Tag Archive Timnas Italia

Mancini Masih Tertarik Kemampuan Buffon untuk Timnas Italia

Mancini Masih Tertarik Kemampuan Buffon untuk Timnas Italia

Karir Gianluigi Buffon bersama dengan Juventus belum sepenuhnya berakhir. Hal itu didapat dari pernyataan pelatih baru Italia, Roberto Mancini. Menurut eks pelatih Lazio tersebut, Buffon berpeluang untuk tampil kembali bersama dengan timnas Italia. Meski usianya tak lagi muda, Mancini merasa kehadiran Buffon masih dibutuhkan oleh Gli Azzurri.

Buffon baru saja mengucapkan salam perpisahan kepada para pendukung Juventus. Setelah memperkuat Si Nyonya Tua selama hampir dua dekade, Buffon dan Juventus pun berpisah. Meski begitu, Buffon belum mau pensiun. Dia masih berusaha untuk tampil di level teratas. Mancini pun tak akan ragu dalam memberikan kesempatan untuk pemain berusia 40 tahun tersebut.

Sampai saat ini, Gigi Buffon sudah menorehkan 176 caps bersama dengan timnas Italia. Jumlah itu menjadikan Buffon sebagai pemain yang paling sering tampil untuk timnas Italia. Kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia membuat sebagian pengamat memprediksi jika Buffon akan pensiun dari timnas. Namun sang pemain nampaknya tidak ingin gantung sepatu terlebih dahulu.

Roberto Mancini yang baru ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Italia pun siap memanggil kembali Buffon ke timnas. Menurut Mancini, dia sangat menghormati Buffon yang ingin selalu tampil di level teratas. Mancini pun tak segan untuk memberikan kesempatan bagi eks pemain Parma tersebut.

“Saya telah berbicara dengan Buffon. Dia masih ingin terus bermain dan seperti pemain yang masih aktif lainnya, dia masih punya kesempatan untuk kembali ke timnas. Saya memberi hormat terhadap kemauannya saat ini,” ujar Mancini.

Roberto Mancini memang langsung memimpin Gli Azzurri untuk tiga laga persahabatan sekaligus melawan Arab Saudi, Perancis dan Belanda. Dalam daftar skuad yang diumumkan, ada beberapa nama kejutan. Salah satunya adalah penyerang bengal yang bermain untuk OGC Nice, Mario Balotelli. Mancini sendiri tak ingin memberikan harapan palsu. Dia ingin membangun pondasi terlebih dahulu di era baru timnas Italia.

“Saya bukanlah pesulap. Saya sangat percaya diri. Ini adalah tim muda yang bisa tumbuh dengan baik. Mungkin hanya masalah waktu saja sebelum tim ini benar-benar menunjukkan kualitasnya.” ujar Mancio.

Tags, , ,

Carlo Ancelotti Sosok Paling Ideal Tukangi Timnas Italia

Carlo Ancelotti Sosok Paling Ideal Tukangi Timnas Italia

Petinggi sepakbola Italia (FIGC) yakni Allesandro Costacurta baru saja terlibat pertemuan sekaligus pembicaraan dengan pelatih kawakan, Carlo Ancelotti. Pertemuan tersebut langsung memunculkan spekulasi bahwa Carlo Ancelotti akan menjadi pelatih timnas Italia, menggantikan Giampaolo Ventura yang dipecat karena gagal membawa Italia ke ajang putaran final Piala Dunia 2018.

Carlo Ancelotti memang menjadi kandidat teratas dari calon pelatih baru Gli Azzurri. Pengalamannya sebagai pelatih memang tak perlu diragukan lagi. Pihak FIGC pun bergerak cepat dengan melakukan pertemuan dengan pelatih berjuluk Don Carlo tersebut. Tak tanggung-tanggung, pertemuan itu melibatkan dua petinggi federasi sepakbola Italia yaitu Roberto Fabbricini dan juga Allesandro Costacurta.

Menanggapi berita tersebut, Allesandro Costacurta langsung melakukan klarifikasi. Menurut Costacurta, pertemuan dengan Ancelotti tersebut bukan membahas posisi sebagai pelatih kepala timnas Italia. Costacurta berdalih jika dirinya dan Ancelotti tidak membicarakan tentang potensi pelatih timnas.

“Kami menghormati aturan yang ada. Kami membicarakan hal yang lain dengan Ancelotti. Carlo berada di Roma karena urusan pribadi. Hotel yang dijadikan tempat pertemuan merupakan hotel biasa saya gunakan. Kami belum berbicara mengenai potensi kursi pelatih Gli Azzurri, kami hanya bercanda tentang hal itu. Kami tidak bisa berbicara mengenai program dan sisi finansial,” ungkap Costacurta.

