Liga Italia

Category Archive Liga Italia

Mancini Masih Tertarik Kemampuan Buffon untuk Timnas Italia

Mancini Masih Tertarik Kemampuan Buffon untuk Timnas Italia

Karir Gianluigi Buffon bersama dengan Juventus belum sepenuhnya berakhir. Hal itu didapat dari pernyataan pelatih baru Italia, Roberto Mancini. Menurut eks pelatih Lazio tersebut, Buffon berpeluang untuk tampil kembali bersama dengan timnas Italia. Meski usianya tak lagi muda, Mancini merasa kehadiran Buffon masih dibutuhkan oleh Gli Azzurri.

Buffon baru saja mengucapkan salam perpisahan kepada para pendukung Juventus. Setelah memperkuat Si Nyonya Tua selama hampir dua dekade, Buffon dan Juventus pun berpisah. Meski begitu, Buffon belum mau pensiun. Dia masih berusaha untuk tampil di level teratas. Mancini pun tak akan ragu dalam memberikan kesempatan untuk pemain berusia 40 tahun tersebut.

Sampai saat ini, Gigi Buffon sudah menorehkan 176 caps bersama dengan timnas Italia. Jumlah itu menjadikan Buffon sebagai pemain yang paling sering tampil untuk timnas Italia. Kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia membuat sebagian pengamat memprediksi jika Buffon akan pensiun dari timnas. Namun sang pemain nampaknya tidak ingin gantung sepatu terlebih dahulu.

Roberto Mancini yang baru ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Italia pun siap memanggil kembali Buffon ke timnas. Menurut Mancini, dia sangat menghormati Buffon yang ingin selalu tampil di level teratas. Mancini pun tak segan untuk memberikan kesempatan bagi eks pemain Parma tersebut.

“Saya telah berbicara dengan Buffon. Dia masih ingin terus bermain dan seperti pemain yang masih aktif lainnya, dia masih punya kesempatan untuk kembali ke timnas. Saya memberi hormat terhadap kemauannya saat ini,” ujar Mancini.

Roberto Mancini memang langsung memimpin Gli Azzurri untuk tiga laga persahabatan sekaligus melawan Arab Saudi, Perancis dan Belanda. Dalam daftar skuad yang diumumkan, ada beberapa nama kejutan. Salah satunya adalah penyerang bengal yang bermain untuk OGC Nice, Mario Balotelli. Mancini sendiri tak ingin memberikan harapan palsu. Dia ingin membangun pondasi terlebih dahulu di era baru timnas Italia.

“Saya bukanlah pesulap. Saya sangat percaya diri. Ini adalah tim muda yang bisa tumbuh dengan baik. Mungkin hanya masalah waktu saja sebelum tim ini benar-benar menunjukkan kualitasnya.” ujar Mancio.

Tags, , ,

Kiper Ideal Pengganti Superman

Daftar Kiper Keren Pengganti Superman

Kepergian Gianluigi Buffon dari Juventus membuat satu tempat di bawah mistar gawang Si Nyonya Tua menjadi lowong. Manajemen Juventus pun nampaknya akan segera bergerak cepat dalam mencari penjaga gawang baru yang tentunya lebih muda dari Buffon. Lalu, siapakah yang layak menggantikan si Superman di Juventus?

Saat ini ada nama penjaga gawang timnas Polandia, Wolijech Sczessny dalam skuad Juventus. Selama bergabung dengan Juventus, Sczessny memang lebih sering duduk di bangku cadangan. Dari segi kualitas, Sczessny tentu masih kalah jauh dengan Buffon. Oleh karena itu, manejemen Juventus nampaknya lebih memilih untuk mencari penjaga gawang baru.

Ada beberapa nama penjaga gawang yang layak menggantikan Buffon. Berikut ini adalah tiga nama penjaga gawang yang layak diperhitungkan untuk mengisi tempat yang ditinggalkan oleh Buffon.

