam persaingan perebutan tiket kompetisi Eropa musim depan.

Fiorentina memiliki dua penyerang andalan di lini depan, yakni penyerang Kroasia Nikola Kalinic serta penyerang lokal Italia Federico Bernadeschi. Jika ingin menambah daya gedor, Fiorentina bisa memasang pemain muda Federico Chiesa. Anak dari legenda Italia, Enrico Chiesa tersebut punya performa impresif dalam beberapa laga terakhir.

Untuk membantu para pemain depan, Paolo Sosa akan memasang beberapa gelandang hebat seperti Borja Valero, Milan Badelj dan juga Vecino. Sementara di lini belakang ada nama Davide Astori, Gonzalo Rodriguez dan penjaga gawang Ciprian Tatarusanu.

Cagliari sendiri juga punya misi di laga ini. Mereka ingin kembali menghuni peringkat 10 besar klasemen. Sama seperti Fiorentina, penampilan Cagliari dalam beberapa laga terakhir juga tak terlalu bagus. Dari lima pertandingan terakhir, Cagliari hanya mampu meraup 4 poin saja. Di laga ini, Cagliari akan mengandalkan beberapa nama berpengalaman seperti Marco Boriello, Marco Sau, Mauricio Isla dan Bruno Alves.

Tuan rumah diprediksi akan menguasai permainan. La Viola yang membutuhkan angka penuh untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain akan tampil menyerang sejak menit awal. Sementara itu, Cagliari akan bermain lebih bertahan dan menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik.

 

Tags, , ,