Tag Archive Leicester city

Prediksi Pertandingan Leicester City vs Tottenham Hotspurs 19 Mei 2017

Prediksi Pertandingan Leicester City vs Tottenham Hotspurs 19 Mei 2017

Tottenham Hotspurs akan bentrok dengan juara Premier League musim lalu, Leicester City dalam lanjutan partai tunda Liga Inggris. Pertandingan ini akan dilangsungkan di stadion King Power pada hari Jumat (19/5/2017). Meski gelar juara sudah menjadi milik Chelsea, namun Tottenham Hotspurs akan tetap bermain penuh semangat untuk meraih tiga angka.

The Blues berhasil memastikan diri menjadi juara Premeir League musim ini usai menumbangkan West Bromwich Albion. Hasil itu membuat mimpi Tottenham Hotspurs untuk menjuarai Liga Inggris menjadi musnah. Kini, Spurs akan fokus untuk mengamankan posisi runner up. Mereka tentu tak ingin kejadian musim lalu terulang, dimana Spurs gagal mempertahankan peringkat kedua disalip oleh Arsenal.

Posisi Spurs saat ini berlum sepenuhnya aman. Peringkat ketiga klasemen, Manchester City punya peluang untuk menggeser mereka. Untuk itu Spurs wajib memenangkan laga sisa yang dimilikinya musim ini. Pelatih Tottenham Hotspurs, Mauricio Pochettino akan menurunkan semua pemain terbaik yang dimilikinya untuk laga ini.

Lini depan akan kembali dipercayakan kepada sosok penyerang Inggris, Harry Kane. Pemain yang baru kembali dari cedera tersebut diharapkan mampu memberikan gol-golnya di partai ini. Kane akan dibantu oleh Son Heung Min dan juga Dele Alli di sisi sayap.

Christian Ericksen akan jadi pilihan utama Pochettino untuk mengatur serangan Spurs. Pemain asal Denmark itu akan bahu membahu bersama dengan Harry Winks dan juga Moussa Dembele di lini tengah. Sementara lini belakang akan tetap dipercayakan kepada Hugo Lloris.

Sementara itu, Leicester City ingin tetap berada di posisi 10 besar klasemen. Anak asuhan Craig Shakspeare saat ini masih terlempar dari posisi 10 besar klasemen. The Foxes yang notabene adalah juara bertahan Liga Inggris akan memainkan para punggawa terbaiknya seperti Riyadh Mahrez, Jamie Vardy, Islam Slimani, Danny Drinkwater, Wes Morgan dan Kasper Schmeichel.

Pertemuan antara kedua tim ini akan berlangsung dengan ketat. Dua tim yang merupakan rival di musim lalu ini akan saling berjibaku untuk meraih poin penuh. Spurs yang punya skuad yang lebih mumpuni punya peluang lebih besar untuk mendapatkan tiga poin.

Tags, , ,

Prediksi Pertandingan Atletico Madrid vs Leicester City 13 April 2017

Pertarungan antara dua tim yang menyandang gelar sebagai underdog akan tersaji di babak perempat final Liga Champions Eropa. Pertandingan ini akan mempertemukan tuan rumah Atletico Madrid menghadapi juara bertahan Liga Inggris, Leicester City. Estadio Vincente Calderon akan menjadi tempat dilangsungkannya pertandingan ini, tepatnya pada hari Kamis (13/4/2017).

Atletico Madrid ingin mengulangi prestasi musim lalu saat berhasil melaju ke babak final Liga Champions. Namun sayang, Atletico saat itu harus menyerah di tangan saudara sekotanya, Real Madrid. Dalam tiga perhelatan terakhir di ajang Liga Champions Eropa, Atletico berhasil melaju ke partai final sebanyak dua kali.

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone paham jika status mereka saat ini adalah tim kuda hitam. Meskipun begitu, Simeone tetap yakin mampu mengantarkan Los Rojiblancos ke babak final untuk ketiga kalinya. Kans itu terbuka cukup lebar karena Atletico akan berhadapan dengan tim kuda hitam lainnya asal Inggris Leicester City.

