Musim Jordan Henderson Telah Berakhir

Musim Jordan Henderson Telah Berakhir

Musim Jordan Henderson Telah Berakhir

Gelandang sekaligus kapten Liverpool, Jordan Henderson harus mengucapkan selamat tinggal kepada musim 2015/2016. Henderson mesti istirahat lebih cepat karena mengalami cedera ligamen yang memaksanya absen antara 6 pekan hingga 9 pekan. Cedera tersebut didapatkannya ketika Liverpool bertandang ke kandang Borrusia Dortmund di laga Europa League.

Itu berarti, mantan pemain Sunderland ini hampir bisa dipastikan akan hanya menjadi penonton di sisa musim ini. Tak hanya itu, Henderson juga terancam tidak bisa memperkuat timnas Inggris di Euro 2016 bulan Juni nanti. Dengan demikian, dia harus merelakan satu tempat di lini tengah Inggris menjadi milik pemain lain.

Pada pertandingan melawan Dortmund kamis (7/4/2016) lalu, Klopp harus menarik keluar Henderson di tengah babak. Setelah laga, Klopp menyatakan jika cedera yang dialami oleh Jordan Henderson bukan sesuatu yang kecil. Dan pernyataan Klopp tersebut memang benar adanya.

Sehari setelah laga melawan Dortmund, melalui website resmi klub, Liverpool mengumumkan bahwa Jordan Henderson mengalami cedera ligament yang cukup parah.

“Pemeriksaan scan terhadap cedera lutut Jordan Henderson yang didapatnya pada laga melawan Borussia Dortmund di Europa League menunjukkan kerusakan pada bagian lateral collateral ligament. Dalam kondisi normal, cedera ligament atau LCL membuat penderitanya harus beristirahat selama 3 bulan. Meskipun begitu, apa yang dialami oleh Henderson tak terlalu serius. Hal tersebut membuat Henderson bisa kembali bermain antara 6 pekan hingga 8 pekan” tulis pernyataan resmi klub terhadap cedera Henderson.

Premier League sendiri tinggal menyisakan 7 pekan lagi. Bisa dibilang, musim Jordan Henderson sudah berakhir. Hal ini tentu menjadi sebuah kerugian besar kepada bagi The Reds. Hendo-sapaan akrab Henderson adalah gelandang utama Liverpool yang menjadi kekuatan utama The Reds musim ini.

Tanpa hadirnya Henderson, Klopp harus memutar otak untuk mencari pengganti yang tepat di posisi yang ditinggalkan pemain 25 tahun tersebut. Di tengah perjuangan Liverpool di Premier League dan Europa League, absennya Henderson tentu menjadi musibah besar.

Henderson juga terancam kehilangan tempat di Euro 2016 bersama timnas Inggris. Selama ini, Jordan Henderson memang menjadi penghuni tetap lini tengah Inggris. Akibat cedera ligamennya ini, Hendo harus mengubur mimpinya untuk bermain di Euro 2016 Perancis.

Tags, ,

5 Pesepakbola yang Pernah Mengkonsumsi Narkoba

Pesepakbola harus memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi. Hal-hal yang berkenaan dengan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, bisa menjadi sebuah contoh. Bagi para olahragawan, khususnya pesepakbola, mengkonsumsi obat-obatan terlarang adalah hal yang sangat dilarang. Jika ketahuan, hukuman berat sudah menanti.

Namun, tak sedikit pesepakbola yang tersandung masalah obat-obatan terlarang ini. Banyak pesepakbola yang gagal test doping dan ketahuan mengkonsumsi obat-obatan terlarang ketika aktif menjadi pemain. Siapa sajakah mereka?
Berikut ini 5 pesepakbola terkenal yang pernah mengkonsumsi obat-obatan terlarang.

