Gasak AS Roma, Rekor Juventus Semakin Tajam

Gasak AS Roma, Rekor Juventus Semakin Tajam

Gasak AS Roma, Rekor Juventus Semakin Tajam

Juventus memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya di semua kompetisi setelah berhasil menekuk tamunya, AS Roma dalam lanjutan liga Serie A Italia Minggu (24/1/2016). Gol semata wayang dari Paolo Dybala memastikan kemenangan Juventus sekaligus memperpanjang rekor selalu menang Juventus menjadi 12 kemenangan secara beruntun di semua ajang. Juventus memang sedang dalam performa terbaiknya.

Sejak mengalami start buruk di awal musim, anak asuhan Maximiliano Allegri ini berhasil bangkit dan menunjukkan diri sebagai salah satu kandidat peraih Scudetto musim ini. Bukti sahihnya adalah 12 kemenangan secara beruntun di semua ajang. Kebalikan dari tuan rumah, tim tamu asal Ibukota justru sedang dalam performa menurun. Rentetan hasil buruk di beberapa pertandingan terakhir membuat AS Roma harus mulai melupakan perburuan Scudetto.

Tak hanya itu, pelatih Rudi Garcia pun didepak dari Olimpico dan digantikan oleh Luciano Spaletti. Di pertandingan itu sendiri Juventus tampil dengan kekuatan penuh. Si Nyonya Tua mengandalkan duet Paolo Dybala dan Mario Mandzukic di lini depan. Sementara trio lini tengah diisi oleh Paul Pogba, Claudio Marchisio dan Sami Kheidira. Sementara AS Roma mengandalkan Edin Dzeko, Mohammed Salah dan Allesandro Florenzi.

Sejak menit awal, Il Bianconneri langsung mengambil inisiatif serangan. Lewat Paul Pogba dan Paolo Dybala, Juventus kerap merepotkan lini pertahanan AS Roma. Tapi, hingga peluit panjang tanda babak pertama usai dibunyikan skor tetap imbang tanpa gol. Babak kedua masih menjadi milik tuan rumah. AS Roma hanya bisa sesekali melakukan serangan balik yang mudah terbaca oleh trio bek tengah Juventus. Gaol yang ditunggu-tunggu publik Turin akhirnya tercipta di menit ke-77.

Kerja sama antara Paul Pogba dan Paolo Dybala berbuah manis. Sepakan Dybala dari sudut sempit yang memanfaatkan umpan Pogba tak bisa dibendung oleh penjaga gawang AS Roma, Woijech Szczesny. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Di sisa waktu yang ada Roma tak bisa mengejar ketertinggalan.

Alhasil, skor akhir tetap 1-0 untuk keunggulan Si Nyonya Tua. Kemenangan ini membawa Juventus memperpanjang rekor kemenangan mereka sekaligus menempel ketat peringkat pertama klasemen Serie A, Napoli. Keduanya hanya terpisahkan oleh 2 poin saja.

Tags, ,

Charlie Austin Bawa Southamtpon Permalukan Setan Merah

Charlie Austin Bawa Southampton Permalukan Setan Merah

Bermain di kandang sendiri Manchester United harus mengakui keunggulan tamunya Southampton dengan skor tipis 1-0. Dalam pertandingan pekan ke-23 Premier League Inggris tersebut, pemain yang baru dibeli Southampton, Charlie Austin menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan The Saints. Kekalahan ini membuat Manchester United tertahan di peringkat kelima klasemen semetara Premier League Inggris.

Tak hanya itu, kekalahan yang dibarengi dengan permainan yang buruk itu membuat pendukung Setan Merah sangat geram. Beberapa cercaan dan siulan ditujukan kepada penampilan klub kesayangannya malam itu. Sosok yang menjadi pesakitan malam itu siapa lagi kalau bukan pelatih United asal Belanda, Louis van Gaal. Van Gaal dianggap sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas kekalahan keenam United di musim ini. Kekalahan tersebut juga meninggalkan catatan tersendiri.

