Alex-Chamberlain Gagal Berlaga di Euro 2016

Alex-Chamberlain Gagal Berlaga di Euro 2016

Kabar kurang mengenakkan datang dari kubu Arsenal. Winger andalannya, Alex Oxlade-Chamberlain dipastikan absen selama dua bulan. Alhasil, Chamberlain bisa dipastikan tidak akan ikut serta dalam ajang Euro 2016 di Perancis nanti.
Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengkonfirmasi kabar mengenai cederanya pemain 22 tahun tersebut.

Dari keterangan Wenger, Alex Oxlade-Chamberlain menderita cedera lutut pada saat sesi latihan Arsenal. Wenger memastikan bahwa pemain andalannya tersebut tidak akan bisa memperkuat timnas Inggris di ajang Euro 2016 di Perancis.

“Tak ada peluang bagi dirinya untuk berlaga di Euro nanti. Saya belum berbicara dengan (pelatih timnas Inggris) Roy Hodgson mengenai kabar ini. Karena kabar ini baru saya dapatkan kemarin,” ungkap Wenger kepada para awak media.

Wenger menambahkan jika Arsenal akan sangat kehilangan Alex-Oxlade Chamberlain. Dia turut sedih ketika mendengar kabar bahwa Chamberlain cedera dan tak bisa bermain untuk Inggris di Euro 2016 nanti. Chamberlain dianggap sebagai pemain penting bagi kubu Arsenal, maupun kubu The Three Lions.

“Saya juga telah berbicara dengan Alex dan tim medis kami. Dan mereka (tim medis) mengatakan bahwa Chamberlain tak akan bisa bermain hingga bulan Juli mendatang. Hal ini cukup menyedihkan, dia adalah pemain penting bagi kami dan juga timnas Inggris,” tambah Wenger.

Di musim 2015/2016 ini, Alex Chamberlain telah bermain sebanyak 33 kali. Chamberlain sudah tidak bermain bagi Arsenal sejak laga melawan Barcelona di ajang liga Champions lalu. Sebelum melawan Barcelona Alex sedang dalam masa pemulihan dari cederanya.

Namun dewi Fortuna nampaknya tak mau hinggap pada diri Alex-Oxlade Chamberlain. Saat cederanya kala melawan Barcelona lalu belum sembuh 100%, dia malah mendapatkan cedera yang lebih parah. Pemain ini sendiri memang menjadi pemain yang sering mengalami cedera.

Belum ada kabar dari timnas Inggris mengenai siapa yang akan menggantikan Alex-Oxlade Chamberlain di Euro 2016 nanti. Pelatih The Three Lions, Roy Hodgson sebenarnya tak perlu bingung jika kehilangan Chamberlain.

Nama-nama seperti The Walcott, Adam Lallana dan Raheem Sterling bisa menjadi sayap andalan timnas Inggris menggantikan Alex-Oxlade Chamberlain yang bermain angin-anginan.

Tags, ,

Hajar Liverpool, Swansea City Aman dari Zona Degradasi

Rekor tanpa terkalahkan Liverpool dalam lima pertandingan terakhir akhirnya terhenti di kandang Swansea City, Liberty Stadium. Anak asuhan Juergen Klopp tersebut harus bertekuk lutut di hadapan tuan rumah Swansea City dengan skor 3-1.

Andrew Ayew menjadi pahlawan tuan rumah dengan koleksi dua gol di pertandingan tersebut. Bagi Liverpool, hasil ini tentu membuat posisi mereka di klasemen Premier League sedikit tertahan. Sedangkan bagi Swansea City, tambahan 3 poin membuat mereka secara matematika lolos dari jerat lubang degradasi.

Laga tersebut juga diwarnai dengan satu kartu merah kepada pemain Liverpool Brad Smith. Di babak pertama, Swansea mampu unggul dua gol lewat Andrew Ayew dan Jack Cork.

Liverpool sempat memperkecil ketertinggalan di pertengahan babak kedua lewat penyerang Belgia, Christian Benteke. Namun tuan rumah mampu kembali mencetak gol untuk memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor 3-1 lewat gol kedua Andrew Ayew.