1. Diego Maradona
Salah satu pemain terbesar sepanjang sejarah persepakbolaan dunia ini memang dikenal cukup bermasalah dengan oabat-obatan terlarang. Maradona pernah dinyatakan telah mengkonsumsi narkoba ketika masih aktif bermain. Masalah itu pula yang berperan besar dalam mengakhiri karir gemilangnya.

2. Adrian Mutu
Mantan penyerang Chelsea ini sempat dihukum larangan bermain selama beberapa bulan oleh UEFA lantaran ketahuan memakai obat-obatan terlarang. Akibatnya, Chelsea langsung memutuskan kontrak dengan pemain asal Rumania tersebut. Sejak saat itu nama Mutu mulai hilang dan tenggelam.

3. Edgar Davids
Gelandang asal Belanda yang dikenal memiliki stamina luar biasa ini pernah tersandung kasus doping di tahun 2001. Davids terbukti mengkonsumsi steroids, yang merupakan obat yang dilarang digunakan oleh pesepakbola. Akibat hal tersebut, Davids dilarang bertanding selama 4 bulan.

4. Jaap Stam
Bek plontos asal Belanda ini juga pernah tersandung masalah doping. Saat Stam masih membela Manchester United, Jaap Stam gagal mengkiuti test doping dan terbukti positif menggunakan obat-obatan terlarang. Akibat hal itu, United langsung mendepaknya dari Old Tradford.

5. Fernando Couto
Bek tangguh asal Portugal ini mengalami masalah serupa seperti Edgar Davids. Setelah gagal pada tes doping, Couto dinyatakan positif menggunakan steroids. Hal itu terjadi pada tahun 2001, saat Couto masih membela klub Italia, SS Lazio.

Itu tadi beberapa pemain yang pernah mengkonsumsi obat-obatan terlarang. FIFA memang sangat ketat dalam penggunaan obat-obatan terlarang bagi pesepakbola. Jika terbukti terlibat, hukuman berat sudah menanti bagi para pesepakbola yang telah melanggar aturan.

Tags,

Real Madrid Dipecundangi Wolfsburg

Real Madrid Dipecundangi Wolfsburg

Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, gagal meneruskan performa gemilangnya ketika bertamu ke kandang Wolfsburg dalam ajang leg pertama babak perempat final liga Champions. Anak asuhan Zinedine Zidane tersebut harus menyerah di tangan tuan rumah Wolfsburg, dengan skor 2-0.

Real Madrid sebenarnya cukup diunggulkan di leg pertama ini. Sebelum berangkat ke Jerman, Madrid mengantongi modal berharga ketika mampu menaklukkan rival abadinya, Barcelona, di ajang La Liga Spanyol akhir pekan lalu. Namun sayang, El Real gagal menularkan performa mengesankannya di liga Champions.

Pertandingan sendiri berjalan cukup berimbang di menit-menit awal. Wolfsburg berhasil membuka skor di menit ke-17 lewat gol yang dicetak oleh Ricardo Rodriguez dari titik putih. Hadiah penalti diberikan kepada Wolfsburg setelah Kevin Casmiero melanggar Andre Schurlle di kotak terlarang.

Delapan menit berselang, publik Volkswagen Arena kembali bersorak usai Maximilian Arnold mampu menggandakan keunggulan. Menerima umpan silang datar dari Bruno Henrique, Arnold sukses membelokkan bola menuju gawang Madrid.

Di sisa babak pertama, Madrid gagal mengejar ketertinggalan. Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah pun menutup babak pertama pertandingan. Di babak kedua, Madrid mencoba lebih agresif dalam menyerang. Mengandalkan trio Benzema, Bale dan Cristiano Ronaldo, Los Galacticos berhasil mengurung Wolfsburg di area permainannya sendiri.

Madrid mempunyai beberapa peluang emas di babak kedua, diantaranya dari Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema. Namun, pekuang tersebut masih belum bisa menembus gawang Wolsfburg yang dijaga oleh Diego Benaglio. Lini belakang Wolfsburg bermain dengan baik malam itu.

