Tag Archive Euro 2016

Marc Wilmots Menjadi Tumbal Nasib Buruk Belgia

Federasi sepakbola Belgia atau KBVB akhirnya resmi memecat Marc Wilmots dari posisinya sebagai pelatih timnas Belgia. Kegagalan di ajang Euro 2016 menjadi alasan utama dari pemecatan tersebut. Dengan ini, Wilmots secara resmi terdepak dari kursi pelatih timnas Belgia.

Marc Wilmots dianggap gagal mengangakt peforma Belgia di ajang Euro 2016 Perancis. Di ajang empat tahunan tersebut, langkah Belgia secara mengejutkan terhenti di babak perempat final setelah kalah dengan skor 3-1 melawan Wales. Akibat kekalahan tersebut desakan agar Marc Wilmots mundur sebagai pelatih kepala Belgia mulai menyeruak.

Seminggu setelah pagelaran Euro 2016 berkahir, federasi sepakbola Belgia (KBVB) akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang menginformasikan pemberhetian Marc Wilmots dari kursi pelatih timnas Belgia.
“Royal Belgian Football Asociation telah mencapai kesepakatan dengan Marc Wilmots untuk mengakhiri kontraknya yang berakhir tahun 2018 mendatang. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Wilmots atas kerjanya selama empat tahun ini,”

“Komite teknis KBVB telah mengevaluasi hasil di Euro 2016 dan memutuskan bahwa target yang ingin dicapai tidak terpenuhi. KBVB akan segera mencari pelatih baru secara transparan. Ide yang ada adalah mengawali pertandingan di bulan September depan dengan pelatih baru,” Bunyi pernyataan resmi KBVB.

Sejak ditangani Marc Wilmots, Belgia berhasil menempati peringkat pertama ranking FIFA beberapa bulan silam. Itu adalah pencapaian terbaik timnas Belgia sepanjang masa. Di ajang Piala Dunia 2014 di Brazil lalu, langkah Belgia terhenti di babak perempatfinal setelah dikalahkan oleh Argentina.

Belgia memang kerap disebut memiliki generasi emas pesepakbola. Nama-mana seperti Eden Hazzard, Thibaut Courtois, Radja Nainggolan, Jan Vertoghen, Romelu Lukaku hingga Vincent Kompany adalah jaminan kualitas. Generasi emas Belgia memang digadang-gadang akan menguasai Eropa dan juga dunia.

Publik Belgia memang berharap lebih kepada Marc Wilmots. Sebagai pelatih, dia diharapkan mampu membawa generasi emas Belgia menggapai prestasi terbaik. Namun sayang, timnas Belgia selalu terhenti di babak perempat final di dua turnamen besar terakhir. Kini, publik Belgia dapat berharap lagi usai KBVB bersiap memilih pelatih baru untuk Eden Hazzard cs.

Tags, ,

Gagal Memang, Duka dan Kecewa Melanda Timnas Perancis

Kekecewaan melanda kubu timnas Perancis usai laga final Euro 2016 melawan Portugal. Laga yang dimenangkan oleh Portugal tersebut menjadi mimpi buruk bagi Perancis yang menjadi tuan rumah di perhelatan empat tahunan tersebut. Seluruh pemain, pelatih dan official timnas Perancis tak bisa menyembunyikan kesedihan dan kekecewaannya seusai laga.

Perancis tampil cukup dominan sejak pertandingan dimulai. Namun solidnya lini belakang Portugal membuat para pemain Perancis sulit mengembangkan permainan. Bahkan setelah Cristiano Ronaldo ditarik dari luar lapangan karena cedera, Perancis masih tetap kesulitan membongkar pertahanan Portugal.

Pelatih Perancis, Didier Deschamps mengaku sangat kecewa dengan kegagalan di final ini. Dalam konfrensi pers usai laga, Deschamps mengaku kehilangan kata-kata untuk mendeskripsikan kekalahan menyakitkan tersebut.

“Tak ada kata-kata yang bisa menjelaskan, kekecewaan sudah pasti, butuh waktu lama untuk melupakan hal tersebut. Kami menang bersama, kami menderita bersama, dan kini kami kalah juga bersama-sama,” ujar Didier Deschamps.

Kekecewaan serupa juga datang dari penjaga gawang sekaligus kapten tim, Hugo Lloris. Menurut Lloris, Perancis memiliki lebih banyak peluang untuk mencipatkan gol dibandingkan dengan Portugal. Dengan besar hati, Lloris mengucapkan selamat kepada timnas Portugal.