Liverpool datang ke Liberty Stadium mengincar poin penuh dalam rangka memperbaiki posisi mereka di klasemen. Sementara Swansea harus bisa meraih kemenangan untuk memastikan diri lolos dari zona degradasi.

Tuan rumah memulai pertandingan dengan cukup baik setelah Andrew Ayew mampu menciptakan gol di menit ke-20. Memanfaatkan umpan Gylfi Sigurddson, sundulan Andrew Ayew mampu menggetarkan jala gawang Liverpool.

Jelang babak pertama berakhir, Swansea City mampu menggandakan keunggulan lewat tendangan gelandang mereka, Jack Cork. Skor 2-0 untuk keunggulan Swansea City menutup paruh pertama. Di babak kedua, Liverpool mencoba bangkit dengan lebih aktif menyerang.

Agresifitas The Reds membuahkan hasil saat Christian Benteke mampu mencetak gol di menit ke-65. Penyerang timnas Belgia itu sendiri baru masuk di babak kedua. Skor pun kembali berubah menjadi 2-1 masih untuk keunggulan tuan rumah Swansea City.

Tak berselang lama, Swansea City kembali menjauh usai Andrew Ayew berhasil mencetak gol keduanya di menit ke-67. Skor pun kembali berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Swansea City.

Di menit ke-75 Liverpool harus bermain dengan sepuluh orang pemain setelah pemain muda mereka, Brad Smith, harus diusir dari lapangan karena menerima kartu merah. Di sisa waktu yang ada, Liverpool harus bermain dengan sepuluh orang pemain.

Skor 3-1 untuk keunggulan Swansea City akhirnya menutup laga tersebut. Kemenangan ini patut disyukuri kubu The Swans karena mereka berhasil lolos dari zona degradasi.

Tags, ,

Conte Ingin Gonzalo Higuain Pertajam Lini Depan Chelsea

Pelatih baru Chelsea musim depan, Antonio Conte sudah mempunyai gambaran atau rancangan sendiri terhadap skuad The Blues musim depan. Conte sudah meminta manajemen Chelsea untuk membeli beberapa pemain baru untuk memperkuat Chelsea musim depan. Nama-nama yang diincar Conte sendiri, didominasi oleh pemain yang berasal dari Serie A.

Sebelumnya, Chelsea atas saran Conte sudah melakukan pembicaraan untuk memboyong gelandang AS Roma keturunan Indonesia, Radja Nainggolan. Gelandang timnas Belgia tersebut diproyeksikan menjadi gelandang utama Chelsea di era Antonio Conte.

Selain Radja Nainggolan, Conte juga berharap bisa mendatangkan penyerang Napoli asal Argentina, Gonzalo Higuain. Melihat tumpulnya lini depan Chelsea musim ini membuat Conte berharap bisa mendatangkan bomber yang memimpin daftar pencetak gol terbanyak Serie A tersebut.

Sejak pindah ke Napoli dari Real Madrid, ketajaman Higuain sangat stabil. Tiap musimnya, mantan pemain Boca Junior ini sukses mencetak minimal 15 gol. Karena itulah Antonio Conte sangat menginginkan Higuain untuk masuk ke dalam skuad Chelsa yang akan dilatihnya musim depan.

Pihak Napoli sendiri tak akan begitu saja melepaskan Higuain. Il Partinopei sudah membanderol Higuan dengan harga lebih dari 50 juta Euro bagi siapa saja yang ingin membeli pemain berjuluk El Pipita itu. Chelsea sendiri dikabarkan sudah menyiapkan dana 45 juta Pounds untuk memboyong Higuai ke Stamford Bridge.

Chelsea juga harus berkorban jika ingin mendatangkan Higuain. Menurut beberapa pemberitaan, penyeran Spanyol, Diego Costa akan menjadi tumbal kedatangan Higuain. Performa yang menurun dan juga sering bermasalah, membuat Dieogo Costa sangat dekat dengan pintu keluar.

