Piala Eropa 2016

Category Archive Piala Eropa 2016

Gareth Bale mengobati kekecewaannya dengan junk food

Junk Food Obat Kecewa Bale

Gareth Bale mengobati kekecewaannya dengan junk food

Gareth Bale mengobati kekecewaannya dengan junk food

Ditekuk oleh tim The Three Lion dengan hasil skor akhir 1-2, nampaknya pemain sekaligus bintang Wales, Gareth Bale, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Pasalnya gol balasan dari skuat Inggris itu terjadi di saat saat terakhir, dan kedudukan Wales sempat unggul lebih dulu dengan gol tunggal Bale , yang dihasilkan dari tendangan bebas, yang merupakan gol kedua di laga Euro 2016.

Tak banyak pemain yang mampu menjebol gawang lawan dari hasil tendangan bebas. Tercatat, dalam sejarah sejak Euro 1980, hanya ada dua pemain yang mampu melakukan hal tersebut, yaitu Michael Platini (1984) dari Prancis dan Thomas Haessler (1992) dari Jerman. Diluar dugaan, Bale memiliki cara unik tersendiri dalam mengobati rasa kekecewaannya akibat kekalahan yang menyakitkan itu. “Setelah laga, kami benar benar kecewa, terlebih gol kemenangan Inggris terjadi di menit menit terakhir” ungkap Bale. “Ternyata burger dan kentang goreng membantu saya melupakan semua itu. Kami benar benar membutuhkannya untuk keluar dari situasi ini. Makanan itu membuat suasana hati kami gembira kembali. Saya juga makan pancake dengan Nutella. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan jika bisa mengalahkan Russia”, sambung Bale.

Bale dan timnya bersepakat untuk membiarkan yang telah lalu biarlah berlalu. Sangat vital untuk menjaga atmosfer semangat tim tetap positif dan antusias mengingat perjalanan Euro kali ini masih panjang.

Tags, ,

AGS Timnas Inggris Siap Serbu Euro 2016

WAGS Timnas Inggris Siap Serbu Euro 2016

Istri dan pacar pemain timnas The Three Lions Inggris atau biasa disebut dengan WAGS akan tetap berangkat ke Perancis menemani pasangannya di ajang Euro atau Piala Eropa. Meskipun FA telah melarang para pemain timnas untuk bertemu dengan pasangan mereka selama Euro 2016 Perancis berlangsung, hal itu nampaknya tak menyurutkan langkah para WAGS timnas Inggris untuk datang ke perhelatan Euro 2016 nanti.

Sebelumnya, pelatih timnas Inggris, Roy Hodgson membuat peraturan berupa larangan bagi para pemain timnas Inggris untuk bertemu dengan istri maupun pacarnya selama Euro 2016 berlangsung. Hal itu dilakukan agar para pemain bisa fokus 100% untuk pertandingan.

Namun, Hodgson memberikan kelonggaran kepada para pemainnya untuk bertemu dengan istri dan pacarnya di waktu-waktu tertentu yang sudah ditentukan oleh manajemen timnas. Kelonggaran tersebut dianggap sebagai lampu hijau bagi perkumpulan WAGS timnas Inggris untuk menyerbu Perancis pada bulan Juni nanti.

WAGS timnas Inggris memang dikenal sebagai perkumpulan pasangan pesepakbola yang sering membuat heboh. Istilah WAGS sendiri pertama kali muncul di Piala Dunia 2002. Istilah tersebut digunakan media untuk merujuk beberapa istri dan pacar pemain timnas Inggris waktu itu yang dipimpin oleh Victoria Beckham.

Sejak saat itulah istilah WASG mulai banyak dipakai oleh banyak media. Kehadiran WAGS menjadi hiburan tersendiri di dunia sepakbola. Gosip-gosip seputar WAGS pesepakbola tak kalah dengan berita dari para pemainnya itu sendiri. Dan salah satu yang selalu ditunggu-tunggu oleh media adalah WAGS dari timnas Inggris.

Di Euro 2016 nanti, istri dari Wayne Rooney, Coleen McLoughin atau biasa dikenal dengan Coleen Rooney akan memimpin WAGS timnas Inggris. Wanita cantik yang sudah menikah sejak tahun 2008 tersebut menjadi WAGS paling senior diantara yang lain.

Selain Coleen McLoughin, WAGS yang diperkirakan akan hadir di perhelatan Euro 2016 nanti diantaranya Kimberley Crew (Joe Hart), Kate Goodland (Harry Kane), Melanie Slade (Theo Walcott), hingga yang terbaru Rebekah Becky Nicholson (Jamie Vardy).

Hadirnya WAGS di perhelatan Euro 2016 nanti tentu akan memberi warna tersendiri bagi turnamen tertinggi antar Negara Eropa tersebut. WAGS menjadi penyejuk di tengah panasnya persaingan memperbutkan trofi Piala Eropa 2016.

Tags, ,

Duo Premier League Antarkan Perancis Libas Russia

Duo Premier League Antarkan Perancis Libas Russia

Tak salah jika Didier Deschamps memanggil dua pemain debutan yang sedang bersinar di Premier League, Dimitri Payet dan Ngolo Kante. Kedua pemain tersebut menjadi aktor penting kemenangan tuan rumah Perancis atas tamunya, Russia di ajang pertandingan persahabatan.

