Tag Archive Juventus

Buffon Jagokan AC Milan jadi Calon Juara Serie A

Buffon Jagokan AC Milan jadi Calon Juara Serie A

Kapten Juventus, Gianlugi Buffon menjagokan AC Milan sebagai salah satu tim yang paling berpeluang untuk menganggu dominasi Juventus di ajang Serie A Italia. Pembelian besar-besaran yang dilakukan oleh Milan awal musim ini membuat mereka layak disandingkan dengan Juventus sebagai calon terkuat peraih gelar Scudetto Serie A Italia.

Transformasi AC Milan di musim baru ini ditandai dengan kepindahan mengejutkan bek timnas Italia, Leonardo Bonucci. Milan secara mengejutkan berhasil mendaratkan Bonucci dari Juventus dengan harga 40 juta Euro. Jika ditotal, AC Milan telah mendatangkan 10 pemain baru di bursa transfer musim panas kali ini.

Melihat perkembangan serta aktivitas transfer yang dilakukan oleh AC Milan, Gianluigi Buffon yakin jika klub yang berjuluk Il Rossoneri tersebut layak dijagokan sebagai calon juara Serie A musim ini. Secara khusus, Buffon juga yakin jika Leonardo Bonucci akan memberikan penampilan terbaiknya kepada AC Milan.

“Leonardo Bonucci merasa membutuhkan tantangan baru dan AC Milan memberikan hal itu. Apakah Milan menjadi salah satu pesaing? saya pikir begitu. Saya ingin melihat liga yang berjalan dengan cukup seimbang. Anda akan melihat kualitas sebuah tim yang jarang mendapatkan kesulitan. Hal itu akan membuat Serie A Italia menjadi lebih enak untuk ditonton dalam hal kompetisi,” ungkap Buffon.

Kepindahan Leonardo Bonucci memang sangat mengejutkan. Sebagai pemain kunci Juventus dalam tujuh musim terakhir, tidak ada yang menduga jika Bonucci memilih untuk mengakhiri kebersamaannya dan bergabung dengan AC Milan. Bergabungnya Bonucci tentu akan membuat kekuatan AC Milan berlipat ganda.

Tak hanya Bonucci, AC Milan juga melakukan sejumlah pembelian pemain berkualitas di jendela transfer musim panas ini. Di sektor lini belakang ada nama Leonardo Bonucci, Matteo Musacchio dan Ricardo Rodriguez. Di lapangan tengah, ada nama Lucas Biglia, Hakan Cahlnoglu dan Frank Kessie. Sementara di area penyerangan ada Andre Silva dan Fabio Borini.

Seperti kata Gigi Buffon, AC Milan akan menjadi penantang utama Juventus dalam perebutan gelar juara Serie A Italia musim ini. Kebangkitan AC Milan harus sangat diwaspadai oleh juara bertahan Serie A, Juventus.

Tags, , ,

Bonucci Tidak Dianggap Selama di Juventus

Bonucci Tidak Dianggap Selama di Juventus

Terjawab sudah alasan utama hengkangnya Leonardo Bonucci ke AC Milan dari Juventus. Bek tengah timnas Italia tersebut membuat keputusan besar dengan memilih bergabung ke Milan setelah tujuh musim membela Juventus. Sang pemain pun mengutarakan alasannya pindah dari Juventus. Menurut Bonucci, dirinya merasa tak dianggap penting ketika masih berseragam Bianconerri.

Bonucci membuat kehebohan ketika menerima tawaran AC Milan pada bursa transfer musim panas 2017/2018. Milan diharuskan membayar 40 juta Euro untuk menggaet bek tangguh yang juga andalan timnas Italia ini. Hengkangnya Bonucci cukup mengejutkan karena selama ini dirinya menjadi bagian penting dari kesuksesan Si Nyonya Tua dalam beberapa musim terakhir.