Diberitakan bahwa mantan penyerang Atletico Madrid tersebut akan bergabung dengan salah satu klub liga China. Jika mau bermain di liga China, Costa akan mendapatkan 250 ribu Pounds per pekannya. Jumlah itu tentu sangat besar dan hampir dua kali gaji yang didapatkan Costa di Chelsea.

Geliat transfer Chelsea memang cukup menarik untuk diikuti. Sejak penunjukkan Antonio Conte sebagai pelatih baru Chelsea musim depan, eksodus pemain Serie A ke Stamford Bridge memang menjadi pemberitaan utama. Patut ditunggu bagaimana kelanjutan transfer Chelsea di bawah kendali Antonio Conte.

Tags, ,

Liverpool Siap Tempur Menuju Final Europa League

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp menyatakan anak asuhnya siap menghadapi tuan rumah Villareal dalam leg pertama babak semifinal Europa League. Pertandingan yang akan dihelat di Stadion Madrigal, kandang Villareal tersebut akan menjadi ajang pembuktian konsistensi dari Liverpool.

Usai menyingkirkan Borussia Dortmund di babak perempat final, penampilan armada The Kop terbilang menanjak. Dari lima pertandingan terakhir di semua ajang, James Milner cs. tak terkalahkan. Performa gemilang inilah yang menjadi modal Liverpool di pertandingan nanti.

Juergen Klopp ingin agar para pemain dapat mempertahankan performa terbaiknya dan mampu meraih hasil maksimal di pertandingan nanti. Mantan pelatih Dortmund tersebut menyatakan bahwa Liverpool siap bertarung habis-habisan.

“Momentum bukan hanya bergantung pada skuad terbaik yang siap bermain. Momentum adalah kesiapan untuk bertarung. Kami harus bersiap diri dengan baik. Pertandingan seperti ini membutuhkan persiapan yang matang,” ujar Klopp.

Klopp masih belum bisa menurunkan penyerang asal Belgia, Cristian Benteke dan juga kapten tim, Jordan Henderson karena cedera. Sebagai pengganti Benteke, Klopp akan menurunkan Daniel Sturidge dan Roberto Firmino di lini depan. Tempat Henderson sendiri akan dihuni oleh gelandang Wales, Joe Allen.

Villareal sendiri tak boleh diremehkan begitu saja. The Yellow Submarine yang beberapa musim lalu sempat terdegradasi, kini kembali berada di jajaran papan atas La Liga Spanyol. Hingga pekan ke-35 La Liga, Villareal dengan gagah bercokol di posisi keempat klasemen. Mereka pun masih berpeluang untuk meraih tiket liga Champions musim depan.

Menghadapi Liverpool, Villareal akan bertumpu pada mantan penyerang Tottenham Hostspur, Roberto Soldado dan mantan punggawa Sevilla yang musim lalu berhasil merasakan manisnya gelar Europa League, Dennis Suarez. Menurut Suarez, kedua tim akan menyajikan pertadingan yang sangat menghibur.

“Liverpool adalah sebuah tim yang memiliki sejarah panjang. Hal itu sangat memotivasi kami. Saya yakin pertandingan nanti akan sangat menghibur. Liverpool dan Villareal sama-sama suka sepakbola menyerang,” kata Dennis Suarez.

Pertandingan diprediksi akan berjalan dengan seimbang. Kedua tim memiliki kekuatan yang cukup merata di semua lini. Seperti kata Dennis Suarez, pertandingan ini diyakini akan menjadi pertandingan yang menghibur.

Tags, ,

Cetak Dua Gol, Hazzard Tuai Pujian

Chelsea kembali meraih hasil positif usai mengalahkan AFC Bournemouth di ajang Premier League akhir pekan lalu. Bintang kemenangan The Blues di pertandingan tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Eden Hazzard. Gelandang asal Belgia tersebut sukses menyarangkan dua dari empat gol yang dicetak Chelsea di pertandingan tersebut.

Bertindak sebagai tamu, Chelsea berhasil membuka keunggulan di menit kelima lewat sepakan winger asal Spanyol, Pedro Rodriguez. Chelsea mampu menggandakan keunggulan di menit ke-34 lewat Eden Hazzard. Dua menit kemudian tuan rumah mampu memperkecil ketinggalan melalui Elphick.

