Tag Archive liga italia

Kiper Ideal Pengganti Superman

Daftar Kiper Keren Pengganti Superman

Kepergian Gianluigi Buffon dari Juventus membuat satu tempat di bawah mistar gawang Si Nyonya Tua menjadi lowong. Manajemen Juventus pun nampaknya akan segera bergerak cepat dalam mencari penjaga gawang baru yang tentunya lebih muda dari Buffon. Lalu, siapakah yang layak menggantikan si Superman di Juventus?

Saat ini ada nama penjaga gawang timnas Polandia, Wolijech Sczessny dalam skuad Juventus. Selama bergabung dengan Juventus, Sczessny memang lebih sering duduk di bangku cadangan. Dari segi kualitas, Sczessny tentu masih kalah jauh dengan Buffon. Oleh karena itu, manejemen Juventus nampaknya lebih memilih untuk mencari penjaga gawang baru.

Ada beberapa nama penjaga gawang yang layak menggantikan Buffon. Berikut ini adalah tiga nama penjaga gawang yang layak diperhitungkan untuk mengisi tempat yang ditinggalkan oleh Buffon.

  1. Mattia Perin

Nama pertama yang muncul adalah penjaga gawang Genoa, Mattia Perin. Sosok Perin tentunya sudah tidak asing lagi di telinga pencinta sepakbola Italia. Perin merupakan penjaga gawang pelapis Buffon di timnas Italia. Meski hanya membela klub papan tengah seperti Genoa, kemampuan yang dimiliki oleh Perin tak perlu dipertanyakan. Apalagi usia Perin masih terhitung muda untuk ukuran penjaga gawang.

  1. Jan Oblak

Jika mencari penjaga gawang yang sudah pasti tangguh dan punya banyak pengalaman, maka nama Jan Oblak bisa menjadi pilihan. Penjaga gawang Atletico Madrid ini punya kualitas yang sangat dibutuhkan oleh Juventus sepeninggal Buffon. Jan Oblak mampu membuktikan diri sebagai salah satu kiper top dunia saat ini. Namun Juventus harus bersusah payah untuk bisa mendapatkan tanda tangan pemain satu ini. Pasalnya, Atletico Madrid tentu tak ingin melepas Oblak begitu saja.

  1. Gigio Donnarumma

Nama terakhir yang juga masuk bursa pengganti Buffon adalah penjaga gawang muda AC Milan, Gigio Donnarumma. Di usia yang masih sangat muda, Donnarumma tentu sangat cocok bergabung dengan Juventus. Sayangnya, Donnarumma sudah diikat kontrak dengan durasi panjang oleh Milan. Oleh karenanya, Juventus harus menggelontorkan banyak uang jika ingin memboyong Donnarumma.

Itu tadi tiga nama yang bisa menjadi pilihan Juventus untuk menggantikan posisi Gigi Buffon. Ketiga nama tersebut punya kualitas dan kapasitas yang baik untuk mengawal gawang Juventus. Kita tunggu saja siapa penjaga gawang yang akhirnya dipilih oleh Juventus.

Tags, ,

Marek Hamsik, Tak Ada Kata Menyerah Sebelum Liga Berakhir

Kapten Napoli, Marek Hamsik menegaskan jika timnya akan bertarung hingga akhir musim ini. Upaya Napoli untuk meraih Scudetto semakin berat setelah Il Partonepei kembali gagal meraih poin penuh di ajang Serie A Italia. Alhasil, selisih poin dengan Juventus semakin melebar menjadi enam poin karena sang rival mampu menuai kemenangan di pekan yang sama.

Nasib yang hampir serupa dengan musim lalu nampaknya kembali terjadi bagi Napoli di musim ini. Sempat memimpin klasemen sepanjang musim kemudian di sepertiga akhir musim mulai menemui guncangan. Gelar Scudetto yang sudah ada di depan mata pun pelan tapi pasti mulai sirna.

