Liga Italia

Category Archive Liga Italia

Prediksi Pertandingan Torino vs AS Roma 22 Oktober 2017

Prediksi Pertandingan Torino vs AS Roma 22 Oktober 2017

Klub ibukota, AS Roma akan bertandang ke rumah Torino dalam lanjutan pekan ke-9 Serie A Italia. Laga ini akan dilangsungkan di stadion Olimpico Grande Torino pada hari Minggu (22/10/2017). Roma yang pekan lalu mengalami kekalahan akan mengincar angka penuh di pertandingan kali ini.

Persaingan di papan atas Serie A Italia kembali memanas. Hal ini terjadi setelah hasil laga pekan ke-9 yang penuh kejutan. Juventus mengalami kekalahan dari Lazio serta Inter Milan memenangi Derby Milano melawan Inter. Roma sendiri pekan lalu mengalami kekalahan dari sang pemuncak klasemen Liga Italia, Napoli.

AS Roma tentunya tak ingin semakin tertinggal dari para pesaingnya di klasemen. Untuk itu, klub berjuluk Il Lupi ini harus segera bangkit dan mulai menata kembali timnya agar mampu bertarung dalam perebutan gelar juara Liga Italia musim ini. Di atas kertas, AS Roma cukup berpeluang untuk meraih kemenangan di pertandingan kali ini.

Pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco akan menurunkan seluruh pemain terbaik yang dimilikinya di laga ini. Di sektor penyerangan ada nama penyerang asal Bosnia-Herzegovina, Edin Dzeko. Top skor AS Roma musim lalu tersebut diharapkan mampu tampil dalam peforma terbaiknya di laga ini.

Kekuatan utama Roma sebenarnya ada di lini kedua alias lini tengah. Di sektor ini ada banyak sekali gelandang-gelandang kondang seperti Radja Nainggolan, Daniele De Rossi, Kevin Strotmann hingga Leandro Paredes. Sementara di lini belakang ada nama Allison, Kostas Manolas dan Bruno Peres.

Sementara itu Torino berharap bisa mengamankan tiga angka di kandang sendiri. Namun ada masalah besar yang harus dihadapi oleh Torino yakni cederanya penyerang andalan mereka, Andrea Belotti. Pemain timnas Italia itu masih belum bisa diturunkan karena cedera. Meski tanpa Belotti, Torino tetap termotivasi untuk bisa menjungkalkan AS Roma.

Pertandingan antara Torino melawan AS Roma ini akan berjalan dengan seru. Torino yang bertindak sebagai tuan rumah akan mencari cara untuk menandingi kualitas tinggi dari para punggawa Roma. Sementara AS Roma diyakini akan tampil menyerang sejak menit awal pertandingan.

Tags, ,

Lepas dari Munchen, Ancelotti Siap Gantikan Montella di AC Milan

Lepas dari Munchen, Ancelotti Siap Gantikan Montella di AC Milan

Nasib pelatih AC Milan, Vincenzo Montella kini berada di ujung tanduk. Pasalnya, AC Milan yang diarsiteki oleh Montella kembali menelan kekalahan di ajang Serie A. Kekalahan itu membuat rumor tentang pemecatan Montella kembali menyeruak. Eks pelatih Bayern Munchen, Carlo Ancelotti disebut-sebut sebagai calon terkuat pengganti Monteela.

Pil pahit harus kembali ditelan oleh AC Milan setelah mereka kembali mengalami kekalahan dalam ajang Serie A Italia musim 2017/2018. Kekalahan ini dialami Milan saat menjamu AS Roma di stadion San Siro, Milan. Meski bermain di kandang sendiri, Milan dipaksa menyerah oleh tamunya AS Roma dengan skor 2-0. Ini adalah kekalahan ketiga AC Milan di ajang Serie A Italia.

Kekalahan ini membuat nasib Vincenzo Montella sebagai pelatih kepala terancam. Namun manajemen AC Milan mengaku masih menaruh kepercayaan yang tinggi kepada Montella. Salah satu petinggi AC Milan, Massimo Mirabelli mengatakan jika pihak manajemen akan tetap percaya kepada Montella. Menurutnya, masih terlalu dini untuk menilai kinerja eks pemain AS Roma tersebut.