Di babak kedua, Chelsea berhasil menambah dua gol lagi masing-masing oleh Willian di menit ke-71 dan Eden Hazzard di injury time babak kedua. Kemenangan ini belum mengangkat The Blues dari peringkat ke-9 klasemen sementara Premier League.

Usai laga tersebut, pelatih interim Chelsea, Guss Hiddink memuji penampilan memikat anak asuhannya, terutama Eden Hazzard. Dua gol Eden Hazzard di laga tersebut membuktikan bahwa gelandang eksplosif tersebut masih bisa diandalkan oleh tim. Menurut Hiddink, Chelsea tidak boleh kehilangan pemain bernomor punggung 10 tersebut.

“Sangat penting bagi Hazzard untuk berada di Chelsea musim depan. Dia masih bisa diandalkan beberapa tahun ke depan. Dia merupakan pemain yang sangat penting bagi tim. Jika dia berada dalam kondisi prima, dia akan menjadi pemain kunci Chelsea musim depan,” ujar Guss Hiddink.

Performa Eden Hazzard musim ini memang terbilang mengecewakan. Dari 26 laga yang dijalaninya musim ini, Hazzard hanya bisa mencetak 2 gol saja. Ini jauh berbeda dengan torehannya musim lalu yang mampu menembus 14 gol. Bisa dibilang, musim 2015/2016 ini adalah musim terburuk Hazzard selama berseragam Chelsea.

Menurunnya performa Hazzard disebabkan oleh cedera paha yang menderanya di awal musim. Setelah pulih dari cedera, Hazzard tidak mampu kembali ke performa terbaiknya. Akibatnya, berhembus kabar jika Hazzard akan dilepas pada bursa transfer musim panas nanti.

Jika memang sudah tak dibutuhkan lagi oleh Chelsea, Hazzard sudah ditunggu oleh banyak klub elit Eropa. Klub-klub besar Eropa seperti Juventus, PSG dan Real Madrid siap menampung Hazzard jika dirinya benar-benar hengkang dari Premier League.

Tags, ,

Kembali ke Anfield, Rafa Benitez Ingin Kalahkan Liverpool

Rafael Benitez akan kembali lagi ke Anfield Stadium, kandang Liverpool. Namun, lawatan Benitez kali ini bukan untuk reuni atau bernostalgia, melainkan memimpin Newcastle United untuk berhadapan dengan Liverpool di ajang Premier League Inggris.

Newcastle United yang diarsiteki oleh Rafa Benitez masih berada di zona merah degradasi. Hingga pekan ke-34 Premier League, The Toon Army masih terjerembab di posisi ke-19 klasemen liga Inggris. Benitez sendiri yang baru ditunjuk bulan Maret lalu ditugaskan untuk mengamankan Newcastle dari jerat jurang degradasi.

Namun tugas itu cukup berat mengingat Newcastle akan bertandang ke kandang klub yang penampilannya sedang menanjak, yakni Liverpool. Dalam lima pertandingan terakhirnya, Liverpool mampu menuai empat kemenangan. Sejak kemenangan atas Borussia Dortmund di ajang Europa League, The Reds sekakan tak terhentikan.

Dalam empat laga terkahir, Liverpool berhasil menyarangkan 14 gol. Kemenangan terakhir Jordan Henderson cs. didapatkan tengah pekan lalu saat mempermalukan rival sekota mereka, Everton, dengan skor telak 4-0. Dengan peforma yang menanjak ini, nampaknya sulit bagi Rafa Benitez untuk meraih kemenangan di Anfield.

“Sebagai tim kami harus bekerja keras dalam penyerangan dan pertahanan. Liverpool mampu mencetak banyak gol, tapi kami kesana untuk menang,” ujar Benitez.

Di laga sebelumnya, Newcastle United mampu menahan imbang Manchester City dengan skor 1-1. Berbekal hasil tersebut, Rafael Benitez ingin mengulangi prestasi yang sama bahkan jika bisa harus meraih kemenangan dari Anfiled dan membawa pulang tiga poin.