“Saya pikir kami memiliki lebih banyak peluang dibandingkan dengan mereka. Tapi, itulah sepakbola. Saya ucapkan selamat kepada timnas Portugal atas kemenangannya,” kata penjaga gawang Tottenham Hotspurs tersebut.

Penyerang andalan dan top skor Euro 2016, Antoine Griezmann juga sangat sedih atas kekalahan ini. Griezmann yang punya kesempatan emas di babak pertama gagal memberikan gol kepada Perancis. Griezmann juga memuji penampilan penjaga gawang Portugal, Rui Patricio.

“Penjaga gawang juara melakukan penyelamatan. Mereka tak banyak memiliki peluang, tapi mereka bermain dengan cukup sederhana. Kami harus segera bangkit dan segera memikirkan kualifikasi Piala Dunia. Ini bukan malam kami. Kami tak dinaungi keberuntungan,” ungkap Griezmann.

Tuan rumah Perancis yang lebih diunggulkan akhirnya gagal mengangkat trofi juara di rumah sendiri. Seperti kata Griezmann, Perancis harus segera bangkit dan mulai bersiap untuk menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2018 Russia.

Tags,

Wales Siap Lanjutkan Momentum Euro 2016

Wales memang menjadi tim yang paling mengejutkan di ajang Piala Eropa 2016. Berstatus sebagai tim debutan di kompetisi tersebut, Wales berhasil membalikkan semua prediksi dan sukses melaju hingga babak semifinal. Sayang, langkah Wales harus terhenti di babak semifinal setelah kalah dengan skor 2-0 melawan Portugal.

Gelandang tengah timnas Wales, Joe Allen mengatakan bahwa Wales akan terus memberikan kejutan. Usai melenggang hingga ke babak semifinal Euro 2016, Allen percaya jika masih banyak hal yang bisa dilakukan oleh timnas Wales dalam beberapa tahun ke depan.

Penampilan impresif Wales di ajang Euro 2016 membuat Joe Allen yakin jika timnas Wales bisa membuat banyak kejutan lagi. Menurut gelandang Liverpool tersebut, Wales akan meneruskan momentum bagus ini dan berjuang untuk menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya.

“Kami akan meneruskan momentum baik ini. Kami sangat bangga dengan apa yang telah kami lakukan dan kami berharap mendapatkan kesuksesan di masa mendatang,” ujar Wales.

Wales tampil perkasa di fase grup dengan menjuarai grup C meskipun sempat kalah melawan Inggris. Di babak knock out mereka mengalahkan Irlandia Utara dan tim unggulan, Belgia. Mencapai semifinal Euro adalah prestasi terbaik Wales di ajang turnamen sepakbola internasional.

Usai pulang dari Perancis, seluruh pemain dan pelatih Wales disambut dengan sangat meriah oleh warga Wales. Mereka dianggap sebagai pahlawan meskipun gagal mempersembahkan gelar juara. Euforia timnas Wales pun berlanjut terus menerus. Kapten Wales, Ashley Williams pun yakin jika Wales bisa berbuat lebih dari ini.

“Melihat sambutan meriah ini, kami berpikir seperti memenangkan trofi Piala Eropa, rasanya sungguh luar biasa. Kami akan melihat ke depan dan berusaha yang terbaik untuk bisa membawa Wales tampil ke Piala Dunia,” ungkap Ashley Williams.

Kini, fokus para punggawa Wales adalah Piala Dunia 2018. Setelah berhasil menembus babak utama Piala Eropa untuk pertama kalinya, Gareth Bale mengincar satu tempat di babak utama Piala Dunia 2018 Russia. Perjuangan tersebut akan dimulai pada awal bulan September nanti.

Tags, ,

Antoine Griezmann Disandingkan dengan Michel Platini

Antoine Griezmann menjadi bintang di pertandingan semifinal Euro 2016 yang mempertemukan Perancis dan Jerman. Dalam laga yang dimenangani Perancis dengan skor 2-0 tersebut, Griezmann menjadi bintang dengan mencetak dua gol. Tambahan 2 gol tersebut membuat Griezmann memimpin daftar pencetak gol terbanyak Euro dengan raihan 6 gol.

Usai laga tersebut, penyerang Atletico Madrid itu banjir pujian. Sempat diragukan di awal turnamen, Griezmann mampu menjawab kepercayaan pelatih Perancis, Didier Deschamps dengan raihan 6 gol. Tak hanya berkontribusi lewat gol, Griezmann juga menjadi pemberi assist kepada para pemain lain.