Teka-teki mengenai alasan utama kepindahan Bonucci pun menyeruak ke permukaan. Ada yang menyebut jika kepindahannya disebabkan oleh ketidakharmonisan dengan pelatih Juve, Max Allegri. Namun sang pemain akhirnya menjawab kenapa dirinya memilih pergi dari Juventus. Menurutnya, selama membela Juve dirinya merasa tak dianggap penting.

“Banyak orang mengira jika kepindahan saya karena perseteruan dengan pelatih, tapi pada kenyataannya adalah itu hanya bentuk kekecewaan terakhir. Ada situasi yang sudah terjadi sebelum hal itu. Untuk memberikan 100 persen, saya perlu merasa penting dalam tim, sesuatu yang sulit saya dapatkan ketika membela Juventus dan ketika bugar,” ungkap Bonucci

Ketika disinggung mengenai hinaan yang akan diterimanya dari pendukung Juve ketika bertandang ke Juventus Stadium, Bonucci mengaku sangat siap. Menurutnya, hinaan yang ditujukan kepadanya justru akan membuat Bonucci semakin bersemangat untuk tampil garang di lapangan. Sang pemain pun siap dengan segala macam teror yang akan diterimanya.

“Mereka (fans Juventus) harus tahu bahwa, sama seperti hinaan yang saya dapatkan ketika masih membela Juventus akan membuat saya semakin semangat, hal itu juga akan terjadi jika mereka menghina saya,” tambah Bonucci.

Bonucci sendiri siap mengukir sejarah bersama dengan AC Milan. Pembelian besar-besaran yang dilakukan oleh Milan membuat skuad yang diasuh oleh Vincenzo Montella tersebut berpeluang besar untuk meruntuhkan dominasi Juventus di ajang Serie A Italia. Bonucci pun siap menjadi bagian dari kesuksesan Il Rossoneri.

 

Tags, , ,

Bonucci Tak Ucapkan Salam Perpisahan kepada Pelatih Juve

Bonucci Tak Ucapkan Salam Perpisahan kepada Pelatih Juve

Usai resmi pindah ke AC Milan, Leonardo Bonucci akhirnya mengucapkan salam perpisahan kepada seluruh punggawa Juventus, mulai dari rekan setim hingga suporter. Satu-satunya sosok yang luput dari ucapan perpisahan Bonucci adalah pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. Hal ini semakin membuktikan bahwa ada hubungan yang renggang antara Bonucci dengan Max Allegri.

Milan dikabarkan membayar 40 juta Euro untuk mendaratkan Leonardo Bonucci di San Siro. Pemain berusia 30 tahun tersebut akan menandatangani kontrak berdurasi 5 tahun bersama dengan Milan. Kepindahan Bonucci ini sebenarnya sangat mengejutkan karena sebelumnya tidak ada indikasi jika dirinya akan hengkang dari Si Nyonya Tua.

Setelah resmi hengkang dari Juventus, sang pemain memberikan pernyataan resmi mengenai kepindahannya tersebut. Dalam pernyataan tersebut, Bonucci mengucapkan banyak terima kasih kepada Juventus, para pemain dan juga suporternya. Namun, Bonucci tidak menyebut nama Allegri dalam pernyataannya tersebut.

“Tujuh musim telah berlalu, tujuh musim kemenangan, mimpi yang terwujud dan ikatan dengan Juve yang tak bisa dimentahkan. Disana ada sebuah penyesalan karena tidak bisa memenangkan Liga Champions, namun saya bangga karena telah menjadi bagian dari keluarga besar ini,”

“Saya selalu memberikan yang terbaik hingga akhir. Hari ini, melihat kembali ke belakang, saya melihat cerita luar biasa, sangat layak dihormati. Saya berterima kasih kepada klub, kapten, rekan setim dan juga para suporter. Cerita yang sangat indah. Terima kasih untuk semuanya, Juventus,” bunyi pernyataan Leonardo Bonucci.