“Kami baru saja melewati tujuh pertandingan, kami memiliki tim yang baru. Jadi, tidak ada pelatih yang memiliki tongkat ajaib. Anda tidak bisa mendapatkan hasil yang bagus begitu saja. Kami memiliki sejumlah pemain yang harus menyatu sebagai tim. Jadi, sejauh penilaian kami, Montella bekerja dengan baik. Kami hanya bisa berharap jika hasil bagus akan segera muncul,” ucap Mirabelli.

“Kami harus mencoba untuk tidak melihat papan klasemen. Roma adalah tim yang sudah sangat solid dalam beberapa tahun terakhir. Tak mudah untuk menghadapi mereka. Kami melihat banyak hal positif dari kekalahan ini,” tambah Mirabelli.

Rumor pemecatan Montella membuat nama Carlo Ancelotti ikut muncul ke permukaan. Pelatih yang berjuluk Don Carlo tersebut dianggap sebagai kandidat yang sangat tepat untuk menggantikan Montella. Namun Mirabelli enggan menanggapi terlalu serius dari rumor Ancelotti tersebut. Mirabelli lebih memilih fokus untuk membenahi Milan.

Dengan belanja pemain yang gila-gilaan di awal musim, AC Milan memang diharapkan mampu menjadi pesaing utama gelar Scudetto Italia musim ini. Namun melihat penampilan Il Rossoneri sejauh ini, semuanya masih jauh dari harapan.

Tags, , ,

Prediksi Pertandingan Lazio vs Sassuolo 1 Oktober 2017

Prediksi Pertandingan Lazio vs Sassuolo 1 Oktober 2017

Elang Ibukota, SS Lazio akan menjamu Sassuolo dalam lanjutan giornata ketujuh Serie A Italia. Pertandingan ini akan dilangsungkan di stadion Olimpico Roma, pada hari Minggu (1/10/2017). Lazio yang sedang dalam grafik menanjak diprediksi mampu mengamankan poin penuh di pertandingan kali ini sekaligus memantapkan posisinya di klasemen sementara.

Sempat digulung oleh Napoli dengan skor 4-1 di kandang sendiri, Lazio mampu bangkit dengan meraih dua kemenangan penting atas Hellas Verona dan juga Zulte Waregem di ajang Europa League. Dua kemenangan beruntun tersebut membuat kepercayaan diri para pemain jelang laga ini cukup tinggi.

Pelatih Lazio, Simone Inzaghi pun ingin meneruskan peforma apik anak asuhnya di awal musim ini. Modal empat kemenangan di enam laga awal Serie A membuat Lazio untuk sementara berada di posisi 5 besar klasemen. Inzaghi tentu ingin mempertahankan peforma anak buahnya agar bisa terus berada di papan atas klasemen. Target Lazio sendiri adalah mampu menembus Liga Champions Eropa musim depan.

Sosok yang akan ditunggu-tunggu penampilannya oleh para pendukung Lazio adalah sang penyerang utama, Ciro Immobile. Pemain yang dibeli dari Atletico Madrid tersebut tampil cemerlang di awal musim ini dengan torehan 8 gol hingga pekan keenam. Pundi-pundi gol Immobile diyakini akan terus bertambah, terutama di laga melawan Sassuolo ini.

Dukungan dari lini kedua juga menjadi kunci utama keberhasilan Lazio. Untuk membantu Immobile, Lazio memiliki gelandang serang Spanyol, Luis Alberto. Eks gelandang Liverpool tersebut akan berdiri di belakang Immobile. Untuk barisan gelandang, Lazio akan menurunkan Lucas Leiva, Marco Parolo dan juga Sergej Milikovic-Savic.