Meski semakin sulit, Marek Hamsik tetap tak ingin berputus asa. Sebagai kapten tim, Hamsik tentu harus bisa mengangkat moral rekan-rekannya. Pemain timnas Slovakia itu pun kembali menekankan jika Napoli tak akan menyerah dan akan berjuang hingga akhir. Hamsik yakin masih banyak hal yang bisa terjadi karena Serie A masih menyisakan beberapa pertandingan lagi.

“Masih ada sekitar 18 poin untuk bisa diambil, dan kami akan berjuang hingga akhir. Jarak antara kami dengan Juventus menjadi semakin besar, tapi kami harus tetap percaya hingga secara matematis Juventus tidak mungkin dikejar lagi,” ungkap Marek Hamsik.

Laga imbang ketika berhadapan dengan AC Milan memang menjadi sebuah kerugian besar bagi Il Partinopei. Mendominasi permainan sepanjang laga, Napoli harus puas berbagi angka dengan klub asal kota Milan itu. Rasa pahit pun akibat hasil buruk itu pun masih terasa bagi skuad Napoli.

“Hasil imbang ketika melawan AC Milan meninggalkan rasa pahit di mulut bagi kami, khususnya ketika melihat banyaknya peluang yang berhasil kami ciptakan dibandingkan Milan. Kami sekarang harus fokus untuk pertandingan berikutnya. Kami harus melupakan apa yang terjadi saat laga melawan Milan,” tegas Hamsik.

Kans Napoli untuk menggeser Juventus dari puncak klasemen memang belum sepenuhnya tertutup. Namun jika melihat konsistensi yang ditunjukkan oleh Juventus, Napoli butuh keajaiban untuk bisa merebut gelar Scudetto dari tangan Si Nyonya Tua. Kita tunggu saja apakah Napoli mampu menggeser Juve di akhir musim nanti.

Tags, ,

Max Allegri Tepis Liga Inggris dan Proyeksikan Masa Depan

Max Allegri Tepis Liga Inggris dan Proyeksikan Masa Depan

Massimiliano Allegri mengaku gembira berada di Juventus dan bersiap untuk merencanakan masa depan bersama dengan para petinggi klub dalam waktu dekat. Pernyataan Allegri ini bisa dibilang untuk menepis anggapan bahwa dirinya akan meninggalkan Juventus dalam waktu dekat ini. Padahal, Allegri masih memiliki sisa kontrak selama dua musim lagi bersama Si Nyonya Tua.

Kegagalan Juventus menembus babak semifinal Liga Champions Eropa membuat spekulasi tentang masa depan Allegri bermunculan. Ada yang menyebut jika pelatih berpengalaman tersebut akan hengkang ke klub lain di akhir musim ini. Premier League disebut-sebut sebagai destinasi baru Allegri. Sudah ada dua klub yang dikabarkan siap menampung Allegri yakni Chelsea dan juga Arsenal.

Namun sang pelatih langsung membantah berbagai macam spekulasi yang datang. Menurut Allegri, dirinya sudah punya niatan untuk membangun kembali Juventus dalam beberapa tahun ke depan. Oleh sebab itu, besar kemungkinan jika Max Allegri akan tetap bertahan di Juventus Stadium.

“Saya memiliki kontrak bersama Juventus hingga tahun 2020 dan saya sangat senang berada disini. Saya berada dalam harmoni yang sama dengan Juventus. Saya pergi berlibur ketika bursa transfer dibuka karena saya sangat percaya sepenuhnya kepada klub,” ujar Allegri.

Tugas Allegri musim ini belum usai. Dia harus bisa membawa Il Bianconerri meraih dua gelar domestik yakni Serie A dan juga Coppa Italia. Di ajang Coppa Italia, Juventus akan berhadapan dengan AC Milan di partai final. Sementara di ajang Serie A Italia, Juventus masih bersaing ketat dengan Napoli.

“Kami masih harus mencapai beberapa objektif. Jika kami gagal meraih gelar Scudetto Serie A dan Coppa Italia, mereka mungkin tidak menginginkan saya lagi. Kita akan membicarakan hal itu seperti biasanya, setiap tahunnya. Tidak ada perbedaan,” tambah mantan pelatih AC Milan tersebut.