Tak disebutnya pelatih Juventus dalam pernyataan tersebut membuat kabar mengenai keretakan hubungan Bonucci dengan Allegri bisa benar-benar terjadi. Semuanya berawal dari perseteruan Bonucci dengan Allegri beberapa bulan silam, tepatnya jelang laga melawan Palermo. Perselisihan tersebut membuat Bonucci tak dimainkan oleh Allegri. Hal tersebut diyakini menjadi pemicu kepindahan Bonucci ke AC Milan.

Leonardo Bonucci berhasil menorehkan prestasi gemilang ketika berseragam Juventus. Selama tujuh musim membela Juve, Bonucci berhasil mempersembahkan gelar Scudetto Serie A Italia enam kali secara beruntun. Kemampuan serta pengalaman yang dimilikinya membuat Bonucci akan menjadi pemain vital dalam skuad AC Milan musim 2017/2018.

Tags, , ,

Juventus Dapatkan Bintang Muda Republik Ceko

Juventus Dapatkan Bintang Muda Republik Ceko

Juara Serie A Italia, Juventus akhirnya melakukan pembelian pertamanya pada bursa transfer bulan Januari ini. Pemain pertama yang resmi didatangkan di jendela transfer musim panas kali ini adalah penyerang Republik Ceko yang bermain untuk Sampdoria, Patrik Schick. Menurut laporan yang beredar, nilai transfer dari pemain muda ini mencapai 25 juta Pounds.

Penyerang tersebut memang sudah lama dikaitkan dengan Juventus dan kini sang pemain tinggal menyelesaikan beberapa hal sebelum resmi dikenalkan sebagai pemain Juventus. Patrik Schick sudah melakukan serangkaian tes medis di Juventus dan akan segera dikenalkan ke hadapan media massa dan pendukung setia Juventus.

Schick merupakan bagian dari timnas Republik Ceko yang baru saja mengalahkan timnas Italia pada pagelaran Euro U21 di Polandia beberapa hari yang lalu. Karena akan menjalani tes medis bersama dengan Juventus, Schick diperbolehkan terbang ke Italia dan melakukan tes medis. Juventus akan segera memperkenalkan Schick jika semua dokumen dan persyaratan telah dipenuhi.

Pemain yang masih berusia 21 tahun ini merupakan talenta paling prospektif yang muncul di ajang Serie A musim lalu. Sebelum merumput bersama dengan Sampdoria di Serie A Italia, Patrik Schick pernah membela raksasa Republik Ceko, Slavia Praha. Pada musim pertamanya di Serie A Italia, Schick berhasil mempersembahkan 11 gol kepada Il Samp.

Di musim 2016/2017, Patrik Schick cukup sering mendapatkan kesempatan bermain. Jika ditotal, Schick dipercaya untuk turun dalam 32 pertandingan, dimana 14 diantaranya dia bermain sebagai starter. 11 gol yang dicetaknya pada musim debutnya membuktikan bahwa dirinya layak dijuluki sebagai pemain muda paling potensial di Serie A Italia saat ini.

Selain Juventus, beberapa klub besar Eropa lainnya juga dikabarkan tertarik untuk merekrut pemain bertubuh jangkung ini. Klub-klub elit seperti Inter Milan dan Borussia Dortmund turut memantau perkembangan pemain ini sebelum akhirnya Schick memilih Juventus.

Pembelian Patrik Schick ini akan membuat lini depan Juventus menjadi lebih berwarna. Hadirnya Schick menjadikan Si Nyonya Tua memiliki penyerang yang kuat serta memiliki kelincahan yang cukup tinggi. Schick bisa saja menjadi tandem sempurna bagi penyerang muda juve lainnya, Paolo Dybala.

Tags, ,

Juventus Tolak Tawaran 50 Juta Chelsea untuk Alex Sandro

Juventus Tolak Tawaran 50 Juta Chelsea untuk Alex Sandro

Manager umum Juventus, Giuseppe Marota mengatakan jika kubu Si Nyonya Tua telah menolak tawaran uang besar dari Chelsea untuk pembelian wingback kiri asal Brazil, Alex Sandro. Chelsea kabarnya menyiapkan dana sebesar 60 juta Euro untuk membeli bek sayap lincah tersebut. Namun Juventus tidak punya rencana untuk menjual salah satu punggawa terbaiknya itu.