Didier Deschamps pun tak sungkan untuk memuji penyerangnya tersebut. Menurut Deschamps, Griezmann mampu menunjukkan bahwa dia adalah pemain hebat. Duetnya bersama dengan Olivier Giroud dinilai tampil tanpa cela di pertandingan melawan Jerman tersebut.

“Dia adalah pemain hebat dan dia mampu menunujukkannya mala mini. Dia bekerja sangat keras, bersama dengan Giroud, dia membuat tim ini menjadi sangat komplit. Dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami,” ungkap mantan pelatih AS Monaco tersebut.

Penampilan impresif Griezmann membuat banyak orang yang menyamakan dirinya dengan legenda Perancis, Michel Platini. Platini adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Eropa dengan raihan 9 gol. Griezmann kini hanya berjarak 3 gol saja dari Platini.

Namun, Griezmann enggan disandingkan dengan Platini. Menurutnya, dirinya masih berada di bawah Platini. Penyerang bernomor punggung tujuh tersebut merasa harus bekerja keras untuk bisa menyamai prestasi yang dimiliki oleh Michel Platini.
“Saya masih sangat jauh dari Michel Platini, semoga saja saya bisa menyamainya suatu hari nanti. Saya sangat senang dan sangat bangga, tetapi masih ada satu laga lagi. Kami sangat bahagia bisa mencapai babak final, yang pasti kami harus selalu rendah hati,” ujar Antoine Griezmann.

Di final nanti, Perancis akan berhadapan dengan Portugal. Partai final ini juga akan menjadi ajang unjuk kebolehan dari dua calon top skor Piala Eropa 2016, Antoine Griezmann (6 gol) dan Cristiano Ronaldo (4 gol). Kita tunggu saja siapa yang akan keluar sebagai jawara Piala Eropa 2016 di tanggal 10 Juli nanti.

Tags, , ,

Meski Kalah Wales Tetap Bangga

Performa impresif Wales selama pagelaran Euro 2016 akhirnya terhenti di tangan Portugal. Dalam babak semifinal melawan Portugal tersebut, Wales kalah dengan skor 2-0. Kekalahan tersebut membuat Wales gagal mengukir sejarah sebagai tim debutan pertama setelah Swedia yang langsung berhasil melaju ke final Piala Eropa.

Meski gagal ke babak final, pencapaian Wales di ajang Euro 2016 mendapatkan banyak pujian. Datang ke Perancis sebagai tim debutan yang tak diunggulkan, Wales justru tampil mengesankan. Di fase grup, anak asuhan Chris Coleman berhasil menjadi juara grup B mengungguli Inggris. Di babak perempat final lalu, Wales mampu menyingkirkan salah satu tim kuat di turnamen ini, Belgia.

Pemain andalan Wales, Gareth Bale mengaku puas dengan peforma tim yang dibelanya. Meski gagal membawa Wales ke babak puncak, Bale merasa pencapaian Wales di Euro kali ini telah melampaui ekspektasi. Bale pun yakin jika kini Wales tidak akan dipandang sebelah mata lagi oleh timnas-timnas lain.

“Saya pikir kami tampil dengan sangat percaya diri dan berkembang sebagai sebuah kesatuan. Sekarang, kami akan lebih dihormati. Kami selalu mengatakan jika kami tak hanya ingin masuk ke babak utama Euro saja, kami ingin berhasil masuk ke setiap turnamen besar yang ada,” ujar Gareth Bale.

Kebanggaan serupa juga diutarakan oleh pelatih Wales, Chris Coleman. Pelatih muda yang sukses membawa Wales masuk ke dalam babak utama Piala Eropa untuk pertama kalinya ini merasa sangat bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Usai kesuksesan di Euro 2016 ini, Colemann beranggapan bahwa Wales telah menjadi kekuatan baru di Eropa.

“Ini adalah pengalaman yang sungguh luar biasa, turnamen ini sangat berbeda dengan apa yang kami harapkan. Saya bangga kepada seluruh pemain, seluruh warga Wales juga bangga dengan mereka. Wales telah menjadi kekuatan baru di persepakbolaan Eropa,” kata Colemann.

Peforma Wales memang sangat impresif sepanjang turnamen. Tak diunggulkan di awal, Gareth Bale justru berhasil membuat kejutan demi kejutan di Euro 2016. Kini, Wales sudah lebih dari siap untuk menuju ke ajang kualifiaksi Piala Dunia 2018.