Di bawah kendali Max Allegri, Juventus berhasil mempertahankan status sebagai penguasa Serie A Italia. Allegri berhasil meneruskan dan membangun pondasi yang sebelumnya sudah diletakkan oleh pelatih Juventus sebelumnya, Antonio Conte. Maka tidak heran jika manajemen Juventus diyakini akan terus mempertahankan Allegri dalam jangka waktu yang lama.

Tags, , ,

AC Milan Masih Berada di Belakang Juventus dan Napoli

AC Milan Masih Berada di Belakang Juventus dan Napoli

Bek baru AC Milan, Leonardo Bonucci mengatakan jika perjalanan Il Rossoneri untuk menjadi tim juara telah dimulai. Namun palang pintu timnas Italia tersebut merasa AC Milan masih tertinggal oleh dua tim kuat Italia lainnya yakni Juventus dan Napoli. Menurut Bonucci, Milan berhasil tumbuh menjadi tim yang solid namun masih ada di belakang Juventus dan Napoli.

AC Milan melakukan start sempurna di awal musim Serie A 2017/2018. Dari dua laga awal yang sudah dijalani, Milan berhasil meraih dua kemenangan. Hasil tersebut menempatkan Il Rossoneri di papan atas klasemen sementara Liga Italia bersama dengan Juventus, Napoli dan Inter Milan. Meski menang dua kali beruntun, masih banyak hal yang musti ditingkatkan oleh Milan.

Masih banyak persoalan yang musti diselesaikan oleh pelatih AC Milan, Vincenzo Montella. Salah satunya adalah mensinergikan pemain-pemain baru yang direkrut pada bursa transfer musim panas kali ini. Nama-nama baru seperti Andre Silva, Hakan Cahlnoglu, Lucas Biglia, Frank Kessie, Ricardo Rodriguez, Nikola Kalinic hingga Leonardo Bonucci harus bisa menyatu dalam waktu yang singkat.

Namun Leonardo Bonucci yang langsung diangkat sebagai kapten AC Milan beranggapan jika tim yang kini diperkuatnya sudah menunjukkan pertumbuhan yang sangat bagus. Meski begitu, AC Milan masih harus berjuang dengan sangat keras untuk bisa mengejar Juventus dan Napoli.

“Perjalanan kami untuk tumbuh sebagai tim kuat telah dimulai. Para pemain menunjukkan semangat dan pengorbanan yang tinggi. Kami harus bisa tumbuh dari waktu ke waktu. Perjalanan ini akan membuat AC Milan menjadi tim yang hebat lagi,” ujar Bonucci.

“Kami baru saja memulai. Kami perlu untuk tumbuh dan berkembang agar bisa menjadi sebuah tim yang solid. Kami tidak bisa terus-terusan melihat tim lain karena Juventus dan Napoli berada sedikit di depan kami. Kami harus melihat diri sendiri, menjadi sebuah grup dan tidak meninggalkan apapun di belakang,” tambah eks pemain Inter Milan dan Juventus tersebut.

Start bagus yang dilakukan AC Milan membuat mereka sangat dijagokan untuk bisa mengganggu dominasi Juventus di Italia. Dengan semangat dan perjuangan tak kenal lelah, target untuk menghentikan dominasi Juve bisa saja terlaksana.

Tags, , , ,

Montella Minder Bicarakan Juara

Montella Minder Bicarakan Juara

Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella tak ingin bicara mengenai peluang meraih gelar Scudetto Italia. Milan memang sangat difavoritkan untuk menjadi pesaing utama Juventus dalam perebutan gelar juara Serie A Italia. Pembelian besar-besaran yang dilakukan menjadi faktor utama kenapa Milan sangat difavoritkan. Namun Montella dengan rendah hati memilih untuk tidak membicarakan peluang Scudetto terlebih dahulu.