Hingga akhir pertandingan, skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan. Kemenangan ini menjadi modal berharga anak asuhan Dieter Hecking yang akan bertamu ke Santiago Bernabaeu di leg kedua pekan depan.

Kekalahan ini cukup disesali oleh pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Menurut mantan pemain Juventus tersebut, Real Madrid kurang beruntung di pertandingan kemarin.

Sementara kemenangan atas Real Madrid dirayakan dengan suka cita oleh pemain, pelatih dan juga pendukung Wolfsburg. Andre Schulree cs. berkesempatan mengukir sejarah dengan lolos ke babak semifinal liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub ini.

Tags,

Gol Cepat Vidal Pastikan Kemenangan Bayern Munchen

Vidal Bawa Bayern Selangkah ke Semifinal

Satu gol dari Arturo Vidal di menit-menit awal pertandingan memastikan kemenangan Bayern Munchen di leg pertama babak perempat final liga Champions Eropa. Satu gol ini menjadi modal FC Holywood di leg kedua nanti yang akan dilangsungkan di kandang Benfica.

Bermain dengan mayoritas kekuatan terbaiknya, Bayern langsung unggul cepat di menit ke-2 lewat sepakan pemain timnas Chile, Arturo Vidal. Menerima umpan Juan Bernatt, mantan pemain Juventus tersebut melesakkan bola dengan tendangan terukur yang sukses menjebol gawang Benfica.

Gol cepat tersebut membuat Bayern Munchen lebih tenang dalam bermain. Tuan rumah unggul mutlak dalam penguasaan bola. Sementara kubu Benfica lebih terkonsentrasi di lini belakang. Gol cepat Vidal membuat anak asuhan Rui Vittoria menjadi lebih waspada.

Usai gol cepat Vidal, lini belakang Benfica menjadi lebih sulit ditembus oleh penyerang-penyerang Bayern Munchen. Beberapa kali Robert Lewandowski dan Douglas Costa memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun peluang tersebut belum membahayakan gawang Benfica. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Di babak kedua, kedisiplinan lini belakang Benfica masih cukup tinggi. Anak asuhan Pep Guardiola terlihat kesulitan untuk membongkar rapatnya lini pertahanan Benfica yang dikomandoi oleh Andre Almeida. Beberapa peluang Bayern Munchen dari kaki Lewandowski maupun Thomas Muller dengan mudah diantisipasi oleh lini belakang Benfica.

Di menit ke-64, Benfica berpeluang untuk menyamakan skor. Berawal dari penetrasi Jardel, terjadilah kemelut di mulut gawang Manuel Neuer. Untungnya, bek Bayern Munchen masih sanggup untuk mengamankan gawangnya dari kebobolan.

Di sisa waktu yang ada, tak ada lagi gol tambahan yang tercipta. Skor 1-0 untuk kemenangan Bayern Munchen tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit. Skor 1-0 tentu menjadi sebuah kerugian bagi tuan rumah, mengingat di leg kedua mereka harus bermain di kandang lawan.

Bagi Benfica, kekalahan tipis ini patut disyukuri. Karena, peluang mereka untuk bisa membalas dan lolos ke babak berikutnya bisa terbuka lebar. Berstatus sebagai tuan rumah di leg kedua nanti, Benfica butuh kemenangan dengan margin dua gol untuk bisa melaju mulus ke babak semifinal.

Tags, ,

Gagal di Derby, Lazio Pecat Pioli

Gagal di Derby, Lazio Pecat Pioli

Boleh kalah melawan siapa saja, asal jangan kalah dengan klub sekota. Kalimat tersebut layak diberikan kepada setiap pelatih yang menukangi SS Lazio. Akhir pekan lalu, pelatih Lazio, Stefano Pioli langsung dipecat usai tim yang diarsitekinya dipermalukan tim sekota, AS Roma.