  1. Mattia Perin

Nama pertama yang muncul adalah penjaga gawang Genoa, Mattia Perin. Sosok Perin tentunya sudah tidak asing lagi di telinga pencinta sepakbola Italia. Perin merupakan penjaga gawang pelapis Buffon di timnas Italia. Meski hanya membela klub papan tengah seperti Genoa, kemampuan yang dimiliki oleh Perin tak perlu dipertanyakan. Apalagi usia Perin masih terhitung muda untuk ukuran penjaga gawang.

  1. Jan Oblak

Jika mencari penjaga gawang yang sudah pasti tangguh dan punya banyak pengalaman, maka nama Jan Oblak bisa menjadi pilihan. Penjaga gawang Atletico Madrid ini punya kualitas yang sangat dibutuhkan oleh Juventus sepeninggal Buffon. Jan Oblak mampu membuktikan diri sebagai salah satu kiper top dunia saat ini. Namun Juventus harus bersusah payah untuk bisa mendapatkan tanda tangan pemain satu ini. Pasalnya, Atletico Madrid tentu tak ingin melepas Oblak begitu saja.

  1. Gigio Donnarumma

Nama terakhir yang juga masuk bursa pengganti Buffon adalah penjaga gawang muda AC Milan, Gigio Donnarumma. Di usia yang masih sangat muda, Donnarumma tentu sangat cocok bergabung dengan Juventus. Sayangnya, Donnarumma sudah diikat kontrak dengan durasi panjang oleh Milan. Oleh karenanya, Juventus harus menggelontorkan banyak uang jika ingin memboyong Donnarumma.

Itu tadi tiga nama yang bisa menjadi pilihan Juventus untuk menggantikan posisi Gigi Buffon. Ketiga nama tersebut punya kualitas dan kapasitas yang baik untuk mengawal gawang Juventus. Kita tunggu saja siapa penjaga gawang yang akhirnya dipilih oleh Juventus.

Tags, ,

Prediksi Pertandingan Sassuolo vs AS Roma 20 Mei 2018

Prediksi Pertandingan Sassuolo vs AS Roma 20 Mei 2018

Klub ibukota, AS Roma akan bertandang ke rumah Sassuolo dalam pekan terakhir Serie A Italia musim 2017/2018. Pertandingan ini akan dihelat di stadion MAPEI, pada hari Minggu (20/5/2018). AS Roma butuh kemenangan di pertandingan ini agar bisa mengamankan satu tiket kompetisi Liga Champions Eropa musim depan.

Penampilan AS Roma musim ini terbilang cukup memuaskan. Mereka berhasil melaju hingga ke babak semifinal Liga Champions Eropa dan terus bertahan di papan atas Serie A Italia. Pencapaian itu harusnya disyukuri karena musim ini banyak muka-muka baru di kubu AS Roma, termasuk sang pelatih Eusebio Di Francecso.

Kebetulan, Eusebio Di Francesco merupakan pelatih yang pernah menangani Sassuolo. Oleh sebab itu, bau-bau reuni tercium di pertandingan kali ini. Namun Di Francesco tak ingin terlena dengan apa yang disebut dengan reuni. Ia datang ke kandang Sassuolo untuk membawa AS Roma meraih kemenangan.

Pertahanan kuat dan ketajaman lini depan akan menjadi andalan utama AS Roma di partai ini. Lini depan Serigala Ibukota akan ditumpukan kepada penyerang berpengalaman asal Bosnia-Herzegovina, Edin Dzeko. Pemain bertubuh tinggi tersebut sudah menjadi momok bagi bek-bek lawan dalam beberapa musim terakhir ini.

Sosok Diego Perotti dan Stephen El Shaarawy akan membantu Dzeko lewat sisi sayap. Keduanya akan menggempur sisi pertahanan Sassuolo. Untuk lapangan tengah, Di Francesco akan memaksimalkan peran Daniele De Rossi, Maxime Gonalons dan gelandang serba bisa keturunan Indonesia, Radja Nainggolan.

Di lini pertahanan, AS Roma memiliki banyak opsi pemain yang bisa dipilih. Ada bek yang sudah malang melintang di kompetisi level atas macam Alexander Kolarov dan Fazio. Ada pula bek-bek tangguh Serie A seperti Bruno Peres dan Kostas Manolas. Sedangkan di bawah mistar gawang ada sosok Allisson Becker.