Di lini depan, Diego Simeone akan tetap memasang penyerang subur asal Perancis, Antoine Griezmann. Griezmann akan menjadi pendobrak pertahanan Leicester bersama dengan Angel Correa dan Kevin Gamiero. Untuk mendukung para pemain depan, Simeone akan memasang Koke, Nicola Gaitan dan Saul Niguez. Sementara di lini pertahanan, ada nama Diego Godin, Stefan Savic, Juanfran dan Filipe Luis.

Leicester City sendiri ingin mengulangi keajaiban dan kembali melawan kemustahilan. Meski berstatus sebagai juara bertahan Premier League, banyak yang meragukan Leicester bisa melaju hingga sejauh ini. Tongkat kepelatihan yang berganti dari Claudio Ranieri kepada Craig Shakspeare ternyata membuat performa The Fox meningkat cukup tajam.

Ketajaman Jamie Vardy diharapkan kembali muncul di pertandingan ini. Selain Vardy, Leicester juga bisa bertumpu kepada gelandang-gelandang yang dimilikinya seperti Riyadh Mahrez, Danny Drinkwater, Wilfred Ndidi dan Demaray Gray. Sedangkan untuk urusan pertahanan, Leicester memiliki Wes Morgan, Christian Fuchs dan Kasper Schmeichel.

Laga antara dua tim kuda hitam ini akan berlangsung dengan seru. Atletico Madrid yang punya skuad lebih baik dan punya pengalaman lebih banyak tak boleh meremehkan kekuatan Leicester City. Leicester ingin terus menciptakan keajaiban hingga akhirnya mampu meraih gelar Liga Champions Eropa musim 2016/2017.

Tags, , ,

Pemecatan Ranieri Hal yang Paling Mengejutkan Sepanjang Karir

Pemecatan Ranieri Hal yang Paling Mengejutkan Sepanjang Karir

Claudio Ranieri akhirnya buka suara mengenai pemecatannya di Leicester City beberapa waktu yang lalu. Pelatih asal Italia tersebut merasa sangat terkejut karena diberhentikan oleh manajemen Leicester City. Bahkan menurut mantan pelatih Juventus tersebut, pemecatan yang dialaminya semasa melatih Leicester adalah hal paling mengejutkan sepanjang karirnya sebagai pelatih sepakbola.

Ranieri didepak dari King Power Stadium pada bulan Februari lalu. Pemecatan itu disebabkan oleh hasil buruk yang didapatkan oleh Leicester City sepanjang musim 2016/2017. Memimpin Leicester City ketika menjuarai Premier League musim 2015/2016, Ranieri justru diberhentikan dengan cara yang tak pantas. Publik pun terkejut dengan pemecatan Ranieri.

“Memikirkan pemecatan di Leicester City, hal pertama yang paling saya ingat adalah perasaan terkejut dibandingkan dengan kepahitan. Saya telah mengalami banyak hal dalam karir saya, namun saya tak pernah mengalami hal seperti itu. Itu sangat mengejutkan. Meskipun begitu, hal seperti ini akan selalu terjadi di dunia sepakbola,” tutur Ranieri kepada media Italia.

Karir heroik Ranieri bersama dengan Leicester City berakhir dengan cara yang mengenaskan. Banyak pihak yang mengkritisi keputusan manajemen Leicester City yang dianggap sangat jahat. Namun Ranieri sendiri tak ingin terus menerus larut dalam kesedihan.

“Ini adalah dunia saya. Saya mengawali karir kepelatihan saya dengan menjadi pelatih tim amatir. Saat itu tak ada rumput di lapangan, tak ada air, tak ada perlengkapan latihan. Saya harus melewati itu semua. Apa yang saya raih dalam karir saya terlihat di lapangan,” tambah Ranieri.