Namun, Liverpool tentu tak akan membiarkan hal itu terjadi. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp mengisyaratkan untuk tetap bermain all out melawan Newcastle United. Liverpool sendiri masih berupaya untuk mengamankan satu tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Klopp pun menyambut kedatangan Benitez yang pernah sukses membawa Liverpool menjuarai liga Champions dengan tangan terbuka.

“Saya mengenalnya, saya menyukai Rafa. Dia adalah pelatih yang fenomenal. Dia tetap disanjung disini (Liverpool), takkan pernah ada yang melupakan momen-momen berharga saat dirinya disini. Tapi pertandingan tetap pertandingan. Liverpool akan tetap mengincar kemenangan di pertandingan nanti,” ungkap mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.

Tags, ,

Lazio Tak Berdaya di Kandang Juventus

Juventus memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya di Serie A usai mengalahkan tamunya, Lazio. Di laga yang dihelat di Juventus Stadium tersebut, Si Nyonya Tua berhasil menundukkan Lazio dengan skor telak 3-0. Tiga gol Juventus masing-masing dicetak oleh Mario Mandzukic dan 2 gol dari Paolo Dybala.

Berkat kemenangan ini, Juventus hanya butuh dua kemenangan lagi untuk bisa memenangi gelar Serie A 2015/2016. Gianluiggi Buffon cs. masih bertengger di puncak klasemen Serie A Italia, unggul bersih 9 poin atas peringkat kedua, Napoli.

Usai tersingkir dari liga Champions, konsentrasi Juventus tertuju sepenuhnya ke Serie A. Tak heran jika sudah banyak korban berjatuhan dari performa gemilang anak asuhan Maximilano Allegri. Melawan Lazio, Allegri kembali menurunkan duet Paolo Dybala dan Mario Mandzukic di lini depan.

Pertandingan sendiri berjalan cukup berimbang di babak pertama. Meskipun begitu, Juventus lebih unggul dalam jumlah peluang. Penjaga gawang Lazio, Federico Marchetti harus berjibaku mengamankan gawangnya dari gempuran pemain-pemain Juventus.

Pertahanan Lazio akhirnya jebol juga di menit ke-38. Berawal dari umpan Sami Khedira, Mario Mandzukic yang berdiri bebas sukses membawa Juve unggul lewat golnya. Skor 1-0 untuk keunggulan Juventus bertahan hingga turun minum.

Awal babak kedua menjadi petaka bagi kubu Elang Ibukota. Bek kanan mereka, Patric diberi kartu merah. Lazio pun harus bermain dengan 10 orang pemain di sisa laga. Tiga menit setelah kartu merah tersebut Paolo Dybala mampu memperbesar keunggulan Juventus melalui titik putih.

Unggul jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh Juventus. Serangan demi serangan terus dilancarkan ke barisan pertahanan Lazio. Juventus akhirya berhasil memperbesar keunggulan di menit ke-64 lagi-lagi melalui Paolo Dybala. Sepakan pemain asal Argentina tersebut tak bisa dihalau oleh Marcehtti.

Skor 3-0 untuk keunggulan Juventus bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membuat armada hitam putih bertengger perkasa di puncak klasemen sementara Serie A. Juventus hanya butuh tambahan 6 poin lagi untuk memastikan gelar Serie A kelima mereka secara beruntun.

Sementara bagi Lazio, kekalahan ini menjadi kekalahan pertama Lazio di bawah pelatih Simone Inzaghi. Lazio masih tertahan di peringkat ke-8 Serie A Italia di bawah Milan dan Sassuolo.

Tags, ,

AGS Timnas Inggris Siap Serbu Euro 2016

WAGS Timnas Inggris Siap Serbu Euro 2016

Istri dan pacar pemain timnas The Three Lions Inggris atau biasa disebut dengan WAGS akan tetap berangkat ke Perancis menemani pasangannya di ajang Euro atau Piala Eropa. Meskipun FA telah melarang para pemain timnas untuk bertemu dengan pasangan mereka selama Euro 2016 Perancis berlangsung, hal itu nampaknya tak menyurutkan langkah para WAGS timnas Inggris untuk datang ke perhelatan Euro 2016 nanti.