Laga ini akan berlangsung dengan ketat. Tuan rumah Sassuolo akan tampil menyerang dengan pemain-pemain berkualitas macam Allesandro Matri dan Domenico Berrardi. Untuk itu, AS Roma harus mewaspadai agresifitas Sassuolo di pertandingan ini. Jika ingin meraih tiga angka di laga tandangnya ini, Roma harus berani bermain terbuka.

Tags, ,

Prediksi Pertandingan Crotone vs Lazio 13 Mei 2018

Prediksi Pertandingan Crotone vs Lazio 13 Mei 2018

Klub Ibukota Italia, SS Lazio akan dijamu oleh tim papan bawah klasemen, Crotone dalam pekan ke-37 Serie A Italia. Pertarungan antara kedua tim ini akan terjadi di stadion Ezio Scida, pada hari Minggu (13/5/2018). Lazio menjadi tim yang lebih diunggulkan di partai ini. Ciro Immobile cs. diprediksi mampu meraup tiga poin penuh di laga kali ini.

Lazio tinggal beberapa langkah lagi untuk meraih tiket liga Champions Eropa musim depan. Hal ini tentu akan menjadi sejarah tersendiri bagi tim yang terkahir kali bermain di baba grup Liga Champions di tahun 2008 silam. Sebenarnya di tahun 2015 lalu Lazio juga berhasil mendapatkan tiket Liga Champions. Namun mereka gagal melaju ke babak utama setelah kalah dari Bayer Leverkusen  di babak kualifikasi.

Motivasi dan semangat tinggi akan menjadi modal utama bagi anak asuhan Simone Inzaghi tersebut. Secara kualitas, Lazio memang jauh lebih unggul dibandingkan dengan Crotone. Oleh sebab itu, Inzaghi akan menerapkan strategi menyerang yang agresif di partai ini.

Ada satu masalah yang harus dihadapi oleh Lazio jelang laga ini yakni cederanya Ciro Immobile. Penyerang timnas Italia tersebut mengalami masalah ketika Lazio bertemu dengan tuan rumah Torino. Belum dipastikan apakah Immobile bisa dimainkan di laga ini atau tidak. Jika tak bisa bermain, Inzaghi akan menurunkan Felipe Caciedo sebagai penyerang utama.

Di lini tengah, Lazio tak memiliki masalah yang berarti karena stok gelandang yang sangat berlimpah. Deretan gelandang-gelandang berkualitas seperti Marco Parolo, Senad Lulic, Sergej-Milinkovic Savic, Luis Alberto, Nani, Felipe Anderson hingga Lucas Leiva siap dimainkan di pertandingan ini. Sementara itu untuk menjaga pertahanan, Simone Inzaghi akan kembali memainkan tiga bek sejajar yakni Stefan de Vrij, Stefan Radu dan Felipe Luis. Untuk posisi penjaga gawang, nama Tomas Strakhosa akan tetap jadi pilihan utama.

Laga ini akan dikuasai oleh kubu tim tamu. Lazio akan mendominasi permainan, baik penguasaan bola maupun permainan secara keseluruhan. Laga ini wajib dimaksimalkan oleh Lazio untuk bisa meraih kemenangan dan lolos ke Liga Champions musim depan.

Tags, ,

Prediksi Pertandingan Fiorentina vs Cagliari 13 Mei 2018

Prediksi Pertandingan Fiorentina vs Cagliari 13 Mei 2018

Tuan rumah Fiorentina akan berhadapan dengan tamunya, Cagliari dalam pekan ke-37 Serie A Italia. Pertandingan ini akan dihelat di stadion Artemio Franchi, pada hari Minggu (13/5/2018). La Viola yang bertindak sebagai tuan rumah sangat diunggulkan untuk bisa meraih poin penuh di laga kandangnya ini.