Usai dipecat dari Leicester City Ranieri belum kembali ke lapangan hijau. Baru-baru ini Ranieri mendapatkan tawaran dari sebuah media besar Inggris untuk menceritakan kisah pemecetannya di laga Leicester City. Claudio Ranieri pun menyanggupi tawaran tersebut.

“Sky Sports di Inggris meminta saya untuk menjadi komentator dalam sebuah laga pada tanggal 10 bulan April mendatang. Saya tak ingin membicarakan hal ini lebih lanjut hingga saat itu tiba. Ini semua berawal dari Inggris dan saya rasa sangat tepat untuk melanjutkannya di Inggris juga,” ujar mantan pelatih Inter Milan tersebut.

Tags, , ,

Jadwal Pertandingan Leicester City vs Liverpool 28 Februari 2017

Juara bertahan Liga Inggris, Leicester City akan menjamu tim kuat, Liverpool dalam lanjutan pekan ke-26 Premier League Inggris. Pertandingan ini menurut rencananya akan diselenggarakan pada hari Selasa (28/2/2017) di kandang Leicester, yaitu King Power Stadium. Liverpool yang bertindak sebagai tim tamu lebih dijagokan untuk bisa merengkuh kemenangan di laga ini.

Nasib Leicester City musim ini sangat berbeda 180 derajat dengan musim lalu. Jika musim lalu mereka sukses memimpin klasemen Liga Inggris, di musim ini mereka harus mati-matian untuk terhindar dari jurang degradasi. Hingga pekan ke-25 ini, Leicester City masih duduk di peringkat ke-17 klasemen dan hanya terpaut satu poin saja dari zona degradasi.

Leicester belum bisa beranjak dari keterpurukan di ajang Premier League. Namun, pelatih mereka asal Italia, Claudio Ranieri tetap yakin jika The Foxes akan tetap berada di Premier League musim depan. Ranieri berjanji akan mengerahkan segala daya upayanya untuk bisa mempersembahkan kemenangan pada pertemuan ini.

Liverpool sebenarnya juga mengalami nasib yang tak berbeda jauh dengan Leicester. The Reds sedang berada dalam krisis usai mengalami rangkaian hasil buruk dalam beberapa laga terakhir. Untungnya, Liverpool bisa kembali ke jalur kemenangan usai menggasak tim kuat Tottenham Hotspurs dengan skor 2-0. Kepercayaan diri para pemain Liverpool pun kini telah kembali.

Saido Mane akan kembali jadi andalan The Reds untuk mencetak gol. Penyerang asal Senegal tersebut akan dibantu oleh dua penyerang lain yakni Roberto Firmino dan Philip Coutinho. Di lini tengah, ada nama Gio Wijnaldum, Emre Can dan kapten tim Jordan Henderson. Untuk menjaga lini pertahanan, Klopp bisa memasang duet Dejan Lovren dan Joel Matip. Sementara untuk penjaga gawang, ada nama pemain timnas Belgia Simon Mignolet.

Liverpool yang memiliki level kebugaran lebih baik karena tak harus bertanding di kompetisi Eropa akan lebih difavoritkan untuk memenangkan pertandingan ini. Anak asuhan Juergen Klopp ini diyakini mampu mengambil poin penuh dari kandang Leicester City. Sementara tuan rumah Leicester City harus bekerja ekstra untuk bisa menumbangkan Liverpool.

Tags, , ,

Kepergian Islam Slimani di Bantah Kubu Leicester

Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri membantah jika The Foxes akan menjual penyerang andalannya, Islam Slimani ke salah satu klub Liga Super China. Rumor beredar bahwa Islam Slimani akan dibeli oleh klub peserta Liga Super China, Tianjin Quanjian. Tianjin kabarnya sudah menyiapkan dana mencapai 39 juta Pounds untuk memboyong pemain timnas Aljazair tersebut ke China.

Islam Slimani merupakan penyerang yang baru bergabung dengan Leicester City pada awal musim 2016/2017 ini. Leicester City membeli Slimani dari klub Portugal, Sporting Lisbon. Slimani sendiri merupakan pemain termahal sepanjang sejarah Leicester City.