AC Milan melakukan langkah besar di awal musim baru 2017/2018. Klub asal Milan tersebut melakukan pembelian gila-gilaan di bursa transfer musim panas ini. Tak kurang dari 10 pemain baru berhasil didatangkan oleh Il Rossoneri. Hal itu membuat mereka digadang-gadang sebagai penantang utama Juventus dalam perebutan gelar Scudetto Italia.

Belanja besar yang dilakukan oleh AC Milan tak bisa dilepaskan dari investor baru asal China yang memberikan suntikan dana segar untuk transfer pemain. Investasi tersebut membuat Milan berhasil mendatangkan sejumlah nama berkualitas seperti Hakan Cahlnoglu, Lucas Biglia, Andre Silva hingga bek termahal Italia, Leonardo Bonucci.

Datangnya sejumlah pemain anyar tersebut membuat banyak pengamat yang menjagokan Milan sebagai penantang utama Juventus dalam perebutan gelar juara Serie A. Namun pelatih Milan, Vincenzo Montella memilih untuk merendah. Menurutnya, Milan yang ditanganinya saat ini belum pantas untuk berbicara mengenai Scudetto Italia.

“Saya tidak terlalu tertarik dengan perkataan banyak orang yang menyebut jika Milan adalah penantang Scudetto. Kami membeli banyak pemain baru dan hal pertama yang kami butuhkan adalah menjadi sebuah tim, kemudian menjadi tim juara. Saya tidak merasakan tekanan akan hal ini. Milan harus menjadi hebat kembali dan kami telah membangun fondasi yang tepat,”

“Target kami adalah tetap menjaga semangat dan antusiasme dari para pendukung AC Milan yang kembali menemukan kembali senyumannya,” ujar pelatih yang pernah menukangi Sampdoria tersebut.

Ekspektasi tinggi yang menghinggapi AC Milan menyusul revolusi besar-besaran menjadi tantangan tersendiri bagi Vincenzo Montella. Meski Montella tak ingin berbicara mengenai Scudetto Italia, para pengamat tentu akan terus memantau perkembangan dari skuad AC Milan. Jika gagal menunjukkan hasil maksimal di paruh musim pertama, Montella bisa saja didepak dari kursi pelatih.

Tags, , ,

Buffon Jagokan AC Milan jadi Calon Juara Serie A

Buffon Jagokan AC Milan jadi Calon Juara Serie A

Kapten Juventus, Gianlugi Buffon menjagokan AC Milan sebagai salah satu tim yang paling berpeluang untuk menganggu dominasi Juventus di ajang Serie A Italia. Pembelian besar-besaran yang dilakukan oleh Milan awal musim ini membuat mereka layak disandingkan dengan Juventus sebagai calon terkuat peraih gelar Scudetto Serie A Italia.

Transformasi AC Milan di musim baru ini ditandai dengan kepindahan mengejutkan bek timnas Italia, Leonardo Bonucci. Milan secara mengejutkan berhasil mendaratkan Bonucci dari Juventus dengan harga 40 juta Euro. Jika ditotal, AC Milan telah mendatangkan 10 pemain baru di bursa transfer musim panas kali ini.

Melihat perkembangan serta aktivitas transfer yang dilakukan oleh AC Milan, Gianluigi Buffon yakin jika klub yang berjuluk Il Rossoneri tersebut layak dijagokan sebagai calon juara Serie A musim ini. Secara khusus, Buffon juga yakin jika Leonardo Bonucci akan memberikan penampilan terbaiknya kepada AC Milan.

“Leonardo Bonucci merasa membutuhkan tantangan baru dan AC Milan memberikan hal itu. Apakah Milan menjadi salah satu pesaing? saya pikir begitu. Saya ingin melihat liga yang berjalan dengan cukup seimbang. Anda akan melihat kualitas sebuah tim yang jarang mendapatkan kesulitan. Hal itu akan membuat Serie A Italia menjadi lebih enak untuk ditonton dalam hal kompetisi,” ungkap Buffon.

Kepindahan Leonardo Bonucci memang sangat mengejutkan. Sebagai pemain kunci Juventus dalam tujuh musim terakhir, tidak ada yang menduga jika Bonucci memilih untuk mengakhiri kebersamaannya dan bergabung dengan AC Milan. Bergabungnya Bonucci tentu akan membuat kekuatan AC Milan berlipat ganda.