Poin yang didapat setelah pertandingan tersebut merupakan poin terendah United di 23 pertandingan sepanjang sejarah Premier League. Tak ayal, Louis van Gaal yang sebelumnya sukses membawa Setan Merah menang di kandang Liverpool kini kembali ke kursi panas. Di pertandingan itu sendiri permainan United memang sangat mengecewakan. Mengandalkan serangan dari kedua sayap yang diisi oleh Antohny Martial dan Jesse Lindgard, permainan United sangat mudah terbaca oleh kubu lawan.

Alhasil, lini pertahanan Southampton yang digalang oleh Van Dijk dan Jose Fonte tak begitu kesulitan dalam menghalau serangan tuan rumah. Justru tim tamu yang lebih aktif dalam merangsek ke sepertiga akhir pertahanan United. Namun hingga turun minum, skor imbang tanpa gol tetap tak berubah. Di babak kedua permainan United masih belum berubah dan cenderung monoton. Tak ada satu peluang pun yang benar-benar bisa mengancam gawang Frazier Foster.

Jelang laga usai, tim tamu berhasil mencuri gol. Pemain baru Southampton yang baru didatangkan dari QPR, Charlie Austin sukses menggetarkan jala gawang David De Gea. Austin hanya butuh beberapa menit setelah masuk dari bangku cadangan untuk memastikan mencetak gol kemenangan Southampton.

Di sisa waktu yang ada tuan rumah tetap tak bisa mencetak gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan. Kekalahan ini membuat Louis van Gaal menuai banyak kritikan dari pendukungnya sendiri. Setan Merah sendiri masih tertahan di posisi kelima klasemen.

Tags, ,

Menjamu AS Roma, Juventus Siap Pertajam Rekor

Menjamu AS Roma, Juventus Siap Pertajam Rekor

Setelah sukses mengalahkan klub ibukota SS Lazio di ajang Coppa Italia, Juventus akan kembali berhadapan dengan klub ibukota lainnya, AS Roma di Juventus Stadium, Minggu (24/1/2016) dalam lanjutan ajang Serie A Italia pekan ke-21. Juventus akan berusaha mempertajam rekor kemenangan ke 12 secara beruntun di pertandingan tersebut. Il Bianconerri memang sedang dalam performa terbaiknya. Dalam 11 pertandingan terakhir di semua ajang, Juventus selalu menang.

Rekor tersebut membuat Si Nyonya Tua sukses merangsek ke peringkat kedua klasemen sementara Serie A, membuntuti Napoli yang sedang memimpin. Upaya Juventus untuk mencari kemenangan ke 12 secara beruntun terbuka lebar. Karena lawan yang akan dihadapinya sedang bermasalah. As Roma hanya meraih satu kemenangan dalam 5 pertandingan terakhir di Serie A. Performa buruk tersebut membuat pelatih AS Roma, Rudi Garcia menjadi tumbal dan akhirnya dipecat seminggu yang lalu.

Pelatih pengganti Luciano Spaletti pun masih harus beradaptasi dengan pemain-pemain AS Roma. Di laga pertamanya sebagai pelatih sementara, Spaletti hanya bisa memberikan hasil imbang ketika AS Roma menjamu Verona. Hasil ini tentu bukan hasil yang diharapkan para pendukung Il Giallorossi. AS Roma akan mengandalkan Edin Dzeko sebagai juru gedor utama Il Lupi. Dzeko akan ditopang oleh Allesandro Florenzi dan Mohammad Salah di kedua sisi sayap.

Danielle De Rossi dan Miralem Pjanic akan menjadi motor di lini tengah, sedangkan Leandro Castan dan Manolas akan menjadi duet di lini belakang. Sementara itu, Juventus yang sedang dalam performa terbaiknya akan kembali menurunkan penyerang Argentina, Paolo Dybala. Pemain berusia 22 tahun tersebut memang menjadi bintang Juventus di beberapa pertandingan terakhir. Alvaro Morata atau Simone Zaza akan dipilih untuk menemani Dybala di lini depan.

Di lini tengah, Paul Pogba akan kembali diturunkan. Pogba akan bahu membahu bersama Hernanes dan Marchisio di lini tengah. Dua sayap Juventus akan diisi oleh Stephen Lichsteiner dan Alex Sandro. Sementara di lini belakang, Buffon akan dijaga oleh trio Bonnuci, Chiellini dan Barzagli.