Untuk lini belakang, Simone Inzaghi masih akan menurunkan nama-nama lawas macam Stefan Radu, Stefan De Vrij, Wallace dan Jordan Lukaku. Sementara tembok terakhir di lini belakang alias sang penjaga gawang akan dipercayakan kepada sosok Thomas Strakhosa.

Sassuolo kualitasnya masih berada di bawah tuan rumah Lazio. Oleh karena itu, Lazio sangat diunggulkan di pertandingan ini dan diyakini mampu mengatasi perlawanan Sassuolo. Tiga poin penuh diprediksi akan menjadi milik klub asal Ibukota Italia tersebut.

Tags, ,

Prediksi Pertandingan Juventus vs Torino 23 September 2017

Prediksi Pertandingan Juventus vs Torino 23 September 2017

Laga seru akan terjadi di pekan keenam Serie A Italia ketika tuan rumah Juventus akan berhadapan dengan Torino. Duel yang bertajuk duel Turin ini akan diselenggarakan pada hari Minggu (24/7/2017) di Allianz Stadium, markas Juventus. Laga ini akan berjalan dengan sangat seru dan menarik karena kedua tim sama-sama belum terkalahkan di Liga Italia musim ini.

Juventus bertekad mempertahankan gelar Serie A Italia untuk kali ketujuh secara beruntun. Usaha terssebut cukup terlihat di awal musim ini. Juve selalu meraih kemenangan di lima laga perdananya musim ini di Liga Italia. Namun Juventus masih tertahan di peringkat kedua klasemen di bawah Napoli yang unggul dalam hal produktivitas gol.

Menghadapi saudara sekota, Juventus tentu tak ingin malu. Derby selalu menyajikan gengsi yang tinggi sehingga mau tidak mau harus dimenangkan. Musim lalu, Juventus sempat ditahan imbang oleh Torino. Hal tersebut tentu tak ingin terulang bagi para pendukung Juventus. Kemenangan di pertandingan ini adalah sebuah kewajiban.

Paolo Dybala masih akan jadi tumpuan utama di lini depan Juventus. Top skor sementara Serie A Italia tersebut akan menghuni lini depan bersama dengan Gonzalo Higuain dan Douglas Costa. Pelatih Juventus, Max Allegri akan memaksimalkan kegesitan Dybala dan Douglas Costa yang akan menyisir lini sayap.

Untuk lapangan tengah, nama Miralem Pjanic akan tetap jadi pilihan utama. Selain Pjanic, Juve bisa memasang Rodrigo Bentacur, Sami Khedira serta Juan Cuardado. Sementara di lini pertahanan ada sosok berpengalaman, Gigi Buffon yang akan ditemani oleh Andrea Barzagli, Mehdi Benatia serta Benedict Howedes.

Torino sendiri tak akan gentar meski akan bertanding di hadapan puluhan ribu pendukung lawan. Skuad yang diarsiteki oleh Sinisa Mihaljovic ini akan menurunkan semua pemain terbaiknya seperti Andrea Belotti, Mbaye Niang, Ada Ljajic, Lorenzo Di Silvestri dan juga Salvatore Sirigu. Meski berat, Torino tetap menargetkan kemenangan.

Laga Derby Turin ini dipastikan akan berjalan dengan sangat menarik. Seperti laga-laga yang sudah pernah terjadi, pertandingan antara Juventus dan Torino akan berjalan dengan sangat keras. Kedua tim akan berusaha keras untuk mempecundangi satu sama lain.

Tags, , , ,

Prediksi Pertandingan AC Milan vs SPAL 20 September 2017

Prediksi Pertandingan AC Milan vs SPAL 20 September 2017

AC Milan akan menghadapi tim promosi, SPAL dalam lanjutan giornata kelima Serie A Italia tengah pekan ini. Laga ini akan dihelat di stadion San Siro Milan, pada hari Rabu (20/9/2017). Menghadapi tim promosi yang kualitasnya cukup jauh, Il Rossoneri diyakini mampu mengamankan tiga angka di kandang sendiri.