Meski beredar kabar jika Slimani akan merapat ke Liga Super China, Ranieri menegaskan jika pemainnya tersebut akan tetap berada di King Power Stadium, markas Leicester City. Menurut pelatih asal Italia tersebut, kabar kepindahan Slimani ke China tak lebih dari sekedar spekulasi.

“Itu hanya spekulasi. Slimani tak dijual. Kami masih membutuhkan Slimani untuk berlaga di Premier League dan Liga Champions Eropa,” ujar Ranieri.

Pada jendela transfer bulan Januari ini Leicester City cukup sibuk. Di awal bulan Januari, mereka sukses mendatangkan gelandang bertahan potensial yang bermain untuk KRC Genk, Wilfred Ndibi. Setelah mendatangkan Ndibi, Leicester masih berhasrat untuk bisa mendatangkan gelandang lain sebelum jendela transfer bulan Januari ditutup.

Salah satu nama gelandang yang kabarnya akan segera merapat ke Leicester City adalah Gaston Ramirez. Gelandang yang bermain untuk Middlesbrough tersebut kabarnya akan segera dikontrak oleh Leicester City. Pelatih Middlesbrough, Aitor Karanka sendiri juga sudah membenarkan jika Ramirez akan segera pindah. Namun, ketika ditanyai perihal kedatangan Ramirez, Ranieri masih belum mau mengkonfirmasi.

“Saya tidak mengkonfirmasi apapun. Anda tahu saya tidak berbicara mengenai spekulasi. Dalam enam hari Anda akan tahu semuanya,” ungkap Ranieri menanggapi rumor bergabungnya Gaston Ramirez.

Leicester City memang cukup aktif pada jendela transfer bulan Januari ini. Hal ini dilakukan untuk bisa mengangkat performa The Foxes di ajang Premier League Inggris. Selain membeli, Leicester juga terlihat menjual beberapa pemain yang tak memberikan kontribusi maksimal seperti Luis Fernandez dan juga Leonardo Ulloa.

 

Tags, , ,

Prediksi Pertandingan Kobenhavn vs Leicester City 3 November 2016

Prediksi Pertandingan Kobenhavn vs Leicester City 3 November 2016

Jawara Premier League Inggris, Leicester City akan bertandang ke kandang wakil Jerman, Kobenhavn dalam matchday keempat Liga Champions Eropa. Pertandingan ini akan dihelat di stadion Tela Parken, pada hari Kamis (3/11/2016). Leicester City mengincar kemenangan di laga ini untuk segera memastikan satu tempat di babak 16 besar.

Sebagai debutan di ajang Liga Champions musim ini, prestasi Leicester cukup mumpuni. The Foxes bersama dengan Atletico Madrid menjadi tim yang selalu meraih kemenangan di tiga laga beruntun. Leicester pun berdiri gagah di puncak klasemen grup G, unggul atas para rivalnya. Anak asuhan Claudio Ranieri tersebut hanya terpaut satu kemenangan lagi untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.

Rival terdekat Leicester City adalah Kobenhavn sendiri. Oleh karena itu, ini adalah kesempatan Leicester untuk memastikan satu tempat di babak 16 besar sekaligus menjadi juara grup. Jika berhasil mengalahkan tuan rumah, Leicester resmi lolos ke babak 16 besar dan menjadi juara grup.

Claduio Ranieri tentu tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Meski bertindak sebagai tim tamu, Leicester akan mengincar kemenangan di laga ini. Ranieri akan menurunkan seluruh pemain terbaiknya di laga ini. Tapi tak mudah untuk merebut tiga poin dari kandang Kobenhavn.

Untuk lini depan, pelatih asal Italia tersebut masih akan memasang penyerang timnas Inggris, Jamie Vardy dan penyerang timnas Aljazair, Islam Slimani. Ada pula Ahmed Musa yang bisa diturunkan dari bangku cadangan.