Melihat performa kedua tim di beberapa pertandingan terakhir, tuan rumah nampaknya akan dengan mudah meraih poin penuh. Kemenangan akan membuat Juventus kembali berpeluang untuk mempertahankan gelar Serie A Italia.

Tags, ,

Zarate Resmi Menjadi Pemain Fiorentina

Zarate Resmi Hijrah ke La Viola Fiorentina

Mauro Zarate akhirnya mengakhiri petualangannya di Premier League  bersama West Ham United. Penyerang asal Argentina tersebut resmi dibeli oleh klub Serie A Italia, Fiorentina dengan nilai transfer sebesar 1,6 juta Pounds, dan status kepemilikan penuh. Kepindahan Zarate ini tak terlepas dari keputusan Slaven Blilc yang merasa penyerang 28 tahun tersebut gagal memberikan performa terbaiknya bersama Hammers.

Di musim ini, Zarate baru mencetak 5 gol di semua ajang , 3 gol diantaranya diciptakan di ajang Premier League. West Ham membeli  Zarate dari klub Argentina Velez Sarsfield dengan nilai transfer yang dirahasiakan di awal musim 2014/2015. Setengah musim membela West Ham di musim 2014/2015, Zarate kemudian dipinjamkan ke QPR. Setelah itu kembali lagi ke West Ham di awal musim 2015/2016.

Transfer Zarate ke Fiorentina seolah dejavu karena Serie A bukan menjadi hal yang baru bagi dirinya. Selama 6 musim lebih, Mauro Zarate menghabiskan karirnya di Serie Italia bersama Lazio dan juga Inter Milan. Lazio menjadi pelabuhan pertama Zarate di Serie A. Lazio saat itu mendatangkan Zarate dari klub Premier League, Birmingham City dengan nilai transfer yang cukup tinggi, 22 juta Euro. Namun sayang, akibat sering berulah dan indisipilner Zarate gagal memberikan performa terbaiknya bersama Lazio.

Zarate juga sempat dipinjamkan Lazio ke Inter Milan di musim 2011/2012 selama setengah musim. Namun performa pemain kontroversial tersebut juga tak begitu bagus bersama Nerrazuri. Kini, Zarate mendapatkan kesempatan lagi untuk menunjukkan sinarnya di Serie A bersama Fiorentina. Kedatangan Zarate ke Firenze harus memakan korban. Salah satu penyerang Fiorentina saat ini dipastikan hengkang menyusul kepindahan Zarate. Penyerang Fiorentina yang santer dikabarkan akan menjadi tumbal Zarate adalah Giuseppe Rossi.

Musim ini Rossi memang kesulitan menembus skuad inti Fiorentina. Mantan penyerang Birmingham City tersebut gagal bersaing dengan penyerang asal Kroasia, Nikola Kalinic. Setelah kedatangan Zarate, Rossi dikabarkan akan kembali ke liga Spanyol. Tugas berat sudah menanti Mauro Zarate bersama Fiorentina. Zarate harus bisa membawa Fiorentina kembali ke jalur perebutan gelar Serie A musim ini. La Viola masih berada di peringkat keempat klasemen sementara Serie A dan terpaut 6 poin dari pimpinan klasemen, Napoli.

Tags, ,

Kalahkan Exeter City, Liverpool Jumpa West Ham

Skuad Muda Liverpool Tunjukan Kekuatan

Para pemain muda Liverpool menunjukkan tajinya saat berhasil mengalahkan tim League Two, Exeter City di laga replay babak ketiga FA Cup. The Reds sukses mengalahkan tamunya tersebut dengan skor telak 3-0 di Anfield Stadium. Kemenangan itu membawa Liverpool berhak lolos ke babak berikutnya. Di pertandingan ini, pelatih Liverpool Juergen Klopp menurunkan banyak pemain muda jebolan akademi Liverpool.