Sebelumnya, pelatih timnas Inggris, Roy Hodgson membuat peraturan berupa larangan bagi para pemain timnas Inggris untuk bertemu dengan istri maupun pacarnya selama Euro 2016 berlangsung. Hal itu dilakukan agar para pemain bisa fokus 100% untuk pertandingan.

Namun, Hodgson memberikan kelonggaran kepada para pemainnya untuk bertemu dengan istri dan pacarnya di waktu-waktu tertentu yang sudah ditentukan oleh manajemen timnas. Kelonggaran tersebut dianggap sebagai lampu hijau bagi perkumpulan WAGS timnas Inggris untuk menyerbu Perancis pada bulan Juni nanti.

WAGS timnas Inggris memang dikenal sebagai perkumpulan pasangan pesepakbola yang sering membuat heboh. Istilah WAGS sendiri pertama kali muncul di Piala Dunia 2002. Istilah tersebut digunakan media untuk merujuk beberapa istri dan pacar pemain timnas Inggris waktu itu yang dipimpin oleh Victoria Beckham.

Sejak saat itulah istilah WASG mulai banyak dipakai oleh banyak media. Kehadiran WAGS menjadi hiburan tersendiri di dunia sepakbola. Gosip-gosip seputar WAGS pesepakbola tak kalah dengan berita dari para pemainnya itu sendiri. Dan salah satu yang selalu ditunggu-tunggu oleh media adalah WAGS dari timnas Inggris.

Di Euro 2016 nanti, istri dari Wayne Rooney, Coleen McLoughin atau biasa dikenal dengan Coleen Rooney akan memimpin WAGS timnas Inggris. Wanita cantik yang sudah menikah sejak tahun 2008 tersebut menjadi WAGS paling senior diantara yang lain.

Selain Coleen McLoughin, WAGS yang diperkirakan akan hadir di perhelatan Euro 2016 nanti diantaranya Kimberley Crew (Joe Hart), Kate Goodland (Harry Kane), Melanie Slade (Theo Walcott), hingga yang terbaru Rebekah Becky Nicholson (Jamie Vardy).

Hadirnya WAGS di perhelatan Euro 2016 nanti tentu akan memberi warna tersendiri bagi turnamen tertinggi antar Negara Eropa tersebut. WAGS menjadi penyejuk di tengah panasnya persaingan memperbutkan trofi Piala Eropa 2016.

Tags, ,

Spurs Tempel Leicester di Puncak

Spurs Tempel Leicester di Puncak

Mimpi pendukung Tottenham Hotspurs untuk meraih gelar juara Premier League kembali terbuka. Hal ini menyusul kemenangan telak 4-0 atas tuan rumah Stoke City dalam lanjutan pekan ke-34 Premier League Inggris musim 2015/2016. Kemenangan tersebut membuat Spurs memangkas jarak poin dengan Leicester City menjadi 5 poin saja.

Laga yang dihelat di Brittania Stadium, kandang Stoke City tersebut menjadi ajang unjuk gigi dua pemain Spurs paling bersinar musim ini, Harry Kane dan Dele Alli. Kedua pemain tersebut masing-masing mencetak dua gol di pertandingan tersebut.

Anak asuhan Mauricio Pichettino mempunyai semangat berlipat usai mengetahui rivalnya, Leicester City hanya mampu bermain imbang dengan West Ham. Hasil tersebut menjadi motivasi para punggawa Spurs untuk menghidupkan kembali peluang juara mereka.

Laga baru berjalan Sembilan menit, Spurs sudah bisa unggul. Menerima umpan Mousa Dembele dari sisi lapangan, Harry Kane mampu melepaskan tendangan yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Stoke City, Shay Given. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Di sisa babak pertama, tak ada gol lagi yang tercipta. Skor 1-0 itu pun menutup paruh pertama laga. Di babak kedua, Stoke City maupun Spurs sama-sama bermain ngotot. Namun, keberuntungan nampaknya sedang hinggap di kubu The Lily White. Spurs kembali mencetak gol untuk menggandakan keunggulan.

