Tag Archive Claudio Ranieri

Pemecatan Ranieri Hal yang Paling Mengejutkan Sepanjang Karir

Pemecatan Ranieri Hal yang Paling Mengejutkan Sepanjang Karir

Claudio Ranieri akhirnya buka suara mengenai pemecatannya di Leicester City beberapa waktu yang lalu. Pelatih asal Italia tersebut merasa sangat terkejut karena diberhentikan oleh manajemen Leicester City. Bahkan menurut mantan pelatih Juventus tersebut, pemecatan yang dialaminya semasa melatih Leicester adalah hal paling mengejutkan sepanjang karirnya sebagai pelatih sepakbola.

Ranieri didepak dari King Power Stadium pada bulan Februari lalu. Pemecatan itu disebabkan oleh hasil buruk yang didapatkan oleh Leicester City sepanjang musim 2016/2017. Memimpin Leicester City ketika menjuarai Premier League musim 2015/2016, Ranieri justru diberhentikan dengan cara yang tak pantas. Publik pun terkejut dengan pemecatan Ranieri.

“Memikirkan pemecatan di Leicester City, hal pertama yang paling saya ingat adalah perasaan terkejut dibandingkan dengan kepahitan. Saya telah mengalami banyak hal dalam karir saya, namun saya tak pernah mengalami hal seperti itu. Itu sangat mengejutkan. Meskipun begitu, hal seperti ini akan selalu terjadi di dunia sepakbola,” tutur Ranieri kepada media Italia.

Karir heroik Ranieri bersama dengan Leicester City berakhir dengan cara yang mengenaskan. Banyak pihak yang mengkritisi keputusan manajemen Leicester City yang dianggap sangat jahat. Namun Ranieri sendiri tak ingin terus menerus larut dalam kesedihan.

“Ini adalah dunia saya. Saya mengawali karir kepelatihan saya dengan menjadi pelatih tim amatir. Saat itu tak ada rumput di lapangan, tak ada air, tak ada perlengkapan latihan. Saya harus melewati itu semua. Apa yang saya raih dalam karir saya terlihat di lapangan,” tambah Ranieri.

Usai dipecat dari Leicester City Ranieri belum kembali ke lapangan hijau. Baru-baru ini Ranieri mendapatkan tawaran dari sebuah media besar Inggris untuk menceritakan kisah pemecetannya di laga Leicester City. Claudio Ranieri pun menyanggupi tawaran tersebut.

“Sky Sports di Inggris meminta saya untuk menjadi komentator dalam sebuah laga pada tanggal 10 bulan April mendatang. Saya tak ingin membicarakan hal ini lebih lanjut hingga saat itu tiba. Ini semua berawal dari Inggris dan saya rasa sangat tepat untuk melanjutkannya di Inggris juga,” ujar mantan pelatih Inter Milan tersebut.

Tags, , ,

Leicester City Menang, Ranieri Menangis

Leicester City Menang, Ranieri Menangis

Leicester City Menang, Ranieri MenangisMusim menakjubkan bagi Leicester City terus berlanjut. Akhir pekan lalu, anak asuhan Claudio Ranieri tersebut kembali membukukan kemenangan di ajang Premier League Inggris. Kali ini giliran tuan rumah Sunderland yang menjadi korban. Leicester City sukses mengalahkan Sunderland dengan skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan ini membuat The Foxes semakin dekat dengan trofi juara Premier League musim 2015/2016. Leicester unggul bersih 10 poin, atas peringkat kedua, Tottenham Hotspurs. Secara matematika, Leicester hanya butuh 3 kemenangan lagi untuk memastikan diri sebagai juara Premier League.

Leicester City harus kembali berterima kasih kepada penyerang andalanya, Jamie Vardy. Pemain yang saat ini memuncaki daftar top skor Premier League bersaing dengan Harry Kane tersebut, sukses mencetak 2 gol di pertandingan tersebut.

Menghadapi Sunderland yang masih berjuang dari zona degradasi, Claduio Ranieri menurunkan skuad terbaiknya. Di babak pertama, Leicester bermain kurang lepas dan terlihat cukup gugup. Riyadh Mahrez cs. seperti terbebani oleh sorotan yang semakin besar. Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata.

Usai dari kamar ganti, para punggawa Leicester seperti sudah bisa lepas dari tekanan. Gol yang ditunggu-tunggu pendukung Leicester City pun akhirnya muncul di menit ke-66. Menerima umpan Danny Drinkwater, Jamie Vardy sukses mengoyak jala gawang Sunderland yang dijaga oleh Vitto Manonne. Leicester pun unggul 1-0 atas tuan rumah.

Setelah berhasil mencetak gol, Leicester terlihat mulai bermain bertahan. Mereka ingin memastikan keunggulan 1-0 ini bertahan hingga akhir. Tuan rumah pun memanfatkan hal tersebut dengan keluar menyerang. Namun, solidnya lini belakang Leicester membuat Sunderland cukup kesulitan.

Di masa injury time, Leicester akhirnya bisa menggandakan keunggulan, lagi-lagi lewat kaki Jamie Vardy. Kengototan Vardy membuat dia berhasil lepas dari penjagaan dan mengecoh Vitto Manonne sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah tak dijaga.

Skor 2-0 untuk keunggulan Leicester City menutup pertandingan tersebut. Usai peluit panjang dibunyikan, terlihat pelatih Leicester asal Italia, Claudio Ranieri berlinang air mata. Mantan pelatih Chelsea tersebut seakan tidak percaya jika tim yang diarsitekinya semakin dekat dengan gelar juara Premier League.

Tags, ,