Kekalahan di Derby terpanas di Italia tersebut tentu menjadi aib bagi klub. Di pertandingan tersebut, Lazio yang bertindak sebagai tuan rumah tak berdaya di hadapan AS Roma. Skor akhir 4-1 untuk kemenangan AS Roma tentu bukan menjadi hal yang diharapkan oleh para pendukung Lazio.

Usai laga Derby Della Capitale itu, manajemen Lazio menginfromasikan bahwa Stefano Pioli dipecat dari kursi pelatih Lazio. Stefano Pioli dianggap gagal mengangkat performa Lazio musim ini. Hingga pekan ke-31 Serie A musim 2015/2016, Lazio tertahan di posisi ke-8 klasemen. Lazio pun juga tersingkir dari ajang Europa League menyusul kekalahan memalukan 0-3 di kandang sendiri dari Sparta Praha.

Padahal, musim lalu Piolo mampu membawa Lazio finish di posisi ketiga klasemen akhir Serie A Italia, dan mendapatkan jatah tiket untuk berlaga di liga Champions. Tak hanya itu, Lazio juga berhasil diantarkan ke final Coppa Italia 2015. Namun musim ini Stefano Pioli gagal membawa Lazio bersaing dengan klub-klub papan atas Serie A lainnya.

Dengan materi pemain yang dimiliki saat ini, Lazio sebenarnya mampu bersaing dengan tim-tim papan atas Serie A Italia. Namun badai cedera dan juga masalah di ruang ganti membuat perjalanan Lazio musim ini bagaikan kapal Titanic.

Lazio sendiri menunjuk pelatih tim junior mereka, Simone Inzaghi untuk menggantikan Stefano Pioli Adik kandung Fillipo Inzaghi tersebut akan bertugas sebagai pelatih kepala Lazio hingga akhir musim. Simone Inzaghi sendiri adalah mantan pemain Lazio di awal 2000an yang namanya sempat melejit ketika sukses mencetak empat gol di ajang liga Champions.

Kini harapan pendukung Lazio digantungkan kepada Simone Inzaghi. Tugas Inzaghi pun tidak mudah. Dia harus mampu mengangkat performa Lazio agar bisa masuk ke peringkat lima besar agar bisa mendapatkan tiket kompetisi Eropa musim depan.

Tags, , ,

Duo Milan kembali jadi pesakitan

Duo Milan Kembali Jadi Pesakitan

Hasil kurang memuaskan didapatkan oleh dua klub asal kota Milan, Internazionale dan AC Milan. Kedua tim tersebut sama-sama menderita kekalahan di pekan ke-31 Serie A Italia. Inter yang bertindak sebagai tuan rumah kalah oleh Torino, sedangkan AC Milan tak berdaya di kandang Atalanta.

Hasil tersebut tak terlalu berpengaruh terhadap posisi kedua tim di klasemen. Inter Milan masih bertahan di posisi keempat klasemen, sedangkan AC Milan tepat berada di bawah Inter di peringkat kelima.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Inter Milan yang dilatih Roberto Mancini mengincar poin penuh untuk bisa kembali ke zona liga Champions. Mengandalkan Rodrigo Palacio dan Mauro Icardi di lini depan, La Beneamata cukup merepotkan barisan belakang Torino.

Inter unggul terlebih dahulu di menit ke-17 lewat gol Mauro icardi. Penyerang asal Argentina tersebut mencetak gol dari titik putih sekaligus menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan Inter Milan. Di babak kedua, Torino mampu bangkit dan mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan.

Torino membuka skor di menit ke-55 lewat sepakan Molinaro. Tim tamu berbalik unggul di menit ke-75 setelah Belotti mampu mencetak gol yang juga berasal dari titik putih. Di sisa waktu pertandingan, Inter Milan tak bisa mengejar ketertinggalan. Skor 1-2 untuk keunggulan tim tamu menutup pertandingan malam itu.

Di pertandingan lain, AC Milan juga meraih hasil kurang memuaskan usai dikalahkan oleh tuan rumah Atalanta. AC Milan yang termotivasi untuk mempersembahkan kemenangan kepada Cesare Maldini yang baru saja meninggal dunia sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik.