Persaingan pada ajang Serie A Italia di awal musim ini memang cukup ketat. Sampai saat ini AC Milan masih tertahan di peringkat kelima klasemen dengan raihan 9 poin hasil dari 3 kemenangan dan sekali kekalahan. Milan masih mencoba untuk membuntuti tim-tim papan atas Serie A seperti Napoli, Juventus, Inter Milan dan Lazio.

Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella memang harus menunjukkan penampilan yang sangat impresif dan meyakinkan. Dengan pembelian besar-besaran yang dilakukan di awal musim, Milan memang sudah seharusnya berada di papan atas. Namun masih banyak hal yang musti dibenahi agar Il Rossonerri terus berada di deretan papan atas klasemen Serie A Italia.

Di pertandingan melawan SPAL ini, Montella akan mencoba menurunkan formasi menyerang. Lini depan akan dipercayakan kepada para penyerang subur yang dimiliki oleh Milan mulai dari Fabio Borini, Suso, Andre Silva hingga Nikola Kalinic. Montella bisa mengutak-atik susunan pemain di lini depan sesuai dengan kebutuhan tim.

Seperti halnya lini depan, stok lini tengah AC Milan pun juga cukup berlimpah. Di sektor ini banyak sekali nama-nama yang bisa dipilih dan dimainkan mulai dari Locatelli, Lucas Biglia, Frank Kessie, Ricardo Montolivo, Giacomo Bonaventura dan juga gelandang serang asal Turki, Hakan Cahlnoglu.

Di lini pertahanan, AC Milan masih akan bertumpu kepada nama-nama berpengalaman seperti Ignazio Abate, Ricardo Rodroguez, Matteo Musachhio dan kapten tim, Leonardo Bonucci. Sedangkan di bawah mistar gawang ada penjaga gawang andalan, Gigio Donnarumma yang akan menjadi tembok terakhir di lini belakang.

Laga tengah pekan Serie A Italia kali ini harusnya bisa diamankan oleh AC Milan. Dengan skuad yang lebih mumpuni, tuan rumah AC Milan punya peluang yang lebih besar untuk bisa memenangkan pertandingan dibandingkan dengan tamunya, SPAL.

Tags, , ,

Prediksi Pertandingan AS Roma vs Hellas Verona 17 September 2017

Prediksi Pertandingan AS Roma vs Hellas Verona 17 September 2017

Klub asal Ibukota Italia, AS Roma akan menjamu salah satu tim promosi Serie A musim ini, Hellas Verona dalam lanjutan pekan keempat Serie A Italia. Pertandingan ini menurut rencana akan dilangsungkan di stadion Olimpico Roma, pada hari Minggu dini hari (17/9/2017). Roma berpeluang besar mengamankan tiga angka di pertandingan ini.

Pekan lalu laga antara AS Roma dengan Sampdoria terpaksa ditunda karena cuaca buruk. Alhasil, Roma gagal menambah pundi-pundi angka pada pekan ketiga Serie A. Sampai saat ini, Il Gialorossi masih tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan torehan 3 poin hasil dari sekali menang dan juga sekali kalah.

Banyak hal yang harus diperbaiki oleh AS Roma di musim ini. Kepergian Luciano Spalletti menjadi sebuah kehilangan besar bagi kubu Roma. Pelatih baru pengganti yakni Eusebio di Francesco masih belum bisa membawa Roma tampil impresif di awal musim ini. Padahal, AS Roma melakukan banyak penambahan pemain di beberapa posisi.

Para punggawa AS Roma juga akan disibukkan dengan jadwal padat yang akan mereka hadapi di bulan September ini. Selain di Serie A, konsentrasi mereka juga akan tertuju kepada ajang Liga Champions Eropa. Tergabung di grup yang cukup sulit membuat Serigala Ibukota harus fokus dan punya penampilan yang stabil.

Eusebio di Francesco masih akan mengandalkan penyerang lama AS Roma, Edin Dzeko. Pemain asal Bosnia-Herzegovina tersebut akan ditopang oleh kedua sisi sayap Roma yang kemungkinan akan diperkuat oleh Defrel dan Diego Perotti. Nama Setphen El Shaarawy dan juga Allesandro Florenzi juga bisa menjadi pilihan lain.