Di pertandingan sebelumnya di kandang Exeter City, pemain-pemain muda tersebut juga dipercaya untuk tampil. Tapi hasilnya kurang memuaskan karena Liverpool hanya bisa bermain imbang dengan skor 2-2. Klopp memutuskan untuk kembali menurunkan skuad yang berisi para pemain muda karena mantan pelatih Borussia Dortmund itu beranggapan bahwa para pemain muda tersebut harus bertanggung jawab terhadap hasil imbang 2-2 yang terjadi di pertemuan pertama.

Sejak menit awal pertandingan, Liverpool sudah menguasai pertandingan. Laga baru berjalan 10 menit, Liverpool sudah membuka keunggulan. Memanfaatkan umpan dari Bradley Smith, Joe Allen sukses menggetarkan gawang Exeter City. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Setelah gol Joe Allen, Liverpool beberapa kali memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun hingga turun minum, skor 1-0 untuk tuan rumah tetap bertahan.

Tak mau menang dengan skor tipis, di babak kedua Klopp menginstruksikan para pemain untuk lebih aktif menyerang. Gol yang ditunggu-tunggu publik Anfield baru tercipta di menit ke-74 lewat pemain pengganti Oluwaseyi Ojo. Menerima umpan Jordan Ibe, Ojo yang masuk menggantikan Joe Allen di babak kedua sukses menggandakan keunggulan Liverpool menjadi 2-0.

Publik Anfield kembali bersorak setelah gol ketiga untuk Liverpool di pertandingan ini tercipta. Kali ini giliran pemain muda Portugal Joao Carlos Texeira yang mencetak skor. Meneruskan umpan dari Cristian Benteke, pemain berumur 23 tahun tersebut berhasil mengoyak gawang Exeter City untuk kali ketiga.

Gol dari Texeira tersebut menjadi gol terakhir di pertandingan tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk keunggulan Liverpool tetap bertahan. Hasil ini membuat The Reds memastikan diri ke babak keempat FA Cup. Di babak selanjutnya, Liverpool akan berhadapan dengan sesama klub Premier League, West Ham United.

Tags, , ,

jamu Spurs, Leicester City Wajib Menang

Jamu Spurs, Leicester City Wajib Menang

Laga replay babak ketiga FA Cup antara tuan rumah Leicester City melawan Tottenham Hotspurs akan dilangsungkan dini hari nanti. Pertandingan yang mempertemukan dua klub Premier League ini akan memutuskan siapa yang berhak melaju ke babak keempat FA Cup. Meski berstatus sebagai tim tamu, Tottenham Hotspurs lebih diunggulkan di pertandingan kali ini. Kepercayaan diri anak asuhan Mauricio Pochettino sedang tinggi, setelah sukses menang besar atas Sunderland di Premier League.

Hasil itu membuat Spurs bertengger di posisi keempat klasemen sementara Premier League. Pochettino mengisyaratkan akan tetap menurunkan skuad utamanya di pertandingan tersebut. Spurs akan mengandalkan Harry Kane dan Cristian Ericksen di pertandingan tersebut. Kedua pemain tersebut memang menjadi andalan Spurs di beberapa laga terakhir.

Lini tengah yang menjadi kekuatan Spurs musim ini akan dihuni oleh gelandang-gelandang kreatif. Selain Cristian Ericksen, Pochettino masih punya Erik Lamela, Delle Alli, Mousa Dembele, Naser Chadli hingga Ryan Mason. Pilihan pemain lini tengah yang lebih beragam menjadi nilai plus untuk Spurs. Sementara itu, Leicester City nampaknya juga akan menurunkan skuad utamanya di pertandingan tersebut.

Meski dalam beberapa pertandingan terakhir performa anak asuhan Claudio Ranieri ini cenderung menurun, Leicester tetap berbahaya. Apalagi Kasper Schemeicel cs. akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah mulai menurunnya peforma Jamie Vardy dan Riyad Mahrez. Kedua pemain tersebut memegang peran penting dalam kesuksesan Leicester City berada di posisi kedua klasemen sementara Premier League. Namun, keduanya sedang mengalami masalah.

