Tag Archive Pep Guardiola

Pep Guardiola Enggan Kembali ke Barcelona

Pep Guardiola Enggan Kembali ke Barcelona

Pep Guardiola menegaskan jika dirinya tidak akan pernah kembali ke Camp Nou untuk melatih Barcelona, klub yang pernah membesarkannya. Menurut Guardiola, Barcelona adalah buku yang sudah ditutupnya sehingga mustahil bagi dirinya untuk kembali ke klub asal Catalan tersebut. Meski begitu, Guardiola tetap memberikan rasa hormat dan cintanya kepada Barcelona.

Guardiola menangani Barca dari kurun waktu 2008 hingga 2012. Lima tahun menangani Barcelona, Pep Guardiola berhasil membawa La Blaugrana dalam era keemasan. Dalam kurun waktu tersebut, Guardiola berhasil mempersembahkan tiga trofi La Liga, dua trofi Liga Champions Eropa dan beberapa trofi bergengsi lainnya. Tak heran jika Ia dianggap sebagai pelatih terbaik Barca yang sukses menciptakan sepakbola indah tiki-taka.

Dia masih mengasosiasikan diri sebagai pendukung setia Barcelona. Namun hubungan antara Pep dan Barcelona nampaknya tak akan lebih dari itu semua. Guardiola tak tertarik untuk kembali melatih Barcelona. Menurutnya pelatih berkepala plontos tersebut, masanya di Barca sudah selesai.

“Masa saya disana sebagai seorang pelatih telah usai karena level saya saat itu sudah jauh berbeda dengan sekarang ini. Saya mengalami masa indah disana. Itu adalah masa-masa yang fantastis ketika kami berhasil menjadi penguasa dunia dengan pemain-pemain yang luar biasa. Itu adalah generasi dari para pemain brutal dan juga pemain terbaik di dunia (Lionel Messi),” ungkap pelatih Manchester City tersebut.

Desas-desus yang beredar, Guardiola juga ditawari untuk menjadi Presiden Barcelona. Dengan rekam jejak sebagai pemain sekaligus pelatih sukses di Barcelona, jabatan Presiden nampaknya layak disematkan kepadanya. Namun lagi-lagi Guardiola enggan menanggapi hal tersebut dan menolak jika ditawari jabatan Presiden Barcelona.

“Presiden? Tidak. Saya adalah pelatih dan saya sangat bagus dengan apa yang saya kerjakan, Anda tidak bisa menjadi semuanya. Ketika saya berhenti melatih, saya akan bermain golf. Bagi saya, Barcelona adalah tim yang saya cintai sampai kapanpun,” tegas Guardiola.

Fokus utama Guardiola saat ini adalah membantu Manchester City menjadi penguasa Eropa. Pelan tapi pasti, Guardiola mulai membawa pengaruh yang sangat besar dalam upaya The Citizens dalam menjuarai Liga Champions Eropa.

Tags, ,

City Belum Siap Menjadi Juara Liga Champions!

City Belum Siap Menjadi Juara Liga Champions!

Pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola merasa Manchester City belum siap untuk menjadi juara Liga Champions Eropa. Hal itu diungkapkan oleh Guardiola beberapa hari setelah tim yang diasuhnya dibantai oleh Liverpool dengan skor 3-0 di leg pertama babak 8 besar Liga Champions Eropa. Menurut Pep, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan untuk bisa membawa City menjadi juara di kompetisi Eropa.

Penampilan Manchester City musim ini di kompetisi Eropa memang sangat apik. Mereka mampu menunjukkan diri sebagai salah satu time lit Eropa. Sampai pada akhirnya mereka bertemu dengan Liverpool di leg pertama babak perempat final. Tanpa diduga, Manchester City hancur lebur di tangan Liverpool. The Citizens pun terancam gagal melaju ke semifinal dan gagal meraih tiga gelar sekaligus musim ini.