Tags, ,

Akibat Euro 2016, Gelandang Juventus Berguguran

Juventus harus kehilangan salah satu gelandang andalannya, Stefano Sturaro jelang musim 2016/2017. Sturaro mengalami cedera yang cukup parah usai memperkuat timnas Italia di ajang Euro 2016 melawan Jerman. Italia harus bermain hingga babak adu penalti di pertandingan tersebut.

Pertandingan yang menguras tenaga tersebut membuat Sturaro mengalami cedera lutut yang lumayan parah. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter Italia, Sturaro dipastikan absen hingga dua bulan ke depan. Dengan begitu, Sturaro dipastikan absen di beberapa laga awal Juventus di ajang Serie A musim 2016/2017.

Juventus sendiri langsung mengeluarkan pernyataan resmi terkait cedera Sturaro itu. Pernyataan resmi yang disampaikan lewat website klub tersebut menginformasikan bahwa Sturaro mengalami cedera saat memperkuat Italia melawan Jerman di babak perempat final Euro 2016.

“Stefano Sturaro mengalami masalah pada ototnya pada saat pertandingan babak perempat final Piala Eropa antara Italia dan Jerman. Cedera Sturaro akan dipantau dan sang pemain akan mendapatkan perawatan lebih lanjut,” tulis rilisan resmi klub.

Juventus memang cukup dipusingkan dengan banyaknya pemain mereka yang mengalami cedera saat memperkuat timnas Negara mereka di ajang Euro 2016. Selain Sturaro, ada pula nama Sami Kheidira yang mendapatkan cedera di pertandingan yang sama, yaitu perempat final Euro 2016 yang mempertemukan Italia dan Jerman.

Selain Sturaro dan Khedira, gelandang andalan Juventus lainnya, Paul Pogba juga terus dipantau kondisinya. Pemain berusia 22 tahun tersebut masih memperkuat Perancis di ajang Euro 2016. Pogba akan bermain di babak semifinal saat Perancis bertemu dengan Jerman.

Namun Juventus tidak perlu risau karena mereka telah melakukan pembelian kunci jelang musim 2016/2017. Pembelian yang dimaksud adalah pembelian gelandang AS Roma asal Bosnia, Miralem Pjanic. Hadirnya Pjanic tentu akan membuat lini tengah Juventus semakin berwarna.

Si Nyonya Tua juga harus terus memantau kondisi beberapa pemain kunci lainnya yang juga bermain di ajang Euro 2016, seperti Gianlugi Buffon, Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, Giorgio Cheillini hingga Paul Pogba. Perhelatan Euro 2016 sendiri sudah memasuki babak semifinal.

Tags, ,

Gundogan Sebut Jerman sebagai Tim Terbaik

Gelandang baru Manchester City dan timnas Jerman, Ilkay Gundogan, mengatakan bahwa Jerman adalah tim terbaik di Euro 2016 setelah berhasil mengalahkan Italia. Gundogan yang tak dipanggil ke dalam 23 nama skuad utama Jerman di perhelatan Euro 2016 tersebut yakin bila Der Panser bisa menjadi juara Piala Eropa 2016.

Menurut Gundogan, kemenangan atas Italia mengukuhkan dominasi Jerman di Eropa sekaligus menegaskan predikat Jerman sebagai juara dunia. Meski hanya bisa menonton rekan-rekannya bertanding, Gundogan tetap senang ketika melihat Jerman berjaya di ajang Euro 2016 Perancis.

“Tidak mudah bagi saya karena tidak berada dalam tim, tapi saya mendoakan agar tim Jerman mendapatkan hasil yang maksimal. Saya tahu, semua pemain, pelatih, dan semua staff layak mendapatkan yang terbaik. Mereka adalah tim terbaik di Euro dan mereka layak untuk berada di semifinal,” ujar Gundogan.

Ilkay Gundogan gagal masuk ke dalam daftar 23 nama pemain yang dibawa Joachim Low ke Perancis. Hal ini karena mantan gelandang Borussia Dortmund tersebut belum 100% pulih dari cedera. Gundogan pun menyimpan kesedihan tersendiri karena tidak bisa berada di dalam tim.

“Saya mendukung penuh perjuangan mereka dan berharap mereka menang, tapi tak selalu mudah untuk melihat mereka bermain dengan baik dari luar dan tidak menjadi bagian dari tim tersebut,” tambah gelandang keturunan Turki tersebut.