Di lini tengah, Riyadh Mahrez akan tetap jadi andalan. Gelandang asal Aljazair tersebut sekaligus akan menjadi jenderal di lini tengah Leicester. Selain Mahrez, di lini tengah masih ada nama Marc Albrighton, Andy King dan Demaray Gray. Sementara di lini belakang, ada nama penjaga gawang asal Denmark, Kasper Schmeichel, lalu ada Wes Morgan, Chritian Fuchs, Danny Simpson serta Luis Hernandez.

Pertandingan ini tentu tak mudah bagi Leicester City. Untuk meraih kemenangan, The Foxes harus bekerja ekstra keras. Ini adalah kesempatan terbaik bagi Leicester City untuk mengukir sejarah. Meski berat, Leicester sedikit lebih diunggulkan di pertandingan kali ini.

Tags, , ,

Leicester City Serius Benahi Skuad

Juara bertahan Premier League, Leicester City menjadi tim paling sibuk di bursa transfer musim panas ini. Hingga awal Juli ini, The Foxes sudah berhasil mendatangkan 4 punggawa baru untuk musim 2016/2017. Rekrutan teranyar Leicester, Ahmed Musa bahkan memecahkan rekor transfer klub dengan nilai transfer sebesar 16 Juta Pounds.

Leicester City memang sangat serius dalam menambah kekuatan timnya. Hal ini karena Leicester tak hanya bermain di kompetisi domestik saja, melainkan di kompetisi Eropa juga, yaitu Liga Champions Eropa. Hal itulah yang membuat tim yang diarsiteki Claudio Ranieri ini bergerak cepat dalam mendatangkan banyak pemain.

Ahmed Musa sendiri didatangkan dari klub Liga Russia, CSKA Moscow. Penyerang yang masih berusia 23 tahun ini diharapkan mampu menjadi andalan Leicester City bersama dengan Jamie Vardy di lini depan. Selama masih memperkuat CSKA Moscow, Ahmed Musa menjadi mesin gol utama klub raksasa Russia tersebut.

Ahmed Musa sendiri tak terbebani dengan status sebagai pembelian termahal sepanjang sejarah klub. Menurutnya, ini adalah kesempatan yang bagus untuk bisa berkompetisi di liga terbaik di dunia. Dia siap memberikan yang terbaik untuk Leicester City.

“Saya tidak pernah berada di dalam tekanan di klub manapun dan di Leicester ini tak ada bedanya. Saya akan menjadi diri saya sendiri di Leicester, tak ada beban sama sekali. Saya ingin mencetak banyak gol dan membantu tim mencapai target yang diinginkan,” ungkap Ahmed Musa.

Ahmed Musa sendiri bukanlah rekrutan pertama Leicester City. Sebelumnya, Leicester sudah mendaratkan empat pemain anyar. Pemain pertama adalah Yohan Benalouane yang didatangkan dari Fiorentina. Lalu ada bek asal Sporting Gijon, Luiz Hernandez.

Di posisi penjaga gawang Leicester mendatangkan Ron-Robert Zieler dari klub Bundesliga, Hannover 96. Beberapa hari sebelumnya, Leicester juga sukses mendaratkan gelandang Ligue 1 Perancis, Nampalys Mendy dari klub OGC Nice.

Banyaknya pemain yang didatangkan Leicester ini juga sebagai antisipasi jika banyak pemain andalan mereka yang pergi. Beberapa pemain andalan Leicester City memang sedang diburu banyak klub elit Eropa, seperti N’Golo Kante, Riyadh Mahrez, hingga Jamie Vardy.

Tags, , ,

Spurs Tempel Leicester di Puncak

Spurs Tempel Leicester di Puncak

Mimpi pendukung Tottenham Hotspurs untuk meraih gelar juara Premier League kembali terbuka. Hal ini menyusul kemenangan telak 4-0 atas tuan rumah Stoke City dalam lanjutan pekan ke-34 Premier League Inggris musim 2015/2016. Kemenangan tersebut membuat Spurs memangkas jarak poin dengan Leicester City menjadi 5 poin saja.