Sejak mengalahkan Napoli dengan skor telak 3-0, performa Fiorentina langsung meningkat cukup drastis. Kepercayaan diri pemain yang meningkat usai menumbangkan Napoli itu tentunya harus terus dipelihara. Dengan begitu, Fiorentina bisa bertengger setinggi mungkin di klasemen akhir Serie A AItalia musim ini. Bahkan, Fiorentina bisa berlaga di ajang Europa League musim depan jika mau terus berjuang hingga akhir.

Permainan agresif akan tetap dieprtahankan oleh pelatih Fiorentina, Stefano Pioli. Agresifitas lini depan akan menjadi senjata utama klub yang memiliki warna kebesaran ungu tersebut. Stefano Pioli akan menginstruksikan anak asuhnya agar tampil menekan sejak pertandingan dimulai.

Salah satu sosok yang paling menonjol di lini depan Fiorentina saat ini adalah Geovani Simeone. Anak kandung dari Diego Simeone tersebut memborong tiga gol ketika Fiorentina menumbangkan Napoli. Musim ini sendiri, Siemone sudah membukukan 13 gol. Jumlah yang cukup banyak bagi pemain yang baru berusia 22 tahun tersebut.

Tak hanya Geovani Simeone saja yang bisa diandalkan. Sosok Cyril Threau dan Federico Chiesa juga bisa menjadi opsi di lini serang La Viola. Untuk mengatur ritme permainan sendiri, Fiorentina bisa memasang kapten tim, Milan Badelj. Gelandang asal Serbia tersebut akan dibantu oleh Ricardo Saponara dan Marco Bennassi.

Di lini belakang, Fiorentina memiliki banyak pilihan. Ada pemain-pemain lokal seperti Marco SPortiello ataupun Biraghi. Namun Pioli akan menurunkan pemain-pemain asing yang dimilikinya macam Bruno Gaspar, Milenkovic, Victor Hugo dan juga Paul Hristov.

Dengan performa yang dimilikinya saat ini, Fiorentina punya kesempatan yang sangat besar untuk bisa meraih poin penuh. Namun mereka tetap tak boleh memandang remeh kubu Cagliari di laga ini. Jika tak berhati-hati, Cagliari bisa membuat kejutan dan memberikan kekalahan kepada Fiorentina yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri.

Tags, ,

Carlo Ancelotti Sosok Paling Ideal Tukangi Timnas Italia

Carlo Ancelotti Sosok Paling Ideal Tukangi Timnas Italia

Petinggi sepakbola Italia (FIGC) yakni Allesandro Costacurta baru saja terlibat pertemuan sekaligus pembicaraan dengan pelatih kawakan, Carlo Ancelotti. Pertemuan tersebut langsung memunculkan spekulasi bahwa Carlo Ancelotti akan menjadi pelatih timnas Italia, menggantikan Giampaolo Ventura yang dipecat karena gagal membawa Italia ke ajang putaran final Piala Dunia 2018.

Carlo Ancelotti memang menjadi kandidat teratas dari calon pelatih baru Gli Azzurri. Pengalamannya sebagai pelatih memang tak perlu diragukan lagi. Pihak FIGC pun bergerak cepat dengan melakukan pertemuan dengan pelatih berjuluk Don Carlo tersebut. Tak tanggung-tanggung, pertemuan itu melibatkan dua petinggi federasi sepakbola Italia yaitu Roberto Fabbricini dan juga Allesandro Costacurta.

Menanggapi berita tersebut, Allesandro Costacurta langsung melakukan klarifikasi. Menurut Costacurta, pertemuan dengan Ancelotti tersebut bukan membahas posisi sebagai pelatih kepala timnas Italia. Costacurta berdalih jika dirinya dan Ancelotti tidak membicarakan tentang potensi pelatih timnas.

“Kami menghormati aturan yang ada. Kami membicarakan hal yang lain dengan Ancelotti. Carlo berada di Roma karena urusan pribadi. Hotel yang dijadikan tempat pertemuan merupakan hotel biasa saya gunakan. Kami belum berbicara mengenai potensi kursi pelatih Gli Azzurri, kami hanya bercanda tentang hal itu. Kami tidak bisa berbicara mengenai program dan sisi finansial,” ungkap Costacurta.