Chelsea yang berstatus sebagai juara bertahan Premier League memang tengah membangun kekuatan guna persiapan musim 2017/2018 mendatang. Selain untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggrisnya, Chelsea juga berharap bisa melangkah jauh di ajang Liga Champions Eropa. Untuk itu, The Blues mulai mengincar beberapa pemain yang diproyeksikan mengisi skuadnya musim depan.

Salah satu nama yang paling santer menjadi target utama Chelsea musim ini adalah Alex Sandro. Bek sayap serba bisa tersebut tampil impresif bersama dengan Juventus dalam beberapa musim terakhir. Didatangkan dari klub Portugal, FC Porto, Alex Sandro berhasil menjelma sebagai bek sayap tangguh di Eropa.

Pelatih Chelsea, Antonio Conte sendiri butuh bek sayap yang bisa mengisi starting The Blues. Conte yang juga pernah melatih Juventus tentu sangat paham kualitas yang dimiliki oleh Alex Sandro. Oleh karena itu, eks pelatih timnas Italia tersebut berharap agar petinggi Chelsea bisa mengamankan tanda tangan Alex Sandro.

Namun upaya Chelsea untuk mendatangkan Alex Sandro nampaknya tak akan berjalan dengan mulus. Pasalnya, kubu Juventus tidak ingin menjual salah satu pemain terbaiknya tersebut. Manager umum Juventus, Beppe Marota sendiri mengklaim telah menolak tawaran menggiurkan dari Chelsea untuk Alex Sandro.

“Keinginan kami adalah untuk tidak menjual pemain terpenting kami. Kami mengatakan tidak kepada tawaran yang sangat menggiurkan dari Chelsea kepada Alex Sandro. Tapi kami tahu bahwa kami bersaing dengan klub yang punya kekuatan dalam memberikan gaji di luar akal. Saya tidak tahu apa reaksi dari Alex Sandro,” ujar Giuseppe Marota.

Alex Sandro memang pemain yang sangat istimewa. Selain mampu bermain menyerang, Alex Sandro juga tangguh ketika bermain bertahan. Kemampuan dan kualitas yang ditunjukkannya membuat Alex Sandro jadi pemain idaman Antonio Conte.

Tags, , ,

Juventus dan Barcelona Saling Sikut untuk Marco Veratti

Juventus dan Barcelona Saling Sikut untuk Marco Veratti

Perburuan pemain pada bursa transfer musim panas ini mulai menggeliat. Beberapa nama pemain top menjadi buruan banyak tim besar sekaligus. Salah satu pemain yang menjadi primadona adalah Marco Veratti. Pemain timnas Italia tersebut sedang diperebutkan oleh dua klub besar sekaligus yaitu Barcelona dan Juventus.

Barcelona dan Juventus memang terlibat persaingan ketat untuk mendapatkan tanda tangan pemain mungil satu ini. Kepiawaian Verratti sebagai gelandang tengah bersama dengan Paris Saint Germain tak perlu diragukan lagi. Oleh karena itu, Barca dan Juve akan berjuang keras untuk menggoda Veratti keluar dari Paris Saint Germain.

Namun, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri merasa jika Barcelona dan Juventus tidak akan bisa mendapatkan Marco Veratti. Allegri beralasan, sang pemain akan memilih untuk bertahan di Paris Saint Germain daripada bergabung ke dua klub tersebut. Paris Saint Germain sendiri juga tak akan membiarkan pemain andalannya tersebut lepas begitu saja.

“Marco Veratti adalah pemain yang hebat. Dia adalah pemain Paris Saint Germain dan saya pikir dia akan bertahan di Paris,” ujar Allegri.

Beberapa hari yang lalu agen Marco Veratti, Di Campli mengatakan jika kliennya bisa menjadi opsi bagi Juventus. Namun sang agen mengatakan jika hal yang berkaitan dengan finansial sangat berpengaruh terhadap upaya transfer Marco Veratti.