Untuk lini kedua, AS Roma masih akan bergantung kepada poros Radja Nainggolan, Daniele De Rossi serta Kevin Strottman. Peran ketiga gelandang tersebut sangat vital dalam hal menghidupkan permainan Roma. Sementara di area pertahanan terdapat nama Kostas Manolas, Juan Jesus dan juga Fazio.

Secara kualitas, AS Roma masih terlalu tangguh bagi kubu Hellas Verona. Oleh sebab itu, Roma diprediksi mampu mengamankan tiga poin penuh di kandang sendiri kala bersua dengan Hellas Verona di pekan keempat Serie A Italia ini.

Tags, , ,

AC Milan Masih Berada di Belakang Juventus dan Napoli

AC Milan Masih Berada di Belakang Juventus dan Napoli

Bek baru AC Milan, Leonardo Bonucci mengatakan jika perjalanan Il Rossoneri untuk menjadi tim juara telah dimulai. Namun palang pintu timnas Italia tersebut merasa AC Milan masih tertinggal oleh dua tim kuat Italia lainnya yakni Juventus dan Napoli. Menurut Bonucci, Milan berhasil tumbuh menjadi tim yang solid namun masih ada di belakang Juventus dan Napoli.

AC Milan melakukan start sempurna di awal musim Serie A 2017/2018. Dari dua laga awal yang sudah dijalani, Milan berhasil meraih dua kemenangan. Hasil tersebut menempatkan Il Rossoneri di papan atas klasemen sementara Liga Italia bersama dengan Juventus, Napoli dan Inter Milan. Meski menang dua kali beruntun, masih banyak hal yang musti ditingkatkan oleh Milan.

Masih banyak persoalan yang musti diselesaikan oleh pelatih AC Milan, Vincenzo Montella. Salah satunya adalah mensinergikan pemain-pemain baru yang direkrut pada bursa transfer musim panas kali ini. Nama-nama baru seperti Andre Silva, Hakan Cahlnoglu, Lucas Biglia, Frank Kessie, Ricardo Rodriguez, Nikola Kalinic hingga Leonardo Bonucci harus bisa menyatu dalam waktu yang singkat.

Namun Leonardo Bonucci yang langsung diangkat sebagai kapten AC Milan beranggapan jika tim yang kini diperkuatnya sudah menunjukkan pertumbuhan yang sangat bagus. Meski begitu, AC Milan masih harus berjuang dengan sangat keras untuk bisa mengejar Juventus dan Napoli.

“Perjalanan kami untuk tumbuh sebagai tim kuat telah dimulai. Para pemain menunjukkan semangat dan pengorbanan yang tinggi. Kami harus bisa tumbuh dari waktu ke waktu. Perjalanan ini akan membuat AC Milan menjadi tim yang hebat lagi,” ujar Bonucci.

“Kami baru saja memulai. Kami perlu untuk tumbuh dan berkembang agar bisa menjadi sebuah tim yang solid. Kami tidak bisa terus-terusan melihat tim lain karena Juventus dan Napoli berada sedikit di depan kami. Kami harus melihat diri sendiri, menjadi sebuah grup dan tidak meninggalkan apapun di belakang,” tambah eks pemain Inter Milan dan Juventus tersebut.

Start bagus yang dilakukan AC Milan membuat mereka sangat dijagokan untuk bisa mengganggu dominasi Juventus di Italia. Dengan semangat dan perjuangan tak kenal lelah, target untuk menghentikan dominasi Juve bisa saja terlaksana.

Tags, , , ,

Montella Minder Bicarakan Juara

Montella Minder Bicarakan Juara

Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella tak ingin bicara mengenai peluang meraih gelar Scudetto Italia. Milan memang sangat difavoritkan untuk menjadi pesaing utama Juventus dalam perebutan gelar juara Serie A Italia. Pembelian besar-besaran yang dilakukan menjadi faktor utama kenapa Milan sangat difavoritkan. Namun Montella dengan rendah hati memilih untuk tidak membicarakan peluang Scudetto terlebih dahulu.