“Karena kami sangat patuh dengan aturan yang ada, kami berbicara mengenai hal lain. Benar adanya jika ada visi yang jelas dari sosok Carlo Ancelotti. Kami membutuhkan orang yang tersedia dan tidak terikat kontrak dengan tim manapun. Aka nada pertemuan lagi untuk membahas penunjukkan pelatih baru timnas Italia,” tegas Costacurta.

Timnas Italia memang membutuhkan sosok pelatih baru yang bisa mengangkat performa para pemain. Kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia 2018 Russia menjadi pukulan telak bagi sepakbola Italia. Usai kegagalan lolos dari babak grup di Piala Dunia 2010 dan Piala Dunia 2014, prestasi juara dunia empat kali ini semakin anjlok.

Saat ini timnas Italia masih dipegang sementara oleh sosok Luigi Di Biagio. Beberapa nama muncul untuk menjadi kandidat pelatih baru. Selain Ancelotti, Antonio Conte dan juga Di Biagio juga masuk dalam radar. Kita tunggu saja siapa pelatih yang ditunjuk untuk menangani Gli Azzurri.

Tags,

Benatia Biang Kerok Kekalahan Juve dari Madrid dan Napoli

Benatia Biang Kerok Kekalahan Juve dari Madrid dan Napoli ?

Penjaga gawang kenamaan, Gianluigi Buffon menepis kabar yang menyebutkan jika dirinya sedang berselisih paham dengan rekan setim sekaligus bek andalan Juventus, Mehdi Benatia. Menurut Buffon, media massa mencoba mengadu domba dirinya dengan Benatia. Padahal, tidak ada masalah apa-apa antara dirinya dengan mantan pemain AS Roma tersebut.

Laporan di Italia menyebut jika kedua pemain tersebut terlibat adu argumen setelah Juventus mengalami kekalahan di kandang sendiri ketika berhadapan dengan Napoli dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan Napoli dicetak di menit-menit akhir pertandingan melalui situasi bola mati. Banyak yang menyebut jika Buffon menyalahkan Benatia yang gagal mengantisipasi bola mati dari para pemain Napoli.

Benatia pun langsung menjadi kambing hitam dari kekalahan menyakitkan Juventus tersebut dari Napoli. Buffon yang juga menjadi sorotan karena dianggap sebagai pemicu kemudian membantah kabar tersebut. Menurut mantan penjaga gawang Parma tersebut, berita tentang perselisihannya dengan Mehdi Benatia adalah gossip yang tidak benar.

“Itu adalah sebuah usaha untuk mengganggu kebersamaan dan konfidensi dari sebuah grup. Saya pikir sangat normal jika saya bereaksi mengenai masalah ini. Karena menurut saya, semua ini terjadi karena ada sangkut pautnya dengan saya,”

“Tidak ada seorang pun, selama saya di Juventus 17 tahun yang menyalahkan rekan setim akibat kekalahan di sebuah laga. Hal itu tak akan pernah terjadi selama saya menjadi kapten di tim ini. Saya juga ingin menambahkan jika Mehdi Benatia adalah seorang yang saya hormati yang punya kontribusi besar dari tim ini,” tegas Buffon.

Sejak kepindahan Leonardo Bonucci ke AC Milan, Mehdi Benatia memang menjadi pilihan utama di lini belakang Juventus. Benatia menjadi orang yang berada tepat di depan Gigi Buffon yang selalu menjadi pemain nomor satu di bawah mistar gawang Il Bianconerri. Selain gagal mengantisipasi gol menit akhir Napoli, Benatia juga menjadi aktor utama penyebab penalti Real Madrid di menit akhir.

“Saya meminta maaf karena harus membahas hal ini karena ini merupakan berita yang harus diluruskan. Saya yakin jika sebuah klarifikasi dibutuhkan untuk melindungi grup dan Mehdi sendiri, yang merupakan pria yang sangat hebat,” tambah kapten timnas Italia tersebut kepada awak media.