Kekalahan telak dari Liverpool membuat Pep Guardiola sadar bahwa masih banyak hal yang harus dilakukan untuk bisa mencapai level tim elit Eropa seperti Barcelona, Bayern Munchen dan juga Real Madrid. Meski begitu, Guardiola merasa bahwa sudah banyak perkembangan yang diciptakan oleh anak asuhannya dalam kompetisi Eropa.

“Dari apa yang saya lihat di Anfield, saya pikir kami telah melakukan langkah ke depan yang baik dalam hal personal untuk bermain di pertandingan seperti ini. Musim lalu, saya merasa bahwa kami belum sepenuhnya siap, saat ini saya juga merasa belum siap, tapi kami telah bergerak maju ke depan,” ungkap Pep Guardiola.

“Kami tampil dengan sangat baik di babak grup. Kami sendiri masih punya kesempatan untuk memperbaiki ini semua minggu depan. Saya pastikan Anda semua akan melihat pertandingan yang luar biasa. Saya jamin hal itu akan terjadi,” tambah mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut.

Pep Guardiola memang berkesempatan untuk mempersembahkan tiga gelar sekaligus musim ini. Namun target tersebut bisa meleset karena kekalahan telak dari Liverpool di leg pertama babak 8 besar lalu. Jika kembali gagal membawa City melaju lebih jauh di ajang Liga Champions Eropa musim ini, reputasi Pep Guardiola sebagai pelatih top Eropa bisa tercoreng.

Tags, ,

Pep Guardiola Sosok yang Sok Tahu dan Merendahkan Orang Lain

Pep Guardiola Sosok yang Sok Tahu dan Merendahkan Orang Lain

Dokter Bayern Munchen, Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt memberikan kritikan tajam kepada pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola. Menurut dokter tim tersebut, selama menjabat sebagai pelatih kepala Bayern Munchen, Guardiola kerap melampaui otoritasnya sebagai pelatih. Guardiola dituding terlalu percaya diri dengan kemampuannya dalam hal medis hingga dokter tim merasa dilangkahi.

Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt bukanlah orang sembarang di Bayern Munchen. Dia adalah sosok yang telah mengabdi hingga 30 tahun lebih kepada raksasa Bundesliga Jerman tersebut. Namun, kisah romantic Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt berakhir di masa kepemimpinan Pep Guardiola. Ketidakcocokan dengan Pep membuat dokter kawakan tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri dari tim Bayern Munchen.

Namun setelah Pep Guardiola hengkang, Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt memutuskan untuk kembali bergabung dengan tim Bayern Munchen. Indikasi ketidakcocokan pun semakin terasa. Bahkan baru-baru ini, sang dokter secara pedas memberikan kritikannya terhadap Guardiola. Menurutnya, Guardiola adalah sosok yang punya kepercayaan diri yang sangat rendah.

Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt sering dilangkahi dalam penanganan cedera pemain. Guardiola kerap memberikan masukan yang cenderung memaksa sehinga sang dokter tak bisa leluasa dalam bekerja. Hingga pada akhirnya Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt sudah tidak tahan lagi dan memutuskan untuk berhenti.

“Ini bukan tentang pemulihan para pemain, tapi untuk membebaskan pemain dari rasa sakit. Ini bukan tentang menyembuhkan pemain dari cedera, itu sangatlah bertolak belakang dengan filosofi saya sebagai seorang dokter tim olahraga,” ucap dokter senior di tanah Jerman tersebut.

“Dia secara terang-terangan meremehkan kemampuan saya dan ingin menjadikan saya terlihat buruk di mata orang lan. Dia menganggap dirinya luar biasa dan berpikir dia tahu lebih baik dari semuanya. Saya memiliki status yang luar biasa di tim Bayern Munchen. Dia tak tahan karena merasa saya berada satu level dengannya,” ujar Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt tentang Pep Guardiola.

Masa kepelatihan Pep Guardiola bersama dengan Bayern Munchen memang tak terlalu mulus. Ia tak memperpanjang kontraknya bersama Munchen karena merasakan banyak sekali rintangan dari internal tim. Pep kemudian memutuskan untuk kembali ke dunia sepakbola sebagai pelatih klub raksasa Premier League Inggris, Manchester City.