AC Milan melakukan langkah besar di awal musim baru 2017/2018. Klub asal Milan tersebut melakukan pembelian gila-gilaan di bursa transfer musim panas ini. Tak kurang dari 10 pemain baru berhasil didatangkan oleh Il Rossoneri. Hal itu membuat mereka digadang-gadang sebagai penantang utama Juventus dalam perebutan gelar Scudetto Italia.

Belanja besar yang dilakukan oleh AC Milan tak bisa dilepaskan dari investor baru asal China yang memberikan suntikan dana segar untuk transfer pemain. Investasi tersebut membuat Milan berhasil mendatangkan sejumlah nama berkualitas seperti Hakan Cahlnoglu, Lucas Biglia, Andre Silva hingga bek termahal Italia, Leonardo Bonucci.

Datangnya sejumlah pemain anyar tersebut membuat banyak pengamat yang menjagokan Milan sebagai penantang utama Juventus dalam perebutan gelar juara Serie A. Namun pelatih Milan, Vincenzo Montella memilih untuk merendah. Menurutnya, Milan yang ditanganinya saat ini belum pantas untuk berbicara mengenai Scudetto Italia.

“Saya tidak terlalu tertarik dengan perkataan banyak orang yang menyebut jika Milan adalah penantang Scudetto. Kami membeli banyak pemain baru dan hal pertama yang kami butuhkan adalah menjadi sebuah tim, kemudian menjadi tim juara. Saya tidak merasakan tekanan akan hal ini. Milan harus menjadi hebat kembali dan kami telah membangun fondasi yang tepat,”

“Target kami adalah tetap menjaga semangat dan antusiasme dari para pendukung AC Milan yang kembali menemukan kembali senyumannya,” ujar pelatih yang pernah menukangi Sampdoria tersebut.

Ekspektasi tinggi yang menghinggapi AC Milan menyusul revolusi besar-besaran menjadi tantangan tersendiri bagi Vincenzo Montella. Meski Montella tak ingin berbicara mengenai Scudetto Italia, para pengamat tentu akan terus memantau perkembangan dari skuad AC Milan. Jika gagal menunjukkan hasil maksimal di paruh musim pertama, Montella bisa saja didepak dari kursi pelatih.

Tags, , ,

Buffon Jagokan AC Milan jadi Calon Juara Serie A

Buffon Jagokan AC Milan jadi Calon Juara Serie A

Kapten Juventus, Gianlugi Buffon menjagokan AC Milan sebagai salah satu tim yang paling berpeluang untuk menganggu dominasi Juventus di ajang Serie A Italia. Pembelian besar-besaran yang dilakukan oleh Milan awal musim ini membuat mereka layak disandingkan dengan Juventus sebagai calon terkuat peraih gelar Scudetto Serie A Italia.

Transformasi AC Milan di musim baru ini ditandai dengan kepindahan mengejutkan bek timnas Italia, Leonardo Bonucci. Milan secara mengejutkan berhasil mendaratkan Bonucci dari Juventus dengan harga 40 juta Euro. Jika ditotal, AC Milan telah mendatangkan 10 pemain baru di bursa transfer musim panas kali ini.

Melihat perkembangan serta aktivitas transfer yang dilakukan oleh AC Milan, Gianluigi Buffon yakin jika klub yang berjuluk Il Rossoneri tersebut layak dijagokan sebagai calon juara Serie A musim ini. Secara khusus, Buffon juga yakin jika Leonardo Bonucci akan memberikan penampilan terbaiknya kepada AC Milan.

“Leonardo Bonucci merasa membutuhkan tantangan baru dan AC Milan memberikan hal itu. Apakah Milan menjadi salah satu pesaing? saya pikir begitu. Saya ingin melihat liga yang berjalan dengan cukup seimbang. Anda akan melihat kualitas sebuah tim yang jarang mendapatkan kesulitan. Hal itu akan membuat Serie A Italia menjadi lebih enak untuk ditonton dalam hal kompetisi,” ungkap Buffon.

