Tag Archive Timnas Italia

Prediksi Pertandingan Italia vs Israel 5 September 2017

Prediksi Pertandingan Italia vs Israel 5 September 2017

Juara dunia empat kali, Italia akan menjamu Israel dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Pertandingan ini akan dilangsungkan di stadion MAPEI, Citta del Tricolore, pada hari Selasa (5/9/2017). Italia wajib memenangkan laga kandang ini untuk bisa lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2018 mendatang di Russia.

Italia yang berada di grup G punya saingan berat untuk memperebutkan posisi puncak yakni Spanyol. Kedua tim tersebut punya peluang yang sama besarnya untuk bisa menduduki puncak klasemen grup G. Oleh karena itu, Italia harus bisa bermain maksimal di tiap pertandingan dan selalu bisa meraup angka penuh di sisa pertandingan yang ada.

Israel yang akan menjadi lawan Italia di matchday ke-8 ini kualitasnya sebenarnya masih di bawah Italia. Namun bukan berarti punggawa Italia bisa meremehkan Israel. Pelatih Italia, Giampiero Ventura akan menginstruksikan anak buahnya untuk tampil menyerang sejak menit awal pertandingan. Sebagai tuan rumah, Italia tentu diwajibkan untuk menguasai pertandingan.

Duet Ciro Immobille dan juga Andrea Belotti kemungkinan akan kembali dipercaya oleh Ventura. Kedua pemain yang tengah moncer di Serie A tersebut diharapkan mampu menunjukkan ketajamannya di laga ini. Jika mengalami deadlock, Italia bisa memasang beberapa penyerang lain seperti Federico Bernadeschi, Manolo Gabbiadani dan Citadin Eder.

Di lapangan tengah, Ventura masih akan mengandalkan nama-nama senior seperti Ricardo Montolivo, Antonio Candreva, Marco Veratti dan Daniele De Rossi. Opsi lain di lini tengah ini ada Lorenzo Pellegrini, Lorenzo Insigne dan Roberto Gagliardini.

Kekuatan utama Italia akan tetap berada di pertahanannya. Di sektor ini ada sosok-sosok berpengalaman macam Giorgio Cheillini, Andrea Barzagli, Davide Astori dan tentu saja Gigi Buffon. Namun Italia juga memiliki sejumlah pemain muda di lini belakang seperti Gigio Donnarumma, Andrea Conti, Antonio Ferrari dan Spinazolla.

Tuan rumah Italia tentu sangat diunggulkan untuk bisa meraih kemenangan di pertandingan kali ini. Dengan skuad yang lebih mumpuni ditambah dengan dukungan penuh dari pendukungnya, Italia sangat difavoritkan untuk bisa mengamankan tiga angka di kandang sendiri. Akan jadi kerugian yang sangat besar jika Italia gagal merengkuh poin penuh di laga kandang ini.

Tags, , ,

Jadwal Pertandingan Italia vs Jerman 16 November 2016

Jadwal Pertandingan Italia vs Jerman 16 November 2016

Duel sarat gengsi akan tersaji di stadion Giuseppe Meazza, kota Milan. Timnas Italia yang bertindak sebagai tuan rumah akan menjamu juara bertahan Piala Dunia, Jerman dalam pertandingan persahabatan. Laga ini sendiri akan dilangsungkan pada hari Rabu (16/11/2016). Ini adalah duel antara dua timnas tersukses Eropa.

Kedua tim sama-sama meraih kemenangan di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Italia berhasil menghempaskan tuan rumah Liechtenstein dengan skor telak 4-0. Sementara di laga lainnya, Jerman juga berhasil menggunduli tuan rumah San Marino dengan skor besar 8-0. Bermodal kemenangan tersebut, kedua tim akan saling berjibaku di laga ini.

Italia yang kini diarsiteki oleh Giampiero Ventura masih mencari jati diri. Ventura masih meneruskan warisan yang telah ditinggalkan oleh pelatih Italia sebelumnya, Antonio Conte. Namun, pelan tapi pasti Ventura telah menemukan formasi yang tepat bagi Gli Azzurri. Ventura dengan berani menerapka formasi menyerang 4-2-4.