Laga baru berjalan 5 menit, Il Rossoneri sudah unggul lewat gol yang dicetak oleh Luiz Adriano. Namun tuan rumah mampu bangkit dan mencetak dua gol untuk berbalik unggul atas juara 5 kali liga Champions tersebut. Gol Atalanta dicetak oleh Mauricio Pinila di menit ke-44 dan Alejandro Gomez di menit ke-62.

Di sisa waktu yang ada, AC Milan gagal mencetak gol penyama kedudukan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor akhir tetap 2-1 untuk kemenangan tuan rumah Atalanta. Hasil yang cukup disesali Il Rossoneri yang ingin mempersembahkan kemenangan kepada mendiang Cesere Maldini.

Tags, ,

CR7 Permalukan Barcelona di Camp Nou

CR7 Permalukan Barcelona di Camp Nou

Real Madrid memberikan kado kurang menyenangkan kepada Barcelona di malam penghormatan kepada salah satu legenda mereka yang baru meninggal, Johan Cruyff. Pada laga yang dihelat di stadion Camp Nou tersebut, Cristiano Ronaldo sukses memastikan kemenangan Real Madrid atas Barcelona seklaigus menghentikan streak kemenangan Barca di semua ajang.

Kedua pelatih sama-sama menurunkan skuad terbaiknya. Tuan rumah menngandalkan trisula maut Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar. Sedangkan tim tamu mengandalkan trio Karim Benzema, Gareth Bale dan Crisitiano Ronaldo di lini serang.

Derby El Classico tadi malam tak hanya sarat gengsi tapi juga berjalan dengan cukup keras. Sejak babak pertama di mulai, wasti harus bekerja keras untuk memimpin pertandingan. Lima kartu kuning dikeluarkan wasit pada paruh pertama pertandingan.

Meski kedua tim saling jual beli serangan, tak ada gol yang tercipta di babak pertama. Hingga turun minum, skor imbang tanpa gol menutup babak pertama pertandingan.

Di babak kedua, dominasi permainan dipegang oleh tim tuan rumah. Pergerakan trio MSN cukup merepotkan barisan pertahanan Real Madrid. Gol yang ditunggu-tunggu publik Camp Nou pun akhirnya tercipta ketika laga memasuki menit ke-59.

Berawal dari set piece tendangan pojok, Ivan Rakitic berhasil mengirimkan bola ke mulut gawang Madrid dengan cantik. Gerard Pique yang berdiri bebas dengan mudah menyundul bola untuk merobek jala gawang Real Madrid. Tuan rumah pun memimpin dengan skor 1-0.

Kebobolan tak membuat Madrid patah arang. Lewat kerja sama apik yang dibangun dari lini tengah, Karim Benzema sukses menyamakan kedudukan di menit ke-62. Tim tamu pun berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pertandingan sendiri berjalan semakin keras. Di menit ke -84, Sergio Ramos harus diusir dari lapangan setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Di sisa waktu yang ada El Real harus bermain dengan 10 orang pemain.

Kalah jumlah pemain, Madrid justru bisa berbalik unggul. Lewat serangan balik cepat, Crisitiano Ronaldo berhasil mengkonversi umpan Gareth Bale menjadi sebuah gol. Real Madrid kini berbalik unggul 1-2.

Di sisa waktu yang ada, Barcelona tak bisa menambah keunggulan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 untuk keunggulan Madrid tetap bertahan. Los Galacticos pun berhasil membalaskan dendam di pertemuan pertama.

Hasil ini belum merubah tatanan klasemen sementara La Liga. Barca masih unggul di peringkat pertama, diikuti oleh Atletico Madrid di peringkat kedua, dan Real Madrid di peringkat ketiga.