Tags, ,

AC Milan Tersengat Kekalahan Mengejutkan dari Jurukunci

AC Milan Tersengat Kekalahan Mengejutkan dari Jurukunci

AC Milan secara mengejutkan mengalami kekalahan di kandang sendiri ketika berhadapan dengan tim juru kunci klasemen, Benevento. Di pertandingan tersebut, Il Rossoneri harus mengakui keunggulan Benevento dengan skor tipis 1-0. Ini adalah kemenangan tandang perdana bagi Benevento di ajang Serie A Italia musim 2017/2018. Akibat kekalahan ini, Gennaro Gatusso melayangkan permohonan maaf kepada para pendukung AC Milan.

Di pertandingan melawan Benevento, AC Milan sebenarnya menguasai permainan. Namun sayang, belasan peluang yang tercipta gagal dimanfaatkan untuk menjadi gol. Kekalahan dari Benevento ini semakin memupuskan harapan AC Milan untuk bisa berlaga di ajang Liga Champions Eropa musim ini.

Gennaro Gatusso sendiri mengaku sangat kecewa dengan penampilan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya di laga tersebut. Menurut Gatusso, para pemain seperti kehilangan gairah dan tampil tanpa semangat. Karena hal itulah Gatusso sebagai pelatih kepala AC Milan meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada para pendukung Il Diavolo Rosso.

“Sangat jelas jika tim ini mengalami penurunan. Jika bermain tanpa jiwa, Anda akan dipermalukan seperti ini. Tidak masalah jika kami bermain dengan dua, tiga atau bahkan empat penyerang, karena kami tidak memiliki kekuatan psikologis untuk melakukan sesuatu. Secara sederhana, kami seperti hanya menggelitik tim lawan saja,”

“Kami meminta maaf kepada para pendukung karena hal ini karena kami memakai jersey yang sangat prestis dan kami seharusnya tidak mengalami malam yang memalukan seperti ini,” ungkap Gatusso.

Permintaan maaf juga diaturkan oleh Direktur AC Milan, Massimo Mirabelli. Menurut Mirabelli, permainan yang ditunjukkan oleh para pemain AC Milan ketika berhadapan dengan Benevento memang sangat menyedihkan. Untuk itu sudah sepatutnya pihak AC Milan meminta maaf kepada para pendukungnya.

“Kami harus meminta maaf kepada para suporter untuk kekalahan ini. Tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada Benevento, Milan seharusnya tak kalah di pertandingan ini. Kami sangat malu dengan penampilan yang ditunjukkan para pemain. Ketika Anda melakukan banyak pergantian pemain di awal musim, hal ini sangat mungkin terjadi. Kami sudah memiliki ide yang jelas mengenai hal apa yang akan dilakukan di bursa transfer nanti,” ucap Mirabelli.

Tags, ,

Marek Hamsik, Tak Ada Kata Menyerah Sebelum Liga Berakhir

Kapten Napoli, Marek Hamsik menegaskan jika timnya akan bertarung hingga akhir musim ini. Upaya Napoli untuk meraih Scudetto semakin berat setelah Il Partonepei kembali gagal meraih poin penuh di ajang Serie A Italia. Alhasil, selisih poin dengan Juventus semakin melebar menjadi enam poin karena sang rival mampu menuai kemenangan di pekan yang sama.

Nasib yang hampir serupa dengan musim lalu nampaknya kembali terjadi bagi Napoli di musim ini. Sempat memimpin klasemen sepanjang musim kemudian di sepertiga akhir musim mulai menemui guncangan. Gelar Scudetto yang sudah ada di depan mata pun pelan tapi pasti mulai sirna.

Meski semakin sulit, Marek Hamsik tetap tak ingin berputus asa. Sebagai kapten tim, Hamsik tentu harus bisa mengangkat moral rekan-rekannya. Pemain timnas Slovakia itu pun kembali menekankan jika Napoli tak akan menyerah dan akan berjuang hingga akhir. Hamsik yakin masih banyak hal yang bisa terjadi karena Serie A masih menyisakan beberapa pertandingan lagi.

“Masih ada sekitar 18 poin untuk bisa diambil, dan kami akan berjuang hingga akhir. Jarak antara kami dengan Juventus menjadi semakin besar, tapi kami harus tetap percaya hingga secara matematis Juventus tidak mungkin dikejar lagi,” ungkap Marek Hamsik.