Formasi ini tentu tak umum bagi publik sepakbola Italia yang mengagungkan sepakbola bertahan. Ventura dengan berani menurunkan empat pemain bertipe menyerang sekaligus. Di lini depan ada nama Ciro Immobile dan Andrea Belotti. Di sisi sayap ada Antonio Candreva dan Allesandro Florenzi.

Namun, Italia juga tak akan melupakan lini pertahanannya. Di laga persahabatan ini, Ventura kemungkinan akan mencadangkan Gianluigi Buffon dan menurunkan penjaga gawang muda asal AC Milan, Gianlugi Donnararuma.

Sementara itu, kubu Der Panser Jerman akan menurunkan mayoritas pemain mudanya di laga ini. Joachim Low memang dikenal sebagai pelatih yang sering memberikan kesempata kepada para pemain mudanya. Di pertandingan melawan San Marino lalu, Sergi Gnabry yang menjalani debut di usia 21 tahun sukses mencetak hattrick. Hal itu tentu ingin diulangi oleh Low.

Selain Gnabry, Jerman juga memiliki stok pemain muda berkualitas yang cukup banyak. Ada Kevin Volland di lini serang. Di lini tengah ada Max Meyer, Julian Weigl, Leon Goretzka dan Gerhardt. Sementara di lini belakang ada Jeremy Tah dan Shokodran Mustafi.

Meski hanya bertajuk sebagai pertandingan persahabatan, laga antara Italia dan Jerman ini diyakini akan berjalan dengan sangat seru. Kedua akan menyuguhkan tontonan sepakbola kelas dunia yang bisa dinikmati oleh semua orang.

Tags, , ,

Euro 2016 : Italia Tersingkir dengan Kepala Tegak

Langkah Italia di ajang Euro 2016 Perancis akhirnya harus terhenti di tangan Jerman. Lewat pertarungan melelahkan, Jerman berhasil mengalahkan Italia lewat drama adu penalti. Mimpi publik Italia untuk melihat Gianluigi Buffon mengangkat trofi Piala Eropa pun sirna.

Selama turnamen berlangsung, Italia dan Antoio Conte mendapatkan pujian karena bermain sebagai satu kesatuan. Conte berhasil membangun tim Italia sebagai tim yang disegani meskipun tak memiliki pemain bintang. Bisa dibilang, Italia kalah dengan cara terhormat.

Antonio Conte sendiri mengungkapkan jika tak perlu malu karena kalah lewat adu tendangan penalti. Menurutnya, para pemain Italia sudah menunjukkan kelasnya di perhelatan Euro kali ini. Pelatih yang setelah ini akan mengarsiteki Chelsea tersebut bangga terhadap perjuangan anak buahnya.

“Tak perlu malu karena kalah lewat adu tendangan penalti melawan Jerman, kami pun sebenarnya juga bisa melaju lebih jauh. Saya sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh para pemain,” ujar mantan pelatih Juventus tersebut.

“Sang Juara Dunia merubah sistem permainannya untuk menghadapi kami dan hal itulah yang menjadi alasan untuk bangga. Kecewa? hanya di adu penalti, bukan kepada perjuangan dan kecintaan yang ditunjukkan kepada para pemain untuk jersey yang dipakainya. Para pemain telah memberikan segalanya,” tambah Conte.

Kebanggan serupa juga diungkapkan oleh Leonardo Bonucci. Bonucci menjadi pahlawan Italia ketika eksekusi penaltinya berhasil menjebol gawang Manuel Neuer jelang akhir laga. Namun sayang, di babak adu penalti tendangannya bisa dihentikan oleh Manuel Neuer. Bonucci menganggap bahwa Italia tersingkir dengan kepala tegak.

“Tersingkir dari turnamen selalu menyakitkan, tapi semua orang ini, mulai dari pelatih, presiden, hingga semua pemain, adalah individu-individu yang hebat. Kami memberikan segalanya di lapangan. Kami tersingkir dengan kepala tetap tegak dan saya bangga menjadi bagian dari tim ini,” ujar Leonardo Bonucci kepada awak media.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Italia berhasil menunjukkan jati dirinya sebagai salah satu tim terkuat di Eropa. Meski minim pemain bintang, Gli Azzurri tetap berhasil menunjukkan statusnya sebagai peraih 4 kali Piala Dunia dan 1 kali Piala Eropa.

Tags, , ,