Tags, ,

Everton Tak Takut Kehilangan Lukaku

Everton Tak Takut Kehilangan Lukaku

Pelatih Everton, Roberto Martinez menyatakan bahwa dirinya tak takut jika nantinya kehilangan penyerang andalan mereka, Romelu Lukaku. Menurut Martinez, jika benar Lukaku akan pergi di bursa transfer musim panas nanti, hal tersebut tak akan begitu mempengaruhi kekuatan Everton.

Martinez beralasan, investasi dari Farhad Moshiri’s akan membuat Everton tetap kompetitif meskipun tidak diperkuat oleh Lukaku. Mantan pelatih Wigan tersebut juga menambahkan, jika investor masuk, The Toffes bisa bersaing dengan klub-klub papan atas di Premier League.

Sebelumnya memang santer dikabarkan jika Romelu Lukaku akan hengkang dari Goddison Park pada bursa transfer musim panas nanti. Lukaku beralasan ingin bermain di liga Champions. Dimana hal tersebut tentu tidak bisa dia dapatkan jika bermain bersama Everton yang kini masih berkutat di papan tengah klasemen liga Inggris.

“Keinginan Lukaku tersebut sama sekali tidak menganggu saya, karena hal tersebut merupakan aspirasi semua orang disini, ingin menjadi yang terbaik dan berada di kompetisi terbaik,” ujar Martinez.

Lukaku memang menjadi sosok sentral dalam skema permainan Everton musim ini. Pemain termahal sepanjang sejarah Everton tersebut hingga pekan ke-31 Premier League sukses mencetak 18 gol dan berkesempatan untuk menjadi top skor Premier League musim ini.

Pelatih asal Spanyol tersebut juga menambahkan, dengan dukungan finansial yang mumpuni seperti sekarang, Everton akan bisa bersaing dengan klub manapun di dunia. Jadi, kehilangan Lukaku bukanlah suatu kehilangan besar.

“Kami tak perlu takut kehilangan pemain karena secara finansial kami bisa bersaing dengan siapa saja di persepakbolaan dunia. Dalam bursa transfer beberapa tahun terakhir ini, kami berhasil mendapatkan pemain-pemain terbaik. Kami semakin kuat tiap tahunnya dan mampu bersaing dengan tim manapun. Sebuah penghormatan dan kesempatan besar jika Anda bisa bermain untuk Everton,” tambah Martinez.

Musim ini, performa Everton memang kurang memuaskan. Hingga bulan April 2015 ini, Everton masih belum beranjak dari papan tengah klasemen sementara Premier League. Everton berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Premier League. Hal tersebut tentu bukan prestasi yang menggembirakan bagi Everton yang mempunyai skuad cukup dalam.

Tags, ,

Mourinho Ancam Manchester United

Mourinho Ancam Manchester United

Pihak Jose Mourinho memberi tenggat waktu hingga bulan Mei kepada Manchester United untuk melakukan negosiasi kontrak. Jika lebih dari bulan Mei tak ada kontak dari Manchester United, Jose Mourinho akan menentukan pilihan klub lain yang akan dituju musim depan.

Sejak dipecat dari Chelsea, Mourinho memang tak memiliki klub. Santer dikabarkan jika Mourinho akan menjadi pengganti Louis van Gaal sebagai arsitek Manchester United. Namun, hingga bulan April 2016 ini, belum ada pembicaraan serius mengenai penunjukkan Mourinho.

Oleh karena itulah, Jose Mourinho memberikan tenggat waktu kepada United jika mereka benar-benar ingin dirinya melatih Wayne Rooney cs. Jika tak segera melakukan kontak, maka Mourinho akan berpaling ke klub lain yang benar-benar menginginkannya.

Belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai penunjukkan Mourinho sendiri dikarenakan oleh sosok vice chairman United, Ed Woodward. Sosok yang mengurusi masalah transfer pemain tersebut enggan memecat Louis van Gaal dari kursi pelatih Manchester United.