Laga imbang ketika berhadapan dengan AC Milan memang menjadi sebuah kerugian besar bagi Il Partinopei. Mendominasi permainan sepanjang laga, Napoli harus puas berbagi angka dengan klub asal kota Milan itu. Rasa pahit pun akibat hasil buruk itu pun masih terasa bagi skuad Napoli.

“Hasil imbang ketika melawan AC Milan meninggalkan rasa pahit di mulut bagi kami, khususnya ketika melihat banyaknya peluang yang berhasil kami ciptakan dibandingkan Milan. Kami sekarang harus fokus untuk pertandingan berikutnya. Kami harus melupakan apa yang terjadi saat laga melawan Milan,” tegas Hamsik.

Kans Napoli untuk menggeser Juventus dari puncak klasemen memang belum sepenuhnya tertutup. Namun jika melihat konsistensi yang ditunjukkan oleh Juventus, Napoli butuh keajaiban untuk bisa merebut gelar Scudetto dari tangan Si Nyonya Tua. Kita tunggu saja apakah Napoli mampu menggeser Juve di akhir musim nanti.

Tags, ,

Prediksi Pertandingan Udinese vs Lazio 8 April 2018

Prediksi Pertandingan Udinese vs Lazio 8 April 2018

Klub papan atas, SS Lazio akan menghadapi tuan rumah Udinese dalam lanjutan giornata ke-31 Serie A Italia. Pertandingan ini akan digelar di stadion Dacia, markas Udinese pada hari Minggu (9/4/2018). Lazio harusnya bisa meraih kemenangan mudah atas tuan rumah Udinese. Dengan begitu, mereka akan tetap berpeluang untuk meraih satu tiket Liga Champions musim depan.

Lazio menjadi salah satu tim yang terlibat persaingan ketat dalam meraih satu tiket Liga Champions Eropa. Namun dalam beberapa laga terakhir, performa Lazio jauh dari harapan. Alhasil, klub asal Ibukota Italia tersebut mulai tercecer dari persaingan. Jika tak segera berbenah, Lazio bisa kembali menuai kegagalan.

Menghadapi tim yang grafiknya menurun drastis, Lazio harusnya bisa memanfaatkan keadaan. Pelatih Lazio, Simone Inzaghi akan menerapkan strategi menyerang di pertandingan ini. Dengan begitu, peluang untuk meraih kemenangan bisa terbuka lebih lebar lagi. Pemain-pemain bertipe menyerang akan diturunkan oleh Inzaghi pada duel kali ini.

Penyerang timnas Italia, Ciro Immobile akan menjadi ujung tombak utama di pertandingan ini. Mantan pemain Torino dan Borussia Dortmund tersebut akan dibantu oleh gelandang serang asal Brazil, Felipe Anderson. Nama lain yang bisa dipasang di posisi ini adalah pemain asal Spanyol, Luis Alberto.

Di sektor lapangan tengah, Lazio memiliki sosok Lucas Leiva dan juga Marco Parolo. Sosok Senad Lulic dan Sergej Milinkovic-Savic. Untuk posisi winger, ada nama Jordan Lukaku dan juga Adam Marusic. Sementara itu di area pertahanan ada trio Stefan Radu, Stefan de Vrij dan Wallace.

Udinese sendiri akan melakukan banyak perubahan jelang laga ini. Pelatih Udinese yang kebetulan pernah memperkuat Lazio yakni Massimo Oddo akan menurunkan sejumlah pemain berpengalaman di partai ini. Nama-nama senior macam Kevin Lasagna, Maxi Lopez, Valon Behrami, Simon Widmer, Danilo hingga Ali Adnan akan menjadi andalan utama Udinese.

Lazio menjadi tim yang lebih difavoritkan dalam pertandingan kali ini. Dengan skuad yang lebih mumpuni dan lebih berkualitas, Il Biancoceleste diyakini mampu memetik angka sempurna di giornata ke-31 Serie A Italia ini.

Tags, ,