Tak hanya Bonucci, AC Milan juga melakukan sejumlah pembelian pemain berkualitas di jendela transfer musim panas ini. Di sektor lini belakang ada nama Leonardo Bonucci, Matteo Musacchio dan Ricardo Rodriguez. Di lapangan tengah, ada nama Lucas Biglia, Hakan Cahlnoglu dan Frank Kessie. Sementara di area penyerangan ada Andre Silva dan Fabio Borini.

Seperti kata Gigi Buffon, AC Milan akan menjadi penantang utama Juventus dalam perebutan gelar juara Serie A Italia musim ini. Kebangkitan AC Milan harus sangat diwaspadai oleh juara bertahan Serie A, Juventus.

Tags, , ,

Bonucci Tidak Dianggap Selama di Juventus

Bonucci Tidak Dianggap Selama di Juventus

Terjawab sudah alasan utama hengkangnya Leonardo Bonucci ke AC Milan dari Juventus. Bek tengah timnas Italia tersebut membuat keputusan besar dengan memilih bergabung ke Milan setelah tujuh musim membela Juventus. Sang pemain pun mengutarakan alasannya pindah dari Juventus. Menurut Bonucci, dirinya merasa tak dianggap penting ketika masih berseragam Bianconerri.

Bonucci membuat kehebohan ketika menerima tawaran AC Milan pada bursa transfer musim panas 2017/2018. Milan diharuskan membayar 40 juta Euro untuk menggaet bek tangguh yang juga andalan timnas Italia ini. Hengkangnya Bonucci cukup mengejutkan karena selama ini dirinya menjadi bagian penting dari kesuksesan Si Nyonya Tua dalam beberapa musim terakhir.

Teka-teki mengenai alasan utama kepindahan Bonucci pun menyeruak ke permukaan. Ada yang menyebut jika kepindahannya disebabkan oleh ketidakharmonisan dengan pelatih Juve, Max Allegri. Namun sang pemain akhirnya menjawab kenapa dirinya memilih pergi dari Juventus. Menurutnya, selama membela Juve dirinya merasa tak dianggap penting.

“Banyak orang mengira jika kepindahan saya karena perseteruan dengan pelatih, tapi pada kenyataannya adalah itu hanya bentuk kekecewaan terakhir. Ada situasi yang sudah terjadi sebelum hal itu. Untuk memberikan 100 persen, saya perlu merasa penting dalam tim, sesuatu yang sulit saya dapatkan ketika membela Juventus dan ketika bugar,” ungkap Bonucci

Ketika disinggung mengenai hinaan yang akan diterimanya dari pendukung Juve ketika bertandang ke Juventus Stadium, Bonucci mengaku sangat siap. Menurutnya, hinaan yang ditujukan kepadanya justru akan membuat Bonucci semakin bersemangat untuk tampil garang di lapangan. Sang pemain pun siap dengan segala macam teror yang akan diterimanya.

“Mereka (fans Juventus) harus tahu bahwa, sama seperti hinaan yang saya dapatkan ketika masih membela Juventus akan membuat saya semakin semangat, hal itu juga akan terjadi jika mereka menghina saya,” tambah Bonucci.

Bonucci sendiri siap mengukir sejarah bersama dengan AC Milan. Pembelian besar-besaran yang dilakukan oleh Milan membuat skuad yang diasuh oleh Vincenzo Montella tersebut berpeluang besar untuk meruntuhkan dominasi Juventus di ajang Serie A Italia. Bonucci pun siap menjadi bagian dari kesuksesan Il Rossoneri.

 

Tags, , ,

AC Milan Kalah, Vincenzo Montella Tetap Pede

AC Milan Kalah, Vincenzo Montella Tetap Pede

Pembelian besar-besaran yang dilakukan oleh AC Milan di bursa transfer musim panas ini ternyata tak bisa langsung mengerek permainan Il Rossoneri. Hal ini dibuktikan dengan kekalahan di partai persahabatan melawan Borussia Dortmund. Di laga persahabatan yang dihelat di China tersebut, Milan harus mengakui keunggulan Dortmund dengan skor 1-3.