Masa depan Louis van Gaal akan ditentukan oleh peringkat berapa yang akan ditempati United di akhir musim ini. Jika berhasil finish di empat besar, Ed Woodward akan mempertahankan van Gaal. Namun, jika Setan Merah gagal berada di empat besar bahkan terlempar dari lima besar, bisa saja Louis van Gaal langsung didepak.

Hingga pekan ke-31 Premier League musim ini, Manchester United masih berkutat di posisi keenam. Untuk bisa merangsek ke empat besar, United harus bersaing dengan West Ham di peringkat kelima dan juga Manchester City di peringkat keempat. Posisi keempat merupakan posisi terakhir yang mendapatkan jatah tiket liga Champions.

Tarik ulur mengenai penunjukkan Jose Mourinho sebagai pelatih baru Manchester United nampaknya akan terus bergulir. Pelatih yang pernah menjuarai liga Inggris, liga Spanyol dan liga Italia tersebut akan tetap menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan pelatih Manchester United saat ini Louis van Gaal.

Mourinho didepak oleh Chelsea di akhir 2015 lalu karena gagal mengangkat performa The Blues. Permasalahan di kamar ganti menjadi salah satu penyebab didepaknya pelatih yang musim sebelumnya mengantarkan Chelsea menjuarai Premier League ini.

Tags, ,

Baru 3 Bulan, Gary Neville Dipecat Valencia

Baru 3 Bulan, Gary Neville Dipecat Valencia

Untung tak bisa diraih, malang tak bisa ditolak. Kalimat itulah yang cocok untuk menggambarkan pelatih Valencia asal Inggris, Gary Neville. Baru 3 bulan mengarsiteki klub Valencia, mantan pemain Manchester United tersebut akhirnya resmi dipecat oleh Valencia.

Rentetan hasil buruk menjadi biang keladi pemecatan Gary Neville yang baru menukangi El Che di akhir tahun 2015 lalu. Pemecatan ini tentu menjadi sebuah aib bagi kakak kandung Phil Neville tersebut. Padahal, ekspektasi pendukung Valencia kepada Neville terbilang cukup besar.

Sejak ditunjuk menjadi pelatih kepala Valencia menggantikan Nuno Espirito yang mengundurkan diri, Gary memang gagal mengangkat peforma Valencia. Bukannya naik, penampilan Valencia malah semakin menurun tiap pekannya.

Ketika ditunjuk menjadi pelatih Valencia hingga akhir musim di awal bulan Desember tahun lalu, Valencia masih bertengger di posisi ke sembilan klasemen sementara La Liga. Saat itu, Valencia hanya berjarak 5 poin dari zona liga Champions.

Namun, setelah Neville mengambil alih kursi kepelatihan, Valencia justru terjun bebas ke papan tengah La Liga. Bahkan, Valencia kini hanya berjarak 6 poin saja dari zona degradasi. Hal itulah yang membuat manajemen Valencia mengambil keputusan untuk mendepak Neville keluar dari Mestalla.

Jebloknya performa Valencia bersama Gary Neville tak hanya terjadi di ajang La Liga. Di kompetisi lain pun El Che mengalami nasib yang tak jauh berbeda. Sejak pertama ditangani Neville, Valencia langsung kalah di ajang liga Champions dan harus rela terlempar ke Europa League.

Di Europa League penampilan Valencia juga jauh dari harapan, dan harus tersingkir di babak 16 besar.Sementara di ajang Copa Del Rey, langkah Valencia terhenti di semi final, dimana di leg pertama mereka dihajar Barcelona dengan skor telak 7-0.

Kesabaran pendukung Valencia nampaknya telah habis. Manajemen Valencia pun akhirnya membuat keputusan untuk memecat Gary Neville dari kursi pelatih. Neville akan digantikan oleh Pako Ayestarian yang akan menjabat sebagai pelatih kepala hingga musim 2015/2016 berakhir.

Gary Neville mungkin punya segudang prestasi ketika masih aktif bermain. Namun sebagai seorang pelatih, Gary Neville harus lebih banyak belajar.

Tags, ,