Kepindahan Leonardo Bonucci memang sangat mengejutkan. Sebagai pemain kunci Juventus dalam tujuh musim terakhir, tidak ada yang menduga jika Bonucci memilih untuk mengakhiri kebersamaannya dan bergabung dengan AC Milan. Bergabungnya Bonucci tentu akan membuat kekuatan AC Milan berlipat ganda.

Tak hanya Bonucci, AC Milan juga melakukan sejumlah pembelian pemain berkualitas di jendela transfer musim panas ini. Di sektor lini belakang ada nama Leonardo Bonucci, Matteo Musacchio dan Ricardo Rodriguez. Di lapangan tengah, ada nama Lucas Biglia, Hakan Cahlnoglu dan Frank Kessie. Sementara di area penyerangan ada Andre Silva dan Fabio Borini.

Seperti kata Gigi Buffon, AC Milan akan menjadi penantang utama Juventus dalam perebutan gelar juara Serie A Italia musim ini. Kebangkitan AC Milan harus sangat diwaspadai oleh juara bertahan Serie A, Juventus.

Tags, , ,

Bonucci Tidak Dianggap Selama di Juventus

Bonucci Tidak Dianggap Selama di Juventus

Terjawab sudah alasan utama hengkangnya Leonardo Bonucci ke AC Milan dari Juventus. Bek tengah timnas Italia tersebut membuat keputusan besar dengan memilih bergabung ke Milan setelah tujuh musim membela Juventus. Sang pemain pun mengutarakan alasannya pindah dari Juventus. Menurut Bonucci, dirinya merasa tak dianggap penting ketika masih berseragam Bianconerri.

Bonucci membuat kehebohan ketika menerima tawaran AC Milan pada bursa transfer musim panas 2017/2018. Milan diharuskan membayar 40 juta Euro untuk menggaet bek tangguh yang juga andalan timnas Italia ini. Hengkangnya Bonucci cukup mengejutkan karena selama ini dirinya menjadi bagian penting dari kesuksesan Si Nyonya Tua dalam beberapa musim terakhir.

Teka-teki mengenai alasan utama kepindahan Bonucci pun menyeruak ke permukaan. Ada yang menyebut jika kepindahannya disebabkan oleh ketidakharmonisan dengan pelatih Juve, Max Allegri. Namun sang pemain akhirnya menjawab kenapa dirinya memilih pergi dari Juventus. Menurutnya, selama membela Juve dirinya merasa tak dianggap penting.

“Banyak orang mengira jika kepindahan saya karena perseteruan dengan pelatih, tapi pada kenyataannya adalah itu hanya bentuk kekecewaan terakhir. Ada situasi yang sudah terjadi sebelum hal itu. Untuk memberikan 100 persen, saya perlu merasa penting dalam tim, sesuatu yang sulit saya dapatkan ketika membela Juventus dan ketika bugar,” ungkap Bonucci

Ketika disinggung mengenai hinaan yang akan diterimanya dari pendukung Juve ketika bertandang ke Juventus Stadium, Bonucci mengaku sangat siap. Menurutnya, hinaan yang ditujukan kepadanya justru akan membuat Bonucci semakin bersemangat untuk tampil garang di lapangan. Sang pemain pun siap dengan segala macam teror yang akan diterimanya.

“Mereka (fans Juventus) harus tahu bahwa, sama seperti hinaan yang saya dapatkan ketika masih membela Juventus akan membuat saya semakin semangat, hal itu juga akan terjadi jika mereka menghina saya,” tambah Bonucci.

Bonucci sendiri siap mengukir sejarah bersama dengan AC Milan. Pembelian besar-besaran yang dilakukan oleh Milan membuat skuad yang diasuh oleh Vincenzo Montella tersebut berpeluang besar untuk meruntuhkan dominasi Juventus di ajang Serie A Italia. Bonucci pun siap menjadi bagian dari kesuksesan Il Rossoneri.

 

Tags, , ,