Vardy yang menjadi mesin gol utama Leicester City musim ini sedang paceklik gol. Dalam empat pertandingan berturut-turut, Vardy belum mencetak sebiji gol pun. Sedangkan Mahrez sedang menuai kritikan setelah lagi-lagi gagal menjadi eksekutor tendangan penalti di laga melawan Aston Villa. Pertandingan melawan Tottenham Hotspurs ini harus bisa dijadikan Leicester sebagai ajang kebangkitan.

Hanya kemenangan lah yang bisa mengangkat semangat para punggawa The Fox untuk mengarungi sisa kompetisi musim ini. Pemenang di laga ini akan lolos ke babak keempat FA Cup atau babak 32 besar. Tim yang lolos dari laga ini sudah ditunggu oleh Colchester United di babak 32 besar FA Cup.

Tags, ,

Zidane Bawa Madrid Berpesta Gol di Kandang Sendiri

Zidane Bawa Madrid Berpesta Gol di Kandang Sendiri

Permainan Real Madrid di bawah pelatih barunya, Zinedine Zidane ternyata cukup atraktif. Yang paling baru, Real Madrid di bawah kendali Zidane berhasil menjungkalkan tamunya, Sporting Gijon dengan skor telak 5-1 kemarin malam (17/1/2016), di Santiago Bernabeu. Sebelumnya, Real Madrid di bawah pelatih baru, Zinedine Zidane juga sukses menang besar dengan mencetak 5 gol saat melawan Deportivo La Coruna pekan lalu. Pendukung Los Blancos nampaknya sangat optimis saat Real Madrid dipegang oleh Zinedine Zidane.

Di pertandingan tersebut, Zidane menurunkan trisula maut Cristiano Ronaldo, Karim Benzema dan Gareth Bale di barisan depan El Real. Hal yang luar biasa di laga kali ini adalah 4 gol Real Madrid dicetak dalam kurun waktu 10 menit saja. Gareth membuka pesta gol Madrid di menit ke-7 memanfaatkan umpan dari tendangan pojok Toni Kroos. Dua menit berselang, giliran CR7 yang mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan kerasnya gagal dihalau oleh penjaga gawang Sporting Gijon.

Tiga menit berselang tepatnya di menit ke-12, Karim Benzema berhasil memperlebar jarak menjadi 3-0. Kali ini Gareth Bale yang memberikan umpan matang kepada penyerang Perancis tersebut. Keran gol Madrid berlanjut di menit ke-18 lewat sepakan Cristiano Ronaldo yang menerima umpan silang manis dari Dani Carvajal. Jelang babak pertama usai, Karim Benzema kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah sukses mengoyak gawang Sporting Gijon untuk kedua kalinya, Real Madrid pun dengan sangat perkasa menutup babak pertama dengan skor 5-0.

Di babak kedua, Real Madrid tetap agresif dan terus berusaha untuk mencari gol keenam. Namun, justru tim tamu yang berhasil memperkecil ketinggalan. Lewat serangan cepat dari sayap di menit ke-62, Jonathan Rodriguez mengirimkan umpan ke mulut gawang Madrid yang langsung disambut oleh Isma Lopez dan diteruskan menjadi sebuah gol. Kebobolan satu gol membuat Madrid berupaya untuk mencetak gol tambahan, tapi hingga peluit panjang dibunyikan, skor 5-1 tetap tak berubah.

Zidane pun mempersembahkan kemenangan keduanya kepada Madrid sejak ditunjuk menjadi pelatih kepala pekan lalu. Meski menang besar, Madrid tetap tak beranjak dari posisi ketiga klasemen sementara La Liga Spanyol, karena di pertandingan lain, Atletico Madrid dan Barcelona juga meraih kemenangan.

Tags, ,

Ashley Williams Angkat Swansea dari Zona Degradasi

Ashley Williams Angkat Swansea dari Zona Degradasi

Pendukung Swansea City akhirnya bisa sedikit bernapas lega setelah tim kesayangannya bisa meraih kemenangan penting atas Watford di pekan ke-22 Premier League Inggris. Gol dari kapten tim Swansea, Ashley Williams membuat tim dari Wales ini untuk sementara lepas dari zona degradasi. Swansea yang di pertandingan tersebut diarsiteki sementara oleh Alan Curtis, memang membutuhkan kemenangan agar bisa terangkat dari zona merah.