“Karena kami sangat patuh dengan aturan yang ada, kami berbicara mengenai hal lain. Benar adanya jika ada visi yang jelas dari sosok Carlo Ancelotti. Kami membutuhkan orang yang tersedia dan tidak terikat kontrak dengan tim manapun. Aka nada pertemuan lagi untuk membahas penunjukkan pelatih baru timnas Italia,” tegas Costacurta.

Timnas Italia memang membutuhkan sosok pelatih baru yang bisa mengangkat performa para pemain. Kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia 2018 Russia menjadi pukulan telak bagi sepakbola Italia. Usai kegagalan lolos dari babak grup di Piala Dunia 2010 dan Piala Dunia 2014, prestasi juara dunia empat kali ini semakin anjlok.

Saat ini timnas Italia masih dipegang sementara oleh sosok Luigi Di Biagio. Beberapa nama muncul untuk menjadi kandidat pelatih baru. Selain Ancelotti, Antonio Conte dan juga Di Biagio juga masuk dalam radar. Kita tunggu saja siapa pelatih yang ditunjuk untuk menangani Gli Azzurri.

Tags,

Prediksi Pertandingan Italia vs Israel 5 September 2017

Prediksi Pertandingan Italia vs Israel 5 September 2017

Juara dunia empat kali, Italia akan menjamu Israel dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Pertandingan ini akan dilangsungkan di stadion MAPEI, Citta del Tricolore, pada hari Selasa (5/9/2017). Italia wajib memenangkan laga kandang ini untuk bisa lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2018 mendatang di Russia.

Italia yang berada di grup G punya saingan berat untuk memperebutkan posisi puncak yakni Spanyol. Kedua tim tersebut punya peluang yang sama besarnya untuk bisa menduduki puncak klasemen grup G. Oleh karena itu, Italia harus bisa bermain maksimal di tiap pertandingan dan selalu bisa meraup angka penuh di sisa pertandingan yang ada.

Israel yang akan menjadi lawan Italia di matchday ke-8 ini kualitasnya sebenarnya masih di bawah Italia. Namun bukan berarti punggawa Italia bisa meremehkan Israel. Pelatih Italia, Giampiero Ventura akan menginstruksikan anak buahnya untuk tampil menyerang sejak menit awal pertandingan. Sebagai tuan rumah, Italia tentu diwajibkan untuk menguasai pertandingan.

Duet Ciro Immobille dan juga Andrea Belotti kemungkinan akan kembali dipercaya oleh Ventura. Kedua pemain yang tengah moncer di Serie A tersebut diharapkan mampu menunjukkan ketajamannya di laga ini. Jika mengalami deadlock, Italia bisa memasang beberapa penyerang lain seperti Federico Bernadeschi, Manolo Gabbiadani dan Citadin Eder.

Di lapangan tengah, Ventura masih akan mengandalkan nama-nama senior seperti Ricardo Montolivo, Antonio Candreva, Marco Veratti dan Daniele De Rossi. Opsi lain di lini tengah ini ada Lorenzo Pellegrini, Lorenzo Insigne dan Roberto Gagliardini.

Kekuatan utama Italia akan tetap berada di pertahanannya. Di sektor ini ada sosok-sosok berpengalaman macam Giorgio Cheillini, Andrea Barzagli, Davide Astori dan tentu saja Gigi Buffon. Namun Italia juga memiliki sejumlah pemain muda di lini belakang seperti Gigio Donnarumma, Andrea Conti, Antonio Ferrari dan Spinazolla.

Tuan rumah Italia tentu sangat diunggulkan untuk bisa meraih kemenangan di pertandingan kali ini. Dengan skuad yang lebih mumpuni ditambah dengan dukungan penuh dari pendukungnya, Italia sangat difavoritkan untuk bisa mengamankan tiga angka di kandang sendiri. Akan jadi kerugian yang sangat besar jika Italia gagal merengkuh poin penuh di laga kandang ini.

Tags, , ,

Jadwal Pertandingan Italia vs Jerman 16 November 2016

Jadwal Pertandingan Italia vs Jerman 16 November 2016

Duel sarat gengsi akan tersaji di stadion Giuseppe Meazza, kota Milan. Timnas Italia yang bertindak sebagai tuan rumah akan menjamu juara bertahan Piala Dunia, Jerman dalam pertandingan persahabatan. Laga ini sendiri akan dilangsungkan pada hari Rabu (16/11/2016). Ini adalah duel antara dua timnas tersukses Eropa.

Kedua tim sama-sama meraih kemenangan di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Italia berhasil menghempaskan tuan rumah Liechtenstein dengan skor telak 4-0. Sementara di laga lainnya, Jerman juga berhasil menggunduli tuan rumah San Marino dengan skor besar 8-0. Bermodal kemenangan tersebut, kedua tim akan saling berjibaku di laga ini.