Tags, ,

Pep Guardiola Ogah Kembali Melatih Barcelona

Pep Guardiola Ogah Kembali Melatih Barcelona

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyatakan bahwa dirinya tak akan kembali ke Barcelona. Hal ini diungkapkan Pep setelah dirinya dikaitkan kembali dengan mantan klubnya tersebut. Rumor ini juga tak terlepas dari pelatih Barca yang sedang berada di bawah tekanan, Luis Enrique yang baru saja mengalami kekalahan 4-0 dari Paris Saint Germain di ajang Liga Champions Eropa.

Performa Barcelona musim ini memang tak terlalu baik. Di ajang La Liga Spanyol, Barcelona masih tertinggal dari Real Madrid. Harapan La Blaugrana untuk merengkuh trofi La Liga musim ini pun cukup berat mengingat mereka juga tak terlalu konsisten di kompetisi tersebut. Kekalahan 4-0 dari PSG membuat Luis Enrique kabarnya akan segera didepak manajemen Barcelona.

Beberapa nama pelatih kenamaan pun mulai masuk dalam daftar, termasuk Pep Guardiola yang merupakan mantan pelatih Barcelona. Namun, Pep Guardiola tak punya niatan untuk kembali ke Camp Nou dan melatih Barcelona. Fokusnya saat ini adalah bersama dengan Manchester City.

“Saya tak akan lagi kembali ke Barcelona untuk menjadi pelatih di sana. Masa saya di sana telah berakhir,” ungkap pelatih yang mempersembahkan 14 trofi kepada tim asal Catalan tersebut.

Selain Pep Guardiola, nama pelatih Sevilla, Jorge Sampaoli serta arsitek Tottenham Hotspurs, Mauricio Pochettino juga masuk dalam bursa pelatih Barcelona yang siap menggantikan Luis Enrique. Pochettino telah menolak jika dirinya ditawari, sedangkan Jorge Sampaoli secara tersirat akan mempertimbangkan jika dirinya ditawari untuk melatih Barcelona.

“Pikiran saya sekarang adalah fokus untuk terus bekerja setiap hari untuk mengeluarkan ide-ide di klub yang membawa saya ke tanah Eropa. Sangat jelas jika profesi ini adalah tentang saat ini dan realita. dan realitanya sekarang saya akan bekerja untuk klub ini (Sevilla). Besok, Anda tak akan pernah tahu,” ungkap Jorge Sampaoli.

Kursi yang diduduki Luis Enrique memang semakin panas. Jika gagal mengejar agregat di leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa, Enrique bisa saja langsung didepak oleh manajemen Barcelona. Sudah ada banyak nama yang siap untuk menggantikan Luis Enrique sebagai pelatih Barcelona.

Tags, , ,

Walau Terpuruk Claudio Bravo Tetap dibela Guardiola

Walau Terpuruk Claudio Bravo Tetap dibela Guardiola

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menegaskan jika opsinya terhadap Claudio Bravo tidak akan pernah berubah. Guardiola tetap menanggap Claudio Bravo sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia meskipun sang pelatih mendepaknya dari tim utama The Citizens. Hal itu disebabkan oleh penampilan buruk Bravo dalam beberapa laga terakhir.

Penjaga gawang asal Chile ini kesulitan untuk memuaskan para pendukung City sejak didatangkan dari Barcelona di awal musim ini. Penampilan buruk Cladio Bravo membuat Guardiola memilih untuk membangku cadangkannya dalam tiga laga terakhir. Meskipun begitu, Guardiola masih menganggap dan mengakui jika Claudio Bravo adalah penjaga gawang hebat di dunia saat ini.

“Pendapat saya tentang Claudio Bravo tak pernah berubah dan tetap sama. Dia adalah pemain kelas atas, penjaga gawang hebat, dia adalah salah satu yang terhebat di dunia. Karir panjangnya telah berbicara sendiri. Sepakbola di Inggris lebih banyak hal spesial, lebih banyak umpan silang, tapi tentu saja dia adalah pemain kelas atas, kiper papan atas. Tak ada keraguan sama sekali terhadap hal itu,” tegas Pep Guardiola.