Dalam laga yang digelar di Stade de France tersebut, Perancis sukses mengalahkan Russia dengan skor 4-2. Dua dari empat gol yang dicetak Perancis malam itu dibukukan oleh kedua pemain tersebut. Tak hanya itu, Payet yang bermain untuk West Ham United juga sukses memberikan satu assist.

Sejak pertandingan dimulai, anak asuhan Didier Deschamps langsung keluar menyerang. Hasilnya, di menit ke-9 Les Blues berhasil membuka skor lewat gol gelandang Leicester City, Ngolo Kante, yang menerima umpan dari Antoine Griezmann.

Jelang akhir babak pertama, Perancis sukses menggandakan keunggulan lewat gol penyerang mereka, Andre Pieree Gignac. Skor 2-0 untuk keunggulan tim Ayam Jantan pun menutup laga babak pertama.

Di babak kedua, Russia berusaha bangkit. Hasilnya, Aleksandr Kokorin sukses menjebol gawang Perancis yang dijaga oleh Hugo Lloris. Usai gol Kokorin tersebut, Perancis melakukan beberapa pergantian, termasuk mengganti Antoine Griezmann dengan Dimitri Payet.

Hanya butuh waktu 1 menit saja bagi Payet untuk memberikan dampak langsung ke pertandingan. Sepakannya di menit ke-64 berhasil mengoyak gawang Russia. Perancis pun kembali menjauh dengan skor 3-1. Namun, Russia yang diarsiteki oleh Leonid Slutsky tak menyerah begitu saja. Perjuangan keras Ivan Dzagoez cs. Berbuah gol di menit ke-68 lewat kaki Yuri Zhirkov. Skor pun kembali berubah menjadi 3-2.

Perancis akhirnya berhasil mengunci kemenangan di pertandingan malam itu, lewat gol pemain Bayern Munchen, Kingsley Coman di menit ke-76 yang meneruskan umpan matang Dimitri Payet. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-2 untuk keunggulan tuan rumah Perancis tetap bertahan.

Hasil ini menunjukkan kesiapan Perancis menuju Euro 2016 di rumah mereka sendiri. Selain itu, penampilan duo Premier League, Dimitri Payet dan Ngolo Kante juga mencuri perhatian di pertandingan tersebut. Agaknya Didier Deschamps tak perlu ragu dalam meracik strategi karena memiliki banyak pilihan pemain berkualitas.

Tags, ,

Pelatih Spanyol Sebut Perancis sebagai Favorit Juara

Pelatih Spanyol Sebut Perancis sebagai Favorit Juara

Gelaran Piala Eropa yang berlangsung di Perancis masih lama bergulir namun hitung-hitungan siapa yang akan menjadi juara sudah beredar sejak jauh-jauh hari. Salah satu pihak yang sudah mengungkapkan siapa tim yang memiliki kans besar untuk juara adalah pelatih timnas Spanyol, Vicente Del Bosque. Saat ditanya Pers mengenai siapa tim yang berpeluang untuk merebut gelar Piala Eropa dari Spanyol, Bosque menyatakan bahwa Perancis memiliki kans yang sangat besar untuk juara karena memiliki keuntungan sebagai tuan rumah.

Dalam kompetisi Eropa nanti akan banyak tim besar yang berpeluang untuk mendapatkan gelar, namun jika saya harus menunjuk maka saya akan menunjuk Perancis sebagai tim yang paling berpeluang besar untuk memiliki peluang juara karena mereka bertindak sebagai tuan rumah, papar Bosque.

Semua tim unggulan yang datang dapat memiliki kans untuk menang, seperti Inggris, Belgia, Italia, Jerman, Portugal maupun Spanyol. Namun akan ada sebuah tim yang bisa menemukan format yang tepat untuk juara. Akan sangat sulit untuk di prediksi karena ini adalah sebuah kompetisi singkat yang diisi oleh 24 tim, tambah Bosque.

Selain faktor sebagai tuan rumah, skuad Perancis saat ini banyak di isi oleh pemain muda berbakat yang bersinar di Eropa sebut saja nama-nama seperti Paul Pogba yang bersinar bersama Juventus, lalu ada nama Kingsley Coman yang semakin benderang sejak memperkuat Bayern Munich atau ada penyerang tajam La Liga Antonie Griezmann yang semakin menasbihkan diri sebagai maskot lini serang klub Atletico Madrid. Nama-nama tersebut menjadi jaminan kekuatan lini tengah Perancis yang akan di dukung lini belakang yang di isi oleh Raphael Varanne.

Sebagai pelatih Basque menyadari bahwa Spanyol akan menghadapi tantangan berat dalam mempertahankan piala Eropa kali ini, karena mereka akan mendapatkan lawan yang lebih merata untuk berburu gelar yang saat ini masih mereka raih. Belajar dari pengalaman saat Piala dunia 2014 lalu dimana Spanyol tidak berdaya untuk mempertahankan gelar dan tersingkir dari fase grup maka Bosque harus lebih hati-hati sebelum pengalaman serupa kembali menimpa timnya.

Tags,