Veratti memang sudah lama menjadi pemain incaran Juventus. Juve memang sangat membutuhkan sosok gelandang pengatur permainan berkualitas yang bisa mengatur tempo permainan. Sejak ditinggalkan oleh Andrea Pirlo, Juventus seperti kehilangan roh di lini tengah. Di Italia sendiri, mungkin hanya ada Marco Veratti yang kualitasnya dianggap setara dengan Andrea Pirlo.

Marco Veratti sendiri belum pernah sekalipun menginjakkan kakinya di Serie A Italia. Dia pindah ke Paris Saint Germain dari Pescara yang saat itu menghuni Serie B pada tahun 2012. Talenta besar yang dimilikinya ternyata terbukti di Perancis. Veratti menjadi gelandang berkelas yang mampu membantu PSG meraih banyak gelar Ligue 1 Perancis. Kegemilangan Veratti selama di Perancis membuat banyak klub besar tertarik untuk merekrutnya dari Paris Saint Germain.

Tags, , ,

Griezmann Dukung Juve Permalukan Madrid

Griezmann Dukung Juve Permalukan Madrid

Penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann mendukung penuh Juventus untuk bisa mengalahkan Real Madrid di babak final Liga Champions Eropa musim ini. Pemain timnas Perancis itupun yakin jika kapten Juve, Gianluigi Buffon mampu meraih gelar Ballon d’Or jika Juventus berhasil menumbangkan El Real di final Liga Champions 2016/2017.

Antoine Griezmann nampaknya masih memendam amarah terhadap Real Madrid. Tim yang diperkuat Griezmann, Atletico Madrid disingkirkan oleh Real Madrid di babak semifinal Liga Champions. Hal itu membuat Atletico kembali gagal dalam usaha untuk mengangkat trofi juara Liga Champions. Oleh karenanya, Griezmann lebih memilih untuk memberikan dukungannya kepada Juventus.

Menurut Griezmann, Juventus mampu meraih gelar Liga Champions dan Gigi Buffon bisa meraih gelar pemain terbaik dunia atau Ballon d’Or. Juventus memang menjadi tim yang lebih diunggulkan di pertandingan final nanti. Terakhir kali Juventus menjadi juara Liga Champions adalah pada tahun 1996 silam.

“Juventus akan memenangkan gelar Liga Champions dan Gigi Buffon akan secara otomatis menjadi pemain terbaik dunia (Ballon d’Or),” tega Griezmann kepada awak media.

Antoine Griezmann berhasil mengantarkan Atletico ke final Liga Champions musim lalu. Namun sayang, langkah Atletico dan Griezmann terhenti di babak final oleh Real Madrid. Kekalahan tersebut masih membekas dalam diri Griezmann. Hal itu pulalah yang membuat Griezmann semakin membenci Real Madrid.

“Kekalahan di final benar-benar meninggalkan rasa sakit mendalam daripada kekalahan di semifinal. Hal itu karena perasaan untuk bisa meraih trofi sirna seketika dan hal itu membuat segala sesuatunya menjadi berat. Kami memang tak berhasil meraih piala yang benar-benar kami inginkan. Kami berhasil mencapai target, yakni berada di posisi ketiga. Sayangnya kami gagal di semifinal Liga Champions Eropa,” ujar mantan pemain Real Sociedad tersebut.

Harapan besar Griezmann untuk bisa melihat Juventus mengangkat trofi juara terbuka lebar. Si Nyonya Tua akan menjadi tim yang lebih difavoritkan di pertandingan final nanti. Jika Juventus sukses mengalahkan Real Madrid dan resmi menjadi juara Liga Champions musim ini, Griezmann dipastikan akan turut berada dalam suka cita.

Tags, , ,

Sudah Saatnya Pemain Senior Juve Raih Liga Champions

Sudah Saatnya Pemain Senior Juve Raih Liga Champions

Penyerang Juventus asal Argentina, Paolo Dybala menyebut jika tahun ini adalah waktu yang tepat bagi Si Nyonya Tua untuk merebut gelar juara Liga Champions Eropa. Selain itu, Dybala juga menganggap bahwa sejumlah pemain senior seperti Leonardo Bonucci, Giorgio Cheillini dan Gianluigi Buffon layak untuk meraih gelar Liga Champions Eropa musim ini.