Hingga saat ini, Ilkay Gundogan masih dibekap cedera dan sedang berada dalam tahap pemulihan. Pemain yang baru saja dibeli Manchester City dari Borussia Dortmund denga harga 21 juta Pounds tersebut menargetkan untuk bisa pulih dari cedera pada akhir bulan Agustus mendatang. Gundogan sendiri adalah pemain pertama yang dibeli City di era kepemimpinan Pep Guardiola.

Ilkay Gundogan adalah gelandang serba bisa yang bisa bermain di beberapa posisi. Hal itulah yang membuat Pep Guardiola tertarik untuk merekrutnya. Di Manchester City, Gundogan akan bahu membahu bersama dengan Yaya Toure, David Silva, dan Fernandinho di sektor lini tengah. Patut ditunggu bagaimana kiprah gelandang Jerman berusia 26 tahun ini di ajang Premier League.

Tags, ,

Euro 2016 : Italia Tersingkir dengan Kepala Tegak

Langkah Italia di ajang Euro 2016 Perancis akhirnya harus terhenti di tangan Jerman. Lewat pertarungan melelahkan, Jerman berhasil mengalahkan Italia lewat drama adu penalti. Mimpi publik Italia untuk melihat Gianluigi Buffon mengangkat trofi Piala Eropa pun sirna.

Selama turnamen berlangsung, Italia dan Antoio Conte mendapatkan pujian karena bermain sebagai satu kesatuan. Conte berhasil membangun tim Italia sebagai tim yang disegani meskipun tak memiliki pemain bintang. Bisa dibilang, Italia kalah dengan cara terhormat.

Antonio Conte sendiri mengungkapkan jika tak perlu malu karena kalah lewat adu tendangan penalti. Menurutnya, para pemain Italia sudah menunjukkan kelasnya di perhelatan Euro kali ini. Pelatih yang setelah ini akan mengarsiteki Chelsea tersebut bangga terhadap perjuangan anak buahnya.

“Tak perlu malu karena kalah lewat adu tendangan penalti melawan Jerman, kami pun sebenarnya juga bisa melaju lebih jauh. Saya sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh para pemain,” ujar mantan pelatih Juventus tersebut.

“Sang Juara Dunia merubah sistem permainannya untuk menghadapi kami dan hal itulah yang menjadi alasan untuk bangga. Kecewa? hanya di adu penalti, bukan kepada perjuangan dan kecintaan yang ditunjukkan kepada para pemain untuk jersey yang dipakainya. Para pemain telah memberikan segalanya,” tambah Conte.

Kebanggan serupa juga diungkapkan oleh Leonardo Bonucci. Bonucci menjadi pahlawan Italia ketika eksekusi penaltinya berhasil menjebol gawang Manuel Neuer jelang akhir laga. Namun sayang, di babak adu penalti tendangannya bisa dihentikan oleh Manuel Neuer. Bonucci menganggap bahwa Italia tersingkir dengan kepala tegak.

“Tersingkir dari turnamen selalu menyakitkan, tapi semua orang ini, mulai dari pelatih, presiden, hingga semua pemain, adalah individu-individu yang hebat. Kami memberikan segalanya di lapangan. Kami tersingkir dengan kepala tetap tegak dan saya bangga menjadi bagian dari tim ini,” ujar Leonardo Bonucci kepada awak media.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Italia berhasil menunjukkan jati dirinya sebagai salah satu tim terkuat di Eropa. Meski minim pemain bintang, Gli Azzurri tetap berhasil menunjukkan statusnya sebagai peraih 4 kali Piala Dunia dan 1 kali Piala Eropa.

Tags, , ,

Wayne Rooney Mengatakan Ia Tidak Akan Pensiun Dari Tim Nasional Inggris

Rooney bisa mencetak golnya yang ke 50

Wayne Rooney Tidak Akan Pensiun Dari Timnas

Kapten Inggris, Wayne Rooney, yang berniat untuk menjadi pencetak gol terbanyak bagi negaranya, mengatakan pada hari Selasa bahwa ia tidak akan pernah pensiun dari dunia sepakbola internasional.

Rooney bisa mencetak golnya yang ke 50 bagi Inggris di pertandingan kandang untuk kualifikasi Euro 2016 melawan Swiss, melebihi rekor yang sekarang ia pegang bersama-sama dengan Sir Bobby Charlton. Dan dengan Inggris memastikan diri untuk lolos dari babak kualifikasi, pemain berusia 29 tahun itu dipastikan akan tampil di turnamen besarnya yang keenam – dan berencana untuk tampil dalam lebih banyak turnamen.

Tags, , , , , , , , , , , Read More