Laga yang dihelat di Brittania Stadium, kandang Stoke City tersebut menjadi ajang unjuk gigi dua pemain Spurs paling bersinar musim ini, Harry Kane dan Dele Alli. Kedua pemain tersebut masing-masing mencetak dua gol di pertandingan tersebut.

Anak asuhan Mauricio Pichettino mempunyai semangat berlipat usai mengetahui rivalnya, Leicester City hanya mampu bermain imbang dengan West Ham. Hasil tersebut menjadi motivasi para punggawa Spurs untuk menghidupkan kembali peluang juara mereka.

Laga baru berjalan Sembilan menit, Spurs sudah bisa unggul. Menerima umpan Mousa Dembele dari sisi lapangan, Harry Kane mampu melepaskan tendangan yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Stoke City, Shay Given. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Di sisa babak pertama, tak ada gol lagi yang tercipta. Skor 1-0 itu pun menutup paruh pertama laga. Di babak kedua, Stoke City maupun Spurs sama-sama bermain ngotot. Namun, keberuntungan nampaknya sedang hinggap di kubu The Lily White. Spurs kembali mencetak gol untuk menggandakan keunggulan.

Gol kedua Spurs tersebut datang dari kaki Dele Alli. Gelandang muda tersebut mampu mengkonversi umpan Christian Ericksen menjadi gol di menit ke-67. Tak berselang lama, giliran Harry Kane yang mampu memperbesar keunggulan Spurs, tepatnya di menit ke-71. Tambahan 2 gol di pertandingan tersebut membuat Kane memuncaki daftar top skor Premier League dengan torehan 24 gol.

Pesta Tottenham Hotspurs berlanjut di menit ke-82 lewat gol kedua Dele Alli di pertandingan tersebut. Alli kembali sukses mengkonversi umpan matang dari Christian Ericksen untuk menjadi gol. Skor pun berubah menjadi 4-0 untuk keunggulan Spurs.

Hingga akhir pertandingan, skor 4-0 untuk kemenangan Tottenham Hotspurs tetap bertahan. Tambahan 3 poin ini membuat Harry Kane cs. sukses mendekati pemuncak klasemen Premier League, Leicester City. Selisih poin keduanya kini hanya 5 poin saja. Persaingan menuju gelar Premier League musim ini dipastikan akan seru hingga akhir.

Tags, ,

Leicester City Menang, Ranieri Menangis

Leicester City Menang, Ranieri Menangis

Leicester City Menang, Ranieri MenangisMusim menakjubkan bagi Leicester City terus berlanjut. Akhir pekan lalu, anak asuhan Claudio Ranieri tersebut kembali membukukan kemenangan di ajang Premier League Inggris. Kali ini giliran tuan rumah Sunderland yang menjadi korban. Leicester City sukses mengalahkan Sunderland dengan skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan ini membuat The Foxes semakin dekat dengan trofi juara Premier League musim 2015/2016. Leicester unggul bersih 10 poin, atas peringkat kedua, Tottenham Hotspurs. Secara matematika, Leicester hanya butuh 3 kemenangan lagi untuk memastikan diri sebagai juara Premier League.

Leicester City harus kembali berterima kasih kepada penyerang andalanya, Jamie Vardy. Pemain yang saat ini memuncaki daftar top skor Premier League bersaing dengan Harry Kane tersebut, sukses mencetak 2 gol di pertandingan tersebut.

Menghadapi Sunderland yang masih berjuang dari zona degradasi, Claduio Ranieri menurunkan skuad terbaiknya. Di babak pertama, Leicester bermain kurang lepas dan terlihat cukup gugup. Riyadh Mahrez cs. seperti terbebani oleh sorotan yang semakin besar. Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata.