Kedatangan Claudio Bravo membuat Manchester City harus mengorbankan penjaga gawang nomor satunya dulu, Joe Hart. Karena tak bisa memenuhi ekspektasi Guardiola, Joe Hart kemudian dipinjamkan ke klub Italia, Torino. Kini, dengan buruknya peforma Claudio Bravo, banyak pendukung City yang menginginkan Joe Hart kembali ke Etihad Stadium.

Guardiola sendiri tak pernah merasa menyesal karena mendepak Joe Hart untuk memberi tempat kepada Claudio Bravo. Menurutnya, keputusan yang telah ia ambil didasarkan oleh kebutuhan tim yang sedang dibangunnya.

“Keputusan yang saya ambil berdasarkan apa yang telah saya lihat. Kenapa satu pemain tak disini dan satu pemain lain berada disini. Itulah kenapa saya berada disini,” jelas mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut.

Penampilan buruk Claudio Bravo memang langsung berakibat buruk terhadap Manchester City. The Citizens yang sempat berada di peringkat kedua klasemen menempel ketat Chelsea, kini harus rela turun ke peringkat empat klasemen. Posisi Claudio Bravo saat ini digantikan oleh penjaga gawang nomor dua City, Willy Cabalero.

Tags, , ,

Kisruh Yaya Toure-Guardiola Libatkan Ayah Toure

Kisruh Yaya Toure-Guardiola Libatkan Ayah Toure

Semakin hari, semakin runding saja perselisihan yang ada pada diri Yaya Toure dengan Pep Guardiola. Karena bukan saja harus menyita perhatian klub namun juga melibatkan banyak pihak di dalamnya. Setelah sebelumnya agen pemain yang ikut campur dalam perselisian ini kini pihak lain dalam hal ini ayah Yaya Toure juga ikut dalam pusaran perselisihan.

Namun berbeda dengan agen Yaya yang frontal dan menyudutkan Guardiola, Ayah Yaya Toure cenderung untuk melakukan pendektan dengan lebih sopan. Ayah Yaya Toure yakni Mory Toure meminta agar Pep Guardiola membukakan pintu maaf sehingga anaknya dapat bermain kembali bersama dengan Manchester City.

“Saya merasa khawatir dengan semua kondisi ini, ini adalah sebuah masalah. Kami meminta tuntas dan anak saya dapat melakukan kembali pekerjaannya,” Ujar Mory Toure.

Tak lupa Mory juga menyataka kecintaan anaknya terhadap klub yang saat ini dibelanya.

“Jelas Yaya sangat mencintai City, Dya adalah pemain yang bagus untuk tim dan memiliki moral yang baik untuk bermain. Saya tidak akan berbicara mengebai siapa yang menggantikan tempatnya di City. Yaya akan bertahan, iaa akan bermain dan mengambil keputusan dengan baik,” tambah Mory.

Namun belum ada tanggapan dari Guardiola mengenai permintaan ayah Yaya Toure ini,  bahkan walaupun sudah dapat bermain Yaya dipastikan tidak akan bermain di Liga Champion karena sudah tidak didaftarkan oleh Guardiola. Perselisihan ini tidak akan menjadi semakin buruk anda saja agen Yaya Toure tidak ikut campur dan memanasi dengan berbagai komentar yang membuat panas kuping Guardiola.

Gurdiola bahkan sudah bilang bahwa ia tidak akan memainkan Yaya Roure sebe;um agen pemain Yaya meminta maaf ke beberapa pihak yang sudah di serang olehnya. Melihat kondisi ini jelas saja ini merupakan pukulan telak bagi Yaya Toure yang sudah beberapa kali meraih pemain terbaik Afrika ini, beberapa musim terakhir peran Yaya malah paling sentral di lini tengah Manchester City. Namun kini  di usia yang belum terlalu tua dan memiliki pemainan yang bagus Yaya harus mengalami nasib buruk.

 

Tags, , ,