Swansea bersaing dengan beberapa klub seperti Aston Villa, Newcastle United, Sunderland, Norwich City dan AFC Bournemouth untuk menghindari zona degradasi. Di pertandingan itu sendiri, Swansea City menurunkan komposisi pemain terbaiknya. Andrew Ayew dipercaya untuk menjadi juru gedor lini depan yang didukung oleh trisula Leon Britton, Glyfi Sigurdsson dan Wayne Routledge. Sementara tim tamu mengandalkan penyerang yang sedang naik daun, Odion Ighalo di lini depan.

Sejak babak pertama dimulai, tuan rumah langsung menguasai permainan. The Swans unggul dalam penguasaan bola di 20 menit pertama. Gol yang ditunggu-tunggu publik Liberty Stadium pun akhirnya tercipta di menit ke-27. Memanfaatkan umpan dari pemain Korea Selatan, Ki Sung Yong, kapten tim Ashley Williams sukses menggetarkan jala gawang Watford dengan sundulannya. Gol dari Ashley Williams itu pun langsung disambut meriah oleh para suporter yang ada di dalam stadion sekaligus membawa Swansea unggul sekaligus menutup babak pertama.

Di babak kedua, Watford yang memiliki rekor tandang yang cukup bagus mencoba untuk lebih aktif menyerang. Namun solidnya lini belakang Swansea membuat gawang yang dijaga oleh Lukasz Fabianski tetap aman. Swansea juga memiliki beberapa peluang untuk memperbesar keunggulan lewat Andrew Ayew dan Gylfi Sigurdsson. Namun peluang-peluang tersebut belum mampu membobol gawang Watford yang dijaga oleh mantan penjaga gawang Tottenham Hotspurs, Heurelho Gomez.

Tak ada gol lagi yang tercipta di babak kedua, sehingga skor 1-0 untuk keunggulan Swansea City tetap bertahan hingga laga usai. Tambahan 3 poin membuat Swansea untuk sementara beranjak dari peringkat tiga terbawah klasemen sementara Liga Inggris. Swansea bertengger di posisi ke-17 dengan koleksi 22 poin. Setelah laga tersebut, Swansea City mengumumkan pelatih baru mereka, yaitu Francesco Guidolin. Pelatih yang malang melintang di Serie A ini diharapkan mampu membawa Swansea City tetap berada di Premier League musim depan.

Tags, ,

Manchester-City-Gunduli-Crystal-Palace

Manchester City Gunduli Crystal Palace

Setelah hanya bisa bermain imbang dengan Everton di kandang sendiri, Manchester City akhirnya sukses meraih 3 poin di Ettihad Stadium setelah menggunduli tamunya, Crystal Palace dengan skor telak 4-0. Sergio Aguero menjadi bintang dengan memborong 2 gol di pertandingan tersebut. Kemenangan ini membuat anak asuhan Manuel Pellegrini bisa memperkecil jarak poin dengan para rivalnya, Leicester City dan Arsenal. Persaingan gelar juara Premier League pun semakin sengit dan menegangkan.

City merombak beberapa pemain intinya yang tak bisa diturunkan karena cedera, seperti Vincent Kompany, Samir Nasir, Mangala dan Fernandinho. Pellegrini memasukkan beberapa pemain lapis kedua seperti Fabian Delph dan juga Kelichi Iheanacho. The Citizens sukses membuka skor lewat tendangan jarak jauh spektakuler dari Fabian Delph yang tak bisa dibendung oleh penjaga gawang Crystal Palace. Gol tersebut merupakan gol kedua Delph di ajang Premier League musim ini. Jelang babak pertama usai, City sukses memperbesar keunggulan mereka.