Juventus tinggal selangkah lagi menuju partai puncak Liga Champions Eropa. Juve akan melakoni partai leg pertama babak semifinal Liga Champions Eropa melawan AS Monaco. Jika berhasil mengalahkan AS Monaco, Juve berhak menapaki babak final melawan pemenang partai semifinal lain yakni Atletico Madrid dan Real Madrid. Dybala pun yakin bisa membawa Juventus ke babak final dan mengangkat trofi juara.

“Ini bisa menjadi tahun kami. Kami bermain dengan sangat baik di semua kompetisi yang kami mainkan. Menjuarai Liga Champions tak akan mudah karena sekarang ada tiga tim kuat lain yang punya peluang yang sama besarnya. Kami akan memberikan semuanya untuk bisa meraih trofi,” ungkap Dybala.

Paolo Dybala juga menambahkan jika pemain-pemain senior seperti Gianluigi Buffon, Giorgio Cheillini, Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli hingga Claudio Marchisio layak mendapatkan gelar ini karena pengabdian panjangnya untuk Juventus. Hal itu membuat Dybala semakin termotivasi untuk bisa membawa Juventus mengangkat trofi juara.

“Memenangkan Liga Champions akan menjadi misi yang sukses karena itu adalah salah satu obsesi terbesar saya. Dan gelar juara itu akan sangat layak didapatkan oleh pemain-pemain yang sudah lama memperkuat Juventus seperti Gianluigi Buffon, Giorgio Cheillini, Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli dan Claudio Marchisio. Mereka belum pernah merasakan gelar juara Liga Champions, dan saat ini adalah waktu yang paling tepat,” ungkap eks pemain Palermo tersebut kepada situs resmi UEFA.

Jika berhasil menyingkirkan AS Monaco di babak semifinal, maka Juventus berhasil melaju ke final Liga Champions kedua dalam tiga tahun terakhir. Para pendukung Juventus memang sudah lama menunggu untuk bisa melihat tim kebanggaannya meraih gelar bergengsi ini. Terakhir kali Juventus menjuarai Liga Champions terjadi pada tahun 1996 silam.

Tags, ,

Prediksi Pertandingan Napoli vs Juventus 6 April 2017

Prediksi Pertandingan Napoli vs Juventus 6 April 2017

Juventus dan Napoli akan kembali bertarung dalam leg kedua babak semi final Coppa Italia 2017. Leg kedua ini akan dihelat di kandang Napoli, stadion San Paolo, Naples pada hari Kamis (6/4/2017). Napoli yang bertindak sebagai tuan rumah ingin mengejar ketertinggalan agregat di pertemuan pertama lalu. Sementara Juventus akan mempertahankan bahkan bertekad memperbesar keunggulan agregat.

Pada leg pertama lalu di kandang Juventus, Napoli dihajar oleh Si Nyonya Tua dengan skor 3-1. Kemenangan tersebut membuat Juventus punya modal yang sangat baik jelang lawatannya ke San Paolo. Untuk bisa menapaki babak final, Juventus hanya perlu bermain imbang. Sementara Napoli harus bisa menang dengan skor 2-0 jika ingin langsung melaju ke final Coppa Italia.

Kedua tim sebelumnya juga sudah bertemu di perhelatan Serie A Italia dimana Napoli juga bertindak sebagai tuan rumah. Laga Serie A tersebut bisa dijadikan kedua tim untuk mengukur kekuatan satu sama lain. Napoli yang bertindak sebagai tuan rumah diyakini akan tampil agresif sejak menit awal untuk mengejar defisit gol.