Italia yang kini diarsiteki oleh Giampiero Ventura masih mencari jati diri. Ventura masih meneruskan warisan yang telah ditinggalkan oleh pelatih Italia sebelumnya, Antonio Conte. Namun, pelan tapi pasti Ventura telah menemukan formasi yang tepat bagi Gli Azzurri. Ventura dengan berani menerapka formasi menyerang 4-2-4.

Formasi ini tentu tak umum bagi publik sepakbola Italia yang mengagungkan sepakbola bertahan. Ventura dengan berani menurunkan empat pemain bertipe menyerang sekaligus. Di lini depan ada nama Ciro Immobile dan Andrea Belotti. Di sisi sayap ada Antonio Candreva dan Allesandro Florenzi.

Namun, Italia juga tak akan melupakan lini pertahanannya. Di laga persahabatan ini, Ventura kemungkinan akan mencadangkan Gianluigi Buffon dan menurunkan penjaga gawang muda asal AC Milan, Gianlugi Donnararuma.

Sementara itu, kubu Der Panser Jerman akan menurunkan mayoritas pemain mudanya di laga ini. Joachim Low memang dikenal sebagai pelatih yang sering memberikan kesempata kepada para pemain mudanya. Di pertandingan melawan San Marino lalu, Sergi Gnabry yang menjalani debut di usia 21 tahun sukses mencetak hattrick. Hal itu tentu ingin diulangi oleh Low.

Selain Gnabry, Jerman juga memiliki stok pemain muda berkualitas yang cukup banyak. Ada Kevin Volland di lini serang. Di lini tengah ada Max Meyer, Julian Weigl, Leon Goretzka dan Gerhardt. Sementara di lini belakang ada Jeremy Tah dan Shokodran Mustafi.

Meski hanya bertajuk sebagai pertandingan persahabatan, laga antara Italia dan Jerman ini diyakini akan berjalan dengan sangat seru. Kedua akan menyuguhkan tontonan sepakbola kelas dunia yang bisa dinikmati oleh semua orang.

Tags, , ,

Euro 2016 : Italia Tersingkir dengan Kepala Tegak

Langkah Italia di ajang Euro 2016 Perancis akhirnya harus terhenti di tangan Jerman. Lewat pertarungan melelahkan, Jerman berhasil mengalahkan Italia lewat drama adu penalti. Mimpi publik Italia untuk melihat Gianluigi Buffon mengangkat trofi Piala Eropa pun sirna.

Selama turnamen berlangsung, Italia dan Antoio Conte mendapatkan pujian karena bermain sebagai satu kesatuan. Conte berhasil membangun tim Italia sebagai tim yang disegani meskipun tak memiliki pemain bintang. Bisa dibilang, Italia kalah dengan cara terhormat.

Antonio Conte sendiri mengungkapkan jika tak perlu malu karena kalah lewat adu tendangan penalti. Menurutnya, para pemain Italia sudah menunjukkan kelasnya di perhelatan Euro kali ini. Pelatih yang setelah ini akan mengarsiteki Chelsea tersebut bangga terhadap perjuangan anak buahnya.

“Tak perlu malu karena kalah lewat adu tendangan penalti melawan Jerman, kami pun sebenarnya juga bisa melaju lebih jauh. Saya sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh para pemain,” ujar mantan pelatih Juventus tersebut.

“Sang Juara Dunia merubah sistem permainannya untuk menghadapi kami dan hal itulah yang menjadi alasan untuk bangga. Kecewa? hanya di adu penalti, bukan kepada perjuangan dan kecintaan yang ditunjukkan kepada para pemain untuk jersey yang dipakainya. Para pemain telah memberikan segalanya,” tambah Conte.

Kebanggan serupa juga diungkapkan oleh Leonardo Bonucci. Bonucci menjadi pahlawan Italia ketika eksekusi penaltinya berhasil menjebol gawang Manuel Neuer jelang akhir laga. Namun sayang, di babak adu penalti tendangannya bisa dihentikan oleh Manuel Neuer. Bonucci menganggap bahwa Italia tersingkir dengan kepala tegak.

“Tersingkir dari turnamen selalu menyakitkan, tapi semua orang ini, mulai dari pelatih, presiden, hingga semua pemain, adalah individu-individu yang hebat. Kami memberikan segalanya di lapangan. Kami tersingkir dengan kepala tetap tegak dan saya bangga menjadi bagian dari tim ini,” ujar Leonardo Bonucci kepada awak media.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Italia berhasil menunjukkan jati dirinya sebagai salah satu tim terkuat di Eropa. Meski minim pemain bintang, Gli Azzurri tetap berhasil menunjukkan statusnya sebagai peraih 4 kali Piala Dunia dan 1 kali Piala Eropa.

Tags, , ,