Memanfaatkan umpan satu dua dengan Kelechi Iheanacho, Sergio Aguero sukses menjebol gawang Cystal Palace yang dijaga oleh Wayne Hennessey. Gol dari Aguero tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan City 2-0. Di babak kedua, kendali permainan masih dipegang oleh Manchester City. Beberapa kali Sergio Aguero mendapatkan peluang untuk memperbesar keunggulan. Namun, gol baru benar-benar tercipta saat pertandingan memasuki menit ke-68.

Lewat serangan balik cepat dari sisi kanan, Kevin De Bruyne berhasil merangsek ke kotak penalti Crystal Palace. Winger asal Belgia tersebut lalu memberikan umpan matang kepada Aguero yang sudah menunggu di depan gawang. Tanpa kesulitan, Aguero berhasil mencetak gol sekaligus memperbesar keunggulan City menjadi 3-0. City kembali berhasil mencetak gol di menit ke-84. Lolos dari jebakan offside, Sergio Aguero berhasil menggiring bola hingga ke kotak penalti Crystal Palace. Penyerang Argentina tersebut kemudian memberikan bola kepada David Silva yang tak terjaga. Skor pun kembali berubah menjadi 4-0.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan. Tambahan 3 poin ini membuat Manchester City hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen sementara Premier League, Leicester City.

Tags, ,

Mihaljovic Ingin Milan Hancurkan Fiorentina

Mihaljovic Ingin Milan Hancurkan Fiorentina

Laga bigmatch akan tersaji di pekan ke-20 Serie A Italia yang akan mempertemukan tuan rumah AC Milan melawan tamunya dari Firenze, Fiorentina. Kedua tim sama-sama mendapatkan hasil kurang memuaskan di beberapa pertandingan terakhir. Milan yang baru saja memastikan satu tempat di babak semifinal Coppa Italia, performa masih naik turun di ajang Serie A. dari lima pertandingan terakhir AC Milan di Serie A, Il Rossoneri hanya bisa meraih satu kemenangan. Hal itu membuat Milan masih berkutat di papan tengah Serie A.

Nasib serupa juga dialami oleh Fiorentina. Beberapa pekan berhasil memimpin klasemen dan berpeluang menjadi juara paruh musim, La Viola justru mengalami kekalahan di laga penting melawan Lazio di kandang sendiri. Kekalahan dari Lazio di pekan ke-19 membuat anak asuhan Paolo Sosa tersebut harus rela turun ke peringkat ke-4 klasemen. Pertandingan nanti akan menjadi ajang pembuktian pelatih kedua tim. Arsitek Milan, Sinisa Mihaljovic ingin agar Milan bangkit di putaran kedua. Sedangkan, Paolo Sosa berharap Fiorentina tak cuma jadi tim kejutan di awal musim dan tetap berada di jalur Scudetto.

Tuan rumah sendiri masih akan mengandalkan duet Carlos Bacca dan Luiz Adriano di lini depan. Keduanya akan ditopang oleh beberapa gelandang kreatif seperti Keisuke Honda, Juraj Kucka, Ricardo Montolivo dan Giacomo Bonaventura. Di lini belakang, penjaga gawang muda AC Milan, Gianluiggi Donnararuma akan bahu membahu bersama Iganzio Abate, Alex, Luca Antonelli dan Mattia de Sciglio.

Sementara itu, tim tamu akan mengandalkan penyerang asal Kroasia yang menjadi salah satu top skor Serie A musim ini, Nikola Kalinic. Kalinic akan dibantu oleh gelandang-gelandang cepat dan pekerja keras seperti Milan Badelj, Borja Valero, Kuba, Mattias Vecino dan Marcos Alonso. Di lini belakang, Paolo Sosa nampaknya akan tetap memasang trio Gonzalo Rodriguez, Facundo Roncaglia dan Davide Astori. Penjaga gawang sendiri nampaknya masih dipercayakan kepada pemain asal Rumania, Ciprian Tatarusanu.

Duel dua tim kuat Serie A ini akan menjadi pertunjukan menarik di pekan ke-20 Serie A. Jika berhasil menang AC Milan akan memiliki peluang untuk merangsek ke zona Eropa. Sedangkan jika Fiorentina kembali mengalami kekalahan, pendukung La Viola bisa ucapkan selamat tinggal kepada Scudetto.

Tags, ,