Di pertandingan tersebut, Milan menurunkan para rekrutan baru di jendela transfer musim panas ini. Nama-nama baru seperti Fabio Borini, Hakan Cahlnoglu, Frank Kessie hingga Ricardo Rodriguez diturunkan sejak menit awal. Namun sayang, Borussia Dortmund yang dilatih oleh Bosz masih terlalu tangguh. Dua gol dari Aubameyang dan sebiji gol dari Nuri Sahin memenangkan Dortmund.

Meski menelan kekalahan di laga pra musim pertamanya, pelatih AC Milan, Vincenzo Montella tetap merasa percaya diri dan tak kecewa. Menurutnya, banyak hal positif yang sudah mulai terlihat pada permainan AC Milan. Montella pun akan bekerja lebih keras untuk memperbaiki Rossoneri jelang kompetisi resmi musim 2017/2018 bergulir.

“Kita tak bisa melihat hasil akhir sebagai patokan. Saya melihat bagaimana karakter tim terlihat di pertandingan tersebut. Ada beberapa hal yang perlu dikerjakan dan diperbaiki, tapi semangatnya akan selalu sama. Kami menderita di beberapa kesempatan, tapi kami bereaksi dan para pemain muda juga melakukan kerja yang baik,”

“Secara garis besar saya melihat tim yang sangat percaya diri dalam apa yang mereka kerjakan. Kami kehilangan beberapa pemain jadi saya melihat potensi besar untuk terus berkembang,” ujar Vincenzo Montella.

Beberapa nama rekrutan baru memang belum bergabung di tim pada saat laga melawan Borussia Dortmund. Misalnya saja rekrutan baru asal Juventus, Leonardo Bonucci dan pemain yang baru dibeli dari Lazio, Lucas Biglia. Keduanya akan segera menyusul rekan-rekan barunya di tur pra musim China.

Vincenzo Montella memang tak memiliki banyak waktu untuk mencari formasi terbaik bagi tim ini. Eks pelatih Fiorentina tersebut harus bekerja ekstra keras dan cepat untuk meramu skuad terbaik yang berisikan pemain-pemain yang baru dibeli pada bursa transfer musim panas 2017/2018 kali ini.

Tags, , ,

Morata atau Belotti Akan Jadi Striker Milan

Morata atau Belotti Akan Jadi Striker Milan

Penyerang Real Madrid, Alvaro Morata dan pemain depan Torino, Andrea Belotti masih menjadi buruan utama AC Milan di bursa transfer musim panas ini. Salah satu dari dua penyerang tersebut akan dipilih sebagai pemain baru AC Milan. Namun direktur olahraga Milan, Massimiliano Mirabelli mengatakan jika Milan tak akan terburu-buru dalam menentukan pilihan.

Il Rossoneri melakukan pembelian besar-besaran di bursa transfer musim panas 2017/2018 ini. Sampai saat ini, sudah ada 11 rekrutan baru AC Milan jelang musim baru. Lucas Biglia dari Lazio dan Leonardo Bonucci dari Juventus menjadi rekrutan teranyar AC Milan. Kegiatan transfer AC Milan pun masih akan berlanjut.

Kubu AC Milan saat ini sedang mencari nama pemain di posisi depan yang akan diplot sebagai penyerang utama. Beberapa kandidat pun muncul, mulai dari Pierre-Emerick Aubameyang, Andrea Belotti dan Alvaro Morata. Dua nama terakhir menjadi kandidat terkuat untuk mengisi pos penyerangan AC Milan di musim 2017/2018.

“Kami meminta maaf jika Torino terganggu dengan Belotti. Kami memiliki beberapa penyerang yang diincar dan kami sedang mengumpulkan segala macam informasi. Saya berbicara dengan Torino dan mereka tahu bahwa kami sedang memantau Belotti bersama dengan yang lain. Kami bertindak dengan integritas dan transparasi: memberitahu klub sebelum berbicara dengan pemain,” ujar direktur olahraga AC Milan, Massimiliano Mirabelli.