Gol kedua Spurs tersebut datang dari kaki Dele Alli. Gelandang muda tersebut mampu mengkonversi umpan Christian Ericksen menjadi gol di menit ke-67. Tak berselang lama, giliran Harry Kane yang mampu memperbesar keunggulan Spurs, tepatnya di menit ke-71. Tambahan 2 gol di pertandingan tersebut membuat Kane memuncaki daftar top skor Premier League dengan torehan 24 gol.

Pesta Tottenham Hotspurs berlanjut di menit ke-82 lewat gol kedua Dele Alli di pertandingan tersebut. Alli kembali sukses mengkonversi umpan matang dari Christian Ericksen untuk menjadi gol. Skor pun berubah menjadi 4-0 untuk keunggulan Spurs.

Hingga akhir pertandingan, skor 4-0 untuk kemenangan Tottenham Hotspurs tetap bertahan. Tambahan 3 poin ini membuat Harry Kane cs. sukses mendekati pemuncak klasemen Premier League, Leicester City. Selisih poin keduanya kini hanya 5 poin saja. Persaingan menuju gelar Premier League musim ini dipastikan akan seru hingga akhir.

Tags, ,

Juventus Gunduli Palermo Empat Gol Tanpa Balas

Juventus Gunduli Palermo Empat Gol Tanpa Balas

Juventus semakin tak terbendung dalam perburuan gelar Scudetto musim ini. Anak asuhan Maximiliano Allegri tersebut berhasil mengandaskan perlawanan Palermo dalam lanjutan pekan ke-33 Serie A Italia. Paul Pogba cs. menggelontorkan 4 gol ke gawang Palermo tanpa bisa dibalas.

Tambahan tiga poin dari pertandingan tersebut membuat Juventus semakin kokoh di puncak klasemen Serie A. Si Nyoya Tua unggul bersih 9 poin atas rival terdekatnya, Napoli yang berada di peringkat kedua. Juve pun hanya butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan Scudetto ke-4 secara beruntun.

Bermain di hadapan publiknya sendiri, Juventus menurunkan tim terbaiknya. Juve mengandalkan duet Paolo Dybala dan Mario Mandzukic di lini depan. Pertandingan baru berjalan 10 menit, Juve sudah berhasil unggul melalui sepakan Sami Khedira.

Bekerja sama dengan Paul Pogba, gelandang asal Jerman tersebut berhasil melepaskan tendangan volley yang tak bisa dihalau oleh penjaga gawang Palermo. Suka cita Juventus terganggu di menit ke-16 saat gelandang andalan mereka, Claudio Marchisio mengalami cedera yang cukup serius. Marchisio pun harus keluar dari lapangan.

Gol dari Sami Khedira itu sendiri menjadi satu-satunya gol yang tercipta di paruh pertama laga. Di babak kedua dominasi permainan masih dipegang oleh Juventus. Allegri sedikit merubah strategi dengan memasukan Simone Padoin dan Alvaro Morata untuk menggantikan Kheidira dan Paolo Dybala.

Pergantian tersebut ternyata langsung membuahkan hasil. Morata yang baru masuk sukses memberikan assist kepada Paul Pogba di menit ke-71. Tiga menit berselang, Juan Cuardado berhasil menambah keunggulan Juve lewat gol indahnya. Sebelum mencetak gol Cuardado berhasil mengelabuhi beberapa pemain bertahan Palermo.

Simone Padoin akhirnya menutup pesta gol Juventus malam itu lewat lesatan golnya di penghujung laga. Menerima umpan Morata, Padoin dengan mudah melesakkan bola ke gawang Palermo yang dijaga Sorenttino. Skor akhir Juventus unggul 4-0 atas tamunya Palermo.

Kemenangan ini patut dirayakan para punggawa Juventus. Dengan ini Juventus hanya butuh 6 poin lagi untuk memastikan diri keluar sebagai juara Serie A musim 2015/2016. Sementara bagi Palermo, kekalahan ini membuat mereka semakin terbenam di zona degradasi.

Tags, ,