Pelatih Napoli, Maurizio Sarri akan kembali memasang Dres Mertens dan Jose Maria Callejon di lini depan. Keduanya merupakan tumpuan utama Napoli untuk membobol gawang lawan. Selain kedua nama tadi, Il Partinopei juga memiliki beberapa pemain kunci seperti kapten tim yang menempati posisi gelandang serang, Marek Hamsik hingga pemain bertahan asal Senegal, Khalidou Koulibaly.

Sementara itu Juventus ingin kembali masuk ke final dan mempertahankan gelar yang diraihnya musim lalu. Jika sukses mengalahkan Napoli dan menang di babak final, maka Juventus berhasil meraih gelar Coppa Italia keempat secara beruntun. Hal ini tentu semakin menegaskan dominasi Il Bianconerri di persepakbolaan Italia.

Pelatih Juve, Max Allegri kemungkinan akan merombak sebagian pemainnya. Di lini depan misalnya, Allegri akan memasukkan nama Mario Mandzukic. Selain itu Allegri juga akan memasukkan beberapa pemain pelapis seperti Neto, Tomas Rinco, Juan Cuardado, Alex Sandro hingga Stephen Lichesteiner.

Pertarungan antara dua musuh bebuyutan ini diyakini akan berjalan dengan sangat sengit. Napoli akan memaksimalkan keuntungan sebagai tuan rumah untuk meraih kemenangan di partai ini. Sementara Juventus akan mencoba mempertahankan kemenangan yang sudah diraihnya di leg pertama lalu.

Tags, , ,

Juventus Sejajar dengan Madrid, Barcelona dan Munchen

Juventus Sejajar dengan Madrid, Barcelona dan Munchen

Penyerang asal Argentina, Paolo Dybala merasa klub yang saat ini diperkuatnya, Juventus berada satu level dengan klub-klub besar Eropa lain seperti Real Madrid, Barcelona dan Bayern Munchen. Dybala pun yakin jika Juventus menjadi salah satu kandidat terkuat peraih gelar Liga Champions Eropa musim ini bersama tiga klub besar tersebut.

Barcelona, Bayern Munchen dan Real Madrid menjadi penguasa Liga Champions dalam lima tahun terakhir. Ketiga klub tersebut memang seperti tak tertandingi oleh klub-klub lain. Juventus sendiri yang merupakan juara Serie A dalam lima musim beruntun belum bisa meraih gelar Liga Champions di era Millenium baru. Prestasi terbaik Juventus hanya mampu menjadi runner up di tahun 2003 dan 2014.

Di edisi Liga Champions kali ini Juventus berharap bisa kembali ke final. Dengan banyak pembelian pemain baru yang berkualitas, Juve memang punya peluang yang cukup besar untuk menjadi juara dari kompetisi tertinggi antar klub Eropa ini. Dybala pun sangat yakin jika Juventus layak bersanding dengan Munchen, Barcelona dan Real Madrid.

“Sejak Liga Champions Eropa dimulai kami telah berada di level yang sama dengan Barcelona, Real Madrid dan Bayern Munchen. Jika kami bisa melangkah lebih jauh lagi, kami akan semakin setara dengan mereka. Kami juga sekarang memuncaki liga domestik dan memenangi semifinal pertama Coppa Italia. Dalam banyak hal, kami lebih baik dibandingkan ketiga klub itu,” ujar Paolo Dybala.

Dybala yang bergabung ke Juventus pada musim 2015/2016 lalu sudah mengkoleksi tiga gelar, yaitu Scudetto Serie A, Coppa Italia dan Super Coppa. Satu gelar yang sangat ingin dirasakan Dybala bersama dengan Juventus adalah Liga Champions Eropa. Pemain timnas Argentina itu pun berharap gelar juara Liga Champions bisa segera ia raih.

“Akan sangat gila jika berhasil menjadi juara LIga Champions Eropa di usia saya karena saya baru bergabung ke Juventus dua tahun lalu. Beberapa rekan setim saya sudah pernah merasakan gelar tersebut dan saya ingin memegang peranan penting dalam kesuksesan tim ini di Liga Champions,” imbuh Paolo Dybala.

Tags, , , ,