Petinggi AC Milan tersebut juga memberikan pandangannya terkait situasi yang dihadapi dengan Alvaro Morata. Setelah Morata berada di bursa transfer, Milan berusaha untuk melakukan pendekatan baik kepada sang pemain maupun klub pemiliknya, Real Madrid. Namun Milan belum bisa memutuskan apakah Morata yang akan benar-benar dipilih.

Sebenarnya AC Milan sudah melakukan pembelian kepada dua pemain baru untuk posisi penyerang. Dua nama tersebut adalah Fabio Borini dari Sunderland dan Andre Silva dari FC Porto. Milan juga masih memiliki penyerang musim lalu yang bisa dimainkan seperti Suso, Gianluca Lapadula dan Carlos Bacca. Namun ambisi besar di musim 2017/2018 membuat AC Milan diyakini akan tetap mendatangkan penyerang baru yang lebih berkualitas pada bursa transfer musim panas ini.

Tags, , , ,

Tawaran Milan Masih Kecil Donnarumma akan Negosiasi Ulang

Kabar mengenai Gianluigi Donnarumma semakin menjadi sorotan publik. Setelah dikabarkan menolak tawaran perpanjangan kontrak yang diajukan oleh klub, kubu Donnarumma mengatakan jika dirinya akan melakukan negosiasi ulang dengan manajemen AC Milan. Pihak Donnarumma yang diwakili oleh super agen, Mino Raiola akan kembali membicarakan masa depan dengan pihak Il Rossonerri.

Kegaduhan yang ditimbulkan oleh Gigio Donnarumma dan agennya, Mino Raiola memang menjadi perbincangan banyak orang. Donnarumma dianggap mata duitan setelah menolak perpanjangan kontrak dari AC Milan. Padahal, manajemen AC Milan berani menaikkan gaji penjaga gawang muda tersebut berkali-kali lipat.

Akibat hal tersebut, pendukung setia AC Milan pun murka. Ultras AC Milan bahkan sampai memberikan pernyataan resminya perihal situasi yang dihadapi oleh Donnarumma. Tak cukup sampai disitu, pendukung AC Milan juga menumpahkan kemarahannya dengan mengguyur Donnarumma dengan uang palsu saat sang pemain memperkuat Italia di ajang Euro U21 di Polandia.

Beberapa hari berselang, Gianluigi Donnarumma kembali membuat heboh, kali ini lewat dunia maya. Lewat akun Twitternya, Donnarumma mengungkapkan kesetiaannya bersama dengan sang agen, Mino Raiola. Pendukung AC Milan yang sudah lama memendam kebencian kepada Mino Raiola tak terima dengan hal tersebut. Akibatnya, akun Instagram sang pemain langsung di hack. Pada akhirnya, Donnarumma meminta maaf atas hal tersebut.

Mengantisipasi hal-hal buruk yang tak diinginkan, kubu Donnarumma yang diwakili oleh Raiola menyatakan akan kembali membuka negosiasi dengan AC Milan perihal perpanjangan kontrak. Pertemuan untuk membahas negosiasi ulang tersebut akan dilakukan setelah ajang Euro U21 yang saat ini diikuti oleh Gigio Donnarumma.

“Setelah ajang Euro, kami akan bertemu kembali dengan AC Milan. Sekarang, tim nasional menjadi hal yang penting,” ujar agen Donnarumma, Mino Raiola.

Jika negosiasi ulang yang dilakukan oleh pihak Milan dan Donnarumma kembali gagal, masa depan penjaga gawang berusia 18 tahun tersebut bersama AC Milan nampaknya akan benar-benar berakhir. Klub-klub besar macam Juventus, Real Madrid hingga Paris Saint Germain akan melihat perkembangan yang ada dan akan memanfaatkan situasi untuk merekrut penjaga gawang muda tersebut.

Tags, ,