Usai dari kamar ganti, para punggawa Leicester seperti sudah bisa lepas dari tekanan. Gol yang ditunggu-tunggu pendukung Leicester City pun akhirnya muncul di menit ke-66. Menerima umpan Danny Drinkwater, Jamie Vardy sukses mengoyak jala gawang Sunderland yang dijaga oleh Vitto Manonne. Leicester pun unggul 1-0 atas tuan rumah.

Setelah berhasil mencetak gol, Leicester terlihat mulai bermain bertahan. Mereka ingin memastikan keunggulan 1-0 ini bertahan hingga akhir. Tuan rumah pun memanfatkan hal tersebut dengan keluar menyerang. Namun, solidnya lini belakang Leicester membuat Sunderland cukup kesulitan.

Di masa injury time, Leicester akhirnya bisa menggandakan keunggulan, lagi-lagi lewat kaki Jamie Vardy. Kengototan Vardy membuat dia berhasil lepas dari penjagaan dan mengecoh Vitto Manonne sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah tak dijaga.

Skor 2-0 untuk keunggulan Leicester City menutup pertandingan tersebut. Usai peluit panjang dibunyikan, terlihat pelatih Leicester asal Italia, Claudio Ranieri berlinang air mata. Mantan pelatih Chelsea tersebut seakan tidak percaya jika tim yang diarsitekinya semakin dekat dengan gelar juara Premier League.

Tags, ,

Leicester Siap Sambut Liga Champions

Leicester Siap Sambut Liga Champions

Ada yang berbeda dari wajah kota Leicester tahun ini bukan karena kemeriahan atas pencapaian besar klub ini bukan pula atas acara pemerintah yang akan dilangsungkan di kota ini. Namun wajah berbeda tersebut berasal dari persiapan kota ini untuk menyambut gelaran Liga Champions yang kemungkinan besar akan menyapa kota ini pada tahun depan.

Salah satu pihak yang dibikin sibuk dengan agenda ini adalah polisi kota Leicester yang mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi tamu pendukung klub besar yang datang dari berbagai penjuru Eropa. Phil Kay adalah salah satu polisi di kota Leicester yang menjabat sebagai wakil kepala polisi Leicestershire. Kay menyatakan bahwa harus dilakukan pembenahan untuk antisipasi Liga Champion musim depan.

Kami sudah memprediksikan hal ini sejak bulan Oktober lalu, akan sangat menyenangkan jika klub ini bisa juara dan kami yakin mereka mampu untuk mewujudkannya. Kami sudah tidak sabar untuk melihat pencapaian manis klub ini, dan di akhir musim kami bisa mempersiapkan semuanya dengan baik, Ujar Kay.

Dalam waktu dekat kami harus segera berbicara kepada klub untuk memulai persiapan dan meminimalisir waktu yang terbuang sia-sia. Ini harus kami lakukan untuk antisipasi dan memiliki persiapan yang matang sebelum momen itu datang, tambah Kay.

Untuk mendapatkan pengalaman yang berharga, beberapa polisi khusus Leicestershire bahkan sudah di utus untuk menyaksikan pengamanan di Emirates Stadium saat Arsenal menjamu Barcelona. Begitupun saat Manchester City kedatangan tim Dynamo Kiev dari Ukraina polisi Leicestershire menyaksikan langsung standar keamanan disana.

Itu merupakan pengalaman yang sangat berharga, kami datang untuk memahami atmosfer berbeda yang ditampilkan di banding liga Inggris yang biasa kami jalani. Akan ada bantuan dari UEFA yang biasanya melakukan standar keamanan di sekitar stadion yang melakukan pertandingan dan menurut kami itu pengalaman yang baik, tutur Kay.

Semua hal tersebut dilakukan Kay untuk memberikan sambutan yang hangat pada tim yang datang sekaligus memberikan pengamanan yang maksimal pada pengunjung. Walaupun pertandingan nanti skala Eropa namun Kay menjamin tidak akan terlalu mengganggu pengunjung.

Tags,